<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan Geely Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-geely-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 09:09:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan Geely Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Geely Ekspor Mobil 474 Ribu Lebih di Semester I 2026, Model Listrik Meroket 585 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/geely-ekspor-mobil-474-ribu-lebih-di-semester-i-2026-model-listrik-meroket-585-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 07:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Geely]]></category>
		<category><![CDATA[Geely Auto]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Geely]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Geely]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Geely Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=28489</guid>

					<description><![CDATA[Hangzhou, Mobilitas – Kinerja penjualan global (di dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hangzhou, Mobilitas</strong> – Kinerja penjualan global (di dalam negeri Cina dan di luar negeri) Geely Auto sepanjang Januari hingga Juni atau semester pertama 2026 itu ekspor mobil Geely memecahkan rekor penjualan dalam sejarah pabrikan.</p>
<p>Laporan The Green Car Journal yang mengutip keterangan Geely Auto dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (6/7/2026) menyebut di semester pertama 2026 itu Geely (terdiri dari merek Geely, Lynk &amp; Co, dan Zeekr) menjual 1.422.958 mobil di pasar global. Jumlah ini meningkat 22.000 unit lebih dibanding penjualan di periode sama pada tahun lalu yang sebanyak 1.409.000 unit.</p>
<p>&#8220;Sepanjang enam bulan pertama 2026 itu, penjualan di pasar internasional meningkat lebih dari dua kali lipat dan ekspor bulanan melampaui 100.000 kendaraan untuk pertama kalinya,” bunyi pernyataan pabrikan.</p>
<figure id="attachment_26519" aria-describedby="caption-attachment-26519" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/12/Geely-EX2-di-Indonesia-dok.Geely-Indonesia-e1765123845344.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-26519" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/12/Geely-EX2-di-Indonesia-dok.Geely-Indonesia-e1765123845344.jpg" alt="" width="700" height="491" /></a><figcaption id="caption-attachment-26519" class="wp-caption-text">Geely EX2 di Indonesia- dok.Geely Indonesia</figcaption></figure>
<p>Pabrikan mobil asal Hangzhou, Republik Rakyat Cina, itu menyebut di periode Januari – Juni 2026 pihaknya berhasil mengekspor 474.228 mobil ke berbagai negara. Jumlah itu meroket 158 persen dibanding total ekspor selama periode sama di tahun lalu yang sebanyak 184.114 unit.</p>
<p>Menariknya, dari total jumlah mobil Geely yang terjual di pasar global pada semester pertama 2026 itu, 277.189 unit diantaranya merupakan mobil elektrifikasi alias NEV yang terdiri dri mobil listrik baterai (BEV), Plug-in Hybrid (PHEV), dan lainnya. Total penjualan NEV itu meroket 585 persen dibanding periode sama di tahun sebelumnya yang baru sebanyak 40.000 unit.</p>
<p>Tujuan ekspor Geely kini taka hanya negara-negara Asia, tetapi juga Eropa. Negara tujuan ekspor di Eropa itu antara lain Jerman, Spanyol, Belanda, dan Prancis (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geely Indonesia Impor 1.800 Mobil di Januari – April 2025, Baru Laku 389 Unit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/geely-indonesia-impor-1-800-mobil-di-januari-april-2025-baru-laku-389-unit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 06:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[Geely Automobile]]></category>
		<category><![CDATA[Geely EX5]]></category>
		<category><![CDATA[Geely Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Geely]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Geely]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Geely Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24461</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil asal Hanghou, Zhejiang,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil asal Hanghou, Zhejiang, Republik Rakyat Cina (Cina), Geely Automobile kembali menjual produknya di Indonesia pada 22 Januari 2025. Sebelumnya, perusahaan ini mengakhiri operasinya di Tanah Air pada tahun 2016.</p>
<p>Bahkan pabrikan yang didirikan oleh Li Shufu pada tahun 1986 itu berencana untuk melakukan produksi lokal di Indonesia mulai kuartal kuartal ketiga 2025. Kini, Geely Indonesia berfokus pada penjualan kendaraan listrik, masih mengimpor mobil yang dijajakannya di Indonesia dalam wujud utuh (CBU) dari Cina.</p>
<p>Model pertama yang dijual Geely Indonesia adalah mobil listrik Geely EX5. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (28/5/2025) memperlihatkan selama periode Januari – April, Geely Indonesia mengimpor mobil CBU dari Cina sebanyak 1.800 unit.</p>
<figure id="attachment_24463" aria-describedby="caption-attachment-24463" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/Geely-EX5-saat-dites-jalan-di-IIMS-2025-dokMobilitas.-jpg-e1748411975962.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-24463" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/Geely-EX5-saat-dites-jalan-di-IIMS-2025-dokMobilitas.-jpg-e1748411975962.jpg" alt="" width="700" height="507" /></a><figcaption id="caption-attachment-24463" class="wp-caption-text">Geely EX5 saat dites jalan di IIMS 2025 &#8211; dok,Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun, soal penjualan, volumenya jauh di bawah dari total yang diimpor. Fakta data Gaikindo berbicara, ternyata selama Januari – April 2025, total jumlah mobil Geely yang terjual ke dealer (<em>wholesales</em>) di Indonesia sebanyak 666 unit (belum bisa dibandingkan dengan tahun 2024, karena belum dijual).</p>
<p>Sementara, jumlah mobil Geely yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 389 unit dengan pangsa pasar 0,1 persen. Dari jumlah itu, sebanyak 286 unit dibukukan pada bulan April. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
