<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar mobil RI di Vietnam &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-mobil-ri-di-vietnam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Aug 2024 13:39:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar mobil RI di Vietnam &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Januari – Juli Indonesia Rajai Pasar Impor Mobil CBU Vietnam, Ini Pemicunya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-juli-indonesia-rajai-pasar-impor-mobil-cbu-vietnam-ini-pemicunya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 09:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mobil RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI ke Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19733</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Ekspor mobil dalam wujud utuh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Ekspor mobil dalam wujud utuh (CBU) Indonesia ke Vietnam selama Januari – Juli 2024 meningkat 29 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sedangkan total impor mobil CBU Vietnam di kurun waktu itu menanjak 14,7 persen.<br />
Data Kementerian Perdagangan Vietnam yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (22/8/2024) menunjukkan selama tujuh bulan pertama 2024 itu mencapai 91.585 unit.</p>
<p>Dari total impor mobil CBU sebanyak itu sebanyak 41,15 persen berasal dari Indonesia.<br />
“Impor dari Indonesia merupakan yang terbanyak. Disusul dari Thailand yang porsinya mencapai 35,7 persen dan dari Cina sekitar 19 persen,” bunyi keterangan Kementerian Perdagangan Negeri Paman Ho itu.</p>
<p>Disebutkan, harga mobil impor dari Indonesia hargnya lebih murah ketimbang dari Thailand dan Cina.</p>
<figure id="attachment_9209" aria-describedby="caption-attachment-9209" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-dok.Istimewa-e1666359201306.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9209" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-dok.Istimewa-e1666359201306.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-dok.Istimewa-e1666359201306.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-dok.Istimewa-e1666359201306-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-dok.Istimewa-e1666359201306-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-dok.Istimewa-e1666359201306-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-dok.Istimewa-e1666359201306-587x420.jpg 587w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-9209" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai Stargazer asal Indonesia yang dijual di Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Rata-rata harga mobil asal Indonesia hanya US$ 14.651, sementara dari Thailand US$19.214 per unit, dan dari Cina US$ 30.000 per unit.</p>
<p>Lebih murahnya harga mobil impr dari Indonesia dan Thailand, dikarenakan mobil-mobil dari kedua negara itu masuk ke Vietnam tanpa dikenai tarif. Hal ini berdasarkan komitmen yang dihasilkan dari Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN (AFTA), sedangkan mobil dari Cina dikenai tarif impor 47 persen hingga 70 persen.</p>
<p>Laporan The Vietnam Economic Daily yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (22/8/2024) menyebut Indonesia mengekspor mobil jenis Low MPV, Low SUV, dan citycar yang saat ini menjadi tren di masyarakat negara berpenduduk 99,584 juta jiwa itu. Terlebih, agen pemegang merek dari mobil yang diimpor tersebut juga gencar menggeber promosi. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil ke Vietnam: Indonesia Masih Kalah Omset dari Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-ke-vietnam-indonesia-masih-kalah-omset-dari-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2022 04:09:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI di Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10051</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Sebelumnya, selama bertahun-tahun ekspor Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Sebelumnya, selama bertahun-tahun ekspor Indonesia tertinggal oleh Thailand.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Sabtu (17/12/2022) sepanjang Januari hingga November tahun ini, Negeri Paman Ho itu mengimpor 151.590 mobil utuh (CBU) naik 4,7% dibanding periode sama di tahun lalu. Total omset (nilai) mencapai US$ 3,4 miliar atau meningkat 5,7% dibanding tahun lalu.</p>
<p>Fakta data berbicara, dari jumlah mobil CBU yang diimpor tersebut 63.987 unit berasal dari Indonesia, dengan nilai US$ 934,4 juta. Jumlah ini jauh lebih banyak dibanding jumlah mobil yang didatangkan dari Thailand, yang mencapai 61.101 unit.</p>
<p>Namun, total omset impor Negeri Gajah Putih itu lebih besar dari omset yang diraup Indonesia, yakni US$ 1,2 miliar. Sedangkan omset impor yang dikantongi Cina sebesar US$ 670 juta.</p>
<figure id="attachment_6067" aria-describedby="caption-attachment-6067" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6067" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Mitsubishi-Xpander-versi-terbaru-dok.Istimewa-e1649129348362.webp" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-6067" class="wp-caption-text">Mitsubishi Xpander yang diproduksi Indonesia juga diekspor ke Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Total impor dari tiga negara tersebut setara dengan 93,23% total mobil mobil CBU yang mencapai 141.328 unit,” sebut Departemen Umum dan Bea Cukai</p>
<p>Analis industri di bursa saham Ho Chi Minh, Louis Khoi Hong, seperti dilansir <em>Asia Business Insight</em>, mengatakan Cina mampu meraup omset yang tinggi karena mobil yang diekspor merupakan mobil kelas menengah ke atas dan kendaraan khusus maupun komersial.</p>
<p>“Begitu juga dengan Thailand yang mengekspor kendaraan segmen menengah ke atas dengan porsi yang lebih banyak,” kata dia. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil RI dan Thailand ke Vietnam di Januari-Agustus Anjlok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-ri-dan-thailand-ke-vietnam-di-januari-agustus-anjlok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2022 03:52:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mobil RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[impor mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil buatan RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil di Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8802</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Total impor mobil Vietnam sepanjang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Total impor mobil Vietnam sepanjang Januari – Agustus anjlok 44% dibanding tahun lalu.</p>
<p>Data Departemen Umum Bea Cukai Vietnam (GDVC) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (27/9/2022) menunjukkan selama delapan bulan pertama itu jumlah mobil yang diimpor Vietnam mencapai 53.800 unit. Jumlah ini anjlok 43,4% dibanding jumlah impor selama periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Dari jumlah mobil yang diimpor tersebut, 74% atau 39.600 di antaranya merupakan mobil penumpang. Namun, jumlah impor mobil penumpang ini anjlok 43% dibanding periode sama di 2021.</p>
<p>GDVC menyebut 83% mobil yang diimpor Negeri Paman Ho itu berasal dari Thailand dan Indonesia. Rinciannya, 37.748 unit berasal dari Thailand dan 38.469 unit dari Indonesia.</p>
<p>“Jumlah mobil impor baik yang berasal dari Thailand maupun Indonesia, selama delapan bulan pertama tahun ini sama-sama merosot,” bunyi keterangan lembaga tersebut.</p>
<p>Jumlah impor dari Thailand anjlok hingga 56% dibanding Januari – Agustus 2021. Sedangkan dari Indonesia anjlok hingga 28%.</p>
<figure id="attachment_8282" aria-describedby="caption-attachment-8282" style="width: 708px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-8282" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Toyota-Wigo-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1661907592831.jpg" alt="" width="708" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Toyota-Wigo-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1661907592831.jpg 708w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Toyota-Wigo-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1661907592831-300x212.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Toyota-Wigo-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1661907592831-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Toyota-Wigo-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1661907592831-696x492.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Toyota-Wigo-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1661907592831-595x420.jpg 595w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Toyota-Wigo-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1661907592831-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 708px) 100vw, 708px" /><figcaption id="caption-attachment-8282" class="wp-caption-text">Toyota Agya atau disebut Toyota Wigo di Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sepanjang tahun 2021 lalu, ekspor mobil utuh Indonesia masih tertinggal oleh Thailand. Bahkan, selisihnya cukup banyak.</p>
<p>Data yang dirilis Vietnam Automobile Manufacturers Association (VAMA) menunjukkan jumlah mobil asal Thailand yang diimpor Vietnam pada tahun tersebut mencapai 80.903 unit. Total nilainya mencapai US$1,5 miliar.</p>
<p>Sedangkan Indonesia yang berada di urutan kedua, mencatatkan volume ekspor sebanyak 44.250 unit dengan nilai US$559,5 juta. Sementara, terbanyak ketiga berasal dari Cina, dengan jumlah 22.753 unit yang nilainya US$873 juta. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
