<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan mobil di RI 2024 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mobil-di-ri-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Jan 2025 10:54:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan mobil di RI 2024 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menang Jualan di Dalam Negeri, Ekspor Mobil RI 2024 Masih Kalah Jauh Lawan Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/menang-jualan-di-dalam-negeri-ekspor-mobil-ri-2024-masih-kalah-jauh-lawan-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 05:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand 2024]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjuln mobil di Thailand 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22535</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang tahun 2024, dengan penduduk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang tahun 2024, dengan penduduk sebanyak 282,48 juta jiwa Indonesia mencatatkan penjualan mobil yang lebih banyak dibanding Thailand yang berpenduduk 66,12 juta jiwa.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (29/1/2025), menunjukkan sepanjang tahun 2024 itu jumlah mobil yang terjual dri pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) di Indonesia sebanyak 865.723 unit. Jumlah itu melorot 13,9 persen dibanding tahun 2023 yang masih mencapai 1.005.802 unit.</p>
<p>Sementara, pada tahun 2024 itu, jumlah mobil di Tanah Air yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) hanya sebanyak 889.680 unit. Total penjualan ritel ini anjlok 10,9 persen dibanding tahun 2023, yang masih sebanyak 998.059 unit.</p>
<p>Ternyata, anjloknya penjualan mobil juga terjadi di Thailand. Data Federasi Industri Thailand (FTI) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (29/1/2025) memperlihatkan di tahun 2024 sebanyak 572.675 unit. Jumlah tersebut anjlok 26,2 persen dan disebut FTI sebagai penurunan terburuk dalam 15 tahun terakhir.</p>
<p>“Ekonomi yang memburuk dan penyaluran kredit yang semakin ketat menyusul tingginya tingkat kredit macet menjadi penyebabnya,” ungkap Wakil Ketua FTI, Surapong Paisitpatanapong.</p>
<figure id="attachment_14503" aria-describedby="caption-attachment-14503" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-mobil-Toyota-yang-diekspor-Toyota-Motor-Manufacturing-Indonesia-dok.TAM_-e1695100561914.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14503" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-mobil-Toyota-yang-diekspor-Toyota-Motor-Manufacturing-Indonesia-dok.TAM_-e1695100561914.webp" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-14503" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil Toyota yang diekspor Toyota Motor Manufacturing Indonesia &#8211; dok.TAM</figcaption></figure>
<p>Namun, soal ekspor (meski sama-sama merosot) ternyata Negeri Gajah Putih itu lebih unggul dibanding Indonesia. Totalnya, di tahun 2024 itu sebanyak 1.000.000 mobil diekspor oleh negara yang juga dikenal dengan nama Siam tersebut, melorot 8,8 persen dibanding tahun 2023.</p>
<p>Adapun jumlah mobil yang diekspor Indonesia pada tahun 2024 itu sebanyak 472.194 unit. Total jumlah mobil yang dikirim ke luar negeri ini menyusut 6,5 persen dibanding tahun 2023 yang mencapai 505.134 unit.</p>
<p>“Kalau Indonesia di bawah Thailand jumlah ekspornya (mobil) itu wajar. Karena Thailand itu basis produksi banyak brand (merek atau pabrikan mobil) yang tidak hanya untuk memenuhi pasar dalam negeri tetapi jug untuk ekspor. Varian model mobil yng diproduksi di negara dan diorientasikanuntuk ekspor juga lebih banyak,” papar Sekretaris Jenderal Gaikindo, Kukuh Kumara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (29/1/2025).</p>
<p>Begitu pun dengan penjualan mobil di pasar lokal Thailand lebih sedikit dibanding Indonesia, juga wajar. Pasalnya, jumlah penduduk negara itu hanya sekitar seperlimanya Indonesia. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil yang Terjual ke Konsumen RI Selama 2024 Hanya 889.680 unit, Anjlok 10,9 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-yang-terjual-ke-konsumen-ri-selama-2024-hanya-889-680-unit-anjlok-109-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 09:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil ke dealer 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22234</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Namun, anjloknya kinerja tidak hanya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Namun, anjloknya kinerja tidak hanya terjadi dalam penjualan dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) saja, tetapi juga penjualan dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (8/1/2025) menunjukkan total <em>wholesales</em> mobil di Tanah Air yang dibukukan seluruh pabrikan pada tahun 2024 sebanyak 865.723 unit. Jumlah ini anjlok 13,9 persen dibanding total <em>wholesales</em> selama tahun 2023 yang sebanyak 1.005.802 unit.</p>
<p>Sementara, total penjualan ritel yang tercetak di tahun itu sebanyak 889.680 unit. Jumlah tersebut anjlok 10,9 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang dibukukan seluruh pabrikan pada tahun 2023, yang mencapai 998.059 unit.</p>
<figure id="attachment_19572" aria-describedby="caption-attachment-19572" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19572" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg" alt="" width="700" height="509" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Honda-HR-V-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723608381806-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19572" class="wp-caption-text">Honda HR-V yang dipamerkan di GIIAS 2024 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Faktor daya beli di tahun 2024 kemarin memang melemah. Selain itu, lembaga pembiayaan kredit juga lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan kredit, karena kekhawatiran terjadinya kredit macet juga tinggi,” kata Ketua I Gaikindo, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (8/1/2025).</p>
<p>Sedangkan di tahun 2025 ini, Jongkie berharap kondisi perekonomian yang meningkat dapat mendongkrak daya beli masyarakat. “Karena di awal tahun ini tarif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) naik jadi 12 persen. Sedangkan di daerah berlaku opsen (tambahan pajak dengan prosentase tertentu, yakni 66 persen dari tarif lama) dirasa juga bakal menjadi tantangan tersendiri. Ya, kita pantau saja kondisinya dari waktu ke waktu,” tandas Jongkie. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil di RI Januari- November 2024 Masih Terperosok 11,2 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-di-ri-januari-november-2024-masih-terperosok-112-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 02:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI Januari - November 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel mobil Januari - November 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel mobil November 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21739</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Masih tertekannya daya beli masyarakat,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Masih tertekannya daya beli masyarakat, khususnya kelompok masyarakat menengah ke bawah yang merupakan konsumenmobil yang paling besar di Tanah Air menjadi penyebabnya.</p>
<p>Data GabunganIndustri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (10/12/2024) menunjukkan pada bulan November 2024 mobil yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) hanya 76.053 unit. Jumlah ini ambles 8,1 persen dibanding penjualan ritel selama November 2023 yang mencapai 82.781 unit.</p>
<p>Amblesnya penjualan di bulan kesebelas tersebut menjadikan total penjualan ritel kumulatif Januari – November masih terperosok. Totalnya hanya 806.721 unit, terperosok 11,2 persen dibanding total penjualan ritel (gabungan penjualan dari semua pabrikan) selama sebelas bulan pertama tahun 2023, yang mencapai 908.473 unit.</p>
<p>“Harus kita akui, daya beli konsumen masih lemah. Terutama di segmen mobil berharga Rp 300 juta ke bawah, yang merupakan segmen terbesarsampai saat ini,” ungkap Ketua I Gaikindo yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (10/12/2024).</p>
<figure id="attachment_10952" aria-describedby="caption-attachment-10952" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/All-New-Daihatsu-Xenia-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1676989079844.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-10952" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/All-New-Daihatsu-Xenia-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1676989079844.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/All-New-Daihatsu-Xenia-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1676989079844.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/All-New-Daihatsu-Xenia-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1676989079844-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/All-New-Daihatsu-Xenia-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1676989079844-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/All-New-Daihatsu-Xenia-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1676989079844-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/All-New-Daihatsu-Xenia-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1676989079844-583x420.jpg 583w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-10952" class="wp-caption-text">All New Daihatsu Xenia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Senada dengan Jongkie, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adinegara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (10/12/2024) menyebut, tekanan daya beli masih dirasakan masyarakat hingga satu bulan menjelang akhir tahun.</p>
<p>Menurut Bhima, tingkat pendapatan yang tidak mengalami peningkatan – atau bahkan banyak masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) – namun biaya hidup semakin mahal memperlihatkan memburuknya kualitas perekonomian nasional. Salah satu dampaknya loyonya daya beli.</p>
<p>Berlangsungnya fenomena deflasi dalam beberapa bulan terakhir adalah buktinya. Fenomena itu memperlihatkan fakta meski harga barang menurun tetapi sepi dari pembeli.</p>
<p>“Mengapa terjadi seperti itu? ya karena daya beli menurun. Dan dalam kondisi seperti ini, tentunya masyarakat akan berpikir ulang untuk membeli barang kebutuhan non pokok, apalagi barang <em>tersier</em> (urutan ketiga berdasar sifat tingkat kebutuhan) seperti mobil,” tandas Bhima. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unggul di Wholesales, Penjualan Ritel Hyundai Selama Oktober di RI Ditekuk Wuling</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/unggul-di-wholesales-penjualan-ritel-hyundai-selama-oktober-di-ri-ditekuk-wuling/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 05:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Wuling di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Indonesia Oktober 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling di RI OKtober 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21295</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pada bulan Oktober 2024 itu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pada bulan Oktober 2024 itu Hyundai Indonesia membukukan penjualan mobil dari pabrik ke dealer (<em>wholesles</em>) lebih banyak ketimbang Wuling dan bercokol di urutan ke-9 dalam daftar 10 pabrikan dengan penjualan mobil terbanyak. Sementara Wuling berada di posisi ke-10.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (12/11/2024) menunjukkan selama bulan Oktober itu Hyundai meraup angka <em>wholesales</em> sebanyak 18.875 unit. Sedangkan Wuling Motors Indonesia menyerok angka <em>wholesales</em> sebanyak 16.117 unit.</p>
<p>Namun, kondisi sebaliknya terjadi dalam penjualan mobil dari dealer ke konsumen (penjualan ritel), dimana Wuling jauh mengungguli Hyundai. Dalam penjualan – yang sering disebut sebagai kinerja penjualan yang sebenarnya dari sebuah pabrikan – itu, Wuling meraup angka penjualan sebanyak 19.785 unit.</p>
<p>Pabrikan asal Republik Rakyat Cina itu bertengger di urutan ke-8. Adapun Hyundai di urutan ke-9 dengan total penjualan ritel sebanyak 18.892 unit.</p>
<figure id="attachment_19678" aria-describedby="caption-attachment-19678" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Hyundai-Indonesia-dok.Mobilitas-e1724110033754.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19678" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Hyundai-Indonesia-dok.Mobilitas-e1724110033754.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19678" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, total <em>wholesales</em> yang dibukukan seluruh pabrikan hanya di Indonesia pada bulan Oktober tahun ini hanya 77.191 unit. Jumlah itu menyusut 3,9 persen dibanding total <em>wholesales</em> di bulan yang sama 2023, yang sebanyak 80.350 unit.</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan ritel mobil tercatat hanya sebanyak 73.443 unit. Jumlah tersebut anjlok 7,3 persen dibanding total penjualan ritel selama Oktober 2023 yang masih sebanyak 79.446 unit.</p>
<p>Ada 10 pabrikan dengan penjualan ritel terbanyak di bulan Oktober 2024 tersebut, mereka adalah:<br />
Toyota dengan penjualan 242.428 unit<br />
Daihatsu : 142.959 unit<br />
Honda : 83.562 unit<br />
Mitsubishi : 61.115 unit<br />
Suzuki : 56.272 unit<br />
Isuzu : 23.345 unit<br />
Mitsubishi Fuso : 22.415 unit<br />
Wuling : 19.785 unit<br />
Hyundai : 18.92 unit<br />
Hino : 18.206 unit<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2024</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Februari 2024 Penjualan Mobil di RI Kembali Melambat, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-februari-2024-penjualan-mobil-di-ri-kembali-melambat-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 12:16:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[kredit mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pembiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[melemhanya pasar mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[uang muka kredit mobil 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17099</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta berbicara penjualan mobil –...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta berbicara penjualan mobil – baik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun dari diler ke konsumen (penjualan ritel) – sepanjang Januari hingga Februari 2023 melonjak dibanding periode sama tahun 2022.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (11/3/2024) menunjukkan, sepanjang dua bulan pertama 2023 itu total <em>wholesales</em> yang dibukukan seluruh pabrikan mobil di Indonesia mencapai 181.077 unit. Jumlah ini meningkat 9,6 persen dibanding Januari – Februari 2022 yang mencapai 165.144 unit.</p>
<p>Sementara, di saat yang sama, total penjualan ritel seluruh merek atau pabrikan sebanyak 174.845 unit. Jumlah ini melonjak 17,7 persen dibanding total angka penjualan ritel yang berhasil diraup pabrikan mobil di Tanah Air yang sebanyak 148.557 unit.</p>
<p>Namun, ternyata moncernya penjualan tak berlanjut di Januari – Februari 2024 ini. Data berbicara, total wholesales yang dicetak merek atau seluruh pabrikan mobil di Tanah Air hanya sebanyak 140.274 unit. Angka <em>wholesales</em> tersebut, ambles 22,6 persen dibanding <em>wholesales</em> selama periode sama di tahun 2023.</p>
<figure id="attachment_11274" aria-describedby="caption-attachment-11274" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11274" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-696x502.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-582x420.jpg 582w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Ilustrasi-Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1678595811415-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11274" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Honda WR-V &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Adapun total angka penjualan ritelnya hanya sebanyak 148.505 unit. Jumlah tersebut merosot 15 persen dibanding total penjualan ritel di periode sama tahun lalu.</p>
<p>Ihwal kembali melorotnya penjualan mobil selama dua bulan perdana di 2024 ini, Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (11/3/2024) menyebut dikarenakan faktor sikap konsumen yang menunda pembelian.</p>
<p>“Mengapa? Karena di tengah kondisi ekonomi nasional yang berada di stagnasi atau melambat, penyelenggaraan Pemilu (pemilihan umum) dikhawatirkan menjadikan ekonomi semakin melemah. Apalagi, jika Pemilu itu membawa dampak sosial politik yang berlarut-larut. Jika itu terjadi, maka kondisi dikhawatirkan membuat kondisi ekonomi semakin sulit,” papar Jongkie.</p>
<p>Celakanya, kata Jongkie, melihat kondisi sosial ekonomi yang seperti itu, lembaga pembiayaan juga lebih selektif dalam memberikan fasilitas pembiayaan kredit ke konsumen. &#8220;Padahal, sekitar 70 persen &#8211; 80 persen pembelian mobil di Indonesia, itu dilakukan secara kredit,&#8221; tandas Jongkie. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
