<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan mobil di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mobil-di-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Mar 2025 06:27:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan mobil di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Ritel Mitsubishi Januari – Februari 2025 di Indonesia, Anjlok untuk Ketiga Kalinya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mitsubishi-januari-februari-2025-di-indonesia-anjlok-untuk-ketiga-kalinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 04:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Agen Pemegang Merek MItsubishi di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Pajero Sport]]></category>
		<category><![CDATA[MItsubishi XFrorce]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Mitsubishi yang terlaris di INdonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan MItsubishi di RI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Mitsubishi 2025]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMKSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23359</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta data berbicara dalam penjualan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta data berbicara dalam penjualan periode dua bulan pertama (Januari – Februari) saban tahun, penjualan mobil Mitsubishi dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Indonesia sejak tahun 2023 hingga 2025 ini anjlok terus menerus.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (11/3/2025) menunjukkan selama dua bulan pertama tahun 2025, jumlah angka penjualan ritel mobil Mitsubishi yang dikantongi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) hanya sebanyak 10.841 unit.</p>
<p>Penjualan ke konsumen sebanyak itu dibukukan pada bulan Januari sebanyak 4.665 unit dan Februari 6.176 unit. Namun, total penjualan ritel selama Januari – Februari 2025 tersebut anjlok dibanding penjualan ritel yang berhasil dicetak PT MMKSI selama periode sama di tahun 2024, yang masih sebanyak 12.753 unit.</p>
<figure id="attachment_23361" aria-describedby="caption-attachment-23361" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/03/Mitsubishi-Xforce-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1741674378934.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-23361" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/03/Mitsubishi-Xforce-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1741674378934.jpg" alt="" width="700" height="493" /></a><figcaption id="caption-attachment-23361" class="wp-caption-text">Mitsubishi Xforce di IIMS 2025 -dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Padahal, penjualan mobil Mitsubishi ke konsumen selma dua bulan pertama 2024 itu sejatinya sudah anjpok dibanding total penjulan ritel yang dibukukan pada dua bulan pertama tahun 2023, yang masih mencapai 15.531 unit. Arttinya, di Januari – Februari 2024 tersebut total penjualan ritel mobil berlambang tiga berlian itu berkurang sebanyak 2.77 unit.</p>
<p>Meski, total penjualan ritel di kurun waktu Januari – Februari tahun 2023 tersebut juga sudah anjlok dibanding jumlah penjualan ritel yang berhasil dikoleksi Mitsubishi Indonesia pada periode dua bulan pertama tahun 2022. Karena fakta berbicara, di Januari – Februari 2022, agen pemegang merek mobil asal Jepang ini masih membukukan penjualan ritel sebanyak 20.650 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pakar: Daya Beli Lemah plus Jenuhnya Segmen LCGC dan Low MPV Bikin Penjualan Mobil Ambruk</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pakar-daya-beli-lemah-plus-jenuhnya-segmen-lcgc-dan-low-mpv-bikin-penjualan-mobil-ambruk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 06:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[kelas menengah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar LCGC]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Low MPV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23064</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Setelah sepnajang tahun 2024 lalu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Setelah sepnajang tahun 2024 lalu (Januari – Desember) penjualan mobil di Indonesia, baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) anjlok, ternyata kemuraman penjualan masih terjadi di Januari tahun ini.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (25/2/2025) menunjukkan selama bulan perdana tahun 2025 itu total <em>wholesales</em> mobil di Tanah Air hanya sebanyak 61.843 unit. Jumlah ini anjlok 11,3 persen dibanding total <em>wholesales</em> pada Januari 2024 yang sebanyak 69.843 unit.</p>
<p>Sementara, dibanding bulan Desember 2024 yang masih mencapai 79.806 unit. Artinya total <em>wholesales</em> sepanjang Januari 2025 itu anjlok 22,5 persen.</p>
<p>Sedangkan total penjualan ritel pada bulan yang sama hanya sebanyak 63.858 unit, anjlok 18,6 persen dibanding Januari tahun lalu yang sebanyak 78.437 unit. Bahkan anjlok 22,2 persen dibanding Desember 2024 yang msih sebanyak 82.094 unit,.</p>
<p>Menanggapi fakta ini, pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bndung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyebut ada dua faktor utama yang menyebabkannya. “Pertama daya beli masyarakat yang masih lemah. Bahkan jumlah kelas menengah, yang merupakan pembeli terbanyak di segmen pasar paling gemuk di pasar otomotif Indonesia yaitu Low MPV dan LCGC berkurang,” papar Yannes saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (25/2/2025).</p>
<figure id="attachment_10874" aria-describedby="caption-attachment-10874" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-10874" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Tampilan-bagian-belakang-All-New-Astra-Daihatsu-Ayla-dok.Mobilitas-e1676451808774-587x420.jpg 587w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-10874" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang LCGC All New Astra Daihatsu Ayla &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fakta data Badan Pusat Statistik (BPS) berbicara, jumlah orang kelompok kelas menengah di Indonesia merosot. Jika di tahun 2019 masih sebanyak 57,33 juta orang, pada tahun 2024 menjadi 49,51 juta orang.</p>
<p>“Ini terjadi karena pendapatan tetap, sementara biaya kebutuhan hidup meningkat. Apalagi ada rasa was-was terhadap kondisi ekonomi, sehingga mereka berpikir ulang membelanjakan uang untuk barang non kebutuhan primer. Mobil kan bukan kebutuhan primer,&#8221; jelas Yannes.</p>
<p>Faktor kedua penyebab lesunya pasar mobil adalah terjadinya kejenuhan di segmen pasar terbesar yaitu Low MPV dan LCGC. Terbukti, <em>wholesales</em> mobil kelas itu merosot.</p>
<p>Fakta berbicara di Januari 2025 jumlah Low MPV yang terjual hanya 6.398 unit, anjlok 38,2 persen dibanding Januari 2024 yang mencapai 10.383 unit. Sementara, <em>wholesales</em> LCGC di saat yang sama hanya 13.782 unit, jumlah itu anjlok 18,2 persen dibanding <em>wholesales</em> pada Januari  2024 yang sebanyak 16.836 unit. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil RI di September Kembali Terperosok, Faktor Ini Jadi Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-ri-di-september-kembali-terperosok-faktor-ini-jadi-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 09:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[daya beli konsumen RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil RI lesu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Januari-September]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil September 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab penurunan penjualan mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20590</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama bulan September penjualan mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama bulan September penjualan mobil – baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) – menurun signifikan, baik dibanding September 2023 maupun Agustus 2024.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (8/10/2024) menunjukkan di bulan kesembilan itu, total <em>wholesales</em> (seluruh merek mobil) hanya sebanyak 72.667 unit. Jumlah ini terperosok alias menurun hingga 9,1 persen dibanding <em>wholesales</em> pada September 2023 yang sebanyak 79.919 unit.</p>
<p>Sedangkan dibanding Agustus 2024, <em>wholesales</em> pada September itu merosot 4,8 persen. Sebab, selama Agustus total angka <em>wholesales</em> masih sebanyak 76.304 unit.</p>
<p>Sementara, penjualan ritel selama September hanya 72.366 unit. Jumlah ini terperosok 10,6 persen dibanding penjualan ritel September tahun lalu, yang mencapai 80.984 unit.</p>
<p>Jika dibanding bulan sebelumnya (Agustus 2024), penjualan ritel itu juga terperosok cukup dalam. Karena total penjualan ritel di bulan Agustus mencapai 86.371 unit.</p>
<figure id="attachment_11881" aria-describedby="caption-attachment-11881" style="width: 691px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11881" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg" alt="" width="691" height="490" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg 691w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 691px) 100vw, 691px" /></a><figcaption id="caption-attachment-11881" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Suzuki Ertiga &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Akibatnya, total penjualan selama Januari – September tahun 2024 ini juga masih ambyar dibanding periode sama di tahun lalu. Fakta data berbicara, <em>wholesales</em> di periode itu hanya 633.218 unit, ambrol 16,2 persen dibanding tahun lalu yang sebanyak 755.778 unit.</p>
<p>Adapun total penjualan ritel yang tercetak hanya 657.223 unit, terperosok 11,9 persen dibandingsembilan pertama 2023, yang mencapai 746.246 unit.</p>
<p>“Banyak masyarakat yang menahan pembelian mobil (diduga karena faktor daya beli). Apalagi, leasing (perusahaan pembiayaan) juga semakin selektif (karena mempertimbangkan faktor risiko),” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (8/10/2024).</p>
<p>Pernyataan yang lebih lugas dilontarkan Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (8/10/2024).</p>
<figure id="attachment_19612" aria-describedby="caption-attachment-19612" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Daihatsu-Sigra-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723735748827.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19612" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Daihatsu-Sigra-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1723735748827.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19612" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Daihatsu Sigra &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Faktor daya beli menjadi kunci. Saat ini daya beli kelas menengah masih melemah. Biaya hidup sehari-hari yang naik, tak diimbangi dengan naiknya pendapatan. Kelas menengah mengurangi konsumsi, apalagi untuk konsumsi barang sekunder atau tersier seperti mobil,” tandas Bhima.</p>
<p>Menuriut Bhima, dalam empat atau bahkan lima bulan terakhir terjadi deflasi. “Deflasi adalah fenomena harga barang turun, karena jumlah uang beredar di masyarakat juga turun. Dengan kata lain, jumlah orang membelanjakan uangnya semakin sedikit,” tandas Bhima. (Anp/Jap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Rate Turun Tak Serta Merta Bikin Penjualan Mobil Langsung Meningkat, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bi-rate-turun-tak-serta-merta-bikin-penjualan-mobil-langsung-meningkat-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2024 00:32:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[BI Rate]]></category>
		<category><![CDATA[bunga kredit mobil]]></category>
		<category><![CDATA[dampak BI Rate turun ke Kredit Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar kredit mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil naik gegara BI Rate Turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20169</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 17 – 18 September lalu menyepakati untuk menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) dari 6,25 persen menjadi 6 persen.</p>
<p>Sejumlah pelaku industri pembiayaan kredit menyebut kebijakan itu memberi harapan terpicunya penyaluran pembiayaan kredit kendaraan bermotor. Pasalnya, dengan diturunkannya BI Rate tersebut, maka perusahaan pembiayaan akan mengerek turun besaran bunga kredit bagi nasabah.</p>
<p>Perusahaan pembiayaan mengerek turun bunga kredit karena dana yang mereka pinjam dari bank untuk membiayai kredit konsumen juga turun, sejalan dengan turunnya BI Rate itu. Salah satu pelaku industri pembiayaan yang mempercayai dampak itu adalah Chief Executive Officer (CEO) Astra Credit Company, Hendry Christian Wong.</p>
<p>Menurut dia, jika suku bunga kredit turun maka daya beli masyarakat akan tumbuh, sehingga permintaan kredit mobil pun akan ikut tumbuh. Terlebih, sebagian besar pembelian mobil di Indonesia dilakukan dengan cara kredit.</p>
<p>“Dan ini (penurunan BI Rate) diharap berdampak positif ke <em>cost of financing</em> (biaya bunga dari bank yang dipinjamkan ke perusahaan pembiayaan untuk mendanai kredit konsumen, karena sumber dana perusahaan pembiayaan berasal dari pinjaman ke bank. Sehingga, harapannya ini memberi ruang bagi teman-teman di industri (pembiayaan) otomotif untuk menawarkan paket kredit yang atraktif (menarik),” papar Hendry dalam Astra Media Day, yang digelar di Jakarta, Kamis (19/9/2024).</p>
<figure id="attachment_19221" aria-describedby="caption-attachment-19221" style="width: 704px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-Seltos-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721292820829.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-19221" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Kia-Seltos-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721292820829.jpg" alt="" width="704" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-19221" class="wp-caption-text">Ilustrasi, salah satu mobil Kia yakni Kia Seltos yang dipamerkan di GIIAS 2024 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Namun, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (19/9/2024) menyebut persoalannya tidak sesederhana itu. Menurut dia, meski BI Rate turun dan ditetapkan sejak September 2024, namun tak serta merta pada hari itu juga suku bunga kredit dari bank akan turun.</p>
<p>Setidaknya, lanjut Bhima, perlu waktu tiga &#8211; enam bulan untuk membuat kebijakan menurunkan atau tidak suku bunga kredit bagi bank. Jadi kalau BI Rate turun diumumkan pada September dampaknya baru terlihat pada Desember 2024, atau Maret 2025.</p>
<p>&#8220;Mengapa? Karena dari beberapa diskusi dengan teman-teman praktisi perbankan soal ini, mereka menyebut untuk menurunkan suku bunga kredit, mereka harus menurunkan dulu suku bunga simpanan atau uang tabungan masyarakat di bank,” papar Bhima.</p>
<p>Penurunan suku bunga simpanan itu harus dilakukan terlebih dahulu, agar bank mempunyai <em>spread of margin</em> (tingkat selisih keuntungan antara bunga yang mnereka bayarkan untuk simpanan nasabah dengan tingkat bunga kredit yang mereka berikan) yang lebih besar. Dengan begitu mereka bisa untung.</p>
<p>&#8220;Iya dong, kan bunga dapat untungnya dari bunga kredit. Nah, proses penurunan bunga simpanan itu tidak mudah prosesnya, karena menyangkut sumber keuangan bank dari masyarakat (atau Dana Pihak Ketiga/DPK). Kalau bunga simpanan turun, orang juga tidak tertarik menyimpan duit di bank,” tandas Bhima.</p>
<figure id="attachment_3479" aria-describedby="caption-attachment-3479" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Kantor-Bank-Indonesia-dok.Istimewa-e1634690559385.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3479" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Kantor-Bank-Indonesia-dok.Istimewa-e1634690559385.jpg" alt="" width="700" height="498" /></a><figcaption id="caption-attachment-3479" class="wp-caption-text">Ilustrasi, kantior Bank Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Persoalan kedua terkait dengan minat orang membeli mobil secara kredit saat ini, bukan hanya soal bunga kreditnya saja, tetapi daya beli mereka. Dari hasil kajian CELIOS maupun sejumlah lembaga riset menunjukkan tingkat daya beli kelas menengah Indonesia saat ini melemah.</p>
<p>“Biaya hidup meningkat, tetapi pendapatan tetap. Sementara, mobil itu bukan kebutuhan utama yang harus dibeli. Jadi intinya faktor daya beli jadi kunci, selama daya beli masih lemah, pembelian mobil masih jadi masalah. Daya beli kuat kalau tingkat pendapatan menguat dan tingkat inflasi terkendali,” tandas Bhima.</p>
<p>Namun demikian, kata Bhima, jika penurunan BI Rate ini berlangsung dalam waktu lama (tidak dikerek naik lagi) atau bahkan turun lagi, maka penjualan mobil bisa kembali mencuat. Sebab, kebijakan itu bisa menjadikan suku bunga cicilan kredit turun, biaya produksi manufaktur turun, begitu pula dengan biaya hidup masyarakat. (Aan/Tis/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil Jepang Awal 2024 di RI, Honda dan Daihatsu Ambles Terparah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-jepang-awal-2024-di-ri-honda-dan-daihatsu-ambles-terparah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 03:41:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[kredit mobil Daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[merek mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Daihatsu di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Daihatsu di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[PT ADM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Astra Daihatsu Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16806</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang bulan Januari tahun 2024,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang bulan Januari tahun 2024, baik penjualan mobil dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun dari diler ke konsumen (penjualan ritel) turun signifikan alias ambles.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (23/2/2024) menunjukkan pada bulan perdana 2024 itu total jumlah <em>wholesales</em> yang dibukukan semua pabrikan (merek) hanya sebanyak 69.619 unit. Jumlah ini ambles 26 persen dibanding bulan yang sama di tahun 2023.</p>
<p>Pada saat yang sama, total jumlah mobil yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) hanya 78.214 unit. Jumlah ini ambles 13,9 persen dibanding tital penjualan ritel yang dibukukan semua pabrikan di Januari 2023.</p>
<p>Fakta juga berbicara, ternyata lima merek yang selama ini tercatat sebagai pabrikan dengan penjualan terbanyak alias kelompok “The Big Five” yakni Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi, ternyata penjualannya juga merosot. Namun demikian, dari kelima merek itu jika dilihat dari besaran kemerosotan yang diderita, ternyata Honda paling parah menderita merosotnya <em>wholesales</em>.</p>
<figure id="attachment_11383" aria-describedby="caption-attachment-11383" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11383" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1679138221114.jpg" alt="" width="700" height="515" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1679138221114.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1679138221114-300x221.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1679138221114-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1679138221114-696x512.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1679138221114-571x420.jpg 571w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-WR-V-di-Gaikindo-Jakarta-Auto-Week-dok.Mobilitas-e1679138221114-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11383" class="wp-caption-text">Honda WR-V &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sedangkan dalam penjualan ritel, Daihatsu menjadi merek yang membukukan parahnya kemerotan penjualan. Berikut data selengkapnya:</p>
<p><strong>Wholesales</strong>:<br />
Toyota : 20.988 unit (merosot 27,6 persen dibanding Januari 2023)<br />
Daihatsu : 14.363 unit (merosot 21,1 persen)<br />
Honda : 8.413 unit (merosot 46 persen)<br />
Mitsubishi : 6.962 unit (merosot 12,4 persen)<br />
Suzuki : 6.138 unit (merosot 6,8 persen)</p>
<p><strong>Penjualan ritel</strong>:<br />
Toyota : 24.686 unit (merosot 3,4 persen)<br />
Daihatsu : 16.976 unit (merosot 23 persen)<br />
Honda : 10.019 unit (merosot 9,1 persen)<br />
Suzuki : 6.503 unit (merosot 19,5 persen)<br />
Mitsubishi : 6.437 unit (merosot 20,8 persen)<br />
<em>Sumber : Gaikindo, 2024</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil RI di Januari Jeblok, Daya Beli dan Kegamangan Konsumen Diduga Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-ri-di-januari-jeblok-daya-beli-dan-kegamangan-konsumen-diduga-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 04:55:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kredit mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16680</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Amblesnya penjualan tidak hanya terjadi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Amblesnya penjualan tidak hanya terjadi pada volume distribusi alias penjualan mobil ke diler (<em>wholesales</em>), tetapi bjuga dari diler ke konsumen (penjualan ritel).</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/2/2024) menunjukkan selama bulan pertama di 2024 itu, total <em>wholesales</em> yang dibukukan oleh seluruh pabrikan mobil di Tanah Air sebanyak 69.619 unit. Jumlah ini jeblok hingga 26,1 persen dibanding total <em>wholesales</em> selama Januari tahun lalu yang sebanyak 94.270 unit.</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan mobil dari diler ke konsumen (penjualan ritel) yang dicetak seluruh pabrikan hanya 78.214 unit. Jumlah penjualan ini juga jeblok, meski lebih kecil yakni sebesar 13,9 persen dibanding Januari tahun lalu yang total penjualan ritel mencapai 90.892 unit.</p>
<p>Sebelumnya, Direktur Center of Economic and Law Stuides (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/2/2024) menyebut, amblesnya kinerja penjualan mobil dikarenakan oleh adanya perlambatan denyut pertumbuhan ekonomi yang semakin menjadi di kuartal pertama 2023 lalu. “Intinya, ini dikarenakan daya beli masyarakat yang melemah, sehingga tingkat konsumsi menurun,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_11881" aria-describedby="caption-attachment-11881" style="width: 691px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11881" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg" alt="" width="691" height="490" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478.jpg 691w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-592x420.jpg 592w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Suzuki-ERtiga-salah-satu-mobil-Suzuki-Indonesia-yang-diimpor-oleh-Vietnam-dok.Mobilitas-e1681229230478-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 691px) 100vw, 691px" /><figcaption id="caption-attachment-11881" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil yang dijual di Indonesia, Suzuki Ertiga &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Terlebih, lanjut Bhima, Januari 2024 merupakan bulan yang mendekati digelarnya hajatan politikj Pemilihan Umum (Pemilu), sehingga banyak orang yang menunggu hasil Pemilu. Khususnya memastikan, apakah perhelatan politik itu berdampak buruk terhadap kondisi sosail adan ekonomi atau tidak.</p>
<p>Hal senada diungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/2/2024). “Sejak akhir 2023, masyarakat itu sudah wait and see terhadap kondisi yang akan terjadi. Apalagi, pada saat yang sama lembaga pembiayaan pemberi fasilitas pendanaan kredit (seperti bank dan leasing) yang juga memperketat proses pembiayaan. Karena BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) juga masih tinggi, 6 persen,” tandas Jongkie.</p>
<p>Sementara itu, data hasil Survei Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia pada November 2023 yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (12/2/2024) memperkuat dugaan Bhima. Hasil survei itu memperlihatkan rasio konsumsi masyarakat dengan pengeluaran Rp 5 juta terus menurun hingga 22,3 persen.</p>
<p>Penurunan terbesar -yakni hingga 34,7 persen – dialami oleh kelompok masyarakat dengan pengeluaran Rp 2,1 juta – Rp 3 juta. (Jap/Sen/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil di RI Selama 2023 Melorot, Ini Biang Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-di-ri-selama-2023-melorot-ini-biang-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 13:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga tiket IIMS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[IIMS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[mobil paling laku]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris 2023]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16153</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Melorotnya penjualan mobil tidak hanya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Melorotnya penjualan mobil tidak hanya dari pabrik ke diler (wholesales) saja, tetapi juga dari diler ke konsumen alias penjualan ritel.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (12/1/2024) menunjukkan selama setahun penuh di 2023, total wholesales yang dibukukan seluruh pabrikan di Tanah Air sebanyak 1.005.802 unit. Jumlah ini menyusut 4 persen dibanding total <em>wholesales</em> yang dicatatkan selama tahun 2022.</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan ritel yang tercetak sebanyak 998.059 unit, menciut 1,5 persen dibanding total penjualan ritel pada tahun 2022. Dengan demikian, target yang dipatok Gaikindo bahwa penjualan di tahun 2023 mencapai 1,05 juta unit tak tercapai.</p>
<p>“Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, yang intinya adalah masalah perekonomian kita. Bank dan leasing (lembaga pembiayaan) memperketat atau lebih selektif dalam penyaluran pembiayaan karena suku bunga acuan Bank Indonesia juga naik,” papar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (12/1/2024).</p>
<p>Selain itu, lanjut Jongkie, kondisi perekonomian nasional juga melambat, karena berbagai penyebab. Data berbicara, pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga tahun 2023 hanya 4,94 persen turun dari kuartal II yang masih 5,17 persen.</p>
<figure id="attachment_11004" aria-describedby="caption-attachment-11004" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11004" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Suzuki-S-Presso-versi-anyar-diimbuhi-fitur-keselamatan-berkendara-yang-membuat-berkendara-makin-aman-dan-nyaman-dok.Mobilitas-e1677210109637.jpg" alt="" width="700" height="507" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Suzuki-S-Presso-versi-anyar-diimbuhi-fitur-keselamatan-berkendara-yang-membuat-berkendara-makin-aman-dan-nyaman-dok.Mobilitas-e1677210109637.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Suzuki-S-Presso-versi-anyar-diimbuhi-fitur-keselamatan-berkendara-yang-membuat-berkendara-makin-aman-dan-nyaman-dok.Mobilitas-e1677210109637-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Suzuki-S-Presso-versi-anyar-diimbuhi-fitur-keselamatan-berkendara-yang-membuat-berkendara-makin-aman-dan-nyaman-dok.Mobilitas-e1677210109637-150x109.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Suzuki-S-Presso-versi-anyar-diimbuhi-fitur-keselamatan-berkendara-yang-membuat-berkendara-makin-aman-dan-nyaman-dok.Mobilitas-e1677210109637-696x504.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Suzuki-S-Presso-versi-anyar-diimbuhi-fitur-keselamatan-berkendara-yang-membuat-berkendara-makin-aman-dan-nyaman-dok.Mobilitas-e1677210109637-580x420.jpg 580w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Suzuki-S-Presso-versi-anyar-diimbuhi-fitur-keselamatan-berkendara-yang-membuat-berkendara-makin-aman-dan-nyaman-dok.Mobilitas-e1677210109637-324x235.jpg 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11004" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Suzuki S-Presso &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara itu Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (12/1/2024) secara tegas mengatakan daya beli masyarakat Indonesia melemah di tahun 2023.</p>
<p>“Meski tingkat inflasi di tahun 2023 hanya 2,61 persen atau terendah dalam 20 tahun terakhir, tetapi angka inflasi ini diukur dengan indeks harga komoditas (IHK) yaitu menggunakan komponen di luar harga pangan dan bahan bakar yang sifatnya cenderung tetap atau persisten. Bukan komponen interaksi antara permintaan dan penawaran yang benar-benar mengukur daya beli masyarakat,” papar dia.</p>
<p>Daya beli masyarakat melemah, kata Bhima, karena permintaan agregat masyarakat di tahun 2023 yang menurun. Masyarakat menahan konsumsi karena mereka selama ini hanya mengandalkan tabungan.</p>
<p>“Ini bisa dilihat dari data rata-rata tabungan masyarakat menengah ke bawah yang hanya Rp 1,9 juta. Padahal, pada tahun 2018 atau sebelum pandemi Covid-19 yang mencapai Rp 3,02 juta. Penghasilan mereka pas atau bahkan kurang untuk biaya hidup sekeluarga, akibat biaya hidup yang tinggi meski tidak banyak yang menyadari,” tandas Bhima. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil di Indonesia Selama September Tahun Ini Merosot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-di-indonesia-selama-september-tahun-ini-merosot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Oct 2023 08:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[angka penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[faktor pendukung penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[harga Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di September 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil September 2023]]></category>
		<category><![CDATA[PT SIS]]></category>
		<category><![CDATA[PT Suzuki Indomobil Sales]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14743</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Baik dibanding bulan sebelumnya atau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Baik dibanding bulan sebelumnya atau Agustus tahun ini, maupun dibanding bulan yang sama di 2022, penjualan ritel bulan September tahun ini merosot.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (9/10/2023) menunjukan, selama bulan September tahun ini total penjualan mobil ke konsumen (penjualan ritel) yang dibukukan seluruh pabrikan hanya 80.972 unit. Jumlah ini merosot 6,3 persen dibanding penjualan ritel pada bulan sebelumnya (Agustus 2003) yang sebanyak 99.986 unit.</p>
<p>Bahkan, jika dibanding bulan September 2022, penjualan ritel selama September tahun ini merosot hingga 15,1 persen. Sebab, penjualan ritel selama September 2022 lalu, totalnya masih sebanyak 95.426 unit.</p>
<p>Merosotnya penjualan tidak hanya terjadi dalam penjualan ritel, tetapi juga dalam penjualan unit dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>). Pada September tahun ini, total <em>wholesales</em> yang dicatatkan oleh seluruh pabrikan mobil hanya sebanyak 79.883 unit, merosot 10,1 persen dibanding <em>wholesales</em> selama bulan sebelumnya (Agustus 2023) yang masih mencapai 88.878 unit.</p>
<figure id="attachment_13861" aria-describedby="caption-attachment-13861" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13861" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Hyundai-Stargazer-X-di-GIIAS-2023-dok.HMID_-e1692240244988.jpg" alt="" width="700" height="518" /><figcaption id="caption-attachment-13861" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai Stargazer X di GIIAS 2023 &#8211; dok.HMID</figcaption></figure>
<p>Sedangkan jika dibanding bulan sama di tahun lalu (September 2022), yang sebanyak 99.986 unit, wholesales September tahun ini merosot 20,1 persen.</p>
<p>“Dugaan saya, ada kendala pasokan dari pabrik ke diler. Sehingga penjualan ke konsumen (penjulan dari diler ke konsumen alias penjualan ritel) juga terdampak. Sebab, daya beli masyarakat masih oke, inflasi terkendali, dan pertumbuhan juga masih cukup bagus,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (9/10/2023).</p>
<p>Dengan tambahan penjualan pada September itu, maka total <em>wholesales</em> selama Januari – September tahun ini mencapai 755.173 unit. Jumlah penjualan ini naik super tipis 0,4 persen dibanding periode sama di 2022 yang masih sebanyak 758.217 unit.</p>
<p>Sementara total penjualan ritel pada sembilan bulan pertama itu sebanyak 746.239 unit. Total penjualan ritel itu meningkat 1,9 persen dibanding Januari – September tahun lalu yang sebanyak 732.366 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mitsubishi dan Suzuki di RI Selama Januari &#8211; Agustus 2023 Merosot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mitsubishi-dan-suzuki-di-ri-selama-januari-agustus-2023-merosot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 02:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Mitsubishi XForce]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Pajero]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT MMKSI]]></category>
		<category><![CDATA[PT SIS]]></category>
		<category><![CDATA[PT Suzuki Indomobil Sales]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14492</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil sepanjang delapan bulan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil sepanjang delapan bulan pertama 2023 ini, baik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun ke konsumen (penjualan ritel) meningkat.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (18/9/20243) menunjukkan, total jumlah <em>wholesales</em> mobil di Tanah Air pada periode itu mencapai 675.287 unit. Jumlah ini meningkat tipis, yakni 2,6 persen, dibanding <em>wholesales</em> selama periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Sementara, total penjualan mobil oleh diler ke konsumen (penjualan ritel) pada Januari hingga Agustus itu mencapai 665.251 unit. Jumlah ini meningkat 4,4 persen dibanding total angka penjualan ritel yang dibukukan 28 pabrikan (anggota Gaikindo) pada delapan bulan pertama 2022.</p>
<p>Fakta data berbicara, memang tidak semua pabrikan membukukan moncernya penjualan (baik <em>wholesales</em> maupun ritel) di bulan Agustus 2023 maupun kumulatif selama delapan bulan (Januari – Agustus 2023) dibanding periode sama di tahun lalu. Di kelompok lima besar yakni Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki ternyata dua nama terakhir (yakni Mitsubishi dan Suzuki) membukukan merosotnya penjualan.</p>
<p>Mobil Mitsubishi yang dipasarkan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) misalnya, pada Januari – Agustus tahun ini sebanyak 51.891 unit. Jumlah angka penjualan ke diler ini merosot 24,8 persen dibanding Januari – Agustus tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_11580" aria-describedby="caption-attachment-11580" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11580" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11580" class="wp-caption-text">Suzuki XL7 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, penjualan ritel yang dicatatkan Mitsubishi sepanjang kurun waktu itu mencapai 56.336 unit. Jumlah ini merosot 18,8 persen dibanding delapan bulan pertama 2022.<br />
Kinerja serupa dibukukan mobil Suzuki yang dijajakan oleh PT Suzuki Indomobil Sales.</p>
<p>Mobil merek berlambang huruf “S” itu meraup angka penjualan ke diler (<em>wholesales</em>) sebanyak 54.038 unit, merosot 5,1 persen dibanding Januari – Agustus 2022.</p>
<p>Sedangkan total angka penjualan ritel yang berhasil diseroknya sebanyak 54.578 unit. Total penjualan ritel ini melorot 1,9 persen dibanding delapan bulan pertama di 2022.</p>
<p>Ternyata tak hanya kumulatif selama Januari – Agustus saja penjualan mobil Suzuki merosot, tetapi juga di bulan Agustus. Pada bulan itu dia hanya mengantongi angka <em>wholesales</em> sebanyak 6.872 unit, merosot 14,8 persen dibanding Agustus tahun lalu.</p>
<p>Adapun jumlah angka penjualan ritel yang berhasil dikoleksinya pada bulan kedelapan itu hanya 7.040 unit. Jumlah ini merosot 9,9 persen dibanding jumlah penjualan ritel yang dipatrinya pada Agustus 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari &#8211; Agustus Tahun Ini, Penjualan Mobil di Indonesia Naik Tipis</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-agustus-tahun-ini-penjualan-mobil-di-indonesia-naik-tipis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 14:05:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[GIIAS]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Januari - Agutus 2023]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Agustus 2023]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14380</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama delapan bulan pertama itu,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama delapan bulan pertama itu, baik penjualan mobil dari pabrik ke diler (<em>wholesales</em>) maupun dari diler ke konsumen (penjualan ritel) meningkat.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (11/9/2023) menunjukkan total <em>wholesales</em> yang dibukukan pabrikan mobil anggota Gaikindo pada periode itu mencapai 675.287 unit. Jumlah ini meningkat tipis 2,6 persen dibanding jumlah <em>wholesales</em> yang dibukukan pada periode sama di tahun lalu, yang sebanyak 658.231 unit.</p>
<p>Sedangkan total penjualan ritel pada kurun waktu delapan bulan pertama 2023 sebanyak 675.605 unit. Jumlah penjualan ritel ini meningkat 6,1 persen dibanding total angka penjualan ritel yang dikoleksi oleh seluruh pabrikan anggota Gaikindo selama delapan bulan pertama 2022, yang sebanyak 636.940 unit.</p>
<p>Naiknya penjualan itu, menurut Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (11/9/2023), menyebut kinerja penjualan selama delapan bulan itu lumayan bagus. Moncernya penjualan terjadi di bulan Agustus.</p>
<figure id="attachment_13704" aria-describedby="caption-attachment-13704" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13704" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Mitsubishi-Canter-Bus-versi-terbaru-hadir-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-e1691669620867.jpg" alt="" width="700" height="526" /><figcaption id="caption-attachment-13704" class="wp-caption-text">Mitsubishi Canter Bus diluncurkan di hajatan di GIIAS 2023 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sebab, pada bulan itu banyak pabrikan yang meluncurkan model baru. Dan pada saat yang sama digelar pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show yang berlangsung 10 – 20 Agustus 2023.</p>
<p>“Sehingga pengiriman unit dari pabrik ke diler maupun dari diler ke konsumen lebih banyak di banding bulan sebelumnya,” papar Jongkie.</p>
<p>Jongkie menyebut, pengalaman selama ini menunjukkan ada dua hal yang memicu minat beli masyarakat ke produk kendaraan bermotor. Pertama karena adanya model baru yang diluncurkan. &#8220;Dan kedua, adanya pameran. Karena pameran itu bagi masyarakat identik dengan program promo dari APM (Agen Pemegang Merek),&#8221; tandas dia.</p>
<p>Data menunjukkan, sepanjang bulan Agustus tahun ini total <em>wholesales</em> mobil mencapai 88.876 unit, meningkat 10,5 persen dibanding total <em>wholesales</em> pada bulan sebelumnya (bulan Juli) yang sebanyak 80.426 unit. Sedangkan total penjualan ritel pada bulan itu mencapai 88.865 unit, naik 12,5 persen dibanding bulan Juli yang sebanyak 76.335 unit.</p>
<p>Namun, dibanding Agustus tahun 2022, baik total <em>wholesales</em> maupun total penjualan ritel pada Agustus tahun ini masih jeblok. Sebab, total <em>wholesales</em> di Agustus 2022 mencapai 96.958 unit, dan total penjualan ritel sebanyak 91.164 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
