<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pemeriksaan mobil usai mudik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/pemeriksaan-mobil-usai-mudik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Apr 2023 04:25:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>pemeriksaan mobil usai mudik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Cara Bikin Mobil Tetap Aman dan Nyaman Usai Dipakai Mudik</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-cara-bikin-mobil-tetap-aman-dan-nyaman-usai-dipakai-mudik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2023 10:32:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[menyegarkan kembali mobil usai dipakai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[merawat mobil]]></category>
		<category><![CDATA[merawat mobil usai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan mobil usai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[perlakuan mobil usai dipakai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Tipe perawatan mobil usai mudik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12198</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Dengan mengecek dan melakukan pembersihan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Dengan mengecek dan melakukan pembersihan di mobil bukan hanya demi kenyamanan tetapi juga keamanan.</p>
<p>Terlebih, jika sepanjang perjalanan ke kampung halaman maupun kegiatan selama di kampung halaman saat mudik Lebaran mobil diajak melibas berbagai karakter dan kondisi jalanan. Begitu pula dengan waktu penggunaan mobil yang teris menerus.</p>
<p>“Oleh karena itu, ketika mobil sudah kembali lagi atau balik dari mudik, dan sampai di tempat tinggal, sebaiknya dilakukan sejumlah pengecekan. Meski saat sebelum berangkat mudikmobil sudah dipersiapkan dengan membawanya ke bengkel sekali pun,” papar Mekanik Senior Rajabasa Motor, Firmansyah, saat ditemui <em>Mobilitas</em>, di Karang Tengah, Ciledug, Tangerang, Kamis (28/4/2023).</p>
<p>Menurut Firman, minimal ada empat perlakuan ke mobil yang harus dilakukan pemilik usai melakukan mudik.</p>
<p><strong>Pertama, cuci bodi dan kolong plus bersihkan kabin mobil</strong>. Pencucian kolomng perlu dilakukan karena kotoran berupa lumpur, pasir, cipratan cairan bisa menempel di bagian itu dan memicu keropos.</p>
<p>Begitu pula jika kotoran itu bersarang di komponen kaki-kaki mobil, mulai dari shockbreaker, arm, boot as roda, hingga bushing joint. Terlebih di komponen itu banyak bagian atau bantalan yang terbuat dari karet, sehingga rentan aus terkena kotoran-kotoran tersebut.</p>
<figure id="attachment_4507" aria-describedby="caption-attachment-4507" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4507" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Ilustrasi-minyak-pelumas-atau-oli-kendaraan-bermotor-dok.Machinery-Lubricant-e1639711895932.jpg" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-4507" class="wp-caption-text">Ilustrasi, minyak pelumas atau oli kendaraan bermotor &#8211; dok.Machinery Lubricant</figcaption></figure>
<p>&#8220;Jika kotoran yang menumpuk dibiarkan, akan mengurangi masa usia pakai komponen tersebut,” ujar Firmansyah.</p>
<p><strong>Kedua, cek bagian kaki-kaki</strong>. Karena perjalanan jauh, dan kemungkinan melibas beragam karakater lintasan, maka beban kaki-kaki mobil juga berat.</p>
<p>Oleh karena itu, sebaiknya dilakukan pemeriksaan. Bahkan jika perlu dilakukan penyetelan ulang demi kenyamanan dan keamanan.</p>
<p><strong>Ketiga, cek dan tambahin volume oli mesin jika perlu</strong>. Ini perlu dilakukan terhadap mobil yang telah berusia di atas 10 tahun.</p>
<p>&#8220;Saat mobil digunakan untuk jalan jauh, maka komponen juga bekerja ekstra keras, dan suhu mesin lebih panas. Sehingga, kemungkinan volume oli berkurang karena penguapan juga sangat besar. Karena itu,harus ditambahi,” saran Firman.</p>
<p><strong>Keempat, lakukan pengecekan dan perbaikan rem jika perlu</strong>. Selama perjalanan jarak saat mudik, secara tak sadar Anda kemungkinan kemungkinan melakukan pengereman, karena kondisi padatnya lalu-lintas atau karena kondisi linatasan yang mengharuskan.</p>
<p>“Oleh karena itu, agar mobil tetap aman dan nyaman digunakan, sebaiknya perangkat pengereman dicek kembali setelah usai mudik. Karena rem merupakan komponen vital penunjang keamanan berkendara,” tandas Friman. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agar Mobil Tetap Nyaman Usai Mudik Lebaran, Periksa Bagian Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/agar-mobil-tetap-nyaman-usai-mudik-lebaran-periksa-bagian-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 May 2022 12:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[ban oblak]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[kampas rem]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan mobil usai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[rem mobil]]></category>
		<category><![CDATA[roda mobil]]></category>
		<category><![CDATA[suspensi mobil usai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Tiups]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6448</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Perjalanan mudik dan balik lebaran...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Perjalanan mudik dan balik lebaran – khususnya yang menempuh jarak jauh – pastinya melewati berbagai karakter dan kondisi jalan. Agar mobil tetap nyaman dan aman digunakan seusai mudik itu, sebaikya diperiksa bagian yang yang ada padanya mulai dari roda (pelek dan ban) serta sistem suspensi, serta pengereman.</p>
<p>“Oleh karena itu, setelah selesai perjalanan menuju kampung halaman dan kembali lagi ke tempat tinggal seperti di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) idealnya semua bagian mobil diperiksa (jika mobil telah berusia di atas lima tahun). Tetapi, minimal dua bagian itu, roda dan bagian kaki-kaki,” ujar Mekanik Senior bengkel mobil Bandar Pelumas, Jalan KH Hasyim Asyari, Cipondoh, Tangerang, Muhammad Fajri, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, Rabu (4/5/2022).</p>
<p>Roda dan suspensi perlu diperiksa karena keduanya memiliki tugas berat selama perjalanan. Ban dan pelek menahan beban mobil plus muatan yang dibawa pengguna mobil, dengan melalui berbagai kondisi jalan, mulai dari jalanan kasar, berlubang, berkerikil, berbatu dan lainnya.</p>
<figure id="attachment_6327" aria-describedby="caption-attachment-6327" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6327" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Spooring-roda-mobil-dok.Istimewa-e1650953035559.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6327" class="wp-caption-text">Mengecek ban mobil yang oblak bisa diketahui bagian sistem suspensi bermasalah &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Khawatirnya, ketika perjalanan dengan jumlah penumpang penuh plus muatan barang yang banyak, tekanan angin ban ternyata kurang dari ukuran strandar pabrikan. Nah, jika dalam kondisi seperti itu mobil melibas lubang yang cukup dalam dan lebar, potensi ram kawat penyusun struktur ban pun bisa terjadi. Akibatnya ban benjol dan rawan pecah,” papar Fakri.</p>
<p>Kerusakkan lainnya bisa menimpa pelek, terutama jika diamer atau ukuran ring pelek besar dan menggunakan ban berprofil tipis. Pada saat melibas lubang yang dalam dan lebar dengan kecepatan cukup tinggi, maka pelek seperti dibenturkan ke benda keras.</p>
<p>“Keretakkan pada pelek pun tidak mustahil terjadi. Minimal bagian pelek yang membentur lubang dengan keras itu sedikit bengok atau istilah umumnya peyang. Sehingga potensi bocor halus pun terjadi,” jelas Fajari.</p>
<figure id="attachment_6450" aria-describedby="caption-attachment-6450" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6450" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Bsuhing-roda-mobil-bagian-belakang-dok.Mobilitas-scaled-e1651666229222.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6450" class="wp-caption-text">Bushing roda mobil bagian belakang &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Masalah juga rentan terjadi pada bagian sistem suspensi setelah mobil diajak berjalanan jauh oleh pemiliknya. Masalah bisa menimpa mulai dari ball joint, karet stabilizer, karet-karet bushing, long tie-rod end, bahkan shockbreaker.</p>
<p>Tanda-tanda masalah pada bagian itu bisa diketahui dengan melihat adanya rembesan oli pada badan sokbreker. Selain itu, ban oblak.</p>
<p>Untuk mengetes ban oblak atau tidak, caranya dongkrak mobil. Lalu, guncang ban itu (dengan memenang bagian pinggir kanan dan kiri) ke arah depan dan keluar.</p>
<figure id="attachment_6451" aria-describedby="caption-attachment-6451" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6451" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Kampas-rem-mobil-yang-baru-dok.Mobilitas-scaled-e1651666358946.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-6451" class="wp-caption-text">Kampas rem mobil yang baru &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>&#8220;Jika terasa seperti bergoyang-goyang tidak rapat, berrarti ada bagian dari sistem suspensi yang bermasalah. Untuk memastikan sebaiknya diperiksakan ke bengkel,” saran Fajri.</p>
<p>Sementara untuk bagian pengereman, periksa bagian yang paling rentan bermasalah, yakni kampas rem. Terutama bagi mobil yang saat akan mudik belum berganti kampas rem. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
