<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar mobil listrik Toyota &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-mobil-listrik-toyota/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Nov 2023 07:42:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar mobil listrik Toyota &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gegara Ini Toyota Pangkas Proyeksi Penjualan Mobil Listrik hingga 40 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-ini-toyota-pangkas-proyeksi-penjualan-mobil-listrik-hingga-40-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 07:42:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil hybrid Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15485</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Pemangkasan target penjualan itu hanya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Pemangkasan target penjualan itu hanya untuk mobil listrik murni (BEV) saja, tidak termasuk mobil listrik jenis hybrid (paduan motor listrik dan mesin konvensional).</p>
<p>Laporan Electrek dan Automotivenews yang disalin <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (30/11/2023) menyebut sepanjang semester pertama tahun fiskal 2023/2024 (April – September 2023) penjualan mobil elektrifikasi Toyota masih didominasi mobil hybrid. Totalnya mencapai 1,7 juta unit di periode itu.</p>
<p>Sementara, mobil listrik murni atau mobil listrik baterai (BEV) pabrikan itu yang terjual selama periode sama hanya 59.000 unit. Total gabungan penjualan mobil elektrifikasi itu (hybrid dan BEV) setara dengan 35,3 persen dari jumlah mobil Toyota yang terjual pada April – September 2023 (yang mencapai 4,7 juta unit menurut data perusahaan).</p>
<p>Namun, dalam laporan penjualan semesteran, Chief Financial Officer Toyota Motor Corporation Yoichi Miyazaki menyatakan perusahaannya memangkas proyeksi penjualan mobil lisrtrik murni (BEV) – yang meliputri mobil listrik murni Toyota dan Lexus – dari semula 202.000 unit menjadi 123.000 unit sepanjang tahun fiskal 2023/2024. Artinya, proyeksi penjualan dipangkas hingga 40 persen.</p>
<figure id="attachment_14602" aria-describedby="caption-attachment-14602" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14602" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-Toyota-dok.Istimewa-via-NoCamels-e1695878872349.jpg" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-14602" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota &#8211; dok.Istimewa via NoCamels</figcaption></figure>
<p>“Hal ini didasari pertimbangan menurunnya penjualan (mobil Toyota) di pasar Cina. Penyesuaian (pemangkasan proyeksi ini) disebabkan semakin intensifnya perang harga mobil listrik di negara itu (Cina, yang merupakan pasar terbesar mobil listrik di dunia dengan porsi 70 persen),” papar Miyazaki.</p>
<p>Seperti dilaporkan The People Daily menyebut akibat ikut perang harga, Toyota bersama mitra lokalnya di Cina yakni Gaungzhou Automobile Group Corporation (GAC) kelabakan. Akibat memangkas harga jual Toyota bersama GAC merumahkan (PHK) karyawan di pabriknya.</p>
<p>Sementara, data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (30/11/2023) menyebut sepanjang Januari – September 2023, Toyota menjual 1.384.600 mobil di Negeri Tirai Bambu itu. Jumlah penjualan mobil itu (konvensional, hybrid, dan listrik) ambles 4,27 persen dibanding periode sama di 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jualan Mobil Listrik Hyundai Anjlok di Indonesia, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/jualan-mobil-listrik-hyundai-anjlok-di-indonesia-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2022 04:34:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobilo listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[iinfrastruktur mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nissan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Toyota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6381</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil listrik murni alias...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil listrik murni alias Battery Electric Vehicle (BEV) di Indonesia sepanjang Januari hingga Maret alias kuartal pertama tercatat anjlok dibanding periode sama di tahun 2021. Masih mahalnya harga plus minimnya minat masyarakat umum menjadi penyebab penurunan tersebut.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Jumat (29/4/2022) menunjukkan, selama tiga bulan pertama itu total penjualan mobil setrum di Tanah Air hanya 64 unit. Jumlah tersebut ambrol 75,2% dibanding angka penjualan yang berhasil dikantongi selama kurun waktu sama di tahun 2021, yang sebanyak 259 unit.</p>
<p>Dalam penjualan mobil tanpa asap emisi ini, pabrikan asal Korea Selatan – Hyundai – tercatat masih memimpin penjualan. Total jumlah yang dibukukannya sebanyak 45 unit, alias anjlok hingga 81% dibanding penjualan yang dibukukannya selama tiga bulan pertama 2021 yang sebanyak 237 unit.</p>
<figure id="attachment_3307" aria-describedby="caption-attachment-3307" style="width: 699px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3307" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768.jpg" alt="" width="699" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768.jpg 699w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768-587x420.jpg 587w" sizes="(max-width: 699px) 100vw, 699px" /><figcaption id="caption-attachment-3307" class="wp-caption-text">Hyundai Kona listrik &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Ada tiga mobil listrik Hyundai yang dijajakan di Indonesia, yakni Hyundai Ioniq, Hyundai Kona, dan Hyundai Genesis G80. Semuanya mencatatkan ambrolnya penjualan.<br />
Mobil listrik lainnya – yakni Nissan Leaf – yang dijajakan Nissan Indonesia hanya laku 16 unit. Sedangkan mobil listrik Toyota COMS yang di tahun 2021 mencatatkan penjualan 20 unit, di tahun ini nihil.</p>
<p>Salah seorang pejabat Gaikindo yang dikonfirmasi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (29/4/2022) mengatakan, selama ini penyerap mobil listrik terbanyak di Tanah Air baru lembaga pemerintahan, baik pusat maupun daerah. Sisanya, lembaga-lembaga lain seperti lembaga bisnis swasta.</p>
<p>“Karena lembaga pemerintah, tentunya untuk pembelian juga tergantung ada tidak anggaran yang disediakan. Sementara, masyarakat umum perorangan masih minim sekali yang meminati mobil listrik. Harga yang masih mahal, serta masih belum yakinnya mereka terhadap daya dukung infrastruktur menjadi alasan bagi mereka,” ungkap dia. (Fer/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
