<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar Tesla &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pasar-tesla/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Aug 2024 06:28:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pasar Tesla &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ternyata, 13,5 Persen Pemilik Mobil Tesla Ingin Balik ke Mobil Bensin atau Diesel Lagi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-135-persen-pemilik-mobil-tesla-ingin-balik-ke-mobil-bensin-atau-diesel-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 06:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga Tesla terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19788</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Meski sebuah riset yang dilakukan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Meski sebuah riset yang dilakukan oleh perusahaan intelijen pasar otomotif &#8211; S&amp;P Global Mobility – menyebut sebagian besar konsumen mobil listrik Tesla merupakan konsumen loyal, namun ternyata ada pula yang ingin meninggalkannya dan kembali ke mobil konvensional.</p>
<p>Data riset S&amp;P Global yang dikutip YouTube EV Buyers Guide belum lama ini, dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (27/8/2024) menunjukkan sekitar 70 persen pemilik mobil Tesla akan memilih varian model Tesla lainnya jika membeli mobil baru lagi.</p>
<p>Namun, ternyata dari responden yang disurvei perusahaan intelijen pasar ini, 13,5 persen menyatakan tak akan membeli mobil listrik baru Tesla, bahkan ingin kembali membeli mobil konvensional berbahan bakar bensin atau mobil diesel.</p>
<p>Data lengkap hasil riset S&amp;P Global Mobility menyebut survei dilakukan pada 1 Januari 2023 &#8211; 19 Februari 2024. Hasilnya, ditemukan fakta dari 60.022 mobil Tesla yang telah dimiliki konsumen, dan berniat dijual atau ditukar tambah.</p>
<p>“Dari jumlah tersebut, 42.244 unit atau sekitar 70,4 persen ingin digantikan oleh varian model baru (mobil) Tesla lainnya. Artinya, mereka menjual mobil Tesla lama miliknya dan membeli mobil baru merek Tesla lagi,” jelas hasil survei itu.</p>
<figure id="attachment_15773" aria-describedby="caption-attachment-15773" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Tesla-Model-Y-di-Norwegia-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1702870333690.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-15773" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Tesla-Model-Y-di-Norwegia-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1702870333690.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-15773" class="wp-caption-text">Tesla Model Y &#8211; dok.Istimewa via InsideEVs</figcaption></figure>
<p>Sementara, 6.385 unit atau 10,6 persen yang akan dijual pemiliknya dan akan diganti dengan mobil listrik merek lain. Sedangkan 8.103 unit atau 13,5 persen dijual dan ingin digantikan dengan mobil baru yang berteknologi konvensional atau mobil berpembakaran internal dengan bahan bakar bensin atau solar (diesel).</p>
<p>“Adapun yang menjual mobil Tesla miliknya dan ingin berganti dengan mobil berteknologi hybrid dan plug-in hybrid sebanyak 3.290 orang atau 5,4 persen,” jelas S&amp;P Global Mobility.</p>
<p>Hasil riset yang menunjukkan adanya kecenderungan pemilik mobil listrik kembali ke mobil konvensional juga ada di riset McKensey Mobility Consumer pada Juni 2024.</p>
<p>Laporan laman Drive yang mengutip hasil riset itu dan disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (27/8/2024) menyebut dari 30.000 responden pemilik mobil listrik yang disurvei di berbagai negara – termasuk Australia – 49 persen menyatakan sangat mungkin kembali ke mobil mobil bensin atau diesel.</p>
<p>Infrastruktur pengisian daya baterai yang kurang baik, dan biaya kepemilikan yang mahal menjadi alasannya. Alasan infrastruktur diungkap 35 persen responden, dan biaya kepemilikan yang mahal 34 persen. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Listrik Tesla Model Y  Masih Terlaris Cina, Wuling Mini EV Urutan Kelima</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-listrik-tesla-model-y-masih-terlaris-cina-wuling-mini-ev-urutan-kelima/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2023 09:05:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlarus di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[Tela Model Y paling laku di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14642</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Agustus 2023,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas –</strong> Sepanjang Januari hingga Agustus 2023, jumlah mobil listrik murni (mobil listrik baterai atau BEV) yang terjual di Republik Rakyat Cina menanjak 29,13 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Kementerian Perdagangan Cina yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (2/10/2023) menunjukan selama delapan bulan pertama itu jumlah BEV yang terjual mencapai 3,86 juta unit. Dengan penjualan sebanyak itu, negara berpenduduk 1,423 miliar jiwa ini menjadi pasar mobil setrum murni terbesar di dunia.</p>
<p>Jumlah BEV yang terjual itu juga jauh lebih banyak ketimbang mobil listrik hybrid (paduan mesin konvensional dan motor listrik). Sebab selama Januari – Agustus itu, total mobil hybrid yang terlego hanya sebanyak 1,51 juta unit, namun meningkat 85,37 persen dibanding delapan bulan pertama di 2022.</p>
<figure id="attachment_4236" aria-describedby="caption-attachment-4236" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4236" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Mobil-Listrik-Wuling-Hongguang-Mini-EV-di-Cina-dok.China-Daily-e1637842725108.png" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-4236" class="wp-caption-text">Mobil Listrik Wuling Hongguang Mini EV di Cina &#8211; dok.China Daily</figcaption></figure>
<p>Fakta menarik dari data penjualan mobil listrik murni atau BEV di Negeri Tirai Bambu itu adalah, masih bertenggernya mobil listrik merek asal Amerika Serikat, yakni Tesla Y di urutan pertama. Mobil setrum yang diproduksi di gigafactory Tesla di Shanghai, Cina, itu laku sebanyak 278.905 unit.</p>
<p>Dia mengungguli BYD Dolphin yang laku 213.474 unit, BYD Yuan Plus 213.474 unit, GAC Aion S 160.684 unit, Wuling Hongguang Mini EV yang terlego 153.380 unit, dan GAC Aion Y yang terjual 136.583 unit.</p>
<p>Tesla Model Y juga jauh lebih laris ketimbang saudaranya, Tesla Model 3. Mobil setrum yang juga dibuat di pabrik Shanghai ini terjual 111.541 unit, dia disusul BYD Seagull yang laku 95.202 unit, Wuling Bingo yang membukukan penjualan 83.035 unit, serta BYD Qin Plus yang terlego 77.905 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terjual Hampir 280 Ribu Unit, Tesla Model Y Mobil Terlaris di Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/terjual-hampir-280-ribu-unit-tesla-model-y-mobil-terlaris-di-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Sep 2023 14:25:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model Y]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14570</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Republik Rakyat Cina (Cina) saat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Republik Rakyat Cina (Cina) saat ini menjadi pasar mobil terbesar di dunia mengalahkan Amerika Serikat.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Organisasi Industri PBB yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (24/9/2023) menunjukkan sepanjang Januari – Agustus tahun ini 12.749.353 mobil terjual ke konsumen (penjualan ritel) di negara berpenduduk 1,423 miliar jiwa itu. Jumlah ini naik 2,9 persen dibanding penjualan ritel selama periode sama di 2022.</p>
<p>Total jumlah mobil (kendaraan penumpang dan kendaraan komersial) itu dibukukan oleh 98 pabrikan atau merek, baik merek lokal Cina maupun merek dari luar negeri atau asing. Mereka menjajakan 598 model dengan jumlah tipe mobil lebih dari 1.800 tipe.</p>
<figure id="attachment_7511" aria-describedby="caption-attachment-7511" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-7511" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365.webp" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-300x215.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-150x108.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-696x499.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-586x420.webp 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-7511" class="wp-caption-text">Produksi mobil listrik Tesla di Shanghai, Cina &#8211; dok.Quartz</figcaption></figure>
<p>Menariknya, dari keseluruhan mobil yang terjual itu, mobil listrik merek asal Amerika Serikat yakni Tesla Model Y tercatat sebagai mobil terlaris. Mobil yang diproduksi di pabrik mobil Tesla, di Shanghai itu laku sebanyak 279.488 unit dibeli konsumen selama delapan bulan pertama itu.</p>
<p>Total penjualan ritel Tesla Model Y ini melonjak 60,8 persen dibanding periode sama di 2022. Di kelompok lima besar pabrikan dengan penjualan terbanyak Tesla Model Y mengungguli BYD QinPlus yang terjual sebanyak 260.036 unit.</p>
<p>Dia juga mengalahkan Nissan Sylphy yang laku 221.561 unit, dan BYD Song Plus yang terlego 216.826 unit. Begitu pula dengan VW Lavida yang dipinang konsumen sebanyak 198.360 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tujuh Bulan Pertama 2023 Ekspor Mobil Listrik Cina Merajalela, Tesla Menggila</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tujuh-bulan-pertama-2023-ekspor-mobil-listrik-cina-merajalela-tesla-menggila/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Aug 2023 04:35:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Elon Musk]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13774</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Republik Rakyat Cina (Cina) mencatatkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Republik Rakyat Cina (Cina) mencatatkan ekspor mobil sebanyak 2,533 juta unit sepanjang Januari – Juli tahun ini.</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (13/8/2023) menunjukkan, total ekspor mobil itu meroket 67,9 persen dibanding tujuh bulan pertama 2022.</p>
<p>“Dari total ekspor seluruh jenis dan kategori mobil ini, 636.000 unit di antaranya merupakan mobil elektrifikasi (hybrid, plug-in hybrid, dan listrik murni atau BEV). Jumlah mobil elektrifikasi yang diekspor itu 1,5 kali lebih tinggi dibanding Januari – Juli di tahun lalu,” bunyi keterangan CAAM.</p>
<p>Asosiasi itu juga menyebut, total produksi mobil elektrifikasi di Negeri Tirai Bambu sebanyak tujuh bulan pertama 2023 ini mencapai 4,59 juta unit. Jumlah produksi ini melonjak 31,6 persen dibanding periode sama di tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_5802" aria-describedby="caption-attachment-5802" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5802" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Produksi-Mobil-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.China-Daily-e1645580936300.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-5802" class="wp-caption-text">Produksi Mobil Tesla di Shanghai, Cina &#8211; dok.China Daily</figcaption></figure>
<p>Hampir semua pabrikan pembuat mobil elektrifikasi melaporkan naiknya produksi dan ekspor. Salah satunya adalah Tesla Inc yang mempunyai pabrik (gigafactory) di Shanghai dengan produk Tesla Model 3 dan Tesla Model Y.</p>
<p>Produsen mobil setrum besutan Elon Musk ini selama tujuh bulan pertama 2023 ini, mengekspor mobil listrik yang dibuat di Shanghai, Cina, sebanyak 182.434 unit. Jumlah mobil Tesla yang diekspor dari Cina ini meroket 87,72 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>Sekadar informasi, pada 2022 lalu, pabrik Tesla di negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia (1,453 miliar jiwa) itu memproduksi mobil listrik sebanyak 710.865 unit. Jumlah tersebut setara dengan 54,1 persen dari total penjualan sebanyak 1.313.851 selama tujuh bulan pertama 2023 ini.</p>
<p>Sementara, di sepanjang tahun 2021, jumlah mobil Tesla yang dibuat di pabrik Shanghai masih sebanyak 484.130 unit. Namun, jumlah produksi ini meroket hingga 235 persen dibanding tahun 2020. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Tesla di Eropa dan Cina Masih Menggila, Ini Pemicunya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-tesla-di-eropa-dan-cina-masih-menggila-ini-pemicunya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jul 2023 08:16:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Tesla Model 3]]></category>
		<category><![CDATA[harga Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Luhut Pandjaitan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Tesla terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13016</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Mei tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Mei tahun 2023 ini, penjualan mobil Tesla ke konsumen (ritel) di dua negara itu masih melonjak.</p>
<p>Data Association des Constructeurs Europeens d’Automobiles (ACEA) atau Asosiasi Pabrikan Mobil Eropa yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (1/7/2023) menunjukkan, selama lima bulan pertama itu Tesla meraup angka penjualan ritel 138.294 unit di Eropa. Jumlah tersebut meroket 121,8 persen dibandinh angka penjualan ritel selama periode sama di 2022.</p>
<p>Pada bulan Mei saja, total angka penjualan ritel yang berhasil dikoleksi pabrikan pimpinan Elon Musk itu mencapai 29.603 unit. Jumlah ini meroket 1.920,5 persen dibanding bulan yang sama di tahun lalu.</p>
<p>“Permintaan mobil Tesla di Eropa didongkrak kebijakan subsidi harga maupun pajak di sejumlah negara. Pada saat yang bersamaan gigafactory di Belin, Jerman, memasok produk mereka dengan lancar. Begitu pula gigfactory di Shanghai, Cina,” ungkap analis industri di bursa saham Nasdaq, Alexei Rutherford, yang dikutip <em>The New York Business</em>, belum lama ini.</p>
<figure id="attachment_9388" aria-describedby="caption-attachment-9388" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9388" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Teaser-Tesla-Model-S-Plaid-terbaru-atau-model-2023-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1667363384713.webp" alt="" width="700" height="507" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Teaser-Tesla-Model-S-Plaid-terbaru-atau-model-2023-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1667363384713.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Teaser-Tesla-Model-S-Plaid-terbaru-atau-model-2023-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1667363384713-300x217.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Teaser-Tesla-Model-S-Plaid-terbaru-atau-model-2023-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1667363384713-150x109.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Teaser-Tesla-Model-S-Plaid-terbaru-atau-model-2023-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1667363384713-696x504.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Teaser-Tesla-Model-S-Plaid-terbaru-atau-model-2023-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1667363384713-580x420.webp 580w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Teaser-Tesla-Model-S-Plaid-terbaru-atau-model-2023-dok.Istimewa-via-InsideEVs-e1667363384713-324x235.webp 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9388" class="wp-caption-text">Teaser Tesla Model S Plaid terbaru atau model 2023 &#8211; dok.Istimewa via InsideEVs</figcaption></figure>
<p>Sementara, data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (1/7/2023) memperlihatkan selama Januari – Mei, total penjualan ritel mobil Tesla mencapai 221.219 unit. Jumlah ini melonjak 83,9 persen dibanding lima bulan pertama 2022.</p>
<p>Selama Mei saja, total penjualan ritel yang dibukukan mobil Tesla di Negeri Panda itu mencapai 43.468 unit. Jumlah ini meroket hingga 320,8 persen dibanding angka penjualan ritel yang diukir Tesla selama bulan yang sama di 2022.</p>
<p>Data juga berbicara, mobil Tesla yang paling banyak dibeli konsumen di Cina selama lima bulan pertama 2023 itu adalah Tesla Model Y, dengan total 152.056 unit. Sisanya, Tesla Model 3. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menerka Pilihan Tesla untuk Lokasi Gigafactory Baru di Asia, antara RI dan India</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/menerka-pilihan-tesla-untuk-lokasi-gigafactory-baru-di-asia-antara-ri-dan-india/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 10:27:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gigafactory Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Luhut Pandjaitan]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla India]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12911</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kabar yang menyebut Tesla Inc...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kabar yang menyebut Tesla Inc segera berinvestasi di India dan membangun pabrik di negara itu semakin santer.</p>
<p>Bahkan, laporan <em>Times of India</em>, pada Rabu (21/6/2023) dan dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (23/6/2023) menyebut Tesla akan melakukan finalisasi terkait lokasi gigafactory baru di India pada akhir tahun 2023 ini. Pabrik produksi mobil listrik Tesla yang baru (di manapun lokasinya) itu akan menjadi gigafactory kedua Tesla di Asia, setelah di Shanghai, Cina.</p>
<p>Hanya, baik Elon Musk selaku Chief Executive Officer Tesla Inc maupun pihak Tesla secara kelembagaan hingga kini belum memberikan pengumuman apapun terkait hal itu.</p>
<p>Sementara, laporan laman <em>Teslarati</em>, Rabu (21/6/2023) menegaskan pada bulan Mei lalu, Elon Musk mengatakan pihaknya kemungkinan akan mengumumkan lokasi Gigafactory berikutnya pada akhir tahun. Spekulasi soal lokasi baru itu pun langsung mencuat.</p>
<p>Maklum, sebelumnya telah santer beredar desas-desus soal lokasi gigafactory Tesla yang baru di Asia (setelah Cina). Nama-nama lokasi yang disebut dalam kabar itu adalah Indonesia, Thailand, Korea Selatan, dan India.</p>
<p>“Tetapi, menjadi sangat jelas bahwa semua tanda mengarah ke India, lokasi di mana Tesla telah merenungkan sebuah pabrik selama beberapa tahun,” tulis media itu.</p>
<p>Kabar diliriknya India oleh Tesla dimulai 2015 ketika Perdana Menteri India Narendra Modi dan Musk mengadakan pertemuan pertama mereka di pabrik Fremont di California Utara. Isu Tesla bakal mencari lokasi lain untuk pabriknya kian menggema, ketika gigafactory di Shanghai, Cina, dan ternyata berhasil.</p>
<figure id="attachment_12093" aria-describedby="caption-attachment-12093" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-12093" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192.jpg" alt="" width="700" height="495" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-300x212.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-696x492.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-594x420.jpg 594w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-12093" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Tesla Model Y &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pabrik ini tak hanya menjadi fasilitas produksi untuk memenuhi pasar dalam negeri Cina saja, tetapi juga menjadi basis produksi model untuk pasar ekspor. Mobil buatan pabrik ini diekspor ke Asia, Eropa, bahkan Amerika.</p>
<p>“Sejak saat itulah, Tesla mulai berpikir serius mencari lokasi baru untuk produksi guna memperluas pasarnya,” tulis <em>The Economic &amp; Finance</em>.</p>
<p>Sementara,<em> Reuters</em> pada Rabu (21/6/2023) mengabarkan Elon Musk berminat membangun pabrik di India. Hal itu diungkap pria berjuluk Iron Man ini setelah bertemua dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi di New York, Amerika Serikat, belum lama ini.</p>
<p>“Dalam pertemuan dengan PM Modi itu, Musk memberikan arahan mengenai rencana tersebut,” tulis kantor berita itu.</p>
<p>Bahkan, saat ditanyai awak media terkait dengan pertemuan itu, Musk menyatakan keyakinannya bahwa Tesla akan segera hadir di India dan berencana untuk mengunjungi negara tersebut pada tahun depan.</p>
<p>Sedangkan di Indonesia, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Panjaitan ditemui di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, Kamis (22/6/2023) membantah bahwa Tesla akan membangun pabrik mobil listrik di India. Dia menyebut Tesla hanya akan membuka showroom di negara itu.</p>
<p>&#8220;Enggak, Nggak ada (membangun pabrik). Mereka itu adalah, apa buka showroom,&#8221; kata Luhut.</p>
<figure id="attachment_5041" aria-describedby="caption-attachment-5041" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5041" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pabrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Istimewa-via-The-Verge-e1641958942600.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-5041" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pabrik Tesla  &#8211; dok.Istimewa via The Verge</figcaption></figure>
<p>Benarkah demikian? Sekali lagi, belum ada kepastian apapupun dari Tesla maupun pemerintah India. Tetapi yang pasti, India bagi siapa pun pabrikannya, merupakan pasar yang sangat menggiurkan, sehingga membangun pabrik akan lebih rasional secara ekonomi.</p>
<p>Pertama, jumlah penduduk India jauh lebih banyak ketimbang Indonesia. Menurut hasil perhitungan State of World Populatioan PBB, pada Juni 2023 ini jumlah penduduk India diperkirakan mencapa 1,428 miliar jiwa, atau lebih banyak ketimbang Cina yang diprediksi sebanyak 1,425 miliar jiwa.</p>
<p>Kedua, pasar mobil di India kian berkembang. Seperti dilaporkan <em>The Prints</em>, Kamis (23/6/2023) sepanjang Januari – Apri tahun ini, jumlah mobil yang terjual di India mencapai 2,7 juta unit lebih. India telah melampuai Jepang sebagai negara dengan penjualan mobil terbanyak kedua di dunia.</p>
<p>Ketiga, sebagai pasar mobil terbesar kedua di dunia, India menerapkan pajak impor tinggi untuk mobil. Terlebih, India tak menyukai mobil yang diimpor dari Cina dengan berbagai alasan yang bersifat politis.</p>
<p>Sebaliknya, pemerintah Negeri Sari ini akan memberikan insentif besar kepada pabrikan mobil (termasuk Tesla) jika memproduksi mobil di negerinya. Kebijakan ini dikenal sebagai insiatif PM Narendra Modi dengan slogan “Make in India”. Kebijakan insentif senilai US$ 27 miliar itu diluncurkan sejak 2014 lalu.</p>
<figure id="attachment_4904" aria-describedby="caption-attachment-4904" style="width: 709px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4904" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813.jpg" alt="" width="709" height="498" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813.jpg 709w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-300x211.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-696x489.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-598x420.jpg 598w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Pengunjung-diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Istimewa-e1641461336813-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 709px) 100vw, 709px" /><figcaption id="caption-attachment-4904" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengunjung showroom Tesla &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Keempat, pada Mei 2021 lalu, Tesla inc telah menunjuk Prashanth R. Menon sebagai Direktur Operasi Tesla India. Berbarengan dengan Menon, Tesla juga mendapuk David Feinstein sebagai Direktur Perdagangan Global dan Pasar Baru, serta Vaibhav Taneja yang ditugasi sebagai Chief Accounting Officer untuk pabrik India.</p>
<p>Lantas, akankah Tesla memilih India bukan Indonesia? Atau sebaliknya? Waktulah yang akan menjawabnya. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Tesla Buatan Cina Kian Merajalela di Pasar Asia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-tesla-buatan-cina-kian-merajalela-di-pasar-asia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Mar 2023 05:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Tesla buatan Cina]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Tesla di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Tesla terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11442</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil listrik asal Amerika Serikat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil listrik asal Amerika Serikat yang diproduksi di Gigafactory Shanghai ini selain diekspor ke Erpa juga ke Asia.</p>
<p>Sejumlah negara di kawasan Asia telah dikirimi mobil Tesla – khususnya Tesla Model 3 dan Model Y – buatan Cina ini, antara lain Korea Selatan, Jepang, India, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Jumlah unit yang diekspor terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya negara-negara di kawasan Asia yang dirangsek Tesla Inc.</p>
<p>Analis industri di Bursa Saham Hong Kong, Raymond Tsai, yang dikutip Asia Business Insight, belum lama ini mengatakan ekspansi Tesla di Asia terus berlangsung dengan pembukaan kantor operasional dan diler baru di berbagai negara dengan Cina (Shanghai) sebagai pusat produksi. Pada saat yang sama, Tesla juga memainkan strategi penurunan harga di Cina dan negara lainnya.</p>
<p>“Ternyata ini cukup efektif menyiasati ketatnya persaingan di pasar. Jika Tesla menerapkan kebijakan di negara-negara tertentu diberi hak untuk merakit dengan mengimpor mobil secara terurai (CKD) akan membuat harga lebih kompetitif. Apalagi banyak negara-negara di Asia yang membebaskan bea impor untuk kendaraan listrik yang dirakit di dalam negeri mereka,” papar Tsai.</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (21/3/2023) menunjukkan sepanjang 2021 sebanyak 157.112 mobil Tesla buatan Cina yang diekspor ke Eropa dan Asia. Kemudian di tahun berikutnya melonjak menjadi 271.095 unit.</p>
<figure id="attachment_4903" aria-describedby="caption-attachment-4903" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4903" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Forbes-e1641461264718.jpg" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-4903" class="wp-caption-text">ILustrasi, sebuah showroom Tesla di Korea &#8211; dok.Forbes</figcaption></figure>
<p>Sementara di tahun 2023 ini, total mobil setrum Tesla yang dikirim ke luar negeri telah mencapai 73.794 unit. Rinciannya di Januari sebanyak 33.315 unit dan selama Februari 40.479 unit.</p>
<p>Menariknya, porsi penyerapan mobil Tesla asal Cina yang diekspor itu di Asia terus bertambah. Data memperlihatkan, jika di 2021 masih 12,05%, pada 2022 menjadi 21,03%.</p>
<p>Adapun di Indonesia, Tesla Inc hingga kini masih santer disebut bakal berinvestasi di Indonesia, meski belum dipastikan apakah investasi tersebut membangun pabrik perakitan mobil atau lainnya. Tetapi, yang pasti, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut saat ini proses pembahasan soal investasi dengan Tesla mengalami kemajuan.</p>
<p>Hanya, Luhut belum bisa membocorkan isi pembahasan yang telah dicapai karena terikat dengan perjanjian bersama Tesla, Non-Disclosure Agreement (NDA).</p>
<p>“Tetapi bisa saya bisa katakan ada kemajuan yang sangat maju. Belum bisa dikatakan karena saya masih terikat pada NDA,” kata Luhut di sela Konferensi Pers insentif KBLBB di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Senin (20/3/2023). (Yus/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebuk Hyundai Kona, Tesla Sodorkan Hatchback Listrik Murah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gebuk-hyundai-kona-tesla-sodorkan-hatchback-listrik-murah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2023 22:24:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga hatchback Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[hatchback listrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Kona EV]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Niro EV]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Tesla termurah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11085</guid>

					<description><![CDATA[Austin, Mobilitas – Mobil anyar ini disebut menggabungkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Austin, Mobilitas</strong> – Mobil anyar ini disebut menggabungkan unsur Tesla Model 3 dan Tesla Model Y.</p>
<p>Laman AutoExpress, Senin (27/2/2023) menyebut sejatinya woro-woro akan hadirnya mobil termurah Tesla itu sudah terdengar sejak 2020. Sejumlah teaser pun diunggah di media sosial.</p>
<p>Bos Tesla, Elon Musk, akan membeberkan rencana penjualan mobil anyar plus detil jati diri mobil itu pada Rabu (1/3/2023) ini. Pemaparan disampaikan ke para investor Tesla.</p>
<p>Sementara, bocoran informasi dari kalangan internal Tesla menyebut hatchback itu akan menjadi lawan sebanding mobil listrik asal Korea,Hyundai Kona Electric dan Kia Niro EV. Bahkan VW ID.3.</p>
<figure id="attachment_7940" aria-describedby="caption-attachment-7940" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7940" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Kona-EV-di-Jerman-dok.Electreck-e1673929260281.webp" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Kona-EV-di-Jerman-dok.Electreck-e1673929260281.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Kona-EV-di-Jerman-dok.Electreck-e1673929260281-300x214.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Kona-EV-di-Jerman-dok.Electreck-e1673929260281-150x107.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Kona-EV-di-Jerman-dok.Electreck-e1673929260281-696x497.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Kona-EV-di-Jerman-dok.Electreck-e1673929260281-588x420.webp 588w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Hyundai-Kona-EV-di-Jerman-dok.Electreck-e1673929260281-100x70.webp 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-7940" class="wp-caption-text">Hyundai Kona EV -dok.Electreck</figcaption></figure>
<p>Mobil itu diperkirakan berdimensi panjang sekitar 4,4 meter. Laman Autocar UK mengutip informasi dari kalangan internal menyebut mobil itu bakal dibanderol 20.000 poundsterling atau sekitar Rp 367 juta (kurs 1 poundsterling = Rp 18.338,4).</p>
<p>Sekadar info rmasi, data Korea Automobile Manufacturer Association (KAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Rabu (1/3/2023) menunjukkan di 2022 lalu Hyundai Kona Electric terjual 256.907 unit di dunia. Sementara Kia Niro EV laku 200.302 unit.</p>
<p>Data EV Volume yang dikutip <em>Mobilitas</em> belum lama ini menunjukkan, pada 2022 Tesla masih merajai pasar mobil listrik dunia. Dia berhasil melego 1.313.851 unit atau menanjak 40% dibanding 2021. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
