<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar mobil Vietnam &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-mobil-vietnam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Feb 2025 07:36:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar mobil Vietnam &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>VinFast Klaim Jual 97.399 Mobil di Tahun 2024 Kemarin, Meroket 192 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/vinfast-klaim-jual-97-399-mobil-di-tahun-2024-kemarin-meroket-192-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 06:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil VinFast di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil VinFast di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22828</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Dengan penjualan sebanyak itu, pabrikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Dengan penjualan sebanyak itu, pabrikan mobil lokal Vietnam yang didirikan Pham Nat Vuong tersebut telah melampaui target yang ditetapkan sebelumnya, sebanyak 80.000 unit.</p>
<p>Keterangan laporan kinerja penjualan tahun 2024 dan Januri 2025 yang dirilis mellui laman resmi perusahaan dan disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (15/2/2025) menyebut total jumlah mobil VinFast yang dikirim selama 2024 itu mencapai 97.99 unit. Jumlah itu meliputi penjualan di dalam negeri Vietnam maupun di luar Negeri Paman Ho tersebut.</p>
<p>“Pencapaian rekor penjualan ini menunjukkan kekuatan sekaligus memperlihatkn ketangguhan kami untuk bertahan di tengah kondisi pasar yang fluktuatif dan volatilitas makaroekonomi yang terjadi,” ungkap Chief Executive Officer VinFast, Thuy Le.</p>
<p>Wanita yang menjadi bos besar VinFast itu mengatakan moncernya penjualan jug terjdi di bulan perdana atau bulan Januari 2025. Jumlah mobil VinFast yang laku terjual di bulan itu mencapai 10.000 unit, dimana 4.000 unit merupakan VinFast VF 3 dan 3.300 unit VinFast VF5.</p>
<p>“Keberhsilan penjualan didorong oleh integrasi model distribusi dealer VinFast, di samping pendekatan langsung ke pelanggan,” sebut pabrikan yang berdiri sejak Juni 2017 itu.</p>
<figure id="attachment_22763" aria-describedby="caption-attachment-22763" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Vinfast-VF3-yang-meluncur-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739374422849.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22763" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Vinfast-VF3-yang-meluncur-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739374422849.jpg" alt="" width="700" height="506" /></a><figcaption id="caption-attachment-22763" class="wp-caption-text">Vinfast VF3 yang meluncur di IIMS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, laporan Reuters yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (15/2/2025) menyebut VinFast tak merinci dimana saja penjualan mobilnya terjadi. Begitu pula total jumlah penjualan di masing-masing wilayah.</p>
<p>“VinFast memang berhasil mempercepat pengiriman EV di dalam negeri, tetapi kesulitan menjual di luar Vietnam,” tulis media itu.</p>
<p>Bahkan dilaporkan tahun lalu, VinFast pad Mei 2024 menyatakan menunda pembukaan pabrik di Amerika Serikat. Sepanjang 2023, perusahaan hanya menjual mobilnya sebanyak 34.855 unit.</p>
<p>Kini, VinFast berjuang keras merangsek pasar baru, termasuk Timur Tengah, India, dan Filipina, sembari berusaha membangun kehadirannya di Indonesia, Amerika Utara, dan Eropa. Bahkan di Indonesia dan India, VinFast membangun pabrik. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RI Dominasi Pasar Mobil Impor di Vietnam 2024, Meski Nilainya Dikalahkan Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ri-dominasi-pasar-mobil-impor-di-vietnam-2024-meski-nilainya-dikalahkan-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 08:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mobil RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlris di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22515</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Sepanjang tahun 2024 itu total...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Sepanjang tahun 2024 itu total impor mobil dalam wujud utuh (CBU) yang dilakukan Vietnam melonjak dibanding tahun 2023.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (27/1/2025) menunjukkan, sepanjang tahun 2024 itu jumlah mobil CBU yang diimpor Negeri Paman Ho itu mencapai 165.609 unit. Jumlah itu melonjak 45,8 persen dibanding tahun 2024.</p>
<p>Nilai impor tersebut mencapai US$ 3,62 miliar, melonjak 17,6 persen dibanding total nilai impor pada tahun 2024. “Hampir 95,4 persen dari jumlah impor mobil CBU itu berasal dari tiga negara yaitu Indonesia, Thailand, dan Cina,” bunyi keterangan departemen tersebut.</p>
<p>Jumlah mobil CBU asal Indonesia yang diimpor Vietnam selama tahun 2024 itu mencapai 70.728 unit, dengan total nilai US$ 1,036 miliar. Jumlah tersebut lebih banyk ketimbang mobil CBU yang didatangkan dari Thiland, yang sebanyak 63.769 unit.</p>
<figure id="attachment_19631" aria-describedby="caption-attachment-19631" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Mitsubishi-XForce-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723855862168.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19631" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Mitsubishi-XForce-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723855862168.jpg" alt="" width="700" height="495" /></a><figcaption id="caption-attachment-19631" class="wp-caption-text">Mitsubishi Xforce versi bermesin konvensional yang diekspor ke Vietnam &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun, untuk nilai, ternyata Indonesia masih kalah dibanding Negeri Gajah Putih itu. Sebab, total nilai impor mobil CBU dari Thailand mencapai US$ 1,24 miliar.</p>
<p>Ihwal kalahnya Indonesia dalam hal nilai ekspor dari negara yng dijuluki sebagari Detroit (pusat industri otomotif Amerika Serikat) itu, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto menyebut hal itu dikarenakan mobil yang diekspor Thailand merupakan model segmen yang lebih tinggi. Sehingga, meski secara volume lebih sedikit namun secara nilai lebih besar.</p>
<p>“Dan soal ekspor ini, tentu keputusan prinsipal (dari merek-merek di Indonesia yang mengekspor produknya) sangat menentukan. Karena prinsipal yang menentukan produk atau model apa saja yang diproduksi di Indonesia dn diekspor,” papar Jongkie. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Terlaris di Vietnam Januari – Oktober 2024, Xpander Urutan Pertama dan XForce Ketiga</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-terlaris-di-vietnam-januari-oktober-2024-xpander-urutan-pertama-dan-xforce-ketiga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Nov 2024 08:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi XForce]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi XForce di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander terlaris di Vietnam 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMKSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21465</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Padahal selama periode sepuluh bulan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Padahal selama periode sepuluh bulan pertama itu, total angka penjualan yang dikoleksi Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) turun tipis 2,4 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (24/11/2024) menunjukkan, di rentang waktu Januari – Oktober 2024 tersebut, Mitsubishi Xpander meraup angka penjualan sebanyak 15.087 unit. Pada bulan Oktober saja mobil ini berhasil menyerok angka penjualan sebanyak 2.133 unit, melonjak 67 persen dibanding Oktober 2023.</p>
<p>Sementara, saudara Xpander – yakni SUV kompak Mitsubishi XForce yang mulai dijual di Negeri Paman Ho itu pada Februari 2024 – selama Januari – Oktober 2024 itu laku sebanyak 11.446 unit. Tentu, jumlah penjualan ini belum bisa dibandingkan karena di tahun 2023 belum dipasarkan.</p>
<p>Dengan penjualan sebanyak itu, Mitsubishi XFroce menjadi mobil terlris ketiga di Vietnam pada periode Januari – Oktober 2024. SUV kompak Mitsubishi yang diproduksi di Indonesia ini berada persis di belakang Ford Ranger yang bercokol di posisi kedua (atau dibelakang Mitsubishi Xpander, sang jawara) setelah laku sebanyak 13.647 unit.</p>
<figure id="attachment_19632" aria-describedby="caption-attachment-19632" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-dan-Mitsubishi-Xpander-dok.Mobilitas-e1723856017283.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19632" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-Cross-dan-Mitsubishi-Xpander-dok.Mobilitas-e1723856017283.jpg" alt="" width="700" height="495" /></a><figcaption id="caption-attachment-19632" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Mitsubishi Xpander Cross dan Mitsubishi Xpander &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, Vietnam merupakan pasar mobil terbesar kelima di Asia Tenggara setelah Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Hingga periode Januari &#8211; September 2024, Indonesia menjdi eksportir mobil CBU terbanyak bagi Vietnam. Indonesia mengalahkan Thailand dalam jumlah namun kalah dalam nilai.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (24/11/2024) menunjukkan, selama sembilan bulan pertama 2024 itu jumlah mobil dalam wujud utuh (CBU) asal Indonesia yang diimpor Vietnam mencapai 49.992 unit. Total nilainya US$ 746 juta.</p>
<p>Sementara, mobil CBU asal Thailand yang didatangkan negara berjuluk Negeri Naga Biru itu selama periode sama, sebanyak 47.580 unit. Total nilai impor itu mencapai US$ 923 juta unit. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Ekspor Mobil CBU ke Vietnam di Semester I 2024, Indonesia Tekuk Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/soal-ekspor-mobil-cbu-ke-vietnam-di-semester-i-2024-indonesia-tekuk-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 07:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mobil RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[INdonesia ungguli Thailand soal Ekspor Mobil CBU]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19132</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Juni atau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Juni atau semester pertama 2024, baik volume maupun nilai impor mobil utuh (CBU) dari Indonesia lebih banyak ketimbang Thailand.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam (VGDC) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (14/7/2024) menunjukkan, selama semester pertama 2024 itu, total jumlah mobil CBU yang diimpor Vietnam mencapai 74.585 unit. Total nilai yang dibayarkan Negeri Paman Ho itu untuk mengimpor mobil sebanyak itu mencapai US$ 1,55 miliar.</p>
<p>“Jumlah mobil CBU asal Indonesia yang diimpor perusahaan-perusahaan di Vietnam pada periode itu mencapai 32.797 unit atau setara dengan 44 persen dari total impor mobil CBU secara nasional,” bunyi keterangan VGDC.</p>
<p>Nilai mobil impor sebanyak itu mencapai US$ 478 juta. Total nilai impor ini setara dengan 31,2 persen dari nilai impor mobil CBU secara nasional.</p>
<figure id="attachment_9208" aria-describedby="caption-attachment-9208" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-di-Vietnam-do.Hyundai-Vietnam.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9208" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-di-Vietnam-do.Hyundai-Vietnam.jpg" alt="" width="700" height="465" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-di-Vietnam-do.Hyundai-Vietnam.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-di-Vietnam-do.Hyundai-Vietnam-300x199.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-di-Vietnam-do.Hyundai-Vietnam-150x100.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-di-Vietnam-do.Hyundai-Vietnam-696x462.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Stargazer-di-Vietnam-do.Hyundai-Vietnam-632x420.jpg 632w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-9208" class="wp-caption-text">Hyundai Stargazer asal Indonesia di Vietnam &#8211; do.Hyundai Vietnam</figcaption></figure>
<p>Pada saat yang sama, total jumlah mobil CBU asal Thailand yang masuk Vietnam sebanyak 32.797 unit dengan nilai US$ 463 juta. Volume dan nilai impor tersebut setara dengan 31,8 persen dan 30 persen dari total jumlah dan nilai impor mobil CBU Vietnam.</p>
<p>Sedangkan di urutan ketiga asal mobil CBU impor Vietnam adalah Republik Rakyat Cina. Total impor dari Negeri Tirai Bambu ini mencapai 14.729 unit dengan nilai US$ 456 juta, atau setara dengan 19,75 persen dan 29,42 persen dari total volume maupun nilai impor mobil CBU Negeri Paman Ho tersebut.</p>
<p>“Ketiga negara itu merupakan pemasok utama mobil CBU ke Vietnam. Jumlah mobil yang mereka ekspor ke Vietnam mencapai 95,55 persen dari total jumlah impor mobil CBU nasional (Vietnam),” sebut VGDC. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil Thailand ke Vietnam Saat Ini Ditekuk Indonesia, Begini Faktanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-thailand-ke-vietnam-saat-ini-ditekuk-indonesia-begini-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jun 2024 05:19:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[impor Vietnam dari Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander terlaris di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil di Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18816</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Mobil yang diimpor Vietnam hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Mobil yang diimpor Vietnam hingga saat ini 90 persen lebih berasal dari tiga negara yakni Thailand, Indonesia, dan Cina.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai (GDC) Vietnam yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (24/6/2024) menunjukkan selama Januari – Mei 2024, Negeri Paman Ho itu mengimpor mobil dalam wujud utuh (CBU) sebanyak 58.644 unit. Mobil yang diatangkan ke dalam negeri oleh Vietnam itu berasal dari 11 negara.</p>
<p>Namun, mayoritas berasal dari tiga negara yakni Indonesia, Thailand, dan Cina. Indonesia membukukan ekspor sebanyak 26.233 unit, mengungguli jauh Thailand (selama ini membungkam Indonesia) yang mengekspor sebanyak 18.495 unit.</p>
<p>Bahkan, total ekspor Indonesia itu di atas jauh total ekspor yang dibukukan Cina. Begitu pun jika dibandingkan dengan ekspor mobil CBU Jepang.</p>
<figure id="attachment_9738" aria-describedby="caption-attachment-9738" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9738" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-696x497.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-588x420.jpg 588w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Toyota-Hilux-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669270420935-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-9738" class="wp-caption-text">Toyota Hilux dari Thailand yang diimpor Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, fakta berbicara, total angka ekspor Indonesia yang sebanyak 26.233 unit itu, dibukukan pada bulan Januari sebanyak 2.647 unit. Kemudian Februari 4.441 unit, Maret 7.674 unit, April 5.138 unit, dan Mei 6.333 unit.</p>
<p>Sementara, Thailand mencatatkan total ekspor 18.495 unit yang dibukukan pada Januari sebanyak 1.858 unit. Lalu pada Februari 3.788 unit, Maret 4.774 unit, Aoril 2.986 unit, dan Mei 5.089 unit.</p>
<p>Sedangkan jumlah ekspor mobil Cina ke Vietnam di saat yang sama, sebanyak 11.981 unit, berasal dari ekspor selama Januari yang sebanyak 1.987 unit. Kemudian pada Februari 969 unit, Maret 2.945 unit, April 3.029 unit, dan Mei 3.051 unit. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Suzuki XL7, Ertiga, dan Carry Asal Indonesia di Vietnam Rontok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-suzuki-xl7-ertiga-dan-carry-asal-indonesia-di-vietnam-rontok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2023 07:08:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suzuki Indonesia ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Suzuki yang diekspor ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[PT Suzuki Indomobil Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT Suzuki Indomobil Sales]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Carry]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Ertiga]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki XL7]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14140</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Total penjualan mobil (berbagai merek...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Total penjualan mobil (berbagai merek dan jenis) di Vietnam sepanjang Januari hingga Juli tahun ini mencapai 208.740 unit.</p>
<p>Data pabrikan yang dikompilasi Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Rabu (30/8/2023) menunjukkan dari total jumlah mobil yang terjual itu, 79.821 unit di antaranya berasal dari impor dalam wujud utuh. Dari total mobil impor ini, 90 persen berasal dari Thailand, Indonesia, dan Cina.</p>
<p>Data VAMA juga memperlihatkan, mobil CBU asal Indonesia sebanyak 29.498 mobil, atau lebih sedikit dibanding jumlah mobil CBU asal Thailand yang mencapai 36.087 unit. Mobil asal Indonesia yang diimpor Vietnam terdiri dari berbagai merek, mulai dari Toyota, Mitsubishi, Suzuki, Daihatsu, Wuling, hingga Hyundai.</p>
<p>Fakta menarik dari data ini adalah, merosotnya penjualan mobil-mobil besutan Suzuki di Negeri Paman Ho itu. Secara keseluruhan, jumlah mobil Suzuki (berbagai model dan asal negara) yang terlego selama tujuh bulan pertama itu hanya 9.051 unit, atau merosot 11,3 persen dibanding Januari – Juli 2022.</p>
<figure id="attachment_11881" aria-describedby="caption-attachment-11881" style="width: 691px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11881" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg" alt="" width="691" height="490" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg 691w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 691px) 100vw, 691px" /><figcaption id="caption-attachment-11881" class="wp-caption-text">Suzuki Ertiga, salah satu mobil Suzuki Indonesia yang diimpor oleh Vietnam &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Tren ambrolnya penjualan mobil Suzuki itu juga dialami mobil yang didatangkan dari Indonesia (atau diekspor oleh PT Suzuki Indomobil Motor) &#8211; khususnya Suzuki XL7, Suzuki Ertiga, dan Suzuki Carry). Suzuki XL7 bahkan hanya laku 1.700 unit, rontok hingga 60 persen dibanding Januari – Juli 2022.</p>
<p>Sementara, Suzuki Ertiga yang hanya laku 301 unit. Jumlah itu juga rontok, hingga 51,8 persen dibanding total penjualan selama Januari – Juli 2022.</p>
<p>Sedangkan penjualan Suzuki Carry pada kurun waktu yang sama, sebanyak 2.103 unit. Jumlah penjualan ini ambrol 23,3 persen dibanding jumlah penjualan yang dibukukannya sepanjang tujuh bulan pertama 2022.</p>
<p>Sekadar informasi, Vietnam merupakan pasar mobil terbesar kelima terbesar di Asia Tenggara. Negara berpenduduk 97,33 juta jiwa (menurut UNDP dan World Population Review) ini berada di belakang Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina dalam jumlah penjualan mobil.(Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semester I 2023, Mitsubishi Xpander Asal Indonesia Masih Terlaris di Vietnam</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/semester-i-2023-mitsubishi-xpander-asal-indonesia-masih-terlaris-di-vietnam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 02:57:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Mobil RI ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor Suzuki Indonesia ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13307</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Vietnam merupakan salah satu negara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Vietnam merupakan salah satu negara tujuan ekspor mobil produksi Indonesia.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (21/7/2023) menunjukkan penjualan mobil di Negeri Paman Ho itu sepanjang Januari hingga Juni tahun ini anjlok 32 persen dibanding periode sama di 2022. Kini totalnya hanya 137.327 unit.</p>
<p>Tetapi jumlah itu bertambah menjadi 176.976 unit jika memasukan data penjualan Hyundai dan VinFast EV, yang selama ini tidak menjadi bagian dari VAMA. Meski jumlah penjualan sebanyak itu ternyata juga masih anjlok 30 persen dibanding semester pertama 2022.</p>
<p>Fakta berbicara, selama enam bulan pertama itu Hyundai menjadi pabrikan dengan penjualan terbanyak yakni 28.011 unit (turun 23 persen dibanding semster pertama 2022).</p>
<p>Dia disusul Toyota yang menjual 26.637 unit (turun 38,2 persen), Thaco-Kia dengan penjualan 25.384 unit (turun 46,8 persen), dan Ford yang melego 17.423 unit (melonjak 79,7 persen) dan Mazda dengan penjualan 14.089 unit (turun 27,6 persen).</p>
<figure id="attachment_4523" aria-describedby="caption-attachment-4523" style="width: 720px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4523" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya.jpg" alt="" width="720" height="480" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya.jpg 720w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya-300x200.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya-150x100.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya-696x464.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Produksi-Ford-Ranger-di-Thailand-dok.Istimewa-via-Autoindustriya-630x420.jpg 630w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-4523" class="wp-caption-text">Ford Ranger yang diproduksi di Thailand &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Di luar lima besar itu, ada Mitsubishi yang menjual 12.847 unit (turun 29,1 persen). Lalu, VinFast 11.638 unit (turun 20,8 persen), Honda 9.488 unit (turun 53 persen), Suzuki 7.770 unit (turun 15,3 persen), Isuzu 3.999 unit (turun 24,6 persen), dan Hino 1.270 unit (turun 55,6 persen).</p>
<p>Menariknya, mobil terlaris di negara dengan jumlah penduduk 97,52 juta jiwa ini, ternyata Mitsubishi Xpander asal Indonesia. Total ada 7.982 Mitsubishi Xpander yang terjual selama Januari hingga Juni di negara itu, meski menyusut 1,3 persen dibanding periode sama di 2022.</p>
<p>Dia dibuntuti Ford Ranger yang laku sebanyak 7.600 unit, dan pikap medium yang diimpor dari Thailand ini mencatatkan kenaikkan penjualan sebesar 18,1 persen. Terlaris ketiga adalah Hyundai Accent dengan penjualan 7.452 unit, turun 27,2 persen.</p>
<p>Seperti diketahui sejumlah pabrikan mobil di Indonesia mengekspor mobil buatannya ke Vietnam. Mereka antara lain Toyota, Mitsubishi, Suzuki, dan Hino. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unggul di Jumlah, Nilai Ekspor Mobil RI ke Vietnam Masih Kalah dari Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/unggul-di-jumlah-nilai-ekspor-mobil-ri-ke-vietnam-masih-kalah-dari-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2022 09:38:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil buatan RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Indonesia di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9791</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Meski lebih banyak, namun nilai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Meski lebih banyak, namun nilai ekspor Indonesia masih tertinggal Thailand.</p>
<p>Data Departemen Umum dan Bea Cukai Vietnam yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Senin (28/11/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – Oktober tahun ini, Vietnam mengimpor mobil secara utuh (CBU) sebanyak 128.852 unit. Jumlah ini menciut 0,3% dibanding jumlah impor mobil CBU selama periode sama di 2021 lalu.</p>
<p>Namun, total nilai nominal impor mobil itu ternyata justeru meningkat sebesar 1,7% menjadi US$ 2,934 miliar. Menariknya, dari jumlah mobil yang diimpor ini, 93,46% atau 120.431 unit berasal dari tiga negara, yakni dari Thailand, Indonesia, dan Cina.</p>
<figure id="attachment_9793" aria-describedby="caption-attachment-9793" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9793" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-salah-satu-mobil-asal-Indonesia-yang-dijual-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669628297623.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-salah-satu-mobil-asal-Indonesia-yang-dijual-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669628297623.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-salah-satu-mobil-asal-Indonesia-yang-dijual-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669628297623-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-salah-satu-mobil-asal-Indonesia-yang-dijual-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669628297623-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-salah-satu-mobil-asal-Indonesia-yang-dijual-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669628297623-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-Mitsubishi-Xpander-salah-satu-mobil-asal-Indonesia-yang-dijual-di-Vietnam-dok.Istimewa-e1669628297623-586x420.jpg 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9793" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Mitsubishi Xpander, salah satu mobil asal Indonesia yang dijual di Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Selama sepuluh bulan pertama tersebut, Indonesia  yang di tahun-tahun sebelumnya berada di belakang Thailand, secara volume mengungguli Thailand. Indonesia membukukan angka ekspor sebanyak 54.356 unit, dan Negeri Gajah Putih itu 50.331 unit.</p>
<p>Hanya, meski unggul dalam hal jumlah atau volume, ternyata nominal nilai ekspor yang diraup Indonesia masih lebih rendah, yakni US$ 792,6 juta. Sedangkan yang diraup Thailand mencapai US$ 993 juta.</p>
<p>Adapun total mobil impor dari Cina di periode itu sebanyak 15.744 unit, dengan nilai US$ 649,8 juta. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Mobil Asal RI yang Paling Laku di Vietnam Pada 2021</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-mobil-asal-ri-yang-paling-laku-di-vietnam-pada-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jan 2022 09:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil RI di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil yang diekspor ke Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI di Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4818</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas – Vietnam adalah negara di kawasan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> – Vietnam adalah negara di kawasan Asia Tenggara yang hingga kini masih menjadi pasar tujuan ekspor mobil Indonesia (baik dalam wujud utuh atau CBU maupun terurai alias CKD). Ada sejumlah merek mobil yang beroperasi di Indonesia dan mengekspor sebagian produksinya ke negara yang berjuluk Negeri Paman Ho itu.</p>
<p>Departemen Bea Cukai Vietnam menyatakan sepanjang Januari hingga November 2021 kemarin total penjualan mobil di negara itu – termasuk mobil asal impor – tercatat meningkat dibanding periode sama tahun 2020.</p>
<p>“Penjualan unit mobil impor yang didaftarkan sepanjang sebelas bulan pertama 2021 bukan hanya unit yang didatangkan pemegang merek di kurun waktu Januari – November tahun itu saja. Tetapi juga unit-unit yang diimpor tahun sebelumnya atau stok lama yang masih tersedia,” bunyi keterangan departemen itu seperti dilaporkan <em>Assem Connect Vietnam</em> dan <em>Vietnam Times</em>, belum lama ini.</p>
<figure id="attachment_4670" aria-describedby="caption-attachment-4670" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4670" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Honda-Brio-salah-satu-mobil-Honda-yang-diekspor-Indonesia-dok.Mobilitas.id_-scaled-e1640440728537.jpg" alt="" width="700" height="509" /><figcaption id="caption-attachment-4670" class="wp-caption-text">Honda Brio, salah satu mobil Honda yang diekspor Indonesia &#8211; dok.Mobilitas.id</figcaption></figure>
<p>Data memperlihatkan total mobil yang diimpor sepanjang periode itu mencapai 144.971 unit. Total nilainya mencapai US$ 3,23 miliar. Dibanding dengan sebelas bulan pertama tahun 2020, total volume impor ini naik 56,7% dan nilainya meningkat 58,2%.</p>
<p>Dari total jumlah impor itu 73.838 unit berasal dari Thailand, dengan nilai US$ 1,37 miliar. Lalu dari Indonesia sebanyak 42.022 unit dengan nilai US$ 530 juta, dan dari Cina 18.408 unit senilai US$ 694,8 juta.</p>
<p>Sementara, data yang dirilis Asosiasi Produsen Mobil Vietnam (VAMA) dan dilansir <em>The Best Selling Cars</em> menunjukkan pada Januari hingga November 2021, total penjualan mobil di Vietnam mencapai 257.390 unit. Jumlah ini naik 3,5% dibanding penjualan yang dibukukan selama kurun waktu yang sama 2020.</p>
<figure id="attachment_4821" aria-describedby="caption-attachment-4821" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4821" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="485" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-696x482.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-606x420.jpg 606w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-4821" class="wp-caption-text">Suzuki New Carry, mobil Suzuki Indonesia yang diekspor ke Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, bagi kita yang ada di Indonesia, fakta menarik dari data penjualan mobil di negara berpenduduk 98.376.882 jiwa itu adalah penjualan mobil yang diimpor dari Indonesia. Dan yang perlu dipahami – sebagaimana catatan dari Departemen Bea Cukai Vietnam dan VAMA – adalah jumlah mobil impor asal Indonesia itu tidak sama persis dengan jumlah yang didatangkan pada periode Januari hingga November 2021.</p>
<p>Pasalnya, unit yang terjual pada periode tersebut juga termasuk unit yang didatangkan ke Vietnam di tahun sebelumnya alias stok lama, sehingga total penjualannya lebih banyak ketimbang total impor. Lantas mobil apa saja yang paling laku di negeri itu?</p>
<figure id="attachment_4822" aria-describedby="caption-attachment-4822" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4822" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Toyota-Wigo-alias-Toyota-Agya-yang-juga-diekspor-ke-Vietnam-dok.Istimewa-e1641117085670.png" alt="" width="700" height="505" /><figcaption id="caption-attachment-4822" class="wp-caption-text">Toyota Wigo alias Toyota Agya yang juga diekspor ke Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Berikut datanya:<br />
Toyota Vios: 17.133 unit<br />
Mitsubishi Xpander: 11.607 unit<br />
Suzuki XL7: 4.404 unit<br />
Suzuki Carry: 3.268 unit<br />
Toyota Rush: 2.865 unit<br />
Honda Brio: 2.397 unit<br />
Toyota Innova: 2.338 unit<br />
Toyota Wigo: 2.397 unit<br />
Suzuki Ertiga: 1.084 unit<br />
Toyota Avanza: 33 unit<br />
<em>Sumber: VAMA 2021.</em><br />
<em>Keterangan: Toyota Avanza yang terjual adalah versi atau model lama</em>. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Vietnam hingga Mei,Toyota Kalah Laris dari Hyundai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/di-vietnam-hingga-meitoyota-kalah-laris-dari-hyundai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2021 07:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[impor mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[industri mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil baru di Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil baru Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil di Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=1855</guid>

					<description><![CDATA[Hanoi, Mobilitas &#8211; Asosiasi Produsen Otomotif Vietnam (VAMA)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hanoi, Mobilitas</strong> &#8211; Asosiasi Produsen Otomotif Vietnam (VAMA) selama lima bulan pertama – atau Januari hingga Mei – tahun ini total penjualan mobil di negara itu mencapai 126.894 unit. Jumlah ini naik 53% dibanding periode sama tahun 2020.</p>
<p>Fakta data dari asosiasi itu juga memperlihatkan, penjualan mobil penumpang di periode itu naik 51%. Kendaraan komersial meningkat 56%, dan kendaraan untuk penggunaan khusus tumbuh 59%.</p>
<p>Seperti dilaporkan laman <em>VietnamPlus</em> dan <em>Hanoi Times</em>, Selasa (29/6/2021) merek asal Jepang (Toyota, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi) total penjualannya masih mendominasi. Mereka terjual 67.809 unit, sementara merek-merek non Jepang sebanyak 46.743 unit.</p>
<figure id="attachment_1857" aria-describedby="caption-attachment-1857" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1857" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Sedan-Toyota-Vios-di-Vietnam-dok.Istimewa-via-ElectroDealPro-e1625042007405.jpg" alt="" width="700" height="491" /><figcaption id="caption-attachment-1857" class="wp-caption-text">Sedan Toyota Vios di Vietnam &#8211; dok.Istimewa via ElectroDealPro</figcaption></figure>
<p>Namun, dilihat per merek, selama periode itu Hyundai mengungguli alias lebih laris ketimbang Toyota. Merek asal Korea Selatan itu mengantongi angka penjualan sebanyak 24.420 unit, sedangkan Toyota 24.112 unit.</p>
<p>Sekondan Hyundai dari Korea &#8211; Kia &#8211; menjadi merek terlaris ketiga. Merek yang juga bagian dari Hyundai Motor Group itu mengoleksi angka penjualan 23.440 unit.</p>
<p>“Meskipun merek Jepang masih yang terbanyak dalam jumlah, namun dengan penjualan Hyundai serta Kia yang sebanyak ini menunjukkan bahwa orang Vietnam mengubah preferensi mereka terhadap mobil pilihan,” ujar analis industri Lien Lam Phuong seperti dikutip Ho Chi <em>Da Nang Business Standard</em>.</p>
<figure id="attachment_1858" aria-describedby="caption-attachment-1858" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1858" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Produksi-mobil-merek-lokal-Vitnam-VinFast-dok.Vietnam-Investment-Review-e1625042550826.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-1858" class="wp-caption-text">Produksi mobil merek lokal Vitnam, VinFast &#8211; dok.Vietnam Investment Review</figcaption></figure>
<p>Vietnam merupakan pasar otomotif terbesar keempat di Asia Tenggara, setelah Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Sepanjang tahun 2020 lalu penjualan mobil di Negeri Paman Ho itu mencapai 334.000 unit lebih, meningkat 50% lebih dalam dua tahun terakhir. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
