<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan BEV di AS &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-bev-di-as/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 07:48:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan BEV di AS &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanpa Produk Cina Pasar Mobil Listrik AS Merana, Kongsi GM dan LG Setop Produksi Baterai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tanpa-produk-cina-pasar-mobil-listrik-as-merana-kongsi-gm-dan-lg-setop-produksi-baterai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 07:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di AS]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BEV di AS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28122</guid>

					<description><![CDATA[New York, Mobilitas –. Laporan Electric Cars Report...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>New York, Mobilitas</strong> –. Laporan Electric Cars Report dan Lembaga Riset Kebijakan Ekonomi Energi Internasional (IREE) menyebut hingga akhir Maret 2026 penjualan mobil listrik baterai di Amerika Serikat (AS) merosot. Pangsa pasar mobil setrum ini tinggal 5,6 persen.</p>
<p>Hasil riset kedua lembaga itu yang dirilis 20 Mei 2026 dan disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (3/6/2026) menyebut sepanjang Januari – Maret atau kuartal pertama 2026, jumlah BEV yang terlego di Negeri Paman Sam itu sebanyak 216. 392 unit dengan pangsa pasar 5,6 persen. Jumlah tersebut anjlok 27, 1 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sementara, sepanjang tahun 2025 jumlah mobil listrik murni ini (BEV) di negeri itu masih sebanyak 1,27 juta unit. Meski total penjualan itu merosot 3,89 persen dibanding penjualan selama 2024, tetapi pangsa pasarnya masih 5, 8 persen.</p>
<p>Badan Energi Internasional (IEA) menyebut penjualan mobil listrik di negeri adidaya itu tahun 2025 menurun seiring perubahan kebijakan yang membuat harga makin sulit terjangkau. Ini terjadi setelah berakhirnya subsidi kredit dan pajak federal.</p>
<p>“Terlebih tidak adanya model-model mobil listrik berharga terjangkau dari Cina, semakin menambah masalah. Begitu pula tren keinginan masyarakat di negara itu terhadap mobil-mobil berukuran besar ,” sebut IEA.</p>
<figure id="attachment_26141" aria-describedby="caption-attachment-26141" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/LG-Energy-Solution-dok.Istimewa-via-Mining.com_-e1761641184777.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-26141" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/10/LG-Energy-Solution-dok.Istimewa-via-Mining.com_-e1761641184777.jpg" alt="" width="700" height="493" /></a><figcaption id="caption-attachment-26141" class="wp-caption-text">LG Energy Solution &#8211; dok.Istimewa via Mining.com</figcaption></figure>
<p>Kondisi semakin susutnya permintaan mobil listrik ini menjadikan bisnis yang berkaitan dengan mobil listrik juga terdampak. Termasuk perusahaan produsen baterai Ultium Cells, yang merupakan perusahaan patungan antara General Motors (GM) dengan LG Energy Solutions Korea.</p>
<p>Laporan Reuters yang dikutip <em>Mobilitas </em>di Jakarta, Rabu (3/6/2026) menyebut Ultium Cells yang telah menghentikan produksi dan merumahkan ratusan pekerjanya, sejatinya ingin aktif kembali pada bulan Juni 2026 ini.</p>
<p>Tetapi kembali menunda rencana untuk mempekerjakan kembali ratusan pekerja ke pabriknya di Ohio di karena permintaan kendaraan listrik di AS.yang lebih rendah dari perkiraan.</p>
<p>“Menurut konfirmasi dari Ultium Cells, karyawan di pabrik Warren, Ohio telah diberitahu bahwa mereka akan kembali bekerja pada Agustus 2026. Sebelumnya mereka telah dirumahkan sejak Januari dan dijanjikan untuk kembali ke pabrik pada bulan Juni ini, tetapi rencana itu kembali ditunda karena rendahnya permintaan kendaraan listrik,” tulis Reuters. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
