<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penerbangan di Amerika &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penerbangan-di-amerika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2021 14:27:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penerbangan di Amerika &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pesawat Gagal Landing, American Airlines Digugat Penumpang</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pesawat-gagal-landing-american-airlines-digugat-penumpang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2021 03:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[American Airlines]]></category>
		<category><![CDATA[gagal landing]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan di Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat American Airlines]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat Boeing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2276</guid>

					<description><![CDATA[North Carolina, Mobilitas – Sebuah keluarga asal Cleveland...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>North Carolina, Mobilitas</strong> – Sebuah keluarga asal Cleveland Country, North Carolina, menggugat dan meminta ganti rugi maskapai penerbangan American Airlines senilai US$ 25.000 atau sekitar Rp 364 juta lebih (kurs US$1 = 14.570,55). Gegaranya, pesawat milik maskapai itu – yang mereka tumpangi sekeluarga – sempat gagal mendarat yang menyebabkan mereka cedera.</p>
<p>Seperti dilaporkan <em>The Charlotte Observer</em> dan <em>Associated Press</em>, Sabtu (16/7/2021), kasus itu terjadi pada tahun 2019 lalu yakni ketika Roger Brunton dan Dawn Rippy-Brunton mengajak kedua orang tua mereka yang sudah lanjut usia. Mereka hendak plesiran ke Las Vegas, Hawaii, dan Los Angeles.</p>
<p>Perjalanan diputuskan menggunakan pesawat terbang milik maskapai penerbangan American Airlines dari Charlotte menuju Las Vegas. Awalnya – seperti tertulis dalam gugatan yang dilayangkan melalui pengadilan setempat – penerbangan berlangsung normal.</p>
<figure id="attachment_2278" aria-describedby="caption-attachment-2278" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2278" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Ilustrasi-maskapai-American-Airlines-dok.Fox-Business-e1626752307913.jpg" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-2278" class="wp-caption-text">Ilustrasi, maskapai American Airlines &#8211; dok.Fox Business</figcaption></figure>
<p>Namun, peristiwa tragis terjadi ketika pesawat hendak mendarat. Kapal terbang itu berusaha menyentuh landasan, tetapi gagal dan malah memantul hingga kembali lagi ke udara.</p>
<p>Guncangan keras terjadi dan penumpang seperti dikocok. Akibatnya – meski mereka telah mengenakan sabuk pengaman – mengalami luka-luka.</p>
<p>Begitu pesawat berhasil mendarat, keempatnya mencari perawatan medis, agar luka segera teratasi. Bahkan, mereka terpaksa membatalkan banyak kegiatan yang direncanakan, akibat luka yang mereka derita.</p>
<p>Brunton sekeluarga merasa banyak dirugikan akibat proses pendaratan pesawat yang tak sempurna hingga berujung luka itu. Hanya, baik pengacara keluarga Brunton maupun pihak maskapai menolak berkomentar saat dikonfirmasi <em>The Charlotte Observer</em> ihwal gugatan tersebut.</p>
<p>Sedangkan Juru Bicara American Airlines tidak segera menanggapi permintaan wawancara <em>Associated Press</em>.</p>
<figure id="attachment_2279" aria-describedby="caption-attachment-2279" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2279" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Ilustrasi-pesawat-milik-maskapai-American-Airlines-dok.NPR_-e1626752472384.jpg" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-2279" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pesawat milik American Airlines- dok.Associated Press</figcaption></figure>
<p>Tetapi yang pasti, dalam dokumen gugatan itu disebutkan keluarga Brunton menuntut ganti rugi sebagai kompensasi atas luka dan kerugian imaterial yang mereka alami.</p>
<p>Dalam gugatan itu, mereka juga menuding pilot bertindak sembrono dan berprinsip “yang penting sampai” sehingga menggunakan segala cara. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
