<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan Lamborghini &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-lamborghini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Nov 2025 06:33:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan Lamborghini &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Rapor Penjualan Ferrari dan Lamborghini di Italia Selama Januari – Oktober 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-rapor-penjualan-ferrari-dan-lamborghini-di-italia-selama-januari-oktober-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 06:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ferrari 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lamborghini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26225</guid>

					<description><![CDATA[Roma, Mobilitas – Sepanjan periode Januari hingga Oktober...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Roma, Mobilitas</strong> – Sepanjan periode Januari hingga Oktober atau sepuluh bulan pertama 2025 itu, baik Ferrari maupun Lamborghini mencatatakan kenaikan penjualan, meski di saat yang sama total penjualan mobil (seluruh merek) di Negeri Pizza itu melorot.</p>
<p>Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (4/11/2025) menunjukkan sepanjang Januari –Oktober tahun ini, jumlah mobil yang terlego di Italia itu mencapai 1.293.366 unit. Jumlah ini melorot 2,7 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_24174" aria-describedby="caption-attachment-24174" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/Lamborghini-Urus-paling-banyak-terjual-di-antara-mobil-Lamborghini-yang-ada-dok.Istimewa-e1746511334292.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-24174" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/05/Lamborghini-Urus-paling-banyak-terjual-di-antara-mobil-Lamborghini-yang-ada-dok.Istimewa-e1746511334292.jpg" alt="" width="700" height="496" /></a><figcaption id="caption-attachment-24174" class="wp-caption-text">Lamborghini Urus, paling banyak terjual di antara mobil Lamborghini yang ada &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pada saat yang sama, Ferrari mencatatkan penjualan mobilnya sebanyak 699 unit, naik 1,5 persen dibanding periode sepuluh bulan pertama 2024. Sedangkan Lamborghini pada Januari – Oktober 2025 tersebut menjual 502 unit mobilnya, melonjak 11,6 persen dibanding periode sepuluh bulan pertama 2024.</p>
<p>Pada bulan Oktober saja, jumlah mobil Ferrari di negerinya sendiri itu mencapai 60 unit, merosot 11,8 persen dibanding Oktober 2024. Sementara, Lamborghini mendulang angka penjualan 33 unit, anjlok 44,1 persen dibanding Oktober 2024. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamborghini Cetak Moncernya Penjualan di Januari &#8211; September 2025</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lamborghini-cetak-moncernya-penjualan-di-januari-september-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 05:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[mobil sport]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lamborghini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26033</guid>

					<description><![CDATA[Jerusalem, Mobilitas – Pabrikan mobil sport mewah asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jerusalem, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil sport mewah asal Santa Agata, Bologna, Italia, itu sampai saat ini dikenal sebagai merek mobil sport yang diidamkan penduduk duni. Dia menjadi pesing terkuat pabrikan yang juga berasal dari Italia juga, yakni Ferrari.</p>
<p>Meski secara volume penjualan, Lamborghini masih di bawah Ferrari, namun di periode Januari – September 2025 ini merek berlambang banteng mendengus ini membukukan moncernya penjualan. Begitu pun di periode Januari – Juni atau semester pertama 2025.</p>
<figure id="attachment_20463" aria-describedby="caption-attachment-20463" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Logo-Lamborghini-dok.Istimewa-via-Dubizzle-e1727875797913.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-20463" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Logo-Lamborghini-dok.Istimewa-via-Dubizzle-e1727875797913.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-20463" class="wp-caption-text">Logo Lamborghini &#8211; dok.Istimewa via Dubizzle</figcaption></figure>
<p>Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA)yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu Jumat (18/10/2025).menunjukkan sepanjang Januari – September tahun ini jumlah mobil Lamborghini yang terjual di dunia mencapai 8.648 unit. Jumlah ini lebih banyak 1.009 unit dibanding total penjualan di periode sama di 2024.</p>
<p>Fakta data juga berbicara, di enam bulan pertama alias semester pertama 2025, penjualan mobil Lmborghini juga telah moncer. Totalnya mencapai 5.681 unit, meningkat 2 persen dibanding periode sama di tahun 2024. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamborghini Hadirkan Urus SE Listrik di Thailand Tahun 2028, Karena Pasar Menjanjikan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lamborghini-hadirkan-urus-se-listrik-di-thailand-tahun-2028-karena-pasar-menjanjikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 08:16:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga Lamborghini Urus SE Plug-in Hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan Lamborghini Urus SE Plug-in Hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini Plug-in Hybrid di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini Urus SE di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[pasar supercar di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lamborghini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18305</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Pernyataan itu ditegaskan Direktur Regional...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Pernyataan itu ditegaskan Direktur Regional Asia-Pasifik Lamborghini Automobili, Francesco Scardaoni.</p>
<p>Menurut Francesco, pengembangan dan peluncuran supercar listrik merupakan bagian dari rencana menuju era netral karbon dari pabrikannya. Sehingga, mulai tahun 2025 hingga 2028, ditetapkan sebagai masa transisi dari PHEV menuju listrik murni bagi pengabdosian teknologi hybrid ke listrik murni.</p>
<p>“Lambhorgini telah berada pada jalur netral karbon global. Itu merupakan bagian yang vital bagi pengembangan bisnis jangka panjang kami,” kata Francesco.</p>
<p>Pernyataan itu ditegaskan Francesco di Thailand, Kamis (16/5/2024) seperti diberitakan The Bangkok Post yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (20/5/2024). Sebelumnya Lamborghini Urus SE berteknologi plug-in hybrid (PHEV) diluncurkan di Beijing Auto Show 2024, pada 25 April lalu.</p>
<p>Mengusung mesin konvensional 4.0 liter twin turbo V8 plus motor listrik mobil ini bertenaga 789 hp dengan torsi hingga 950 Nm. “Jika menggunakan mode listrik penuh atau menggunakan sumber tenaga listrik saja, mobil ini mampu menemouh jarak sejauh 60 kilometer,” bunyi pernyataan Lamborghini Automobili yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (20/5/2024).</p>
<figure id="attachment_18307" aria-describedby="caption-attachment-18307" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18307" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Tampilan-bagian-belakang-Lamborghini-Urus-SE-Plug-in-Hybrid-dok.PistonsHead-e1716192893403.webp" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-18307" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Lamborghini Urus SE Plug-in Hybrid &#8211; dok Istimewa via .PistonHeads</figcaption></figure>
<p>Saat peluncuran harganya belum disebutkan, karena proses penjualan memang belum dimulai. Namun, di Thailand diperkirakan setara dengan 24,9 juta baht atau sekitar Rp 11,067 miliar (kurs 1 baht = Rp 444,46).</p>
<p>“Ini (Lamborghini Urus SE PHEV) merupakan Lamborghini Urus SE versi plug-in hybrid pertama. Dengan teknologi tersebut, diharapkan mamu mengurangsi emisi karbon dioksida hingga 80 persen,” ungkap Francesco.</p>
<p>Francesco menyatakan, pihaknya berniat menjajakan mobil itu  di Thailand karena pasar yang menjanjikan. Francesco menyebut sepanjang tahun 2023 lalu, pihaknya berhasil melego 2.660 unit ke konsumen di kawasan Asia-Pasifik.</p>
<p>“Di kawasan Asia-Pasifik kami mempunyai pasar yang sangat potensial yaitu Cina. Kemudian Jepang, Korea Selatan, Taiwan, India, dan Thailand,” jelas Francesco.</p>
<p>Data internal Lamborghini yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (20/5/2024) menyebut sepanjang tahun 2023 itu pihaknya melego 10.112 unit supercar. Penyumbang terbanyak penjualan di tahun itu adalah SUV Lamborghini Urus. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seberapa Laku Mobil Ferrari dan Lamborgini di Italia Saat Ini? Begini Faktanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/seberapa-laku-mobil-ferrari-dan-lamborgini-di-italia-saat-ini-begini-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Mar 2024 12:52:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[ferrari di Italia]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Ferrari di Italia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lamborghini di Italia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16962</guid>

					<description><![CDATA[Roma, Mobilitas – Selain mobil-mobil reguler alias mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Roma, Mobilitas</strong> – Selain mobil-mobil reguler alias mobil biasa yang diproduksi berbagai pabrikan dalam negeri maupun liuar negeri, di Italia juga dijajakan supercar yang diproduksi pabrikan lokal.</p>
<p>Dua supercar yang kondang – tidak hanya di dalam negeri Italia saja, tetapi juga di berbagai negara di berbagai belahan dunia – yakni Ferrai dan Lamborghini juga tercatat memberi kontribusi ke total penjualan mobil di negara itu. Meski angka penjualan mobil pabrikan yang bermarkas di Maranello, dan pabrikan yang berkantor di Santa Agata, Bologna, Italia, itu tidak sesemarak volume penjualan mobil reguler.</p>
<p>Maklum, harga supercar itu memang selangit atau berlipat-lipat dari harga mobil reguler. Sehingga, secara total nilai penjualan yang dibukukan merek cukup signifikan bagi total penjualan mobil di Italia.</p>
<p>Data Asosiasi Industri Otomotif Itali (UNRAE) yang dikutip <em>Mobilitas</em> menunjukkan, sepanjang Januari – Februari 2024 ini penjualan mobil di Italia menanjak 11, 7 persen dibanding periode sama di tahun 2023. Total penjualan di dua bulan pertama itu mencapai 289.103 unit.</p>
<p>Selama periode itu, pabrikan atau merek lokal, yakni Fiat masih menjadi pabrikan dengan penjualan terbanyak 33.500 unit. Jumlah penjualan tersebut meningkat tipis 0,8 persen dibanding total penjualan selama dua bulan pertama di tahun 2023.</p>
<figure id="attachment_3640" aria-describedby="caption-attachment-3640" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3640" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Lamborghini-Urus-dok.Lamborghini-e1635212717384.webp" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-3640" class="wp-caption-text">SUV Lamborghini Urus &#8211; dok.Lamborghini</figcaption></figure>
<p>Dia dibuntuti merek atau pabrikan asal Jepang, yakni Toyota yang berhasil menjual mobilnya sebanyak 20.990 unit. Angka penjualan pabrikan ini menanjak 17,5 persen dibanding penjualan selama dua bulan pertama 2023.</p>
<p>Di urutan ketiga, pabrikan asal Jerman yakni Volkswagen, bercokol. Pabrikan ini berhasil melego 19.247 mobilnya di Italia selama dua bulan pertama 2024, namun ambles 14 persen dibanding periode sama tahun 2023.</p>
<p>Sedangkan, Ferrai dan Lamborghini, penjualan meningkat dan merosot. Fakta data berbicara, selama dua bulan perdana itu Ferrari laku sebanyak 149 unit, melonjak 24,2 persen.</p>
<p>Sementara di saat yang sama, Lamborghini membukukan merosotnya penjualan hingga 5,3 persen dibanding periode sama di tahun lalu. Merek berlambang banteng tersebut mekego mobilnya sebanyak 72 unit. (Ays/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Grup VW Klaim Jual 4,4 Juta Mobil di Dunia, Ternyata di RI Cuma Segini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/grup-vw-klaim-jual-44-juta-mobil-di-dunia-ternyata-di-ri-cuma-segini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jul 2023 07:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Grup VW]]></category>
		<category><![CDATA[Indomobil Group]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Audi di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Audi]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Porsche]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil VW]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan VW di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Garuda Mataram Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT GMM]]></category>
		<category><![CDATA[Volkswagen]]></category>
		<category><![CDATA[Volkswagen Group]]></category>
		<category><![CDATA[VW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13468</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Grup Volkswagen meliputi merek VW,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Grup Volkswagen meliputi merek VW, Audi, Porsche, Cupra, Skoda, SEAT, hingga Lamborghini.</p>
<p>Data internal Volkswagen AG yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (30/7/2023) menunjukkan sepanjang Januari hingga Juni tahun ini, jumlah mobil merek di bawah Grup VW yang terjual mencapai 4,4 juta unit. “Jumlah penjualan ini meningkat 13 persen dibanding periode sama di 2022,” bunyi keterangan VW AG.</p>
<p>Dari total penjualan sebanyak itu, ternyata 7,4 persennya atau sekitar 325.600 unit di antaranya merupakan mobil listrik (plug-in hybrid dan listrik baterai atau BEV). “Jumlah penjualan mobil berteknologi setrum itu didorong oleh penjualan mobil elektrfikasi di Cina yang meningkat 18 persen dibanding tahun lalu,” sebut grup pabrikan itu.</p>
<p>Total penjualan mobil buatan seluruh merek di bawah Grup VW di Cina pada enam bulan pertama itu mencapai 1.451.900 unit. Meski, menciut 1,2 persen dibanding enam bulan pertama di 2022.</p>
<p>Sementara itu di Indonesia, merek di bawah naungan Grup VW yang dijajakan dan terdaftar di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) adalah Audi dan Volkswagen. Keduanya dijajakan oleh PT Garuda Mataram Motor (GMM) atau Indomobil Group.</p>
<figure id="attachment_13079" aria-describedby="caption-attachment-13079" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13079" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/VW-Tiguan-Allspace-saat-dipmaerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-di-Tangerang-dok.Mobilitas-e1688568357437.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/VW-Tiguan-Allspace-saat-dipmaerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-di-Tangerang-dok.Mobilitas-e1688568357437.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/VW-Tiguan-Allspace-saat-dipmaerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-di-Tangerang-dok.Mobilitas-e1688568357437-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/VW-Tiguan-Allspace-saat-dipmaerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-di-Tangerang-dok.Mobilitas-e1688568357437-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/VW-Tiguan-Allspace-saat-dipmaerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-di-Tangerang-dok.Mobilitas-e1688568357437-696x500.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/07/VW-Tiguan-Allspace-saat-dipmaerkan-di-sebuah-pusat-perbelanjaan-di-Tangerang-dok.Mobilitas-e1688568357437-584x420.jpg 584w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13079" class="wp-caption-text">VW Tiguan Allspace yang dijual di Indonesia oleh PT Garuda Mataram Motor &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Data Gaikindo yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (30/7/2023) memperlihatkan selama enam bulan pertama tahun ini, penjualan mobil Audi ke diler (wholesales) sebanyak 21 unit. Jumlah ini meningkat 5 persen dibanding penjualan selama kurun waktu yang sama di 2022.</p>
<p>Pada saat yang sama, penjualan mobil berlambang tiga cincin saling terkait ini ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 28 unit. Jumlah ini melonjak 40 persen.</p>
<p>Sedangkan <em>wholesales</em> mobil VW di Januari – Juni itu, sebanyak 144 unit. Jumlah ini ambrol 24,3 persen dibanding <em>wholesales</em> yang dibukukan pada periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Adapun penjualannya ke konsumen pada semester pertama itu tercatat sebanyak 121 unit. Jumlah ini ambrol 36,3 persen dibanding enam bulan pertama 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamborghini pun Melangkah ke Era Mobil Listrik</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lamborghini-pun-melangkah-ke-era-mobil-listrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 May 2021 05:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghiini di Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini dan VW]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[roadmap mobil listrik Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[supercar listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Volkswagen Group]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=954</guid>

					<description><![CDATA[Bologna, Mobilitas – Publik dunia paham betul, hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bologna, Mobilitas</strong> – Publik dunia paham betul, hingga akhir tahun 2020 lalu, Lamborghini masih belum memberikan ketegasan soal langkahnya menuju era kendaraan listrik dunia. Namun, di tahun 2021 ini, pabrikan berlambang banteng itu telah memberi kepastian.</p>
<p>Seperti dilaporkan <em>Autocar</em> dan <em>The Verge</em>, Selasa (18/5/2021), Chief Executive Officer (CEO) Lamborghini, Stephan Winkelmann, secara tegas menyatakan setuju pabrikannya memproduksi mobil super (supercar) bersumber tenaga dari setrum. Meski, proses itu baru dimulai setelah tahun 2024,dan peluncuran model pertama dijadwal tahun 2030.</p>
<p>Meski tak secara gamblang model apa yang bakal digelontorkan di tahun 2030 itu, namun Winkelmann menyebut mobil setrum pertama itu model Grand Tourer dua pintu empat penumpang.</p>
<p>“Spesifikasi mobil listrik Lamborghini akan diputuskan tahun depan, dengan beberapa pilihan desain dengan pertimbangan yang cocok dengan platform yang telah dipersiapkan Grup Volkswagen,&#8221; kata dia.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-955" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Gambar-sketsa-supercar-Lamborghini-bersumber-tenaga-listrik-dok.Autocar-e1621672922706.jpg" alt="" width="700" height="496" /></p>
<p>Maklum, Lamborghini adalah salah satu anak perusahaan Volkswagen Group, sehingga langkahnya juga harus seirima dengan induknya. Tetapi, sekadar pengingat, pada tahun pada tahun 2017, meluncurkan konsep mobil listrik bernama Terzo Millennio yang didesain bersama Massachusetts Institute of Technology.</p>
<p>Ini membuktikan bahwa sejatinya pabrikan yang berdiri sejak Mei 1963 itu juga telah menyiapkan skenario jika nantinya benar-benar melangkah ke era mobil listrik. Hanya saja, dia masih enggan.</p>
<p>Salah satu alasannya, karena – seperti halnya beberapa pabrikan mobil sport – yang mempertimbangkan kemungkinan “larinya” konsumen loyal mereka yang masih mendamba sensasi dari mesin V8 dan V12. Padahal, mobil konvensional adalah model utama yang menyumbang ke pundi-pundi fulus perusahaan.</p>
<p>Tetapi, Lamborghini juga tak memungkiri realitas yang ada di planet bumi saat ini, dimana negara-negara di berbagai belahan dunia juga bersiap menuju era netral karbon melalui pengetatan aturan standar emisi. Uni Eropa mematok target pencapaian netral karbon (kondisi tanpa emisi CO2 dari kendaraan) pada tahun 2050.</p>
<figure id="attachment_898" aria-describedby="caption-attachment-898" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-898" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-mobil-listrik-tengah-mengisi-daya-baterai-dok.TomTom-e1621472081420.jpg" alt="" width="700" height="491" /><figcaption id="caption-attachment-898" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik tengah mengisi daya baterai &#8211; dok.TomTom</figcaption></figure>
<p>Begitu pun dengan Jepang, Cina, dan sejumlah negara maju lainnya juga mematok tahun tersebut sebagai tenggat akhir pencapaian netral karbon. Bahkan, Inggris sudah bertekad untuk netral karbon di tahun 2030.</p>
<p>Fakta kedua yang tak diingkari Lamborghini adalah, semakin sadarnya konsumen dunia – termasuk mara supercar enthusiast – bahwa kemampuan supercar listrik tak kalah dengan supercar bermesin konvensional. Salah satu contohnya dalam hal kemampuan akselerasi kecepatan dari 0 – 100 kilometer per jam, bahkan tak sedikit yang leboih baik ketimbang supercar konvensional.</p>
<p>Ini diakui oleh Winkelmann. Dia menyebut besaran torsi dan akselerasi supercar listrik diakui oleh para penggilanya.</p>
<p>“Iya, yang pasti torsi dan akselerasi (mobil listrik, yang menjadi daya tarik bagi konsumen). Karena begitu Anda menggeser persneling, Anda akan memiliki kurva yang konstan. Ini yang menurut saya, merupakan hal-hal yang paling mereka (konsumen) hargai,” kata dia seperti dilansir <em>The Bulletin</em>.</p>
<figure id="attachment_957" aria-describedby="caption-attachment-957" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-957" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Konsep-Terzo-Millennio-Lamborghini-dok.Istimewa-via-TechCrunch-scaled-e1621673332968.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-957" class="wp-caption-text">Konsep Terzo Millennio Lamborghini yang diperkenalkan tahun 2017 lalu &#8211; dok.Istimewa via TechCrunch</figcaption></figure>
<p>Faktor ketiga adalah, kini sudah banyak pabrikan yang berlomba membuat mobil super bertenaga dari listrik. Ferrari misalnya, mengumumkan model listrik pertamanya akan debut pada tahun 2025.</p>
<p>Perusahaan lain, seperti Drako, Aston Martin, dan Rimac juga telah mengerjakan supercar listrik. Meski pencapaian proses pengembangan itu, hingga kini berbeda-beda tingkatannya.</p>
<p>Serangkaian fakta ini menjadi pendorong Lamborghini melangkah ke era mobil listrik. Meski begitu, Lamborghini akan melangkah ke era mobil setrum itu dengan transisi yang ‘smooth’.</p>
<p>Sejak tahun ini hingga tahun 2024 nanti, dia masih akan memproduksi supercar dengan teknologi elektrifikasi paduan antara mesin konvensional dengan teknologi listrik alias hybrid dan plug-in hybrid (PHEV). Ini demi menjaga kelangsungan arus kas perusahaan.</p>
<figure id="attachment_943" aria-describedby="caption-attachment-943" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-943" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-proses-produksi-Lamborghini-Aventador-dok.YouTube-e1621590285594.jpg" alt="" width="700" height="488" /><figcaption id="caption-attachment-943" class="wp-caption-text">Ilustrasi, proses produksi Lamborghini Aventador &#8211; dok.YouTube</figcaption></figure>
<p>Walau tak disebutkan secara jelas, namun diduga, model berteknologi PHEV itu antara lain Lamborghini Aventador, Huracan, Urus serta roadster Sián edisi terbatas. Yang pasti, kini Lamborghini telah memantapkan diri menapak jalan menuju pasar mobil listrik, karena era mobil listrik di dunia adalah sebuah keniscayaan. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamborghini Miura SV, Kejayaannya Masih Membekas Hingga Kini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lamborghini-miura-sv-kejayaannya-masih-membekas-hingga-kini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2021 01:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[50 tahun Lamborghini SV]]></category>
		<category><![CDATA[generasi terbaru Lamborghini SV]]></category>
		<category><![CDATA[harga Lamborghini SV]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi Lamborghini SV]]></category>
		<category><![CDATA[kolektor Lamborghini SV]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[mobil super Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan Supercar Itali]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[populasi Lamborghini SV]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Lamborghini Miura SV]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Lamborghini SV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=290</guid>

					<description><![CDATA[Bologna, Mobilitas – Lamborghini Miura adalah salah satu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bologna, Mobilitas</strong> – Lamborghini Miura adalah salah satu supercar sohor di dunia, berkat racikan jantung mekanis, desain, serta fitur yang mumpuni di eranya. Nama Miura kian mencorong, ketika pabrikan pembuatnya &#8211; Automobili Lamborghini SpA – melahirkan versi lanjutannya yang bernama Miura SV.</p>
<p>Lamborghini memperkenalkan Miura pada tahun 1966. Model pertama &#8211; yang disebut P400 &#8211; dibekali mesin V12 mid-engine yang menyemburkan tenaga hingga 350 hp dengan formasi dua tempat duduk.</p>
<p>Miura diproduksi dalam rentang waktu tujuh tahun, dalam beberapa versi model. Namun model paling sohor adalah Miura SV yang diluncurkan pada Maret 1971.</p>
<figure id="attachment_292" aria-describedby="caption-attachment-292" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-292" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Lamborghini-Miura-SV-dok.Istimewa-via-The-Speed-Journal-e1619157977450.jpg" alt="" width="700" height="491" /><figcaption id="caption-attachment-292" class="wp-caption-text">Lamborghini Miura SV &#8211; dok.Istimewa via The Speed Journal</figcaption></figure>
<p>Seperti dilansir laman resmi Lamborghini, belum lama ini, kehadiran Miura SV dalam waktu singkat kondang di seantero dunia. “Dia menjadi yang terbaik dari semua versi Miura yang diproduksi, karena menyuguhkan ekspresi tertinggi dari konsep supercar pada masanya,” sebut pabrikan asal Italia itu.</p>
<p>SV memang berbeda dengan model-model sebelumnya, baik secara teknis maupun estetika. Dia menyandang mesin V12 4.0 liter dengan letupan tenaga hingga 385 hp dan torsi 400 Nm.</p>
<p>Sasisnya diklaim lebih rigid, dan suspensinya direvisi. Sejalan dengan ubahan itu, ban yang digunakan juga berubah, yakni depan dan belakang berbeda ukurannya.</p>
<figure id="attachment_293" aria-describedby="caption-attachment-293" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-293" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Interior-bagian-depan-Lamborghini-Miura-SV-dok.Istimewa-via-Autoevolution-scaled-e1619158149553.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-293" class="wp-caption-text">Interior bagian depan Lamborghini Miura SV &#8211; dok.Istimewa via Autoevolution</figcaption></figure>
<p>Pelek diperbesar, dari semula berukuran 7 inci menjadi 9 inci. Ini selaras dengan ukuran spatbor belakang yang diperbesar.</p>
<p>Dengan serangkaian ubahan teknis ini, handling Miura SV jauh lebih baik. Para penggemar supercar pun melontarkan banyak pujian untuknya.</p>
<p>Ubahan lainnya adalah alis di sekitar lampu depan yang dibuat lebih sederhana ketimbang pendahulunya. Lagi-lagi, ubahan ini berbuah pujian dari banyak orang.</p>
<figure id="attachment_294" aria-describedby="caption-attachment-294" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-294" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Tampilan-belakang-Lamborghini-Miura-SV-dok.Istimewa-via-Petrolicius-e1619158314930.jpg" alt="" width="700" height="491" /><figcaption id="caption-attachment-294" class="wp-caption-text">Tampilan belakang Lamborghini Miura SV &#8211; dok.Istimewa via Petrolicius</figcaption></figure>
<p>Keunggulan lain yang hingga kini masih dikagumi adalah, performanya. Secara resmi, mobil ini mampu melesat hingga 290 kilometer per jam. Bahkan jarak 1 kilometer dicapai dalam tempo waktu 24 detik.</p>
<p>Kinerja yang impresif itu masih dinilai paling mengesankan.Itulah catatan emas yang masih berkilau untuk Lamborghini Miura SUV di ulang tahun emasnya – 50 tahun – pada Maret tahun 2021 ini. (Arf))</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
