<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan Hyundai &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-hyundai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jan 2025 09:41:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan Hyundai &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Mobil Hyundai di Dalam Negeri Korea Maupun Dunia Selama 2024 Merosot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-hyundai-di-dalam-negeri-korea-maupun-dunia-selama-2024-merosot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 05:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22210</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Penurunan penjualan sepanjang tahun 2024...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Penurunan penjualan sepanjang tahun 2024 yang terbesar justeru terjadi di pasar domestik Korea Selatan, negara dimana Hyundai berasal.</p>
<p>Laporan kantor berita Yonhap News yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (6/1/2025) menyebut sepanjang tahun 2024 itu jumlah mobil Hyundai yang terjual di seluruh dunia sebanyak 4.141.791 unit. Jumlah ini merosot, karena berkurang 75.107 unit dari penjualan di tahun 2023, yang sebanyak 4.216.898 unit.</p>
<p>Data kinerja penjualan pabrikan juga memperlihatkan sepanjang 12 bulan (Januari – Desember) 2024 tersebut jumlah mobil Hyundai yang terjual di dalam negeri Korea Selatan sebanyak 705.010 unit. Jumlah penjualan ini melorot 7,5 persen dibanding total penjualan selama 2023.</p>
<figure id="attachment_18637" aria-describedby="caption-attachment-18637" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Hyundai-Tucson-2024-dok.Istimewa-e1718170457951.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-18637" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Hyundai-Tucson-2024-dok.Istimewa-e1718170457951.webp" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Hyundai-Tucson-2024-dok.Istimewa-e1718170457951.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Hyundai-Tucson-2024-dok.Istimewa-e1718170457951-180x130.webp 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-18637" class="wp-caption-text">Hyundai Tucson 2024 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara, penjualan di luar negeri (di dunia) pada tahun 2024 sebanyak 3.436.781 unit. Jumlah angka penjualan yang diraup Hyundai di luar kampung halamannya tersebut menyusut 0,5 persen dibanding tahun 2023.</p>
<p>“Kendati pasar mobil di dalam negeri (Korea Selatan) maupun dunia sepanjang tahun 2024 penuh dengan tekanan termasuk suku bunga tinggi dan inflasi yang terus mendera, tetapi Hyundai berhasil mencatatkan peningkatan penjualan lini model kendaraan yang bernilai tinggi (kendaraan mewah),” bunyi pernyataan pabrikan.</p>
<p>Selain itu, hadirnya versi terbaru dari model yang sudah ada seperti SUV Hyundai Tucson dan mobil listrik kelas entry level yakni Hyundai Casper juga ikut mendongkrak penjualan. Meski, secara total masih lebih sedikit dibanding tahun 2023. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jose Munoz, Orang Asing Pertama yang Jadi CEO Hyundai Motor</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/jose-munoz-orang-asing-pertama-yang-jadi-ceo-hyundai-motor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2024 08:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Biografi Jose Munoz]]></category>
		<category><![CDATA[CEO Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundi Global]]></category>
		<category><![CDATA[Jose Munoz]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21384</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Setelah sejak April 2019 bergabung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Setelah sejak April 2019 bergabung dengan Hyundai Motor Company, Jose Munzo akhirnya didapuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) pabrikan mobil Korea Selatan itu.</p>
<p>Laporan Korea Economic Daily dan Korea Times yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (19/11/2024) menyebut jabatan tertinggi Munoz di Hyundai sebelum ditunjuk sebagai CEO adalah Global Chief Operating Officer dan CEO Hyundai Motor untuk wilayah Amerika Utara dan Amerika Selatan.</p>
<p>Kini pria kelahiran Palma de Mallorca, Spanyol, 15 Juni 1965 itu akan menjalankan tugasnya sebagai CEO pabrikan mobil terbesar di Korea Selatan itu pada 1 Januari 2024. “Dan menjadi orang asing pertama yang menjabat sebagai CEO Hyundai Motor Company,” tulis dua media itu.</p>
<p>Munoz yang berlatar belakang seorang insinyur nuklir itu mulai berkiprah di industri otomotif pada tahun 1989 sesaat setelah mundur dari pekerjaannya. Hal itu terjadi setelah bencana kebocoran reaktor nuklir Chernobyl, Rusia.</p>
<figure id="attachment_21390" aria-describedby="caption-attachment-21390" style="width: 701px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Jose-Munoz-dok.Korea-Times-e1732012814372.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-21390" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/11/Jose-Munoz-dok.Korea-Times-e1732012814372.jpg" alt="" width="701" height="493" /></a><figcaption id="caption-attachment-21390" class="wp-caption-text">Jose Munoz &#8211; dok.Korea Times</figcaption></figure>
<p>Saat itu dia bekerja sebagai kepala dealer Citroën dan Peugeot di Madrid, Spanyol milik sebuah keluarga kaya. Akhirnya Munoz menyunting anak pemilik dealer itu sebagai istri.</p>
<p>Namun di dealer tersebut di tak betah. Pada tahun 1996, Munoz pindah ke Daewoo Motor Iberia dan tiga tahun kemudian atau tahun 1999 pindah ke Toyota Motor Eropa, tempat ia bertahan hingga tahun 2004 sebelum bergabung dengan Nissan.</p>
<p>Di Nissan peraih gelar Doktor dari Universitas Madrid ini menghabiskan waktunya hingga 15 tahun dengan menempati berbagai posisi manajemen di Eropa, Amerika Utara, dan Asia. Bahkan di tahun 2014, dia diangkat sebagai Chief Nissan North America Inc, lalu sejak April 2018  dipercaya sebagai Chief Performance Officer dan Chief Nissan di Cina.</p>
<p>Munoz bahkan santer disebut sebagai salah satu kandidat pengganti Carlos Ghosn untuk memimpin Aliansi Renault–Nissan–Mitsubishi antara Nissan dan Renault setelah Carlos ditangkap karena didakwa sengaja tidk melaporkan pendapatannya ke perusahaan. Tetapi, Januri 2019 Munoz memilih mundur dan bergbung dengan Hyundai. (Aa/Berbagai sumber)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mesin Berpotensi Mati Mendadak, Belasan Ribu Mobil Hyundai Ini Di-recall</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mesin-berpotensi-mati-mendadak-belasan-ribu-mobil-hyundai-ini-di-recall/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 10:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Avenue]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Elantra]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Kona]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Recall ribuan mobil gegara EGR]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18369</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas – Sebanyak 13 ribu lebih mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilitas</strong> – Sebanyak 13 ribu lebih mobil yang terdiri dari Hyundai Elantra, Venue, dan Kona itu mengalami masalah pada komponen Resirkulasi Gas Buang (EGR).</p>
<p>Keterangan resmi Hyundai Motor Amerika kepada Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (23/5/2024) menyebut akibat EGR yang bermasalah itu, mobil tiba-tiba kehilangan tenaga dan mesin mati. Pabrikan asal Korea Selatan itu menyebut, masalah EGR itu ditandai dengan gejala korsleting kelistrikan mobil.</p>
<p>“Ini menyebabkan lampu indikator kerusakan menyala atau kendaraan tiba-tiba kehilangan tenaga sebelum mesin mati. Mesin yang tiba-tiba mati ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada kecepatan tinggi,” jelas Hyundai.</p>
<figure id="attachment_12709" aria-describedby="caption-attachment-12709" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-12709" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Hyundai-dok.Mobilitas-e1686141389634.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Hyundai-dok.Mobilitas-e1686141389634.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Hyundai-dok.Mobilitas-e1686141389634-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Hyundai-dok.Mobilitas-e1686141389634-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Hyundai-dok.Mobilitas-e1686141389634-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/06/Ilustrasi-logo-Hyundai-dok.Mobilitas-e1686141389634-583x420.jpg 583w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-12709" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Hyundai &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Total jumlah mobil (dari tiga model) itu mencapai 13.511 unit. Model yang mengalami masalah itu diidentifikasi sebagai model yang diproduksi pada 11 Januari 2024 hingga 18 Februari 2024, kemudian pada 12 Januari 2024 dan 4 Maret 2024, serta pada 12 Januari 2024 dan 8 Februari 2024.</p>
<p>“Rinciannya, sebanyak 7.349 unit merupakan Hyundai Elantra. Kemudian 3.798 unit Hyundai Kona, dan 2.364 unit Hyundai Venue,” sebut Hyundai.</p>
<p>Pabrikan mobil ternesar di Korea Selatan ini mengatakan akan menghubungi pemilik kendaraan yang di-recall itu untuk membawanya ke dealer Hyundai untuk menerima penggantian rakitan katup EGR. Penggantian ini diberikan secara gratis. (Fat/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantan CEO Hyundai Chung Mong Koo, Orang Terkaya Keempat di Korea</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mantan-ceo-hyundai-chung-mong-koo-orang-terkaya-keempat-di-korea/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2024 12:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[biografi Chung Mong Koo]]></category>
		<category><![CDATA[bos Hyundai Chung Mong Koo]]></category>
		<category><![CDATA[Chung Mong Koo]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motir Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Company]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan Chung Mong Koo]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[PT HMID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18090</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Putera sulung dari pendiri Hyundai,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Putera sulung dari pendiri Hyundai, Chung Ju Yung, itu menurut majalah bisnis Forbes sampai Mei 2024 berada di urutan keempat dalam daftar 10 orang terkaya di Korea Selatan.</p>
<p>Laporan situs Real Time Billionaires yang mengutip pengumuman Forbes dan dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (8/5/2024) menyebut total nilai kekayaan Chung Mong Koo mencapai US$ 4,5 miliar. Dia berada di belakang bos Samsung, Jay Y. Lee yang memiliki kekayaan senilai US$ 11,1 Miliar.</p>
<p>Kemudian pendiri Celltrion Seo Jung Jin dengan kekayaan US$ 7,6 miliar, dan berada di urutan kedua. Mong Koo berada di belakang persis pendiri Meritz Financial Group Cho Jung Ho yang memiliki kekayaan senilai US$ 6 miliar.</p>
<p>Chung Mong Koo memulia karir di Hyundai pada tahun 1970, dan bergabung dengan divisi teknik &amp; konstruksi di grup Hyundai. Dia menggantikan ayahnya, Chung Ju-yung yang berhasil membawa Hyundai memiliki 54 anak perusahaan ternasuk Kia Motors, Hyundai Motors, dan Hyundai Steel.</p>
<figure id="attachment_18093" aria-describedby="caption-attachment-18093" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-18093" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Chung-Mong-Koo-saat-menerima-delegasi-Kongres-Amerika-Serikat-dok.The-Korea-Times-e1715188883989.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Chung-Mong-Koo-saat-menerima-delegasi-Kongres-Amerika-Serikat-dok.The-Korea-Times-e1715188883989.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Chung-Mong-Koo-saat-menerima-delegasi-Kongres-Amerika-Serikat-dok.The-Korea-Times-e1715188883989-180x130.jpg 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-18093" class="wp-caption-text">Chung Mong Koo saat berkunjung ke Kongres Amerika Serikat &#8211; dok.The Korea Times</figcaption></figure>
<p>Laporan Wikipedia yang disitat <em>Mobilitas</em> menyebut ketika grup perusahaan itu terpecah menjadi beberapa bagian pada tahun 1999, Chung Mong-koo mengambil alih divisi Hyundai Motor. Dia kemudian tercatat berhasil membawa perusahaan otomotif ini berkembang biak dan melakukan ekspansi ke berbagai belahan dunia baik di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika.</p>
<p>Chung yang menduduki jabatan Chairman dan Chief Executive Officer Hyundai Motors lengser dari kursi pimpinan pada Maret 2020. Meski, dia didapuk sebagai Ketua Kehormatan grup tersebut.</p>
<p>Pria kelahiran Kangwon, 19 Maret 1938, ini juga tercatat masih memiliki saham di Hyundai Motors Company (yang di dalamnya juga terdapat Kia Motors). Bahkan juga tercatat sebagai pemegang saham pabrikan pembuat suku cadang mobil Hyundai Mobis.</p>
<p>Namun, Chung memiliki catatan hitam dalam hukum, yakni dinilai terbukti melakukan penggelapan dan pelanggaran kewajiban fidusia pada bulan Februari 2007. Tetapi, dia diberi hukuman percobaan dan diampuni sepenuhnya oleh Presiden Lee Myung-bak. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>September 2023, Penjualan Mobil Hyundai di Indonesia Ambrol</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/september-2023-penjualan-mobil-hyundai-di-indonesia-ambrol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 07:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Creta]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 5]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 6]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Kona Electric]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Corporation]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Stargazer]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Staria]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14897</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas –  Selama Januari hingga September tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> –  Selama Januari hingga September tahun ini Hyundai sudah berada di fase normal setelah mengalami euforia luar biasa.</p>
<p>Fakta data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (20/10/2023) menunjukkan sepanjang bulan September tahun ini total angka penjualan mobil ke diler (<em>wholesales</em>) yang diraup Hyundai hanya 3.103 unit. Jumlah ini anjlok hingga 35,7 persen dibanding jumlah <em>wholesales</em> yang diraupnya pada bulan yang sama di 2022.</p>
<p>Pada saat yang sama, jumlah penjualan mobil Hyundai dari diler ke konsumen (penjualan ritel) hanya sebanyak 3.103 unit. Jumlah itu ambrol hingga 39,5 persen dibanding total angka penjualan ritel yang dibukukannya pada September 2022.</p>
<p>Dengan total tambahan penjualan pada bulan kesembilan itu, total kumulatif angka <em>wholesales</em> yang dikoleksi Hyundai Motors Indonesia (HMID) selama sembilan bulan pertama tahun ini sebanyak 26.512 unit. Jumlah ini hanya meningkat 8,8 persen dibanding total angka <em>wholesales</em> yang berhasil diseroknya pada periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Sedangkan total angka penjualan ritel yang berhasil diraup HMID selama Januari – September tahun ini sebanyak 26.818 unit. Jumlah ini meningkat 31,3 persen.</p>
<p>Sekadar informasi – data Gaikindo memperlihatkan – selama sembilan bulan pertama tahun 2022 lalu, HMID mengantongi angka <em>wholesales</em> sebanyak 22.351 unit. Jumlah ini meroket hingga 1.107 persen dibanding <em>wholesales</em> di kurun waktu yang sama pada 2022.</p>
<figure id="attachment_13860" aria-describedby="caption-attachment-13860" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13860" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Hyundai-Stargazer-X-dok.HMID_-e1692240030679.jpg" alt="" width="700" height="510" /><figcaption id="caption-attachment-13860" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai Stargazer X &#8211; dok.HMID</figcaption></figure>
<p>Sementara, total angka penjualan ritel Hyundai di sembilan bulan pertama 2022 mencapai 20.425 unit. Jumlah ini meroket 883,9% dibanding jumlah penjualan ritel yang diukir selama sembilan bulan pertama 2021.</p>
<p>Menanggapi fakta ini, seorang pejabat di Kementerian Perindustrian yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (20/10/2023) menilai sepanjang 2022, merupakan waktu peralihan dari Hyundai Motors lama di Indonesia ke Hyundai Motors yang baru.</p>
<p>Sejak saat itu, lanjut sang pejabat, keterlibatan prinsipal Hyundai Motors Korea begitu kuat dengan investasi langsung membangun pabrik plus memproduksi model-model baru seperti Hyundai Creta, Hyundai Stargazer, serta mobil listrik Ioniq.</p>
<p>Kehadiran model-model produksi lokal itu menjadikan ada kondisi semacam euforia, terlebih promosi juga gencar. Sekarang setelah satu tahun masa euforia itu, kata dia, Hyundai sudah menapak di kondisi yang sebenarnya, kondisi normal.</p>
<p>&#8220;Lalu, apakah eforia itu mulai surut? Tentu tidak bisa hanya dilihat sekarang dengan serta merta. Yang pasti, sekarang persaingan yang sebenarnyalah yang dihadapi Hyundai,” jelas dia. (San/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seberapa Laris Mobil Cina dan Korea di Indonesia Saat Ini? Begini Faktanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/seberapa-laris-mobil-cina-dan-korea-di-indonesia-saat-ini-begini-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Aug 2023 11:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Chery di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan FAW di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Kia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil MG]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14062</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Secara total, penjualan mobil seluruh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Secara total, penjualan mobil seluruh pabrikan (berbagai jenis dan kategori) pada periode itu tercatat meningkat.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (26/8/2023) menunjukkan, selama tujuh bulan pertama tahun ini mobil yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) di Tanah Air mencapai 578.891 unit. Jumlah ini meningkat 6,1 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang merupakan pada Januari hingga Juli 2022.</p>
<p>Pabrikan mobil asal Jepang masih mendominasi penjualan. Meski tidak bisa dimungkiri di antara pabrikan asal Negeri Matahari Terbit tersebut juga ada yang membukukan merosotnya penjualan.</p>
<p>Namun, fakta yang juga tidak kalah menarik adalah kiprah pabrikan asal negara-negara di luar Jepang. Bahkan dari Amerika maupun Etopa, yakni pabrikan asal Korea Selatan dan Republik Rakyat Cina.</p>
<figure id="attachment_8197" aria-describedby="caption-attachment-8197" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8197" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Ilustrasi-Kia-Sonet-di-GIIAS-2022-dok-e1661660433160-586x420.jpg 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8197" class="wp-caption-text">Kia Sonet yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fenomena naik turunnya penjualan juga dialami oleh pabrikan asal Negeri Ginseng maupun Negeri Tirai Bambu itu. Tetapi juga ada yang juga belum bisa dibanding dengan kinerja selama periode sama di 2022, karena pada saat itu pabrikan itu belum menjual produknya di Indonesia.</p>
<p>Berikut data atau rapor penjualan ritel mobil buatan merek atau pabrikan yang dimiliki perusahaan asal Korea Selatan maupun Cina itu. Sekadar catatan di daftar ini dimasukan juga Morris Garage (MG), yakni merek asal Inggris yang telah dibeli SAIC Motor (pabrikan asal Cina) pada 2007 dimana sejak itu produksi mobil dilakukan di Cina).</p>
<p><strong>Korea Selatan:</strong><br />
Hyundai : 20.504 unit (meningkat 78,3 persen dibanding Januari – Juli 2022)<br />
Kia : 1.007 unit (meningkat 14,3 persen)</p>
<p><strong>Republik Rakyat Cina:</strong><br />
Wuling : 13.681 unit ( meningkat 10,6 persen)<br />
Chery : 2.223 unit (belum bisa dibandingkan karena baru)<br />
DFSK : 969 unit (melorot 32,7 persen)<br />
Morris Garage : 602 unit (meningkat 14,2 persen)<br />
FAW : 292 unit (meningkat 137,4 persen)<br />
<em>Sumber : Gaikindo, 2023</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Wuling di RI Selama Januari &#8211; Juli, Masih Ditenggelamkan Hyundai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-wuling-di-ri-selama-januari-juli-masih-ditenggelamkan-hyundai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 13:47:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Stargazer X]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13673</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama tujuh pertama tahun 2023...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama tujuh pertama tahun 2023 ini Hyundai bercokol di urutan keenam di daftar 10 pabrikan dengan penjualan terbanyak.</p>
<p>Sementara, seperti terlihat di data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (9/8/2023) Wuling Motors tetap nangkring di urutan ke-10. Selisih penjualannya pun cukup jauh dibanding Hyundai.</p>
<p>Fakta data berbicara, selama Januari hingga Juli itu, jumlah mobil Hyundai yang terjual ke diler (<em>wholesales</em>) sebanyak 20.065 unit. Sedangkan mobil Wuling sebanyak 15.969 unit.</p>
<p>Posisi ini sama persis dengan kondisi pada enam bulan pertama atau semester satu. Saat itu, Hyundai meraup angka <em>wholesales</em> sebanyak 18.411 unit dengan pangsa pasar 3,6 persen, sekaligus mengantarnya ke posisi ke-6 di daftar 10 pabrikan dengan penjualan terbanyak di Indonesia.</p>
<p>Sementara, Wuling hanya mengantongi angka <em>wholesales</em> 9.742 unit dengan pangsa pasar 1,9 persen. Pabrikan asal Liuzhou, Guangzhou, Cina, itu nangkring di urutan ke-10.</p>
<p>Di penjualan ritel, kondisinya setali tiga uang. Hyundai yang berada di urutan ke-6 menyerok angka penjualan sebanyak 18.208 unit dengan pangsa pasar 3,6 persen.<br />
Adapun Wuling mengoleksi angka penjualan sebanyak 11,727 unit(mencuil 2,3 persen pangsa pasar) bertengger di urutan ke-10.</p>
<figure id="attachment_13257" aria-describedby="caption-attachment-13257" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13257" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Stargazer-Essential-dok.Mobilitas.id_-e1689580451855.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Stargazer-Essential-dok.Mobilitas.id_-e1689580451855.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Stargazer-Essential-dok.Mobilitas.id_-e1689580451855-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Stargazer-Essential-dok.Mobilitas.id_-e1689580451855-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Stargazer-Essential-dok.Mobilitas.id_-e1689580451855-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/Hyundai-Stargazer-Essential-dok.Mobilitas.id_-e1689580451855-587x420.jpg 587w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13257" class="wp-caption-text">Hyundai Stargazer Essential &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Padahal, dari segi jumlah model yang dijajakan oleh dua merek atau pabrikan itu sama. Hyundai Indonesia saat ini menjual Hyundai Ioniq 5, Hyundai Stargazer, Hyundai Creta, Hyundai Palisade Hyundai Santa Fe, dan Hyundai Staria.</p>
<p>Sedangkan Wuling menjajakan Wuling Almaz, Wuling Alvez, Wuling Formo, Wuling Confero, Wuling Air EV, dan Wuling Cortez. Kinerja pabrikan asal Cina dan Korea ini memang menarik dicermati, karena sebelumnya Hyundai yang lebih &#8220;senior&#8221; di Indonesia dibanding Wuling kalah jauh dalam penjualan.</p>
<p>Wuling yang memulai berjualan pada 2017, langsung menggebrak dan menjadi bintang baru di Indonesia. Dia bahkan langsung bertngger di urutan ke-8 dan mendepak Nissan Motor ke posisi 10 di daftar 10 besar pabrikan penjual mobil terbanyak, Adapun Hyundai masih berada di luar kelompok 10 besar.</p>
<p>Tetapi, kondisi mulai berubah pada 2022 lalu, Hyundai menggusur Wuling. Pabrikan asal Korea ini berhasil melego mobil buatannya ke konsumen sebanyak 30.193 unit. Sedangkan ke diler (<em>wholesales</em>) sebanyak 31.965 unit.</p>
<p>Dia langsung bercokol di urutan ke-8. Pada saat yang sama, Wuling hanya menjual 24.270 mobil ke diler (<em>wholesales</em>) dan 29.98 unit ke konsumen. Posisinya pun tenggelam dari urutan kedelapan ke urutan sepuluh. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Tahun 14,3 Juta Mobil Di-recall di Korea, Terbanyak Hyundai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/enam-tahun-143-juta-mobil-di-recall-di-korea-terbanyak-hyundai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 08:26:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyudai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Company]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12851</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Penyebab penarikan (recall) terbanyak adalah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Penyebab penarikan (recall) terbanyak adalah sistem pengereman yang bermasalah.</p>
<p>Laporan <em>Business Korea</em> yang mengutip sumber di Asosiasi Pabrikan Mobil Korea (KAMA) dan dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (19/6/2023) menyebut, total ada 14.355.263 mobil yang di-recall di Korea Selatan sejak 2017 hingga pertengahan Juni 2023.</p>
<p>“Dari jumlah itu, 70,8 persen (atau 11.744.696 unit) merupakan mobil yang diproduksi di pabrik lokal Korea. Sementara 29,1 persen (4.180.567 unit) merupakan mobil asal impor,” ujar sumber di KAMA.</p>
<p>Menariknya, Hyundai Motor tercatat sebagai pabrikan yang menarik (<em>recall</em>) mobil dengan jumlah terbanyak yakni 4.974.233 unit. Dia diikuti saudara satu grupnya yakni Kia Motor Corporation yang menarik 3.480.484 unit.</p>
<p>Sementara, BMW Korea berada di urutan kedua karena me-<em>recall</em> sebanyak 1.640.640 mobil.</p>
<figure id="attachment_2907" aria-describedby="caption-attachment-2907" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2907" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-logo-mobil-KIA-dok.Motor-Trend-e1632295976746.webp" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-2907" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo mobil KIA &#8211; dok.Motor Trend</figcaption></figure>
<p>Kemudian Mercedes-Benz dan General Motors Korea masing-masing berada di urutan keempat dan kelima dalam daftar pabrikan dengan penarikan mobil terbanyak, karena me-<em>recall</em> sebanyak 895.487 mobil dan 842.569 mobil.</p>
<p>“Sebagian besar kendaraan yang ditarik itu dikarenakan cacat pada sistem pengeremannya (sebanyak 3.515.390 unit) dan sistem penggerak utama (sebanyak 3.458.687 unit),” kata sang sumber.</p>
<p>Kemudian, penyebab terbanyak ketiga adalah sistem pengendaraan dan interior (sebanyak 1.711.518 unit), sistem kelistrikan (1.629.914 unit), dan sistem AC dan pemanas (1.058.847 unit). Sisanya, dikarenakan penyebab lain.</p>
<p>“Beberapa dari penarikan ini dilakukan secara sukarela oleh produsen mobil, sementara yang lain diperintahkan oleh pemerintah melalui Undang-Undang Manajemen Otomotif,” tandas sumber di KAMA tersebut. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Agustus, Penjualan Global Hyundai Merosot 3,8%</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-agustus-penjualan-global-hyundai-merosot-38/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Sep 2022 07:15:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Creta]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Group]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Palisade]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Stargazer]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Staria]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbaru Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8326</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Semester satu tahun ini Grup...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Semester satu tahun ini Grup Hyundai menjual terbanyak ketiga di dunia.</p>
<p>Data Otoritas Transportasi Federal Jerman (KBA) dikutip <em>Mobilitas</em>, Jumat (2/9/2022), menunjukkan selama Januari – Juni atau semester pertama tahun ini Grup Toyota menjadi pabrikan dengan penjualan terbanyak di dunia. Disusul Volkswagen dan Grup Hyundai.</p>
<p>Total penjualan Grup Hyundai (Hyundai Motor dan Kia Motors) saat itu mencapai 3,299 juta unit. Posisi Hyundai melompat dari kelima di tahun lalu, menjadi ketiga.</p>
<p>Namun, merek Hyundai saja, di periode Januari – Agustus tahun ini ternyata penjualannya melorot 3,8%. Data penjualan Hyundai yang dikutip Yonhap, Jumat (2/9/2022) memperlihatkan total penjualan yang diraup di delapan bulan tahun ini 2.544.681 unit.</p>
<figure id="attachment_6084" aria-describedby="caption-attachment-6084" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6084" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/SUV-kompak-Hyundai-Creta-yang-diproduksi-di-Indonesia-dok.Mobilitas-scaled-e1649247496507.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6084" class="wp-caption-text">SUV kompak Hyundai Creta yang diproduksi di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan,  di periode sama tahun lalu, total penjualan mencapai 2.644.649 unit. Padahal, pabrikan mobil terbesar di Korea Selatan ini mematok target penjualan sepanjang 2022 harus mencapai 4,32 juta unit, naik dari tahun lalu yang sebanyak 3,89 juta unit.</p>
<p>Untuk memacu penjualan di semster kedua tahun ini, Hyundai akan memacu penjualan mobil listrik murni (BEV) Ioniq 6 dan beberapa model lainnya. Mobil setrum itu diluncurkan pada April lalu. (Vto/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seberapa Laku Mobil Cina dan Korea di Indonesia? Begini Faktanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/seberapa-laku-mobil-cina-dan-korea-di-indonesia-begini-faktanya-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2022 12:17:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[FAW]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Kia]]></category>
		<category><![CDATA[MG]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Chery]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan FAW]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Kia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan MG]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7195</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Sepanjang Januari hingga Mei tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Sepanjang Januari hingga Mei tahun ini penjualan mobil di Indonesia, baik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun ke konsumen (ritel) masih menanjak dibanding bulan sebelumnya maupun bulan yang sama di tahun 2021. Meski begitu, tidak semua pabrikan membukukan kenaikkan penjualan.</p>
<p>Data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Jumat (24/6/2022) menunjukkan, <em>wholesales</em> di lima bulan pertama tahun ini sebanyak 396.153 unit. Jumlah itu menanjak 23,20 persen dibanding Januari – Mei 2021 yang sebanyak 320.746 unit.</p>
<p>Pada periode yang sama, total penjualan ritel mencapai 381.677 unit. Jumlah tersebut meningkat 18,48 persen dibanding jumlah yang dikoleksi selama Januari – Mei tahun lalu, yang sebanyak 322.129 unit.</p>
<figure id="attachment_6058" aria-describedby="caption-attachment-6058" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6058" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Creta-dok.Mobilitas.id_-scaled-e1649048436935.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6058" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Hyundai Creta &#8211; dok.Mobilitas.id</figcaption></figure>
<p>Penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (yang secara umum disebut) mobil di Tanah Air, tidak hanya dibukukan oleh pabrikan-pabrikan asal Jepang saja, tetapi juga dari Asia lainnya maupun dari Eropa. Dari Asia, selain India juga ada pabrikan dari Republik Rakyat Cina (Cina) dan Korea Selatan.</p>
<p>Mobil asal Cina adalah Wuling, Dongfeng Sokon (DFSK), Morris Garage (yakni merek asal Inggris yang sejak tahun 2017 diakuisi oleh perusahaan Cina SAIC Motor Corporation.Ltd dan sejak tahun 2016 proses produksinya dilakukan di Cina), serta FAW. Adapun pabrikan asal Korea Selatan adalah Hyundai dan Kia.</p>
<p>Seperti kondisi penjualan secara umum, total penjualan secara kumulatif (baik wholesales maupun ritel) pabrikan dari Cina maupun Korea ada yang meningkat, dan sebaliknya ada yang merosot. Bahkan, ada pula &#8211; yakni Hyundai &#8211; yang pertumbuhan atau peningkatan penjualannya meroket hingga 700 persen lebih.</p>
<figure id="attachment_4214" aria-describedby="caption-attachment-4214" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4214" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/SUV-Kia-Sonet-saat-dipamerkan-di-GIIAS-2021-dok.Mobilitas.id_-e1637744310266.jpg" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-4214" class="wp-caption-text">SUV Kia Sonet saat dipamerkan di GIIAS 2021 &#8211; dok.Mobilitas.id</figcaption></figure>
<p>Berikut data penjualan ke dealer (<em>wholesales</em>) Januari – Mei 2022 dibanding periode sama tahun 2021:<br />
Wuling: 10.925 unit ( naik 15,2%)<br />
DFSK: 1.149 unit (turun 10,9 persen)<br />
MG: 380 unit (turun 21,2 persen)<br />
FAW: 96 unit (naik 88,2 persen)<br />
Hyundai: 9.477 (naik 807,8 persen)<br />
Kia: 639 unit (turun 57,8 persen).</p>
<p>Penjualan ritel Januari – Mei 2022 dibanding periode sama tahun 2021:<br />
Wuling: 9.015 unit (naik 8,4 persen)<br />
DFSK: 1.022 unit (turun 19,9 persen)<br />
MG: 375 unit (turun 11,3 persen)<br />
FAW: 96 unit (naik 88,2 persen)<br />
Hyundai: 7.771 unit (naik 732 persen)<br />
Kia: 677 unit (turun 46,1 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em> (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
