<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan Avanza &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-avanza/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2023 04:18:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan Avanza &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BI Kerek Bunga Lagi, Cicilan Kredit Otomotif Bakal Makin Mahal</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bi-kerek-bunga-lagi-cicilan-kredit-otomotif-bakal-makin-mahal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2023 00:33:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bunga kredit mobil]]></category>
		<category><![CDATA[bunga Kredit Motor]]></category>
		<category><![CDATA[DP kredit mobil]]></category>
		<category><![CDATA[harga Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kredit Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[kredit Mitsubishi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[kredit motor Yamaha]]></category>
		<category><![CDATA[LCGC terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[MPV terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan motor]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan leasing]]></category>
		<category><![CDATA[PT AHM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Wahana Makmur Sejati]]></category>
		<category><![CDATA[uang muka kredit motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10496</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Bank Indonesia (BI) menetapkan kebijakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas </strong>&#8211; Bank Indonesia (BI) menetapkan kebijakan uang muka kredit mobil dan motor 0% hingga akhir 2023.</p>
<p>“Pelonggaran uang muka (down payment atau DP) ini berlaku bagi semua pembelian kendaraan baru, untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif. Kebijakan ini mulai berlaku 1 Januari 2023 sampai 30 Desember 2023,&#8221; ungkap Gubernur BI, Perry Warjiyo, usai Rapat Dewan Gubernur BI, di Jakarta, Kamis (19/1/2023).</p>
<p>Namun, pada saat yang sama,  BI yang kembali mengerek tingkat suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis point (bps). Sehingga besaran bunga acuan kredit dari bank sentral itu saat ini menjadi 5,75%.S</p>
<p>Sebelumnya di 2022 lalu, pada periode Agustus – Desember, BI sudah mengerek suku bunga acuan sampai 200 bps. Walhasil, suku bunga acuan di tahun itu menjadi 5,50%.</p>
<p>Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menyebut cepat atau lambat bank dan perusahaan pembiayaan harus mengerek suku bunga kredit mereka.</p>
<p>“Kalau tidak maka konsekwensinya Nett Interest Margin (NIM) atau tingkat keuntungan bersih dari bunga semakin tergerus, sebab sejak Agustus 2022 BI Rate sudah naik 225 bps,” papar dia saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (19/1/2023).</p>
<p>Dengan kata lain, angsuran kredit otomotif – baik sepeda motor maupun mobil – bakal lebih mahal. “Potensi dampaknya ke industri otomotif juga lumayan, karena 70% &#8211; 80% pembelian mobil maupun motor selama ini menggunakan cara kredit,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_2973" aria-describedby="caption-attachment-2973" style="width: 701px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2973" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-pengitungan-bunga-kredit-dan-pokok-angsuran-kredit-oleh-leasing-dok.Istimewa-e1632712709926.jpg" alt="" width="701" height="491" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-pengitungan-bunga-kredit-dan-pokok-angsuran-kredit-oleh-leasing-dok.Istimewa-e1632712709926.jpg 701w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-pengitungan-bunga-kredit-dan-pokok-angsuran-kredit-oleh-leasing-dok.Istimewa-e1632712709926-300x210.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-pengitungan-bunga-kredit-dan-pokok-angsuran-kredit-oleh-leasing-dok.Istimewa-e1632712709926-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-pengitungan-bunga-kredit-dan-pokok-angsuran-kredit-oleh-leasing-dok.Istimewa-e1632712709926-696x487.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-pengitungan-bunga-kredit-dan-pokok-angsuran-kredit-oleh-leasing-dok.Istimewa-e1632712709926-600x420.jpg 600w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-pengitungan-bunga-kredit-dan-pokok-angsuran-kredit-oleh-leasing-dok.Istimewa-e1632712709926-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 701px) 100vw, 701px" /><figcaption id="caption-attachment-2973" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengitungan bunga kredit dan pokok angsuran kredit oleh leasing &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyebut, sepanjang 2022, sebagian besar perusahaan pembiayaan masih menahan untuk tidak mengerek bunga kredit.</p>
<p>“Tetapi di awal 2023 ini, sudah ada yang menyesuaikan. Ini karena sebagian besar dari mereka mengalami kontraksi net interest margin (NIM) terutama pada semester kedua 2022. Apalagi, sumber modal dana perusahaan pembiayaan itu sebagian besar juga dari pinjaman dari bank atau penerbitan surat utang, jadi kalau tidak menaikkan bunga ya akan berat bebannya,” kata dia saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, Kamis (19/1/2023).</p>
<p>Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto berharap kenaikkan suku bunga acuan itu yang berpotensi menyebabkan bank dan lembaga pembiayaan menaikkan bunga kredit itu diimbangi dengan stimulus pemerintah.</p>
<p>Misalnya, kata Jongkie yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (19/1/2023) seperti yang tahun lalu diberlakukan, dengan relaksasi fisal melalui potongan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang terbukti efektif membantu konsumen. “Sehingga, masyarakat terbantu dan industri juga tumbuh,” kata dia. (Eva/Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Bulan Pertama,Toyota Avanza Kalah Laris dari Honda Brio</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/empat-bulan-pertamatoyota-avanza-kalah-laris-dari-honda-brio/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 May 2022 06:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[harga Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Honda BRio]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Honda Brio]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Astra]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[TAM]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Honda Brio]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6760</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil – baik ke...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil – baik ke diler (<em>wholesales)</em> maupun ke konsumen (ritel) di Indonesia sepanjang Januari hingga April tahun ini tercatat meningkat. Penjualan tersebut secara kumulatif telah mencapai 320.000-an unit lebih.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas, Kamis (26/5/2022) menunjukkan, selama empat bulan pertama tersebut total <em>wholesales</em> mencapai 346.849 unit. Jumlah ini menanjak 30,4 persen dibanding periode sama tahun lalu.</p>
<p>Pada saat yang sama, penjualan ritel yang berhasil dikantongi pabrikan mencapai 320.370 unit. Total jumlah ini naik 24,2 persen dibanding penjualan ritel yang berhasil dibukukan selama empat bulan pertama 2021.</p>
<figure id="attachment_6762" aria-describedby="caption-attachment-6762" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6762" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Brio-RS-dok.Istimewa-e1653547126154.jpg" alt="" width="700" height="483" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Brio-RS-dok.Istimewa-e1653547126154.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Brio-RS-dok.Istimewa-e1653547126154-300x207.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Brio-RS-dok.Istimewa-e1653547126154-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Brio-RS-dok.Istimewa-e1653547126154-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Brio-RS-dok.Istimewa-e1653547126154-696x480.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Brio-RS-dok.Istimewa-e1653547126154-609x420.jpg 609w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-Brio-RS-dok.Istimewa-e1653547126154-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6762" class="wp-caption-text">Honda Brio RS &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Hal menarik dari catatan penjualan selama catur wulan pertama ini adalah, Toyota Avanza yang sejak tahun 2003 lalu tercatat sebagai mobil terlaris di Indonesia, kini tidak. Bahkan, selama Januari hingga April itu, Low MPV andalan Toyota Indonesia itu hanya bercokol di urutan keempat setelah Honda Brio, Suzuki Carry Pikap, dan Kijang Innova dalam wholesales.</p>
<p>Fakta data juga memperlihatkan <em>wholesales</em> mobil yang beberapa tahun lalu masih menyandang julukan mobil sejuta umat itu, ambles 6,4 persen dibanding <em>wholesales</em> yang dibukukannya selama April 2021. Totalnya, hanya 5.040 unit.</p>
<p>Sedangkan sang juara penjualan (<em>wholesales</em>) yakni Honda Brio, juga membukukan merosotnya penjualan selama buln keempat itu, yakni 2,3 persen. Total penjualannya, 4.897 unit, namun secara kumulatif tetap jauh lebih banyak dibanding Avanza.</p>
<figure id="attachment_4821" aria-describedby="caption-attachment-4821" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4821" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="485" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-696x482.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-606x420.jpg 606w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Suzuki-New-Carry-dok.Istimewa-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-4821" class="wp-caption-text">Suzuki New Carry, mobil Suzuki Indonesia yang diekspor ke Vietnam &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Berikut 10 mobil yang paling banyak terjual (terlaris) ke diler selama Januari hingga April 2022:<br />
Honda Brio: 19.145 unit<br />
Suzuki Carry Pikap: 18.435 unit<br />
Toyota Kijang Innova: 18.097 unit<br />
Toyota Avanza: 17.371 unit<br />
Mitsubishi Xpander: 17.371 unit<br />
Toyota Veloz: 15.722 unit<br />
Daihatsu GranMax Pikap: 15.456 unit<br />
Toyota Rush: 15.347 unit<br />
Daihatsu Sigra: 13.950 unit<br />
Daihatsu Terios: 10.762 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Vto/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Low MPV 11 Bulan Pertama, Avanza Masih Juara</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-low-mpv-11-bulan-pertama-avanza-masih-juara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2021 10:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar MPV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Ertiga]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Nissan Livina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Veloz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling Confero S]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Low MPV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4593</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Tren penjualan mobil – mulai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Tren penjualan mobil – mulai dari kendaraan penumpang, truk, hingga bus – di Indonesia, baik dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun dari diler ke konsumen (ritel) secara perlahan mulai merangkak naik. Ini menyusul diberlakukannya insentif perpajakan berupa diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).</p>
<p>Terlebih, kegiatan mobilitas masyarakat berangsur normal sehingga kebutuhan sarana transportasi juga terjadi. Tren ini terbukti dengan naik atau bertambah banyaknya jumlah penjualan secara kumulatif dari bulan ke bulan di tahun ini dibanding tahun lalu.</p>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Senin (21/12/2021) menunjukkan, sepanjang Januari – November kemarin total angka <em>wholesales</em> yang berhasil dikantongi seluruh merek atau produsen mencapai 790.524 unit. Jumlah tersebut naik 66,5% dibanding kurun waktu yang sama tahun 2020.</p>
<figure id="attachment_4191" aria-describedby="caption-attachment-4191" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4191" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Mitsubishi-New-Xpander-di-GIIAS-2021-dok.Motoris.id_-e1637641335733.jpg" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-4191" class="wp-caption-text">Mitsubishi New Xpander di GIIAS 2021 &#8211; dok.Mobilitas.id</figcaption></figure>
<p>Angka <em>wholesales</em> itu juga selaras dengan kenaikan penjualan mobil ke konsumen (ritel), yang di sebelas bulan pertama itu mencapai 761.861 unit atau naik 49,5% dibanding tahun lalu. Fakta ini memperkuat klaim bahwa kebutuhan kendaraan oleh masyarakat telah meningkat.</p>
<p>“Insentif perpajakan yang diberikan oleh pemerintah, melalui diskon tarif PPnBM terbukti menjadi stimulan bagi masyarakat untuk membeli kendaraan. Apalagi, sejalan dengan terkendalinya pandemi Covid-19, mobilitas masyarakat juga berangsur normal. Sehingga, kebutuhan kendaraan juga meningkat,” papar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (21/12/2021).</p>
<p>Fakta yang menarik untuk dicermati dari data ini adalah, <em>wholesales</em> kendaraan kategori Low MPV. Maklum, secara keseluruhan MPV merupakan segmen pasar dengan porsi terbesar di Indonesia.</p>
<figure id="attachment_870" aria-describedby="caption-attachment-870" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-870" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Suzuki-All-New-Ertiga-dok.Istimewa-e1621328773913.jpg" alt="" width="700" height="480" /><figcaption id="caption-attachment-870" class="wp-caption-text">Mobil Suziki yang mendapatkan insentif diskon PPnBM 100%, Suzuki All New Ertiga &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Dan dari segmen pasar MPV itu, Low MPV porsinya yang terbesar,” ucap Jongkie.</p>
<p>Ada tujuh merek yang bermain di segmen pasar ini. Mereka adalah, Toyota, Mitsubishi Motors, Daihatsu, Suzuki, Honda, Nissan, serta Wuling.</p>
<p>Dari tujuh model yang disajikan oleh tujuh merek itu, Toyota Avanza (yang di dalamnya ada Toyota Veloz) tercatat sebagai model dengan total <em>wholesales</em> terbanyak. Berikut data selengkapnya:</p>
<figure id="attachment_4117" aria-describedby="caption-attachment-4117" style="width: 670px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4117" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317.jpg" alt="" width="670" height="484" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317.jpg 670w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317-581x420.jpg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 670px) 100vw, 670px" /><figcaption id="caption-attachment-4117" class="wp-caption-text">Nissan Livina salah- dok.Istimewa satu mobil yang saat ini berhak atas fasilitas diskon PPnBM 100% &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Toyota Avanza (termasuk Veloz): 56.127 unit<br />
Mitsubishi Xpander: 45.326 unit<br />
Daihatsu Xenia: 11.529 unit<br />
Suzuki Ertiga: 10.409 unit<br />
Wuling Confero S: 8.513 unit<br />
Honda Mobilio: 5.199 unit<br />
Nissan Livina: 1.798 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2021.</em> (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Avanza Anyar Disebut Meluncur November di GIIAS 2021</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/avanza-anyar-disebut-meluncur-pada-november-di-giias-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2021 05:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Avanza terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[harga Avanza baru]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[sosok Avanza baru]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3291</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kabar yang menyebut generasi terbaru...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kabar yang menyebut generasi terbaru Low MPV Toyota Avanza pada akhir tahun 2021 ini, ternyata bukanlah isapan jempol semata. Bahkan, kabar terbaru yang disampaikan sumber terpercaya menyebut peluncuran versi paling gres alias versi terbaru dari MPV yang berjuluk “Mobil Sejuta Umat” ini diluncurkan di pertengahan bulan November nanti.</p>
<p>“Atau, paling lambat di pekan keempat bulan November tahun ini. Segala persiapan sudah dilakukan, termasuk proses pengambilan dan <em>tapping</em> gambar Avanza terbaru itu untuk tayangan promosi atau iklan. Nah, untuk kapan tanggalnya, saya pribadi belum tahu persis karena informasinya juga belum disampaikan oleh Toyota secara pasti,” papar kolega <em>Mobilitas</em> saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2021).</p>
<p>Sang kolega menyebut, akan ada pengenalan produk terbelebih dahulu, sebelum peluncuran resmi di hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 berlangsung. Pengenalan akan digelar secara virtual seperti peluncuran model-model anyar Toyota selama masa pandemi.</p>
<figure id="attachment_1271" aria-describedby="caption-attachment-1271" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1271" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Gambar-rendering-Toyota-Avanza-versi-baru-yang-sempat-menyeruak-media-sosial-dan-ranah-maya-lainnya-dok.Istimewa-e1622728840853.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-1271" class="wp-caption-text">Gambar rendering Toyota Avanza versi baru yang sempat menyeruak media sosial dan ranah maya lainnya &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Dipilihnya hajatan GIIAS yang berlangsung 11 – 21 November itu, karena pameran ini memiliki skala internasional. Sehingga <em>magnitude</em> dan spektrumnya sangat kuat untuk mengkomunikasikan sebuah produk baru.</p>
<p>GIIAS, lanjut dia, akan menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia, atau kawasan regional atau bahkan global. “Dan tentu saja, dengan peluncuran di GIIAS, maka Toyota tak perlu repot dan mengeluarkan ongkos yang <em>gede</em> untuk menggelar peluncuran. Langkah ini dirasa sangat penting karena efisien <em>budget</em>, apalagi di tengah situasi ekonomi yang masih terdampak pandemi Covid-19 sekarang ini,” jelas sang kolega.</p>
<p>Hanya soal harga, sang kolega juga belum bersedia menyebut. Alasannya, soal harga – seperti biasanya – diputuskan pada menit-menit terakhir menjelang peluncuran. Sebab, hal itu menyangkut perkembangan terakhir soal perpajakan (baik di pusat maupun daerah) hingga situasi dan kondisi ekonomi secara umum.</p>
<figure id="attachment_974" aria-describedby="caption-attachment-974" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-974" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Toyota-Avanza-terbaru-dok.Istimewa-e1621725692675.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-974" class="wp-caption-text">Toyota Avanza yang beredar di pasar saat ini &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Tetapi, seperti yang tertera di dokumen Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permedagri) Nomor 40 Tahun 2021 diduga kuat (dari kode nama kendaraan yang tercantum itu) Avanza anyar ini bakal disajika dalam dua varian mesin. Keduanya adalah W100RE mesin 1.300 cc, dan W101RE mesin 1.500 cc.</p>
<p>Dari keduanya ada sembilan tipe yang bakal disajikan. Berikut kode-kode mobil yang didaftarkan itu, berikut rincian besaran harga dasar untuk pengenaan (DP) Pajak Kendaraan Bermotor (PKB):<br />
&#8211; W100RE-LBDFJ 1.3 E CVT Rp 176.400.000<br />
&#8211; W100RE-LMDFJ 1.3 E M/T Rp 164.850.000<br />
&#8211; W101RE-LBMFJ 1.5 G CVT Rp 192.150.000<br />
&#8211; W101RE-LBMFJ 1.5 G CVT TSS Rp 208.950.000<br />
&#8211; W101RE-LBSFJ 1.5 CVT Rp 217.350.000<br />
&#8211; W101RE-LBVFJ 1.5 Q CVT Rp 222.600.000<br />
&#8211; W101RE-LBVFJ 1.5 Q CVT TSS Rp 238.350.000<br />
&#8211; W101RE-LMMFJ 1.5 G M/T Rp 180.600.000<br />
&#8211; W101RE-LMSFJ 1.5 M/T 204.750.000<br />
(Yos/Fan/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akan Ada Varian GR Veloz, Begini Penjualan Avanza di Januari &#8211; Juni</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/akan-ada-varian-gr-veloz-begini-penjualan-avanza-di-januari-juni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2021 05:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[harga Avanza GR Veloz]]></category>
		<category><![CDATA[harga Avanza Veloz]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Avanza Veloz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[tipe Avanza Veloz]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Avanza Veloz]]></category>
		<category><![CDATA[varian GR Avanza Veloz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2562</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Setelah marak beredar kabar akan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Setelah marak beredar kabar akan hadirnya Toyota Avanza versi terbaru, kini santer terdengar akan diluncurkannya versi Toyota GR (Gazoo Racing) Avanza Veloz dalam waktu yang tak lama lagi. Varian ini disebut sebagai tipe tertinggi dari Toyota Avanza Veloz, dan menjadi sebuah pembaruan dalam strategi pemasaran.</p>
<p>“Jadi, ini seperti facelift dari Toyota Avanza Veloz, sebelum model atau versi terbaru dari Toyota Avanza dihadirkan. Meski yang perlu dicatat, varian GR Avanza Veloz ini lebih bersifat styling atau untuk tampilan saja. Tentu, ini mengingat soal teknis jika benar-benar GR yang sesungguhnya, selain itu faktor harga. Ya, contohnya seperti Toyota Raize itu kan ada tipe GR Sport-nya kan?, kira-kira seperti itulah,” papar seorang petinggi di diler utama Toyota saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (7/8/2021).</p>
<p>Hanya, dia belum berani memastikan besaran harga dari versi GR Veloz tersebut, meski diperkirakan selisih harga dengan versi yang ada saat ini sekitar Rp 15 juta – Rp 16 juta. Tetapi yang pasti, lanjutnya, potensi penyerapan produk ini oleh konsumen disebut cukup menjanjikan.</p>
<figure id="attachment_2563" aria-describedby="caption-attachment-2563" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2563" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Ilustrasi-logo-GR-di-mobil-Toyota-dok.Netcarshow.com_-e1628401815300.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-2563" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo GR di mobil Toyota &#8211; dok.Netcarshow.com</figcaption></figure>
<p>Selain faktor tren, dimana produk-produk Toyota yang menyandang nama GR banyak diminati di ranah global maupun nasional, profil konsumen Veloz selama ini merupakan konsumen transisional yang menuju ke arah SUV.</p>
<p>“Mereka adalah orang yang setia ke MPV tetapi suka banget dengan gaya-gaya sporty SUV. Sehingga dengan gaya berlabel GR akan lebih menarik minat mereka,” kata petinggi diler itu.</p>
<p>Sementara, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy yang dihubungi <em>Mobilitas</em> pada Jumat (6/8/2021) mengaku belum bisa berkomentar apapun terkait dengan model baru. “Untuk produk baru saya tidak bisa komentar. Tetapi, yang pasti, kami mempunyai komitmen untuk memberikan yang terbaik sesuai dengan harapan dan keinginan customer atau tren pasar. Di model apapun, apakah itu MPV, SUV, dan lainnya,” ujar Anton.</p>
<figure id="attachment_2565" aria-describedby="caption-attachment-2565" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2565" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Gazoo-Racing-adalah-divisi-khusus-Toyota-yang-mengembangkan-mobil-mobil-sport-dan-berpenampilan-mobil-sport.-Divisi-menyebar-ke-berbagai-negara-di-dunia-termasuk-ERopa-dok.Toyota-GR-Europe-e1628402234505.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-2565" class="wp-caption-text">Gazoo Racing adalah divisi khusus Toyota yang mengembangkan mobil-mobil sport dan berpenampilan mobil sport. Divisi menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk ERopa &#8211; dok.Toyota GR Europe</figcaption></figure>
<p><strong>Masih terlaris</strong><br />
Sedangkan ihwal penjualan Toyota Avanza (termasuk di dalamnya Veloz), epanjang Januari hingga Juli tahun tahun ini, Anton menyebut masih yang terbanyak di antara produk-produk Toyota yang ada. Bahkan di sepanjang bulan Juli, yakni di saat pemnerintah menjalankan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung 3 – 25 Juli.</p>
<p>“Avanza masih menjadi kontributor <em>retail sales</em> yang terbesar. Di bulan Juli saja totalnya masih 4.500-an unit lebih, dan masih menjadi yang terbanyak,” ujar Anton.</p>
<p>Sebelumnya data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari catatan penjualan ritel yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) menunjukkan, di enam bulan pertama atau dari Januari hingga Juni total penjualan ritel mobil ini sebanyak 25.529 unit. Dengan penjualan sebanyak itu, Avanza mencengkeram pangsa pasar di segmennya hingga 35, 5%.</p>
<figure id="attachment_2566" aria-describedby="caption-attachment-2566" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2566" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Avanza-dok.Auto2000-e1628402356940.jpg" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-2566" class="wp-caption-text">Toyota Avanza &#8211; dok.Auto2000</figcaption></figure>
<p>Sehingga, dengan tambahan penjualan ritel di bulan Juli, maka total penjualan ritel yang berhasil dikantongi selama enam bulan pertama mencapai 30.030-an unit lebih. Anton mengaku optimis, Avanza masih mendominasi di ceruk pasarnya.</p>
<p>Dengan total penjualan sebanyak itu, Avanza diperkirakan masih memberi sumbangan dia tas 21% ke seluruh penjualan Toyota Indonesia di tujuh bulan pertama.</p>
<p>Sekadar informasi, di Januari – Juni atau semster pertama, Avanza berhasil mengungguli Mitsubishi Xpander yang terjual sebanyak 13.748 unit, Daihatsu Gran Max 6.123 unit, dan Suzuki Ertiga yang sebanyak 5.711 unit.</p>
<figure id="attachment_2567" aria-describedby="caption-attachment-2567" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2567" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Avanza-dok.Istimewa-e1628402470971.jpg" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-2567" class="wp-caption-text">Toyota Avanza &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Avanza juga jauh meninggalkan Daihatsu Xenia yang laku 4.584 unit. Bahkan sangat jauh meninggalkan Honda Mobilio yang terjual 3.321 unit. (Swe/Yus/Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Model Baru Segera Hadir? Penjualan Avanza Sudah Merosot Sejak 2018</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/model-baru-segera-hadir-penjualan-avanza-sudah-merosot-sejak-2018/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2021 08:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur terbaru Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[gambar rendering Avanza terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[geberasi Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[harga Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[harga terbaru Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[merosotnya pamor Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penurunan pasar Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota All New Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Avanza]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=1270</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sejak beberapa pekan terakhir isu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sejak beberapa pekan terakhir isu yang menyebut segera hadirnya Toyota Avanza versi terbaru Indonesia santer terdengar. Bahkan gambar-gambar rendering versi paling anyar dari Low MPV terlaris di Indonesia itu muncul di media sosial dan ranah maya mengiringi nyaringnya gaung isu tersebut.</p>
<p>Namun, jika Toyota Indonesia benar-benar menggelontorkan versi paling gres dari Toyota Avanza itu, wajar saja. Terlebih fakta berbicara, pamor MPV yang berjuluk mobil sejuta umat itu terbilang terus memudar atau bahkan merosot sejak beberapa tahun lalu.</p>
<p>Data yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari catatan penjualan ke konsumen (ritel) yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, salah satu indikasi dari merosotnya pamor itu adalah volume penjualan yang terus menyusut. Meski, bisa saja orang berdalih di saat yang sama pasar memang sedang turun.</p>
<figure id="attachment_973" aria-describedby="caption-attachment-973" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-973" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Toyota-Avanza-Veloz-2021-dok.Istimewa-e1621725592571.png" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-973" class="wp-caption-text">Toyota Avanza Veloz 2021 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Tetapi, nyatanya tak semua model juga mengalami penurunan yang drastis dalam penjualannya. Bahkan – di segmen yang sama, atau low MPV – di tahun tertentu masih mengalami kenaikan penjualan di saat Avanza membukukan jeblosnya penjualan.</p>
<p>Bukti terus merosotnya penjualan Toyota Avanza adalah sebagai berikut: pada tahun 2017, penjualan mobil ini ke konsumen (ritel) masih sebanyak 112.172 unit. Namun di tahun berikutnya telah merosotnya menjadi 89.46 unit (padahal kala itu wabah virus corona masih belum menerjang Indonesia maupun sejumlah wilayah dunia lainnya).</p>
<p>Lalu, di tahun 2019 penjualan kembali merosot menjadi 81.672 unit. Meski di tahun itu ada sederet alibi yang dipakai sejumlah orang untuk melakukan pembelaan atas merosotnya penjualan, yakni Indonesia tengah memasuki tahun politik.</p>
<figure id="attachment_974" aria-describedby="caption-attachment-974" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-974" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Toyota-Avanza-terbaru-dok.Istimewa-e1621725692675.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-974" class="wp-caption-text">Toyota Avanza terbaru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sedangkan di tahun 2020, amblesnya penjualan ritel Toyota Avanza sangat dalam, sehingga menjadi 40.728 unit. Meski, di tahun ini, ada alasan yang sangat kuat dan memunculkan pemakluman.</p>
<p>Alasan itu adalah, wabah virus corona yang melanda Indonesia – dan dinyatakan secara resmi sebagai wabah nasional pada Maret tahun itu – telah mengoyak perekonomian dan berdampak ke pasar otomotif nasional. Termasuk penjualan Toyota Avanza.</p>
<p>Tetapi yang pasti, faktanya tren penjualan Toyota Avanza di Tanah Air sejak tahun 2018 terus merosot. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Low MPV Paling Laku Sepanjang Kuartal Satu 2021</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-low-mpv-paling-laku-sepanjang-kuartal-satu-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2021 09:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ertiga]]></category>
		<category><![CDATA[Livina]]></category>
		<category><![CDATA[Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Honda Mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling Confero]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Confero]]></category>
		<category><![CDATA[Xenia]]></category>
		<category><![CDATA[Xpander]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=259</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Maret atau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Maret atau kuartal satu tahun 2021 ini – seperti dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) – total penjualan mobil ke konsumen (ritel) yang dibukukan seluruh sebanyak 178.450 unit. Jumlah ini turun 18,7% dibanding penjualan sepanjang kurun waktu yang sama tahun 2020.</p>
<p>Penurunan juga terjadi di segmen pasar Low MPV, yakni penjualan Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander, beserta teman-temannya. Data itu juga memperlihatkan sepanjang kuartal pertama itu Toyota Avanza masih menjadi raja penjualan alias paling banyak dibeli konsumen (ritel).</p>
<p>Total angka yang dikantongi 11.937 unit yang berasal dari penjualan selama Januari sebanyak 2.828 unit, Februari 1.504 unit, dan Maret 7.625 unit. Kedua Mitsubishi Xpander yang terjual ritel sebanyak 5.374 unit.</p>
<figure id="attachment_262" aria-describedby="caption-attachment-262" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-262" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Mitsubishi-Xpander-dok.Youtube-e1619092463329.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-262" class="wp-caption-text">Mitsubishi Xpander &#8211; dok.Youtube</figcaption></figure>
<p>Jumlah penjualan Xpander itu dikumpulkan dari penjualan selama Januari yang sebanyak 1.961 unit, Februari 1.306 unit, dan Maret 2.107 unit. Terlaris ketiga Nissan dengan jumlah penjualan2.962 unit.</p>
<p>Jumlah tersebut berasal dari penjualan di Januari sebanyak 1.135 unit, Februari 929 unit, dan Maret 898 unit. Selanjutnya Suzuki Ertiga yang terjual 2.409 unit dengan rincian Januari 765 unit, Februari 345 unit, dan Maret 1.299 unit.</p>
<p>Daihatsu Xenia berada di posisi kelima setelah mencatatkan penjualan ritel sebanyak 2.260 unit. Jumlah itu dikoleksi dari penjualan pada Januari 654 unit, Februari 529 unit, dan Maret 1.077 unit.</p>
<figure id="attachment_263" aria-describedby="caption-attachment-263" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-263" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Wuling-Confero-berhak-mendapatkan-relaksasi-PPnBM-hingga-0-karena-diproduksi-di-dalam-negeri-dan-berkandungan-lokal-705-dok.Istimewa-e1619092562164.jpg" alt="" width="700" height="492" /><figcaption id="caption-attachment-263" class="wp-caption-text">Wuling Confero &#8211; dok.Wuling Motors</figcaption></figure>
<p>Honda Mobilio bertengger di urutan keenam karena hanya terjual 1.931 unit. Rinciannya, Januari sebanyak 563 unit, Februari 290 unit, serta Maret 1.078 unit.</p>
<p>Urutan ketujuh didiami Wuling Confero. Low MPV buatan pabrikan Cina ini hanya mengoleksi penjualan sebanyak 1.569 unit. Jumlah itu berasal dari penjualan Januari sebanyak 418 unit, Februari 359 unit, dan Maret 792 unit. (Arf)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPnBM Didiskon 100%, Xpander Cs Langsung Laku Keras di Bulan Maret</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/didiskon-100-xpander-cs-langsung-laku-keras-di-bulan-maret/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2021 06:32:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[diskon PPnBMHL]]></category>
		<category><![CDATA[insentif pajak]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Rush]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Xpander]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=189</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Diskon tarif Pajak Penjualan atas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Diskon tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil bermesin 1.5000 cc ke bawah memang luar biasa. Penjualan mobil yang mendapatkan insentif itu langsung meroket di bulan Maret.</p>
<p>Maklum, berdasar Peraturan Menteri Keuangan No. 31/PMK.010/2021, selama Maret – Mei diskon yang diberikan mencapai 100% alias tarif PPnBM menjadi 0%. Sedangkan di Juni – Agustus tarifnya jadi 50% dari besaran tarif yang berlaku sebelumnya.</p>
<p>Sementara di September – Desember besaran tarifnya dipangkas 25%, sehingga menjadi 75% dari tarif yang dikenakan sebelumnya. “Penjualan mobil-mobil yang mendapatkan insentif ini melonjak pada bulan Maret. Itu laporan dari teman-teman APM (agen pemegang merek),” ujar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (21/4/2021).</p>
<p>Laporan penjualan ke konsumen (ritel) ke Gaikindo menunjukkan, konsumen (ritel) Toyota naik menjadi 8.071 unit dari 1.681 unit di bulan Februari, Mitsubishi Xpander Cross naik menjadi 2.517 unit dari 1.112 unit.</p>
<p>Daihatsu Terios menjadi 2.206 unit dari 908 unit. Suzuki XL7 menjadi 2.053 unit dari 633 unit. Honda BR-V menjadi 286 unit dari 90 unit.</p>
<figure id="attachment_185" aria-describedby="caption-attachment-185" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-185" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Daihatsu-Terios-terbaru-dok.Istimewa-e1618985940320.jpg" alt="" width="700" height="485" /><figcaption id="caption-attachment-185" class="wp-caption-text">Daihatsu Terios terbaru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Kemudian Toyota Avanza menjadi 7.625 unit dari 1.504 unit. Mitsubishi Xpander menjadi 2.107 unit dari 1.306 unit. Lalu, Suzuki Ertiga naik menjadi 1.299 unit dari 345 unit.</p>
<p>Daihatsu Xenia, naik menjadi 1.077 unit dari 529 unit. Honda Mobilio melompat menjadi 1.078 unit dari 290 unit. Wuling Confero menanjak menjadi 792 unit dari 359 unit.</p>
<p>Sedangkan Toyota Sienta melambung menjadi 93 unit dari bulan sebelumnya yang sebanyak 27 unit. Adapun Daihatsu Gran Max minibus melompat menjadi 1.154 unit dari sebelumnya yang sebanyak 859 unit. (Arf)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
