<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan mobil Korea di Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mobil-korea-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Mar 2024 04:48:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan mobil Korea di Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ternyata Begini Rapor Penjualan Ritel Mobil Korea dan Cina di RI Saat Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-begini-rapor-penjualan-ritel-mobil-korea-dan-cina-di-ri-saat-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2024 04:09:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Kia di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17355</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama dua bulan pertama 2024...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama dua bulan pertama 2024 itu sebagian besar merek atau pabrikan asal Cina tidak mengalami merosotnya penjualan, meski di saat yang sama pasar mobil terpuruk.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (27/3/2023) menunjukkan selama Januari – Februari 2024 itu jumlah mobil (dari berbagai merek dan jenis) yang terjual dari diler ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 148.649 unit. Jumlah tersebut merosot 15 persen dibanding total penjualan ritel selama periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Meski demikian tidak semua pabrikan mencatatkan amblesnya penjualan ritel. Termasuk pabrikan asal Cina, termasuk Morris Garage (MG) merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 lalu telah dibeli oleh SAIC Motor Cina.</p>
<figure id="attachment_14950" aria-describedby="caption-attachment-14950" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14950" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Neta-V-crossover-listrik-dari-Neta-Auto-yang-dijual-di-Indonesia-dok.PT-NAI-e1698147177486.jpg" alt="" width="700" height="505" /><figcaption id="caption-attachment-14950" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta V yang dijual di Indonesia &#8211; dok.PT NAI</figcaption></figure>
<p>Secara umum, kinerja pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu relatif lebih bagus dibanding pabrikan non Jepang maupun non Eropa lainnya, yakni dari Korea. Sebab, dua pabrikan asal Negeri Ginseng tersebut, yakni Hyundai dan Kia, ternyata membukukan jebloknya penjualan ritel.</p>
<p>Berikut data selengkapnya:<br />
<strong>Pabrikan asal Korea</strong>:<br />
Hyundai : 5.196 unit (ambles 18,2 persen dibanding Januari – Februari 2023)<br />
Kia : 238 unit (ambles 10,2 persen)</p>
<p><strong>Pabrikan asal Cina</strong>:<br />
Wuling : 3.620 unit (meningkat 10,6 persen)<br />
Chery : 678 unit (meroket 204 persen)<br />
Morris Garage : 353 unit (melonjak 94 persen)<br />
Dongfeng Sokon : 232 unit (anjlok 22 persen)<br />
Neta Auto : 58 unit (belum bisa dibandingkan karena baru berjualan)<br />
FAW (kendaraan niaga) : 47 unit (melonjak 67,9 persen)<br />
<em>Sumber : Gaikindo, 2024</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasar Lokal Diprediksi Loyo, Hyundai Cs Bakal Tancap Gas di Luar Negeri</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pasar-lokal-diprediksi-loyo-hyundai-cs-bakal-tancap-gas-di-luar-negeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 05:24:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[GM Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq6]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Korea Electric]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors]]></category>
		<category><![CDATA[KG Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Kia Motors]]></category>
		<category><![CDATA[Korea]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan mobil Koreea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Korea di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15996</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Melambatnya penjualan mobil yang diprediksi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Melambatnya penjualan mobil yang diprediksi terjadi di tahun 2024 ini dikarenakan melemahnyaperekonomian nasional dan tingginya inflasi.</p>
<p>Laporan Yonhap News yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (3/1/2024) menyebut hasil kajian Asosiasi Produsen Mobil Korea (KAMA) menyebut, sepanjang tahun 2024 total penjualan mobil di dalam negeri diprediksi sebanyak 1,7 juta unit. Jumlah tersebut menyusut 1,7 persen dibanding tahun 2023.</p>
<p>Namun, asosiasi itu memperkirakan ekspor mobil dari Negeri Ginseng ke sejumlah negara pada tahun itu meningkat 1,9 persen. “Total ekspor diperkirakan mencapai 2,75 juta unit, karena tumbuhnya permintaan di Amerika Serikat dan Eropa,”papar KAMA.</p>
<p>Sementara, data Asosiasi Diler Mobil Korea (KADA) dan KAMA yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (3/1/2024) menunjukkan sepanjang Januari hingga November 2023, lima pabrkan Korea (Hyundai, Kia, GM Korea, KG Mobility, dan Renault Korea) berhasil melego 3.854.325 mobil. Jumlah itu meningkat 15,5 persen.</p>
<p>Dari total penjualan tersebut, 1.337.397 unit (meningkat 6,4 persemn dibanding tahun 2022) ibukukan di dalam negeri. Sedangkan 2.516.928 unit dicatatkan di luar negeri, meningkat 21 persen.</p>
<figure id="attachment_15342" aria-describedby="caption-attachment-15342" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15342" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Kia-EV5-diluncurkan-di-Guangzhou-Auto-Show-2023-dok.iTHome-via-CarNewsChina-e1700410026443.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-15342" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil Kia EV5 diluncurkan di Guangzhou Auto Show 2023 &#8211; dok.iTHome via CarNewsChina</figcaption></figure>
<p>Melihat potensi dan peluang yang bresar di pasar luar negeri, pabrikan Korea bakal menggenjot habis-habisan penjualan di pasar manca negara. Terutama di negara-negara atau wilayah, dimana pabrikan asal negara itu memiliki pabrik baik di Asia, Eropa, maupun Amerika.</p>
<p>Analis industri Bursa Saham Korea (KSE) Ha-Joon Won menyebut pabrikan mobil Korea Selatan telah membuat rencana untuk menyetujui perwakilan bisnisnya di luar negeri (yang bermitra dengan investor lokal) untuk menambah model-model baru. Termasuk program-program <em>marketing gimmick</em> penarik minat konsumen di luar negeri.</p>
<p>&#8220;Karena memproduksi mobil di luar negeri dimana pabrikan berkongsi dengan mitra lokal akan lebih efisien dan berdaya saing tinggi ketimbang mengimpor dari Korea,&#8221; ungkap Ha-Joon Won.</p>
<p>Sekadar informasi, belum lama ini, Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan besaran pertumbuhan ekonomi Korea Selatan pada tahun 2024. Jika sebelumnya diperkirakan bakal tumbuh 2,4 persen, namun dipangkas 0,2 persen menjadi 2,2 persen. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
