<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan mobil listrik di Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mobil-listrik-di-korea/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Apr 2024 03:53:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan mobil listrik di Korea &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Mobil Listrik di Korea Anjlok 25 Persen, Ini Biang Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-listrik-di-korea-anjlok-25-persen-ini-biang-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2024 03:52:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Kia di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Korea]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Korea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17584</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Laporan perusahaan riset pasar CarIsYou...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Laporan perusahaan riset pasar CarIsYou menyebut selama Januari – Maret 2024 itu penjualan mobil listrik murni merosot tetapi mobil hybrid justeru melonjak.</p>
<p>Laporan Yonhap yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (6/4/2024) menyebut data yang disodorkan CarIsYou menunjukkan selama tiga bulan pertama itu jumlah mobil listrik murni (BEV) yang terjual di Korea Selatan hanya 25.550 unit. Jumlah ini anjlok 25 persen dibanding total penjualan yang dibukukan selama periode sama di tahun lalu, yang mencapai 34.186 unit.</p>
<p>“Ini merupakan yang pertama kalinya penjualan mobil listrik (BEV) turun di kuratl pertama dibanding periode sama di tahun sebelumnya. Penurunan penjualan ini seiring dengan melambatnya pertumbuhan penjualan mobil listrik di pasar global,” bunyi keterangan CarIsYou yang mengutip Asosiasi Pabrikan Mobil Korea (KAMA).</p>
<figure id="attachment_17586" aria-describedby="caption-attachment-17586" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17586" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Ilustrasi-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-di-Korea-dok.KoreaDeskTech-e1712375520528.png" alt="" width="700" height="509" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Ilustrasi-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-di-Korea-dok.KoreaDeskTech-e1712375520528.png 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Ilustrasi-pengisian-daya-baterai-mobil-listrik-di-Korea-dok.KoreaDeskTech-e1712375520528-180x130.png 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-17586" class="wp-caption-text">Ilustrasi, tempat pengisian daya baterai mobil listrik di Korea &#8211; dok.KoreaTechDesk</figcaption></figure>
<p>Menariknya, di saat yang sama penjualan mobil hybrid (paduan mesin konvensional berbahan bakar bensin dengan motor listrik) malah melonjak hingga 46 persen. Totalnya mencapai 99.832 unit, sedangkan di kuartal pertama 2023 sebanyak 68.249 unit.</p>
<p>“Para pelaku industri otomotif memperkirakan penjualan kendaraan listrik akan tetap lesu sepanjang tahun 2024, karena tingginya harga, kurangnya infrastruktur pengisian daya, dan potensi risiko kebakaran,” tulis Yonhap. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Korea, Mobil Listrik Tesla Lebih Laris Ketimbang Hyundai Kona Cs</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/di-korea-mobil-listrik-tesla-lebih-laris-ketimbang-hyundai-kona-cs/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2021 07:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil listrik Korea]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[impor mobil listrik Korea]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Korea]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model 3]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model Y]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3807</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Seperti diketahui saat ini dua...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Seperti diketahui saat ini dua pabrikan lokal terbesar di Korea Selatan – yakni Hyundai Motor Company dan Kia Motors Corporation – sejak beberapa tahun lalu telah memproduksi mobil listrik. Bahkan keduanya juga tercatat ytelah mengekspor mobil setrum buatannya ke berbagai negara, baik ke Eropa, Amerika, termasuk ke Indonesia.</p>
<p>Namun, fakta juga berbicara, ternyata masyarakat Negeri Ginseng itu juga masih menyukai mobil listrik asal impor, khususnya buatan pabrikan besutan Elon Musk, Tesla. Tren permintaannya pun terus merambat naik.</p>
<p>Seperti dilaporkan laman <em>Korea Business</em>, Jumat (29/10/2021), Asosiasi Produsen Mobil Korea (KAMA) dalam keterangan resmi yang dirilis Kamis (28/10/2021) menyatakan saat ini, kendaraan listrik AS termasuk kendaraan Tesla sangat populer di Korea Selatan. Tesla menjadi mobil listrik paling populer di negara berpenduduk 51,7 juta jiwa tersebut.</p>
<figure id="attachment_3810" aria-describedby="caption-attachment-3810" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3810" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Tesla-Model-Y-saat-diluncurkan-di-Korea-dok.Yonhap-e1635662862924.jpg" alt="" width="700" height="516" /><figcaption id="caption-attachment-3810" class="wp-caption-text">Tesla Model Y saat dibawa ke sebuah pameran mobil di Korea Selatan &#8211; dok.Yonhap via The Korea Herald</figcaption></figure>
<p>Data asosiasi menunjukkan sepanjang tahun 2020 lalu total impor mobil listrik Korea Selatan asal Negeri Paman Sam mencapai 12.902 unit. Tetapi di tahun 2021 ini, dari Januari hingga awal Agustus saja, impor mobil bertenaga setrum dari Amerika Serikat itu telah mencapai 16.628 unit, atau jauh lebih impor setahun penuh di tahun lalu.</p>
<p>Sementara di rentang Januari hingga September tahun ini total impor mobil listrik dari negeri adidaya itu sudah sebanyak 20.000-an unit lebih. Artinya, dalam dua bulan saja pertumbuhan jumlah impor mobil listrik merek Tesla dan lainnya tumbuh sangat signifikan.</p>
<p>“Selama tiga kuartal pertama tahun ini (dari Januari – September) sebanyak 48.720 kendaraan listrik terjual di Korea Selatan. Jumlah itu termasuk 16.287 unit merupakan kendaraan listrik buatan Tesla dan 16.273 unit mobil listrik yang diproduksi oleh Hyundai Motor Company,” sebut KAMA.</p>
<figure id="attachment_3307" aria-describedby="caption-attachment-3307" style="width: 699px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3307" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768.jpg" alt="" width="699" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768.jpg 699w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768-696x498.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Salah-satu-mobil-listrik-Hyundai-yakni-Hyundai-Kona-listrik-yang-generasi-pertamanya-sudah-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1634092197768-587x420.jpg 587w" sizes="(max-width: 699px) 100vw, 699px" /><figcaption id="caption-attachment-3307" class="wp-caption-text">Salah satu mobil listrik Hyundai yakni Hyundai Kona listrik &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Media lokal Korea, <em>Korea JoongAng Daily</em>, yang mengutip data Korea Automobile Importers &amp; Distributors Association (KAIDA) belum lama ini melaporkan pada semester pertama tahun ini (Januari hingga Juni 2021) Tesla berhasil melego sebanyak 11.629 unit di Korea. Jumlah ini melonjak 64,7% dibanding penjualan di tahun lalu, dan 43,7% dibanding semester pertama 2019.</p>
<p>Tesla model 3 merupakan mobil yang terlaris di Korea pada kurun waktu itu, dengan penjualan sebanyak 6.275 unit. Dia disusul Hyundai IOniq 5 yang sebanyak 5.700 unit, dan saudaranya Tesla Model Y yang sebanyak 5.316 unit.</p>
<p>Impor mobil listrik dari Amerika Serikat di sembilan pertama tahun ini, ternyata juga jauh lebih banyak ketimbang mobil berteknologi sama dari Korea Selatan ke negara itu. KAMA menyatakan, ekspor kendaraan listrik Korea ke negara dengan jumlah penduduk terpadat ketiga di dunia (332,63 juta jiwa) itu mencapai US$3,7 miliar.</p>
<figure id="attachment_1083" aria-describedby="caption-attachment-1083" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1083" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Hyundai-Ioniq-5-dok.Engadget-e1622117977137.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1083" class="wp-caption-text">Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 &#8211; dok.Engadget</figcaption></figure>
<p>“Tetapi impor kendaraan listrik oleh Korea Selatan di saat yang sama sekitar US$1 miliar jumlah ini 9,1% dari total impor mobil, dan defisit perdagangan dengan Amerika Serikat di sektor mobil listrik ini mencapai US$510 juta,” jelas asosisi tersebut. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
