<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan Isuzu &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-isuzu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Feb 2026 16:11:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan Isuzu &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Sepanjang 2025 Loyo, Penjualan Ritel Truk Isuzu di Januari 2026 Naik 17 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-sepanjang-2025-loyo-penjualan-ritel-truk-isuzu-di-januari-2026-naik-17-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 09:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Isuzu 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PT IAMI]]></category>
		<category><![CDATA[PT Isuzu Astra Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk Isuzu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27122</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan kendaraan Isuzu – baik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan kendaraan Isuzu – baik penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) &#8211; di tahun 2025 dari tahun 2024. Namun di awal tahun 2026, terjadi perbaikan.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis( 26/2/2026) menunjukkan di tahun 2025, jumlah wholesales kendaraan Isuzu (gabungan mobil penumpang, komersial pick up, bus, hingga truk) 25.121 unit. Jumlah itu merosot dibanding tahun 2024 yang sebanyak 26.379 unit.</p>
<p>Sementara, total penjualan ritelnya 25.295 unit, anjlok alias berkurang hingga 2.689 unit dibanding tahun sebelumnya. Sebab di tahun 2024, kendaraan Isuzu yang dijajakan oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia (PT IAMI) itu masih membukukan penjualan ritel sebanyak 27.984 unit.</p>
<figure id="attachment_20192" aria-describedby="caption-attachment-20192" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-Isuzu-Motors-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1726835958692.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-20192" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-Isuzu-Motors-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1726835958692.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-Isuzu-Motors-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1726835958692.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/Ilustrasi-Isuzu-Motors-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1726835958692-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-20192" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Isuzu Motors di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan di tahun 2026 ini, data berbicara, total <em>wholesales</em> kendaraan Isuzu sebanyak 2.170 unit. Jumlah penjualan grosir itu menyusut 1,6 persen dibanding total <em>wholesales</em>-nya di bulan yang sama di tahun 2025.</p>
<p>Namun total penjualan ecerannya alias penjualan ritelnya mencapai Isuzu malah positif yakni meningkat 27,2 persen dibanding Januari 2024. Begitu, khusus penjualan kendaraan niaga &#8211; jenis truk dan tidak termasuk sasis bus dn pick up Traga – ternyata penjualan ritelnya anjlok hingga 17 persen.</p>
<p>Jika di Januari 2025 lalu penjualan ritel truk Isuzu masih sebanyak 858 unit, di Januari 2026 ini hanya sebanyak 1.004 unit. Dengan kata lain, penjualan eceran itu bertambah banyak 146 unit, dan menjadikannya meraup pangsa pasar 18,2 persen, naik dibanding Januari 2025 yang sebesar 16, 8 persen. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil Grup Astra di RI Saat Ini: Toyota dan Daihatsu Lesu, Lexus Melaju</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-grup-astra-di-ri-saat-ini-toyota-dan-daihatsu-lesu-lexus-melaju/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Sep 2024 01:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Grup Astra]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lexus]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan UD Trucks]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20073</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Dari beberapa merek mobil yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Dari beberapa merek mobil yang dipasarkan oleh Grup Astra di Indonesia, ada satu merek yakni Peugeot menghentikan penjualan sejak 2 Mei 2024.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (14/9/2024) pada tahun 2024 ini, selama Januari – Maret (kuartal pertama) mobil peugeot yang dijajakan oleh PT Astra International Peugeot hanya terjual ke konsumen (penjualan ritel0 sebanyak 23 unit.</p>
<p>Padahal di tahun 2023 (setahun penuh) hanya laku 199 unit. Jumlah tersebut anjlok parah dibanding tahun 2022 yang sebanyak 451 unit.</p>
<p>Sementara itu, merek lainnya – Toyota (yang dijajakan PT Toyota Astra Motor), Daihatsu (PT Astra Daihatsu Motor), Isuzu (PT Isuzu Astra Motor Indonesia), dan UD Trucks (PT Astra International – UD Trucks) sepanjang Januari – Agustus 2024 membukukan anjloknya penjualan ritel.</p>
<figure id="attachment_19612" aria-describedby="caption-attachment-19612" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Daihatsu-Sigra-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723735748827.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19612" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Daihatsu-Sigra-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723735748827.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19612" class="wp-caption-text">Daihatsu Sigra yang dipamerkan di hajatan GIIAS 2024 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fakta data Gaikindo berbicara, mobil Toyota di delapan bulan pertama itu laku terjual ke konsumen sebanyak 192.047 unit. Jumlah ini anjlok 8,9 persen dibanding total penjualan ritel yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Kemudian mobil Daihatsu mencatatkan penjualan ritel 117.358 unit, anjlok 12,6 persen. Lalu Isuzu meraup angka penjualan ritel 18.741 unit (anjlok 10 persen) dan UD Trucks laku sebanyak 1.173 unit (merosot 2,7 persen).</p>
<p>Namun, di saat saudara-saudaranya (yang dijajakan oleh Grup Astra) mengalami kemerosotan penjualan, ternyata mobil merek mewah Toyota yakni Lexus masih moncer. Merek ini berhasil menyerok angka penjualan ritel sebanyak 1.999 unit, melonjak 38,1 persen dibanding total penjualan ritel di Januari – Agustus tahun lalu. (Tan/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasar Truk RI di Kuartal I 2024 Ambyar, Merek di Bawah Grup Astra Tak Bersinar</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pasar-truk-ri-di-kuartal-i-2024-ambyar-merek-di-bawah-grup-astra-tak-bersinar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 04:22:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk]]></category>
		<category><![CDATA[PT AStra UD Trucks]]></category>
		<category><![CDATA[PT IAMI]]></category>
		<category><![CDATA[PT Isuzu Astra Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[truk terbaru Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[truk terbaru UD Trucks]]></category>
		<category><![CDATA[UD Trucks Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17866</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Masih lesunya harga komoditas hasil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Masih lesunya harga komoditas hasil tambang menjadi penyebabnya, maklum sektor tambang merupakan salah satu penyerap truk terbanyak.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (25/4/2024) menunjukkan sepanjang Januari – Maret atau kuartal pertama 2024 ini, jumlah truk yang terjual dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) hanya 15.077 unit. Jumlah itu ambrol hingga 39 persen dibanding periode sama di tahun lalu yang mencapai 24.635 unit.</p>
<p>Sementara, truk yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di tiga bulan pertama 2024 itu hanya 15.640 unit. Jumlah tersebut ambrol 34 persen dibanding total angka penjualan ritel yang diraup truk seluruh merek di Tanah Air pada Januari – Maret 2023, yang sebanyak 23.768 unit.</p>
<p>Ihwal ambyarnya penjualan truk di Indonesia selama periode itu, salah satu petinggi di Gaikindo, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (25/4/2024) menyebut permintaan dari perusahaan pertambangan dan perkebunan plus harga yang belum membaik menjadi biang keladinya. Maklum, kata dia, perusahaan tambang dan perkebunan merupakan salah satu penyerap truk terbanyak di Tanah Air.</p>
<figure id="attachment_13843" aria-describedby="caption-attachment-13843" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13843" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Salah-satu-varian-produk-UD-Trucks-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1703138122657.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-13843" class="wp-caption-text">Salah satu varian produk UD Trucks di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Memang masih ada permintaan di dua sektor itu, tetapi sangat kecil. Maklum, harga produk hasil tambang maupun perkebunan yang masih belum membaik menjadikan para pelaku usaha di sektor-sektor itu juga menahan belanja barang modal (termasuk truk) untuk berproduksi. Selain itu, tambahan investasi juga belum ada, karena mereka menunggu dulu kondisi sosial politik lebih pasti,” kata dia.</p>
<p>Lesunya penjualan truk (baik <em>wholesales</em> maupun ritel) juga dialami oleh pabrikan yang bernaung di bawah Grup Astra. Mereka adalah truk Isuzu yang dijajakan oleh PT Astra Isuzu Motor Indonesia (PT IAMI) dan UD Trucks yang dijual oleh PT Astra UD Trucks.</p>
<p>Data berbicara, selama tiga bulan pertama tahun ini, Isuzu hanya meraup angka <em>wholesales</em> sebanyak 6.846 unit, ambrol 23,8 persen periode sama di tahun 2023. Sementara, angka penjualan ritel yang berhasil diseroknya sebanyak 6.813 uni, ambles 18,0 persen dibanding tiga bulan pertama 2023.</p>
<p>Pada periode sama, UD Trucks hanya mengemas angka <em>wholesales</em> sebanyak 452 unit, anjlok 27,7 persen dibanding total <em>wholesales</em> selama Januari – Maret 2023. Adapun total angka penjualan ritel yang berhasil dikantonginya hanya 352 unit, anjlok 24,6 persen dibanding total penjualan ritel pada periode sama di tahun 2023. (Han/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Februari: Penjualan Mobil Grup Astra Melorot 18,59 Persen, Sigra Cs Susut Segini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-februari-penjualan-mobil-grup-astra-melorot-1859-persen-sigra-cs-susut-segini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 14:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Grup Astra]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Grup Astra]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Daihatsu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Grup Astra]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Peugeot di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan UD Trucks Indonesia di januari - Februari 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17140</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kendati total jumlah mobil yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kendati total jumlah mobil yang dijual Grup Astra melorot, namun masih menguasai pangsa pasar hingga 58 persen.</p>
<p>Keterangan resmi PT Astra International Tbk yang dirilis di Jakarta, dan di kutip <em>Mobilitas</em>, Kamis (14/3/2024) menyebut secara total angka penjualan mobil dari pabrik ke diler yang dibukukan merek-merek di bawah payung Grup Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, dan Peugeot) selama dua bulan pertama 2024 itu mencapai 79.224 unit. Sementara pada periode sama di tahun lalu, totalnya masih sebanyak 97.319 unit.</p>
<p>Total penjualan tersebut dibukukan oleh merek Toyota dan Lexus (yang dijajakan PT Toyota Astra Motor) sebanyak 44.843 unit. Kemudian Daihatsu (yang dijual oleh PT Astra Daihatsu Motor) sebanyak 29.451 unit, Isuzu (PT Isuzu Astra Motor Indonesia) sebanyak 4.595 unit, UD Trucks (PT Astra UD Trucks) 315 unit, dan Peugeot (oleh PT Astra Peugeot Indonesia) sebanyak 20 unit.</p>
<figure id="attachment_15978" aria-describedby="caption-attachment-15978" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15978" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Peugeot-2008-dok.Istimewa-e1704090622956.webp" alt="" width="700" height="492" /><figcaption id="caption-attachment-15978" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Peugeot 2008 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Penurunan penjualan mobil di Grup Astra tersebut, ternyata juga dialami oleh mobil kategori atau kelas Low Cost Green Car (LCGC) alias mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan. Total penjualann mobil (yang terdiri dari Toyota Agya, Toyota Calya, Daihatsu Ayla, dan Daihatsu Sigra) itu pada dua bulan pertama 2024 tersebutsusut 5,52 persen dari 25.756 unit (di tahun 2023) menjadi 24.335 unit di tahun ini.</p>
<p>Head of Corporate Communication Astra International Boy Kelana menegaskan pihaknya berharap ada sentimen psotif untuk penjualan seiring dengan momentum Lebaran. Selain itu hadirnya model-model baru yang akan diluncurkan.</p>
<p>“Dan diharapkan dapat berkontribusi positif bagi penjualan mobil (di pasar) nasional,” ujar Boy. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Isuzu Siapkan Pick Up D-Max Hybrid, Peluncuran Disebut Tahun 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/isuzu-siapkan-pick-up-d-max-hybrid-peluncuran-disebut-tahun-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2024 09:32:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu D-Max]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu D-Max Hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu Motors]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu Motors Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Isuzu D-Max Hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Isuzu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT IAMI]]></category>
		<category><![CDATA[PT Isuzu Astra Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16038</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Tren kendaraan komersial ringan (pick...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Tren kendaraan komersial ringan (pick up) berteknologi elektrifikasi (hybrid) semakin menjadi tren di Asia Tenggara.</p>
<p>Laporan Headlightmag belum lama ini, yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (5/1/2024) menyebut Isuzu Motors di Thailand saat ini tengah menguji pick up medium Isuzu D-Max versy hybrid ringan. “Prototipe Isuzu D-Max ini dilengkapi dengan mesin diesel trubo 2.2 liter plus sistem hybrid ringan 48V,” tulis media itu.</p>
<p>Namun, spesifikasi dari Isuzu D-Max hybrid itu hingga kini belum diungkap secara rinci. Kendati begitu, mesin diesel turbo hybrid ringan tersebut memiliki fungsi yang sama dengan Toyota Hilux hybrid yang telah diperkenalkan Toyota beberapa waktu lalu.</p>
<p>“Sehingga, itu berarti mesin disel 2.2 liter itu kemungkinan besar juga akan dilengkapi dengan belt starter generator (BSG). Komponen itu akan membantu mengurangi getaran saat start, memberikan akselerasi yang lebih cepat terutama saat menyalip, serta membantu mengurangi emisi karbon,” beber Headlightmag.</p>
<figure id="attachment_16040" aria-describedby="caption-attachment-16040" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-16040" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Tampilan-bagian-belakang-Isuzu-D-Max-Mild-Hybrid-yang-diuji-di-Thailand-dok.Headlightmag-e1704447123411.webp" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-16040" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Isuzu D-Max Mild Hybrid yang diuji di Thailand &#8211; dok.Headlightmag</figcaption></figure>
<p>Adapun mesin diesel turbo 2.2 liter yang diusungnya, konon didasarkan pada mesin keluarga RZ yang juga berasal dari mesin 1.9 liter RZ4E. Kabarnya, Isuzu D-Max hybrid ringan itu bakal diluncurkan pada tahun 2025 nanti.</p>
<p>Sekadar informasi, Isuzu D-Max merupakan pick up terlaris di Thailand sepanjang Januari – Novemver 2023 lalu. Data Federasi Industri Thailand (FTI) Klub Otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (5/1/2024) menunjukkan selama sebelas bulan pertama 2023 itu, 245.106 unit pick up medium dari 7 merek dijajakan di Negeri Gajah Putih itu.</p>
<p>Dari jumlah itu, Isuzu D-Max membukukan angka penjualan terbanyak. Berikut datanya:<br />
Isuzu D-Max : 107.729 unit (market share 43,9 persen)<br />
Toyota Hilux : 97.757 unit (39,9 persen)<br />
Ford Ranger : 22.584 unit (9,2 persen)<br />
Mitsubishi Triton : 12.149 unit (5,0 persen)<br />
Nissan Navara : 3.201 unit (1,3 persen)<br />
MG Extender : 882 unit (0,4 persen)<br />
Mazda BT : 804 unit (0,3 persen).<br />
<em>Sumber: FTI Klub Otomotif, 2024</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dipicu Merosotnya Harga Komoditas Tambang, Penjualan Truk di RI Tumbang</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/dipicu-merosotnya-harga-komoditas-tambang-penjualan-truk-di-ri-tumbang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Oct 2023 08:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Truk Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hino]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan UD Trucks]]></category>
		<category><![CDATA[truk Mercedes-Benz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14928</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Harga dua komoditas andalan Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Harga dua komoditas andalan Indonesia yakni batubara dan minyak sawit mentah (CPO) di pasar dunia melemah sejak awal tahun.</p>
<p>Loyonya harga tersebut diperkirakan sejumlah kalangan menjadikan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan perkebunan mengerem belanja modal (khususnya sarana angkutan yakni truk) untuk efisiensi.</p>
<p>“Harga komoditas dua sektor itu yakni batubara dan CPO kalau kita lihat data di bursa komoditas, sejak awal tahun menurun sampai akhir semster pertama tahun ini. Sementara di kuartal ketiga masih mengalami fluktuasi,” papar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, belum lama ini.</p>
<p>Pernyataan senada diungkap General Manager Business Communication PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB) Totok Sudaryanto saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (23/10/2023).</p>
<p>“<em>Demand</em> truk memang menurun karena harga komoditas tambang dan komoditas perkebunan turun. Apalagi <em>leasing</em> (lembaga pembiayaan kredit) juga memperketat penyaluran pembiayaan (karena risiko yang meningkat akibat kondisi sosail ekonomi nasional maupun global),” papar Totok.</p>
<p>Sementara, data Gaikindo yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (23/10/2023) sepanjang Januari – September tahun ini jumlah truk yang terjual ke diler (<em>wholesales</em>) di Indonesia sebanyak 59.420 unit. Jumlah ini merosot 10 persen dibanding <em>wholesales</em> yang dibukukan seluruh pabrikan pada periode sama di 2022, yang mencapai 66.103 unit.</p>
<figure id="attachment_2923" aria-describedby="caption-attachment-2923" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2923" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-truk-berat-buatan-Scania-dok.Scania-e1632377888509.jpg" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-2923" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk berat buatan Scania &#8211; dok.Scania</figcaption></figure>
<p>Sedangkan jumlah truk yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) di periode tersebut hanya sebanyak 59.885 unit. Total penjualan ini merosot 6 persen dibanding penjualan ritel selama sembilan bulan pertama di tahun lalu, yang masih sebanyak 63.536 unit.</p>
<p>Adapun data Revinitiv yang disitat Mobilitas pada hari yang sama memperlihatkan sejak Februari 2023, harga batubara di pasar global terus merosot hingga rata-rata di bawah US$ 200 per ton. Padahal di periode sama di 2022, harga rata-rata mencapai US$ 400 &#8211; US$ 470 per ton</p>
<p>Meski pada awal Agutus 2023 harga naik 14,1 persen menjadi US$ 138,85 per ton, namun tetap di bawah US$ 200. “Faktor geopolitik perang Rusia – Ukraina yang melibatkan langsung maupun tidak langsung negara-negara besar, masih membanyangi pasar komoditas pertambangan ini,” ungkap Jongkie Sugiarto.</p>
<p>Kondisi serupa terjadi di pasar CPO, dimana selama semester pertama tahun ini harganya hanya US$ 950,8 per ton. Padahal di periode sama 2022, di Bursa Rotterdam, sempat mencapai US$ 1.659,6 per ton. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fuso Masih Juarai Penjualan Kendaraan Niaga di Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/fuso-masih-juarai-penjualan-kendaraan-niaga-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 10:29:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Daimler]]></category>
		<category><![CDATA[bus Hino]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[Fuso Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hino]]></category>
		<category><![CDATA[pasar UD TRucks]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Daimler Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Fuso Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan UD Trucks]]></category>
		<category><![CDATA[truk baru UD Trucks]]></category>
		<category><![CDATA[truk Daimler]]></category>
		<category><![CDATA[Truk Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[truk Hino]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6574</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan kendaraan bermotor roda empat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (termasuk kendaraan niaga berupa truk dan bus) sepanjang Januari – Maret atau kuartal pertama di Indonesia tercatat meningkat. Sejumlah pabrikan atau merek membukukan menanjaknya penjualan, khususnya penjualan ke konsumen (ritel).</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Kamis (12/5/2022) menunjukkan, selama tiga bulan pertama itu, total penjualan ritel semua jenis kendaraan roda empat atau lebih mencapai 238.377 unit.</p>
<p>Jumlah ini melonjak 34% dibanding total penjualan ritel yang dibukukan selama periode sama tahun lalu, yang sebanyak 178.452 unit.</p>
<figure id="attachment_635" aria-describedby="caption-attachment-635" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-635" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Truk-Hino-Ranger-bermesin-Common-Rail-dok.Istimewa-e1620371752117.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-635" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk Hino &#8211; dok.Hino</figcaption></figure>
<p>Hampir semua merek membukukan peningkatan penjualan, termasuk di segmen kendaraan niaga. Dan fakta menunjukkan, di segmen ini Mitsubishi Fuso masih merajai penjualan ritel dengan total 8.644 unit atau naik 19,3% dibanding penjualan yang dibukukannya selama kuartal pertama 2021.</p>
<p>Total penjualan merek berlambang tiga berlian tersebut di atas penjualan yang dibukukan oleh Isuzu. Kendaraan niaga Isuzu yang dijajakan oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia itu laku sebanyak 7.126 unit, atau naik 22,3%.</p>
<figure id="attachment_6577" aria-describedby="caption-attachment-6577" style="width: 696px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6577" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871.jpg" alt="" width="696" height="442" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871-300x191.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871-150x95.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871-661x420.jpg 661w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /><figcaption id="caption-attachment-6577" class="wp-caption-text">Tractor Head Isuzu &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Berikut daftar penjualan ritel kendaraan niaga di Indonesia sepalama kuartal pertama 2022:<br />
Fuso: 8.644 unit (naik 19,3%)<br />
Isuzu: 7.126 unit (naik 22,3%)<br />
Hino: 6.362 unit (naik 46,6%)<br />
UD Trucks: 566 unit (naik 31,9%)<br />
Daimler: 408 unit (naik 48%)<br />
Tata: 62 unit (turun 7,5%)<br />
FAW: 83 unit (naik 151,5%)<br />
Scania: 62 unit (turun 50,8%)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em><br />
<em>Catatan: Perbandingan penjualan dilakukan dengan penjualan ritel selama periode sama tahun 2021</em>. (Fan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
