<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan Mitsubishi di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mitsubishi-di-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Dec 2022 05:25:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan Mitsubishi di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Merek Terlaris di RI: Wuling Tergusur, Nissan Terlempar dari 10 Besar</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/merek-terlaris-di-ri-wuling-tergusur-nissan-terlempar-dari-10-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 05:24:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Merek mobil terlaris di RI 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Morris Garage di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pajak mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Cherry di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Morris Garage di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Nissan di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling di RI]]></category>
		<category><![CDATA[PPnBM mobil di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9839</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil di Indonesia hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil di Indonesia hingga Oktober tercatat meningkat dibanding tahun lalu.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Kamis (1/12/2022) menunjukkan, total penjualan mobil ke konsumen (ritel) sebanyak 822.013 unit. Jumlah ini menanjak 21,4% dibanding penjualan selama periode sama di 2021.</p>
<p>Fakta menarik lain di data ini adalah, munculnya nama Hyundai di daftar 10 besar merek dengan penjualan terbanyak (terlaris). Merek asal Korea ini masih jauh dari daftar itu (baik di <em>wholesales</em> maupun ritel).</p>
<p>Fakta kedua, Nissan yang sepanjang 2021 masih bercokol di urutan ke-10 dalam daftar penjualan ritel dengan total penjualan 6.185 unit, di Januari – Oktober tahun ini terlempar keluar. Pabrikan asal Yokohama, Jepang itu, hanya berdiam diri di posisi ke-12 dengan penjualan 3.211 unit (ambrol 42,2% dibanding Januari – Oktober 2021).</p>
<figure id="attachment_4117" aria-describedby="caption-attachment-4117" style="width: 670px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4117" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317.jpg" alt="" width="670" height="484" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317.jpg 670w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317-581x420.jpg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Nissan-Livina-mobil-yang-memdapatkan-diskon-PPnBM-dok.Istimewa-e1637132582317-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 670px) 100vw, 670px" /><figcaption id="caption-attachment-4117" class="wp-caption-text">Nissan Livina &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta ketiga adalah tergusurnya Wuling. Pabrikan asal Cina ini di tahun 2021 masih bertengger di urutan kedelapan dengan total penjualan 23.920 unit, tapi di sepuluh bulan pertama tahun ini nangkring di urutan ke-10 dengan total penjualan 19.498 unit (naik 8,4% <em>year on year</em>).</p>
<p>Sementara Hyundai bercokol di posisi kedelapan. Angka penjualan ritel yang dikoleksinya 24.251 unit, meroket 889,2% dibanding Januari – Oktober 2021.</p>
<p>Berikut daftar 10 merek dengan penjualan ritel terbanyak di Januari – Oktober 2021:<br />
Toyota: 264.107 unit<br />
Daihatsu: 157.327 unit<br />
Honda: 99.983 unit<br />
Mitsubishi: 82.506 unit<br />
Suzuki: 71.748 unit<br />
Fuso: 30.748 unit<br />
Isuzu: 27.135 unit<br />
Hyundai: 24.251 unit<br />
Hino: 23.299 unit<br />
Wuling: 19.498 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitsubishi RI Klaim Tak Terdampak Serius Kelangkaan Chip</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mitsubishi-ri-klaim-tak-terdampak-serius-kelangkaan-chip/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2021 01:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[chip mobil]]></category>
		<category><![CDATA[harga Mitsubishi Xpander Cross]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander Cross]]></category>
		<category><![CDATA[MMKSI]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan chip]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi Xpander Cross]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Xpander Cross]]></category>
		<category><![CDATA[semikonduktor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=1205</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – President Director PT Mitsubishi Motors...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura menegaskan krisis cip atau chip semikonduktor yang kini tengah melanda dunia hanya berdampak terbatas terhadap pabrik di Mitsubishi Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan penjualan mobil Mitsubishi di Indonesia dipastikan berjalan seperti biasa.</p>
<p>“Kami ingin mengkonfirmasi berita yang beredar saat ini terkait kelangkaan komponen semikonduktor, memiliki dampak yang terbatas terhadap pasar Indonesia,” ujar Nakamura dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Senin (31/5/2021).</p>
<p>Menurut Nakamura, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) secara global telah melakukan berbagai upaya dan persiapan dalam rangka mengamankan produksi dan pasokan unit di Indonesia. “Sehingga kami pastikan bahwa aktivitas penjualan MMKSI tetap berjalan seperti biasa,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_1208" aria-describedby="caption-attachment-1208" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1208" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_.jpg 640w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_-300x200.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_-150x100.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_-630x420.jpg 630w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-1208" class="wp-caption-text">Kegiatan produksi mobil di pabrik Mitsubishi Indonesia &#8211; dok.MMKSI</figcaption></figure>
<p>Sebelumnya, Jumat (21/5/2021) <em>Reuters</em> melaporkan MMC akan mengurangi produksi di lima pabrik di Jepang, Thailand, dan Indonesia. Pasalnya, pasokan chip semikonduktor akan berdampak terhadap kapasitas produksi 30.000 unit kendaraan.</p>
<p><strong>Penjualan terus melorot</strong><br />
Data yang dihimpun Mobilitas dari catatan penjualan yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di rentang empat bulan pertama yakni dari Januari hingga April tahun 2021 ini, total penjualan ke konsumen (ritel) yang dibukukan Mitsubishi hanya 31.561 unit.</p>
<p>Jumlah ini menurun dibanding penjualan ritel selama periode sama tahun 2020 yang masih sebanyak 34.400 unit. Artinya di catur wulan pertama tahun ini penjualan ritel merek berlambang tiga berlian ini menyusut hingga 2.839 unit.</p>
<figure id="attachment_763" aria-describedby="caption-attachment-763" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-763" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Mitsubishi-Xpander-Cross-dok.Istimewa-e1620799793448.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-763" class="wp-caption-text">Mitsubishi Xpander Cross &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, amblesnya penjualan ritel Mitsubishi tak hanya terjadi di tahun 2021, tetapi juga di waktu sebelumnya. Penjualan ritel di rentang januari – April 2020 pun, juga ambles dibanding periode sama tahun 2019 yang saat itu mencapai 44.658 unit.</p>
<p>Padahal, penjualan selama empat bulan pertama tahun itu juga sudah ambles dibanding penjualan ritel yang dicatatkan kurun waktu yang sama tahun 2018. Saat itu, angka penjualan ritel yang dikoleksi Mitsubishi Motors Indonesia mencapai 51.180 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
