<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar mobil RI 2024 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-mobil-ri-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jan 2025 00:38:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar mobil RI 2024 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mobil yang Terjual ke Konsumen RI Selama 2024 Hanya 889.680 unit, Anjlok 10,9 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-yang-terjual-ke-konsumen-ri-selama-2024-hanya-889-680-unit-anjlok-109-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 09:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil ke dealer 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22234</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Namun, anjloknya kinerja tidak hanya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Namun, anjloknya kinerja tidak hanya terjadi dalam penjualan dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) saja, tetapi juga penjualan dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (8/1/2025) menunjukkan total <em>wholesales</em> mobil di Tanah Air yang dibukukan seluruh pabrikan pada tahun 2024 sebanyak 865.723 unit. Jumlah ini anjlok 13,9 persen dibanding total <em>wholesales</em> selama tahun 2023 yang sebanyak 1.005.802 unit.</p>
<p>Sementara, total penjualan ritel yang tercetak di tahun itu sebanyak 889.680 unit. Jumlah tersebut anjlok 10,9 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang dibukukan seluruh pabrikan pada tahun 2023, yang mencapai 998.059 unit.</p>
<figure id="attachment_19572" aria-describedby="caption-attachment-19572" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-19572" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg" alt="" width="700" height="509" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19572" class="wp-caption-text">Honda HR-V yang dipamerkan di GIIAS 2024 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Faktor daya beli di tahun 2024 kemarin memang melemah. Selain itu, lembaga pembiayaan kredit juga lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan kredit, karena kekhawatiran terjadinya kredit macet juga tinggi,” kata Ketua I Gaikindo, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (8/1/2025).</p>
<p>Sedangkan di tahun 2025 ini, Jongkie berharap kondisi perekonomian yang meningkat dapat mendongkrak daya beli masyarakat. “Karena di awal tahun ini tarif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) naik jadi 12 persen. Sedangkan di daerah berlaku opsen (tambahan pajak dengan prosentase tertentu, yakni 66 persen dari tarif lama) dirasa juga bakal menjadi tantangan tersendiri. Ya, kita pantau saja kondisinya dari waktu ke waktu,” tandas Jongkie. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini 10 Pabrikan Penguasa Pasar Mobil Indonesia di Periode Januari – Oktober 2024</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-10-pabrikan-penguasa-pasar-mobil-indonesia-di-periode-januari-oktober-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 04:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[10 Pabrikan penjual mobil terbanyak di ri]]></category>
		<category><![CDATA[merek mobil terlaris di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrikan penguasa pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjulan Suzuki Indonesia 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjuln Mitsubishi Fuso 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjuln Toyot Indonesia 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21317</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski secara umum pasar kendaraan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski secara umum pasar kendaraan bermotor roda empat atau lebih (yang secara umum disebut dengan mobil) baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjulan ritel) selama 10 bulan pertama 2024 msih loyo, namun lima pabrikan masih bercokol di daftar lima besar.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (11/11/2024) menunjukkan selama periode Januari – Oktober 2024 itu total wholesales mobil di Tanah Air hanya 710.406 unit. Jumlah ini anjlok 15 persen dibanding total <em>wholesales</em> selama periode sama di tahun lalu, yang mencapai 836.128 unit.</p>
<p>Sementara, total penjualan ritel mobil dari berbagai merek yang ada di Indonesia selama sepuluh bulan pertama 2024 itu hanya 730.67 unit. Total penjualan ritel ini anjlok 11,5 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang tercetat pada periode Januari – Oktober 2023 yang masih sebanyak 825.692 unit.</p>
<p>Fakta data Gaikindo juga mencatat, ternyata pabrikan atau merek lima besar hingga saat ini masih bertahan di daftar lima besar dalam total penjualan produk. Mereka adlah Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, dan Suzuki.</p>
<figure id="attachment_17013" aria-describedby="caption-attachment-17013" style="width: 698px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Fuso-FighterX-FN61-FL-6x2-di-GIICOMVEC-2024-dok.Mobilitas-e1709802314803.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17013" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Fuso-FighterX-FN61-FL-6x2-di-GIICOMVEC-2024-dok.Mobilitas-e1709802314803.jpg" alt="" width="698" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Fuso-FighterX-FN61-FL-6x2-di-GIICOMVEC-2024-dok.Mobilitas-e1709802314803.jpg 698w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Fuso-FighterX-FN61-FL-6x2-di-GIICOMVEC-2024-dok.Mobilitas-e1709802314803-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 698px) 100vw, 698px" /></a><figcaption id="caption-attachment-17013" class="wp-caption-text">Fuso FighterX FN61 FL (6&#215;2) &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Berikut 10 pabrikan dengan penjualan mobil &#8211; gabungan mobil penumpang maupun ngkutan brang &#8211; dari pabrik ke dealer (<em>wholesles</em>) terbanyak selama Januari – Oktober 2024:<br />
Toyota : 235.331 unit<br />
Daihatsu : 139.945 unit<br />
Honda : 77.953 unit<br />
Mitsubishi : 59.693 unit<br />
Suzuki : 54.482 unit<br />
Mitsubishi Fuso : 22.494 unit<br />
Isuzu : 22.182 unit<br />
Hino : 18.994 unit<br />
Hyundai : 18.875 unit<br />
Wuling : 16.117 unit</p>
<p>Sedangkan 10 pabrikan dengan penjualan mobil dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) selama periode Januari &#8211; Oktober 2024 adalah:<br />
Toyota dengan penjualan 242.428 unit<br />
Daihatsu : 142.959 unit<br />
Honda : 83.562 unit<br />
Mitsubishi : 61.115 unit<br />
Suzuki : 56.272 unit<br />
Isuzu : 23.345 unit<br />
Mitsubishi Fuso : 22.415 unit<br />
Wuling : 19.785 unit<br />
Hyundai : 18.92 unit<br />
Hino : 18.206 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2024</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil di RI Semester Pertama 2024 Masih Loyo, Faktor Ini Disebut Jadi Pemicu</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-di-ri-semester-pertama-2024-masih-loyo-faktor-ini-disebut-jadi-pemicu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 10:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Daihatsu RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Honda di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel mobil RI Januari - Juni 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Suzuki RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Senester I 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19066</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Baik penjualan dari pabrik ke...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Baik penjualan dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun penjualan dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) mobil di Tanah Air sepanjang enam bulan pertama 2024 itu anjlok.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (9/7/2024) menunjukkan selama Januari – Juni atau semester pertama 2024 itu, total <em>wholesales</em> yang dibukukan seluruh pabrikan sebanyak 408.012 unit. Jumlah ini anjlok 19,4 persen dibanding total <em>wholesales</em> yang dicetak pabrikan pada periode sama di tahun lalu, yang sebanyak 506.427 unit.</p>
<p>Sementara, di saat yang sama, total angka penjualan ritel yang diraup gabungan seluruh pabrikan atau merek mobil di Indonesia sebanyak 431.987 unit. Jumlah angka penjualan ritel tersebut anjlok 14 persen dibanding total angka penjualan ritel yang diserok pabrikan (gabungan seluruh pabrikan) di Januari – Juni 2023, yang sebanyak 502.533 unit.</p>
<p>Pada bulan Juni saja, angka <em>wholesales</em> yang berhasil dipetik pabrikan (seluruh pabrikan) sebanyak 72.96 unit. Jumlah itu ambles 11,8 persen dibanding Juni 2023, yang sebanyak 82.581 unit.</p>
<p>Sedangkan angka penjualan ritel yang berhasil dikemas pabrikan pada bulan keenam 2024 itu sebanyak 70.198 unit. Total angka penjualan ritel tersebut ambrol 12,3 persen dibanding bulan yang sama di tahun lalu, yang sebanyak 80.021 unit.</p>
<figure id="attachment_13860" aria-describedby="caption-attachment-13860" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Hyundai-Stargazer-X-dok.HMID_-e1692240030679.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13860" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Hyundai-Stargazer-X-dok.HMID_-e1692240030679.jpg" alt="" width="700" height="510" /></a><figcaption id="caption-attachment-13860" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai Stargazer X &#8211; dok.HMID</figcaption></figure>
<p>Ihwal masih loyonya total penjualan mobil (kendaraan penumpang maupun komersial) hingga bulan Juni 2024 itu, Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (9/7/2024) menyebut faktor daya beli dan selektifnya lembaga pembiayaan kredit menjadi pemicunya.</p>
<p>“Kenaikan harga bahan pangan dan lainnya menjadikan daya beli rumah tangga berkurang. Sementara masih lesunya pasar komoditas global (pertambangan dan perkebunan) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang masih berada di tren melemah menjadikan pelaku bisnis menahan rencana pembelian kendaraan niaga untuk menopang operasional bisnis mereka,” papar Jongkie,</p>
<p>Terlebih, bayang-bayang potensi tutupnya beberapa industri manufaktur seperti produsen alas kaki dan tekstil, yang kemungkinan menjalar ke sektor lain menjadikan lembaga pembiayaan juga semakin selektif menyalurkan pembiayaan kredit. “Padahal, kita tahu sekitar 70 persen – 80 persen pembelian mobil menggunakan skema pembiayaan secara kredit,” kata Jongkie.</p>
<p>Namun, dia mengaku optimis pada Juli, Agustus dan seterusnya potensi kenaikan penjualan mobil semakin besar. Hal itu, lanjut Jongkie, seiring dengan digelarnya pameran GIIAS 2024 pada 18 – 28 Juli 2024. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
