<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan BYD di Jepang &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-byd-di-jepang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 23:32:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan BYD di Jepang &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Pasar Menyusut, Penjualan BYD di Jepang Januari – Februari 2026 Masih Meroket</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-pasar-menyusut-penjualan-byd-di-jepang-januari-februari-2026-masih-meroket/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 23:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD di Jepang 2026]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BYD di Jepang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27180</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Penjualan mobil di Jepang sepanjang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil di Jepang sepanjang dua bulan pertama atau Januari hingga Februari 2026 tercatat melorot tipis dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Data Japan Automobile Sales Association (JAS) dan Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (5/3/2025) menunjukkan pada kurun waktu dua bulan pertam 2026 tersebut jumlah mobil (merek lokal maupun asing) yang terlego di Negeri Matahari Terbit itu mencapai 762.717 unit. Namun jumlah tersebut merosot 2,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Meski begitu, tidak semua merek atau pabrikan mencatatkan amblesny penjualan, tidak sedikit yang kinerja penjualannya moncer. Salah satu merek yang penjulannya masih cemerlang adalah merek asal Republik Rakyat Cina, Build Your Dreams (BYD).</p>
<p>Merek yang mulai masuk pasar Jepang padaJuli 2022, dengan menjual tiga kendaraan listrik murni (BEV) yakni Atto 3, Dolphin, dan Seal itu pada Januari – Februari 2026 menjual mobilnya sebanyak 646 unit. Jumlah penjualan tersebut meroket 135,8 persen dibanding periode sama di tahun 2025.</p>
<figure id="attachment_26211" aria-describedby="caption-attachment-26211" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/11/BYD-Rocco-di-JMS-2025-Jepang-dok.BYD_-e1762147793915.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-26211" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/11/BYD-Rocco-di-JMS-2025-Jepang-dok.BYD_-e1762147793915.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/11/BYD-Rocco-di-JMS-2025-Jepang-dok.BYD_-e1762147793915.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/11/BYD-Rocco-di-JMS-2025-Jepang-dok.BYD_-e1762147793915-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-26211" class="wp-caption-text">BYD Racco di JMS 2025 Jepang &#8211; dok.BYD</figcaption></figure>
<p>Pada bulan Februari saja, merek ini berhasil melego mobilnya di negara yang merupakan “kandangnya” pabrikan mobil kondang &#8211; seperti Toyota, Daihatsu, Suzuki, Honda, Nissan, Mazda, dan lain-lain itu &#8211; BYD berhasil mengantongi angka penjualan sebanyak 466 unit.</p>
<p>Jumlah penjualan di bulan kedua 2026 ini meroket 110,9 persen dibanding penjualan di kurun waktu yang sama pada tahun 2025. Sementara, di tahun 2025 – selama setahun penuh – BYD menjual 3.742 mobil di negara itu, melejit hingga 68,3 unit.</p>
<p>Namun analis industri di Bursa Saham Tokyo, Toshiki Harada, yang dikutip Tokyo Business Herald mengatakan meski BYD terus berupya memperbesar penetrasi merek dan produknya di masyarakat Jepang namun tantangan masih menghadang. Persepsi terhadap citra merek Cina yang belum besar bagi orang Jepang, adalah satunya.</p>
<p>Hingga awal 2026 ini, BYD msih memiliki 69 gerai, meski ditargetkan hingga khir 2025 telah terbangun 100 gerai di negara itu. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baru Setahun Rangsek Jepang, BYD Sudah Taklukan Toyota di Pasar Mobil Listrik</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/baru-setahun-rangsek-jepang-byd-sudah-taklukan-toyota-di-pasar-mobil-listrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 06:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Toyota di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik jepang 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BYD 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota bZ4X di Jepang 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22407</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Pada tahun 2024, penjualan mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Pada tahun 2024, penjualan mobil listrik baterai (BEV) di Jepang ambrol untuk pertama kalinya sejak tahun 2021.</p>
<p>Laporan Nikkei yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (20/1/2025) menyebut pada tahun itu, total jumlah mobil setrum murni (BEV) yang terlego di Jepang hanya 59.736 unit. Jumlah ini ambrol 33 persen dibanding jumlah penjualan yang tercetak pada tahun 2023, yang mencapai 88.510 unit.</p>
<p>Namun, jumlah mobil listrik yang laku terjual di Jepng sepanjang 2024 itu masih lebih banyak ketimbang jumlah yang terlego di tahun 2022 yang sebanyak 58,794 unit. Meski secara porsi, penjualan mobil listrik baterai masih kurang dari 2 persen dari total penjualan mobil (seluruh jenis yang dijual semua pabrikan) di Negeri Sakura itu.</p>
<p>Fakta data juga berbicara, di tahun tersebut penjualan mobil listrik Nissan (yang merupakan penjual mobil listrik terbanyak) ternyata ambrol hingga 44 persen dibanding tahun 2023. Totalnya hanya 30.749 unit.</p>
<p>Sementara, Toyota Motor membukukan anjloknya penjualan mobil setrum murni di tahun 2024 itu. Total angka penjualan yang dikemas pabrikan mobil terbesar di Jepang ini hanya 2.038 unit, anjlok 30 persen dibanding total penjualan yang dikemasnya pada tahun 2023.</p>
<figure id="attachment_16121" aria-describedby="caption-attachment-16121" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/BYD-Seal-model-terbaru-dok.Istimewa-via-The-Canberra-Times-e1704900274279.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16121" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/BYD-Seal-model-terbaru-dok.Istimewa-via-The-Canberra-Times-e1704900274279.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-16121" class="wp-caption-text">Ilustrasi,salah satu mobil terlaris BYD yaitu BYD Seal &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Menariknya, total penjualan mobil listrik baterai Toyota tertinggal jauh oleh pabrikan asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina, Build Your Dreams (BYD). Meski pabrikan yang didirikan oleh Wang Chuanfu itu baru menembus pasar Jepang pada tahun 2023 lalu.</p>
<p>Laporan data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) yang <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (20/1/2025) menyebut di tahun 2024, mobil listrik BYD yang terjual di Jepang mencapai 2.223 unit. Jumlah tersebut melonjak hingga 54 persen dibanding tahun 2023.</p>
<p>Laporan The Asia Business Insight menyebut BYD masuk ke pasar Jepang pada awal tahun 2023 dengan menyodorkan BYD Atto 3. “Bukan harga yang lebih bersaing yang menjadikan mobil listrik BYD diterima oleh konsumen Jepang. Tetapi teknologi dan fitur yang menarik plus gaya desain yang atraktif turut menjadi pertimbangan konsumen negeri itu. Nama BYD juga semakin dikenal,” ujar analis lembaga riset pasar yang beroperasi Bursa Saham Tokyo (TSE) Ayaki Toshihara.</p>
<p>Terlebih, lanjut Ayaki, di kalangan konsumen usia muda Jepang, kini brand lokal maupun brand dari negara lain tidak menjadi persoalan utama. Di tengah kondisi ekonomi yang mereka semakin ketat dan menekan bagi kalangan mereka, sikap pragmatis untuk membeli mobil dari mana pun asalnya yang penting berkualitas bagus, lebih penting. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BYD Sukses Taklukan Pasar Jepang, di 2023 Penjualannya Meroket 4.700 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/byd-sukses-taklukan-pasar-jepang-di-2023-penjualannya-meroket-4-700-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 01:36:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[bus BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Atto 3]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Dolphin]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Seal]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[IIMS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan BYD di Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[produksi BYD]]></category>
		<category><![CDATA[SUV BYD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16139</guid>

					<description><![CDATA[Tokyo, Mobilitas – Pabrikan mobil asal Shenzhen, Republik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tokyo, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina itu mulai melakukan penetrasi ke pasar Jepang pada tahun 2022.</p>
<p>Awalnya, produsen mobil yang didirikan Wang Chuanfu itu di Negeri Matahari Terbit tersebut menyodorkan kendaraan listrik jenis kendaraan komersial bus. Setelah itu, kendaraan penumpang digelontorkan di negara yang merupakan “kandang” dari sejumlah pabrikan mobil kondang di dunia ini.</p>
<p>Hasilnya ternyata luar biasa. Permintaan kendaraan listrik buatan Build Your Dreams (BYD) itu terus mengalir. Meski jumlahnya masih belum sebanyak jumlah penjualan pabrikan lokal, namun lonjakan permintaannya terbilang luar biasa.</p>
<p>Data Asosiasi Diler Mobil Jepang (JADA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Jepang (JAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (12/1/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2023 kemarin, BYD berhasil melego mobilnya sebanyak 1.511 unit. Jumlah ini meroket 4.744,2 persen dibanding penjualan selama tahun sebelumnya yang sebanyak 31 unit.</p>
<figure id="attachment_11342" aria-describedby="caption-attachment-11342" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11342" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Bus-listrik-BYD-yang-telah-tiba-di-Kitahiroshima-Hokaido-Jepang-p-ada-24-Fenruari-lalu-dok.Xinhua-e1678861813563.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Bus-listrik-BYD-yang-telah-tiba-di-Kitahiroshima-Hokaido-Jepang-p-ada-24-Fenruari-lalu-dok.Xinhua-e1678861813563.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Bus-listrik-BYD-yang-telah-tiba-di-Kitahiroshima-Hokaido-Jepang-p-ada-24-Fenruari-lalu-dok.Xinhua-e1678861813563-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Bus-listrik-BYD-yang-telah-tiba-di-Kitahiroshima-Hokaido-Jepang-p-ada-24-Fenruari-lalu-dok.Xinhua-e1678861813563-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Bus-listrik-BYD-yang-telah-tiba-di-Kitahiroshima-Hokaido-Jepang-p-ada-24-Fenruari-lalu-dok.Xinhua-e1678861813563-696x503.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Bus-listrik-BYD-yang-telah-tiba-di-Kitahiroshima-Hokaido-Jepang-p-ada-24-Fenruari-lalu-dok.Xinhua-e1678861813563-581x420.jpg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Bus-listrik-BYD-yang-telah-tiba-di-Kitahiroshima-Hokaido-Jepang-p-ada-24-Fenruari-lalu-dok.Xinhua-e1678861813563-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11342" class="wp-caption-text">Bus listrik BYD yang dijual di Jepang &#8211; dok.Xinhua</figcaption></figure>
<p>Mobil listrik yang dijajakan BYD di negara berpenduduk 124,34 juta jiwa itu antara lain BYD Atto 3, BYD Seal, BYD Song Plus, dan beberapa lainnya.</p>
<p>“Masuknya BYD dengan mudah di Jepang dikarenakan ceruk pasar berupa permintaan mobil listrik baterai (listrik murni alias BEV) di Jepang yang terus naik, tidak segera diimbangi oleh pabrikan lokal. Mobil listrik dengan teknologi maju, fitur canggih, dan harga terjangkau merupakan tuntutan pasar. Dan semua itu bisa dipenuhi oleh pabrikan mobil asal Cina, termasuk BYD,” ungkap analis industri di bursa saham Tokyo, Toshihiro Hanada, seperti dikutip Asia Business Insight.</p>
<p>Sekadar informasi, data kedua asosiasi juga memperlihatkan sepanjang tahun 2023 itu jumlah mobil yang terjual di Jepang mencapai 4.779.086 unit. Jumlah ini menanjak 13,8 persen dibanding tahun 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
