<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan mobil listrik di Thailand &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mobil-listrik-di-thailand/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Jun 2024 17:03:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan mobil listrik di Thailand &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Survei Deloitte: Minat Orang Thailand Beli Mobil Listrik Menurun, Pilihan ke Hybrid Melejit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/deloitte-minat-orang-thailand-beli-mobil-listrik-menurun-pilihan-ke-hybrid-melejit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 08:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[minat orang Thailand beli mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pajak mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[survei Deloitte tentang mobil listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18902</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Minat masyarakat Negeri Gajah Putih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Minat masyarakat Negeri Gajah Putih terhadap mobil listrik murni (BEV) yang menurun dalam setahun terakhir itu, terungkap dari hasil survei yang dilakukan perusahaan konsultan multinasional Deloitte Touche Tohmatsu Limited (Deloitte).</p>
<p>Keterangan hasil survei Deloitte bertajuk Deloitte 2024 Global Automotive Consumer Study yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (28/6/2024) menyebut Deloitte telah melakukan survei terhadap 27.000 konsumen mobil dari 26 negara. Survei itu dilakukan perusahaan konsultan asal London, Inggris, itu pada September – Oktober 2023.</p>
<p>Di Asia Tenggara, Delotte mensurvei 5.939 responden, dimana 1.000 orang responden berada di Thailand. Dan khusus di Thailand itu, Deloitte kembali melakukan survei tambahan pada bulan April 2024 dengan mewawancarai 330 responden.</p>
<p>Hasil survei di Thailand memperlihatkan minat orang yang disurvei untuk membeli BEV hanya 20 persen. Besaran minat ini menyusut dibanding tahun 2023 yang mencapai 31 persen.</p>
<p>“Pada saat yang sama minat untuk membeli mobil berteknologi hybrid justru meningkat. Kendaraan listrik hybrid (HEV) muncul menjadi pesaing kuat, hampir setara dengan BEV. Minat pilihan ke hybrid menjadi 19 persen, melejit dibanding tahun lalu yang masih 10 persen,” bunyi keterangan perusahaan konsultan yang berdiri sejak tahun 1845 tersebut.</p>
<figure id="attachment_14136" aria-describedby="caption-attachment-14136" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Mobil-listrik-GAC-Aion-Y-Plus-yang-dipasarkan-di-Thailand-dok.Istimewa-e1693372168743.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14136" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Mobil-listrik-GAC-Aion-Y-Plus-yang-dipasarkan-di-Thailand-dok.Istimewa-e1693372168743.jpg" alt="" width="700" height="508" /></a><figcaption id="caption-attachment-14136" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik GAC Aion Y Plus yang dijual di Thailand &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Alasan menurunnya minat masyarakat negara yang kerap disebut dengan Siam itu untuk membeli BEV dikarenakan ada beberapa alasan. Namun yang utama adalah kekhawatiran terhadap ketersediaan stasiun pengisian daya baterai yang diungkap olh 46 persen.</p>
<p>Selain itu, faktor daya jangkau mobil saat digunakan. Meski hal ini juga tergantung pada tipe atau varian baterai yang digunakan, namun bagi sebagian responden sulit untuk mendapatkan jaminan tempat pengisian daya yang cepat di area-adrea yang dekat dengan domisili mereka.</p>
<p>Sementara, responden yang berminat membeli HEV beralasan minat mereka didasari pemikiran HEV lebih hemat bahan bakar. Alasan ini dilontarkan 73 persen responden, kemudian 68 persen menyebut HEV memiliki jangkauan yang lebih jauh ketimbang BEV, dan 37 persen beralasan demi mengurangi polusi debu, asap, serta gas rumah kaca.</p>
<p>Menariknya, dari responden yang disurvei juga tidak sedikit yang tetap berminat membeli mobil konvensional atau bermesin pembakaran internal (ICE). Dari jumlah reszponden yang memilih ICE ini, 78 persen berasalan karena dengan ICE tidak perlu was-was soal daya jangku mobil dan lebih mudah mengisi bahan bakar.</p>
<p>Kemudian 67 persen beralasan karena tidak ingin terbebani biaya tak terduga jika menggunakan BEV, misalnya untuk perbaikan baterai dan lainnya. Kemudian 52 persen responden menyebut perawatan mobil ICE lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengan isi kantong.(Tan/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – April 2024 Naik Turun, Begini Fakta Penjualan Mobil Listrik di Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-april-2024-naik-turun-begini-fakta-penjualan-mobil-listrik-di-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 06:30:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pajak mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil listrik di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18168</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Data Federasi Industri Otomotif ASEAN...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Data Federasi Industri Otomotif ASEAN menunjukkan, sampai saat ini Thailand merupakan pasar mobil listrik murni (BEV) terbesar di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>Data Federasi Industri Otomotif (FTI) Thailand yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (13/5/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2023 kemarin, jumlah BEV yang terjual di Negeri Gajah Putih itu mencapai 76.314 unit. Jumlah penjualan itu meroket hingga 684,4 persen dibanding total penjualan yang terekam pada tahun 2022.</p>
<p>Hasil kajian International Energy Agency (IEA) yang dirilis melalui situs resminya dan dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (13/5/2024) saat ini sudah hampir 90.000 BEV yang teregistrasi di otoritas transportasi Thailand.</p>
<p>“Fakta ini tentu mengesankan, mengingat penjualan mobil secara keseluruhan (seluruh jenis mobil) di negara itu terus menurun dari tahun 2022 hingga 2023,” bunyi keterangan IEA.</p>
<figure id="attachment_15686" aria-describedby="caption-attachment-15686" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15686" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/BYD-Dolphin-salah-satu-mobil-listrik-terlaris-BYD-saat-dipameerkan-di-pameran-mobil-Bangkok-Thailand-2023-dok.Xinhua-1-e1702439965737.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-15686" class="wp-caption-text">BYD Dolphin, salah satu mobil listrik terlaris BYD saat dipameerkan di pameran mobil Bangkok, Thailand 2023 &#8211; dok.Xinhua</figcaption></figure>
<p>Menurut Badan Energi Internasional yang berkantor di Paris, Prancis, itu kebijkan subsidi yang diberikan pemerintah baik untuk pembelian mobil melalui potongan pajak, produksi baterai di dalam negeri, hingga pemangkasan pajak impor dan cukai menjadi kunci kencangnya laju penjualan BEV.</p>
<p>“Terlebih, pabrikan yang memasarkan serta memproduksi mobil listrik di Thailand terus bertambah,” sebut lembaga yang berdiri sejak November 1974 itu.</p>
<p>Hanya, ternyata di periode Januari hingga April 2024 ini, kinerja penjualan BEV di Thailand naik turun. Fakta data berbicara, pada bulan Januari jumlah BEV yang terjual di negeri berpenduduk 71,876 juta jiwa ini mencapai 13.653 unit.</p>
<p>Namun, di bulan Februari penjualan longsor 73,4 persen menjadi 3.635 unit. Meski di bulan Maret meningkat sedikit menjadi 5.001 unit, tetapi di bulan April kembali ambrol menjadi 4.088 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Thailand Jadi Pasar Mobil Listrik Terbesar di ASEAN, Mobil BYD Rajai Penjualan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/thailand-jadi-pasar-mobil-listrik-terbesar-di-asean-mobil-byd-rajai-penjualan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2024 09:03:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dreams]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Atto 3]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Dolphin]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Seal]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran BYD di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16204</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sepanjang tahun 2023, penjualan mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sepanjang tahun 2023, penjualan mobil listrik murni alias mobil listrik baterai (BEV) di Thailand mencapai 79 persen lebih dari total penjualan setrum di Asia Tenggara (ASEAN).</p>
<p>Data Counterpoint Research dan Federasi Industri Thailand (FTI) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (16/1/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2023 itu, sebanyak 76.314 mobil listrik murni terjual di Thailand. Jumlah ini setara dengan 79 persen dari total jumlah mobil setrum baterai yang terlego di ASEAN.</p>
<p>Fakta menarik dari data itu adalah munculnya pabrikan asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina (Cina) yakni Build Your Dreams (BYD) di urutan teratas di daftar pabrikan dengan penjualan BEV terbanyak. Pabrikan yang didirikan Wang Chuanfu pada 2003 itu berhasil melego mobil setrum buatannya sebanyak 30.650 unit.</p>
<p>BYD mengungguli pabrikan satu asal dengannya yakni Neta Auto yang membukukan penjualan sebanyak 12.777 unit, Morris Garage yang melego 12.764 unit, serta Tesla yang meraup angka penjualan sebanyak 8.206 unit.</p>
<figure id="attachment_16076" aria-describedby="caption-attachment-16076" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16076" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Tampilan-bagian-belakang-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-via-Wikimedia-scaled-e1704767748233.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Tampilan-bagian-belakang-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-via-Wikimedia-scaled-e1704767748233.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/01/Tampilan-bagian-belakang-BYD-Dolphin-dok.Istimewa-via-Wikimedia-scaled-e1704767748233-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-16076" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang BYD Dolphin &#8211; dok.Istimewa via Wikimedia</figcaption></figure>
<p>Pabrikan yang sebagian sahamnya digenggam investor kondang Warren Buffet itu juga jauh mengungguli Ora (merek milik Great Wall Motor) yang menjual mobil setrum sebanyak 6.746 unit.</p>
<p>“Mobil listrik BYD Atto 3 menjadi mobil terlaris di Thailand sepanjang 2023 dengan total penjualan 19.214 unit. Sementara, saudaranya BYD Dolphin menjadi mobil listrik terlaris ketiga setelah membukukan penjualan sebanyak 9.410 unit,” bunyi keterangan pabrikan yang dikutip The National.</p>
<p>Berikut angka penjualan lima mobil listrik terlaris di Thailand sepanjang tahun 2023:<br />
BYD Atto3 : 19.214 unit<br />
Neta V : 12.777 unit<br />
BYD Dolphin : 9.410 unit<br />
Ora Good Cat : 6.712 unit<br />
Tesla Model Y : 5.881 unit<br />
<em>Sumber : FTI, CPCA, 2024</em>. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Januari &#8211; September BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/keren-januari-september-byd-kuasai-pasar-mobil-listrik-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Oct 2023 10:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BEV di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Build Your Dream]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[pasar BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan BYD]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14716</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Penjualan mobil listrik murni atau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil listrik murni atau mobil listrik baterai di Thailand sepanjang Januari – September mencapai 50.347 unit.</p>
<p>Data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (7/10/2023) menunjukkan jumlah itu meningkat lima kali lipat lebih dibanding total penjualan sepanjang 2022 yang sebanyak 9.729 unit.</p>
<p>Menariknya, dari total penjualan sebanyak itu, 18.125 unit atau 36 persen diantaranya merupakan mobil listrik buatan pabrikan asal Cina, Build Your Dream (BYD).</p>
<p>Bahkan, dua mobil BYD – yakni BYD Dolphin dan BYD Atto 3 – menempati urutan pertama dan kedua di daftar lima mobil listrik terlaris di negara dengan jumlah penduduk 70,18 juta jiwa tersebut.</p>
<figure id="attachment_8080" aria-describedby="caption-attachment-8080" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8080" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/SUV-listrik-BYD-Atto-3-dok.Istimewa-e1661225071933.jpg" alt="" width="700" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/SUV-listrik-BYD-Atto-3-dok.Istimewa-e1661225071933.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/SUV-listrik-BYD-Atto-3-dok.Istimewa-e1661225071933-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/SUV-listrik-BYD-Atto-3-dok.Istimewa-e1661225071933-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/SUV-listrik-BYD-Atto-3-dok.Istimewa-e1661225071933-696x496.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/SUV-listrik-BYD-Atto-3-dok.Istimewa-e1661225071933-589x420.jpg 589w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/SUV-listrik-BYD-Atto-3-dok.Istimewa-e1661225071933-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8080" class="wp-caption-text">SUV listrik BYD Atto 3 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>BYD Dolphin membukukan penjualan sebanyak 1.621 unit dan saudaranya (BYD Atto 3) laku sebanyak 1.610 unit.</p>
<p>Pabrikan mobil yang bermarkas di Shenzhen, Republik Rakyat Cina (Cina) itu memang agresif di Thailand. Tak hanya terus aktif menjajakan dua model mobil listrik itu, tetapi juga menawarkan model baru, yakni BYD Seal, yang diluncurkannya pada 28 September 2023.</p>
<p>Lebih dari itu, pabrikan yang didirikan oleh Wang Chuanfu pada Februari 1995 itu, kini juga sedang membangun pabrik di Rayong, wilayah bagian timur Thailand. Pabrik ini dijadwalkan mulai berproduksi pada tahun 2024 dengan kapasitas produksi 150.000 unit mobil listrik saban tahunnya. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia, Dua Mobil Listrik Terlaris di Thailand Selama Januari &#8211; Agustus 2023</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-dia-dua-mobil-listrik-terlaris-di-thailand-selama-januari-agustus-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2023 07:24:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD Atto 3]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Neta V]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan BYD Atto 3]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan mobil listrik BYFD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Neta V]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta V]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14546</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Agutus tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Agutus tahun ini, jumlah penjualan mobil listrik murni alias mobil listrik baterai (BEV) melonjak drastis.</p>
<p>Data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (22/9/2023) menunjukkan total penjualan mobil setrum di delapan bulan pertama tahun ini, tiga setengah kali lipat lebih total jumlah penjualan gabungan selama tiga tahun sebelumnya (tahun 2020, 2021, dan 2022). Total penjualan Januari – Agustus tahun ini mencapai 43.472 unit.</p>
<p>Sementara, jumlah gabungan penjualan selama tiga tahun &#8211; Tahun 2020, 2021, dan 2022 – hanya sebanyak 12.270 unit. Asosiasi Kendaraan Listrik Thailand (EVAT) menyebut peningkatan penjualan yang drastis terjadi karena kebijakan pemerintah yang memberikan insentif untuk pembeli (konsumen) maupun pabrikan.</p>
<p>“Pada saat yang sama sejumlah pabrikan (terutama dari Cina) baru hadir di Thailand dan ikut membangun infrastruktur. Faktor ini juga turut menambah keyakinan konsumen untuk membeli mobil ramah lingkungan tersebut,” bunyi keterangan asosiasi itu.</p>
<p>Thailand saat ini menjadi pasar mobil listrik baterai atau listrik murni terbesar di kawasan ASEAN. Negeri Gajah Putih ini menyumbang sekitar 75 persen lebih dari total penjualan mobil setrum di wilayah Asia Tenggara itu.</p>
<figure id="attachment_11533" aria-describedby="caption-attachment-11533" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11533" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519.webp" alt="" width="700" height="492" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-300x211.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-150x105.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-696x489.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-598x420.webp 598w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-100x70.webp 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11533" class="wp-caption-text">Neta V akan diproduksi di Thailand &#8211; dok.Hozon Auto</figcaption></figure>
<p>Sedangkan mobil listrik yang paling laku di negara ini – menurut data FTI – adalah mobil setrum besutan BYD, yakni Atto 3. Selama Januari – Agustus mobil ini laku sebanyak 14.314 unit, dengan pangsa pasar mencapai 33 persen.</p>
<p>BYD Atto 3 yang merupakan crosobver listrik itu dibekali baterai Blade LFP berkapasitas 60,49 kWh. Dengan baterai tersebut, dia mampu menempuh jarak sejauh 420 kilometer (km) dalam sekali cas baterai (berdasar sikulus pengujian WLTP) dan 580 km sesuai NEDC.</p>
<p>Semburan tenaga dari motor yang diusungnya mencapai 204 hp dengan toirsi 310 Nm. Dengan tenaga sebesar itu, Atto 3 mampu berakselerasi dari 0 – 100 km/jam hanya dalam tempo 7,3 detik.</p>
<p>Adapun mobil listrik terlaris kedua adalah Neta V. Mobil yang juga dari Cina dan diproduksi Neta Auto tersebut laku terjual sebanyak 8.441 unit di periode tersebut. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Agustus 2023, Thailand Rajai Penjualan Mobil Listrik di ASEAN</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-agustus-2023-thailand-rajai-penjualan-mobil-listrik-di-asean/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 04:26:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik BYD di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik GAC Aion di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik MG di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta V]]></category>
		<category><![CDATA[Ora Good Cat]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik BYD di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14371</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Penjualan mobil listrik murni (BEV)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil listrik murni (BEV) di Negeri Gajah Putih ini disebut mencapai 70 persen – 75 persen di Asia Tenggara.</p>
<p>Data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (11/9/2023) menunjukkan, sepanjang Januari – Agustus tahun ini, jumlah mobil listrik yang terjual di negara berpenduduk 71,82 juta jiwa ini mencapai 43.472 unit.</p>
<p>“Total penjualan mobil listrik (listrik baterai atau BEV) di Thailand dalam delapan bulan pertama tahun ini, setara dengan 9,58 persen dari total penjualan seluruh mobil (baik konvensional, hybrid, plug-in hybrid, hingga BEV) di periode itu, yang sebanyak 453.748 unit,” bunyi keterangan FTI.</p>
<p>Selama delapan bulan pertama tersebut, mobil listrik buatan pabrikan asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina, yakni BYD Atto 3 tercatat sebagai mobil listrik terlaris. Dia meraup angka penjualan sebanyak 14.314 unit, dan pangsa pasar sebesar 33 persen.</p>
<p>Mobil setrum ini diikuti koleganya yang juga berasal dari Cina, yaitu Neta V yang selama Januari – Agutus itu laku sebanyak 8.440 unit. Mobil setrum besutan Neta Auto ini di bulan Agustus saja mengoleksi angka penjualan sebanyak 1.251 unit.</p>
<figure id="attachment_8420" aria-describedby="caption-attachment-8420" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8420" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/SUV-listrik-Neta-EV-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662625563423.jpg" alt="" width="700" height="513" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/SUV-listrik-Neta-EV-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662625563423.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/SUV-listrik-Neta-EV-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662625563423-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/SUV-listrik-Neta-EV-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662625563423-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/SUV-listrik-Neta-EV-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662625563423-696x510.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/SUV-listrik-Neta-EV-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662625563423-573x420.jpg 573w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/SUV-listrik-Neta-EV-di-Thailand-dok.Istimewa-e1662625563423-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8420" class="wp-caption-text">Penjualan Neta V di Cina sepanjang Januari &#8211; Juli 2023 ambrol hingga 55 persen lebih &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Pertumbuhan penjualan mobil listrik di Thailand tak lepas dari gebrakan demi gebrakan kebijakan yang pro industri kendaraan listrik yang dilakukan oleh pemerintah. Laporan</p>
<p>Dewan Investasi Thailand (BOI) yang dilansir The National dan Siam Auto, menyebut BOI memberikan memberikan insentif untuk investasi kepada 14 pabrikan mobil listrik baterai.</p>
<p>Insentif senilai 33,9 miliar baht atau sekitar Rp 14,65 triliun (kurs 1 baht = Rp 432,28) itu diberikan untuk berbagai proyek yang dijalankan oleh pabrikan mobil listrik baterai. Mulai dari pembangunan pabrik mobil, pembangunan pabrik perakitan baterai, impor, hingga pembangunan jaringan penjualan.</p>
<p>“Total produksi 14 pabrikan yang diberi insentif itu mencapai 276.640 unit kendaraan saban tahunnya,” sebut Dewan itu.</p>
<p>Sementara itu, hasil kajian Thailand Automotive Institute yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (11/9/2023) menyebut penjualan mobil setrum di Negeri Siam ini bakal mencapai 50.000 unit pada 2023 ini. Jumlah itu meningkat dua setengah kali lipat dibanding tahun 2022 lalu yang sebanyak 20.000 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Mobil Listrik di Thailand Melesat Lima Kali Lipat, Ini Rahasianya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-mobil-listrik-di-thailand-melesat-lima-kali-lipat-ini-rahasianya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2023 08:55:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Great Wall Motors di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[perbandingan mobil listrik di Thailand vs Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SAIC Motor di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12393</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Sepanjang Januari &#8211; April tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari &#8211; April tahun ini, penjualan mobil listrik murni (BEV) di negeri itu lima melompat kali lipat dibanding periode sama di 2022.</p>
<p>Data Federasi Industri Thailand Bidang Otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (16/5/2023) menunjukkan, selama empat bulan pertama 2023 ini, mobil setrum yang terjual di Negeri Gajah Putih itu mencapai 18.599 unit. “Jumlah ini meningkat hingga lima kali lipat dibanding jumlah penjualan selama periode yang sama di tahun 2022,” keterangan data Federasi Industri.</p>
<p>Bahkan, jika dibanding penjualan selama satu tahun penuh di 2022, penjualan mobil setrum murni sepanjang Januari – April tahun ini, melesat hampir dua kali lipat. Sebab, di sepanjang 2022 itu, jumlah penjualan mobil listrik murni di negara yang juga dikenal sebagai Negeri Siam ini masih sebanyak 9.729 unit.</p>
<p>Fakta juga berbicara, penjualan mobil listrik di Thailand sejak tahun 2020 terus merayap naik. Jika di 2020 masih sebanyak 1.056 unit, di tahun berikutnya mencapai 1.935 unit, dan di 2022 melonjak menjadi 9.729 unit.</p>
<figure id="attachment_11533" aria-describedby="caption-attachment-11533" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11533" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519.webp" alt="" width="700" height="492" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-300x211.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-150x105.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-696x489.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-598x420.webp 598w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Neta-V-mobil-listrik-buatan-Hozon-Auto-setelah-menggempur-Thailand-kini-bersiap-masuk-Malaysia-dok.Hozon-Auto-e1679721198519-100x70.webp 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11533" class="wp-caption-text">Neta V, mobil listrik buatan Hozon Auto yang menggempur Thailand &#8211; dok.Hozon Auto</figcaption></figure>
<p>Menurut analis industri di Bursa Saham Thailand, Pattera Pandejpong, lonjakan demi lonjakan penjualan mobil listrik di Thailand terjadi seiring dengan peluncuran insentif yang diberikan oleh pemerintah kepada produsen mobil listrik maupun konsumen.</p>
<p>“Tekad pemerintah yang sangat serius untuk menjadikan Thailand sebagai negara dengan sistem transportasi yang ramah lingkungan, dan sekaligus menjadi pusat produksi kendaraan listrik telah menarik minat pabrikan pembuat mobil listrik,” papar dia seperti dilansir The Asia Business Insight.</p>
<p>Pabrikan yang berlomba masuk Thailand dengan produk yang menarik, plus subsidi harga jual telah direspon positif konsumen. Terlebih, lanjut Patter, masyarakat juga merasakan biaya operasional serta kemudahan bermobilitas menggunakan kendaraan listrik semakin mudah, semudah menggunakan kendaraan konvensional.</p>
<p>Data juga memperlihatkan, sepanjang Januari – April tahun ini, pabrikan asal Cina yakni BYD, masih tercatat sebagai pabrikan dengan penjualan mobil listrik terbanyak di Thailand. Sepanjang Januari – Maret, pabrikan ini melego 5.579 mobil setrum, dan di April saja menjual 1.744 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Perbandingan Penjualan Mobil Listrik di Thailand dan RI Saat Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/begini-perbandingan-penjualan-mobil-listrik-di-thailand-dan-ri-saat-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Apr 2023 14:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil listrik di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil listrik di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12265</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Thailand dan Indonesia, sama-sama berambisi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Thailand dan Indonesia, sama-sama berambisi menjadi pusat produksi sekaligus pasar terbesar mobil listrik di Asia Tenggara.</p>
<p>Pemerintah masing-masing negara terus menggelontorkan kebijakan yang pro industri dan pasar kendaraan listrik. Keduanya berlomba-lomba menggaet pabrikan mobil untuk berinvestasi memproduksi mobil listrik.</p>
<p>Ternasuk, berupaya keras menggaet pabrikan mobil listrik kondang asal Amerika Serikat, Tesla Inc. Meski, sampai saat ini belum ada keputusan dari pabrikan besutan Elon Musk tersebut.</p>
<p>Tetapi yang pasti, baik Thailand maupun Indonesia terus memacu penjualan mobil listrik di negaranya. Terutama mobil listrik murni atau listrik baterai (BEV).</p>
<figure id="attachment_7821" aria-describedby="caption-attachment-7821" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7821" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-mulai-diproduksi-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1660105308153.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-mulai-diproduksi-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1660105308153.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-mulai-diproduksi-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1660105308153-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-mulai-diproduksi-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1660105308153-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-mulai-diproduksi-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1660105308153-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/08/Wuling-Air-ev-mulai-diproduksi-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1660105308153-583x420.jpg 583w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-7821" class="wp-caption-text">Wuling Air ev dirakit di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Hanya, ternyata penjualan mobil listrik di Negeri Gajah Putih masih jauh lebih melesat ketimbang di Indonesia. Data Federasi Industri Thailand (FTI) Divisi Otomotif, yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (30/4/2023) di 2023 ini, selama Januari – Maret, penjualan mobil listrik di Thailand mencapai 14.777 unit.</p>
<p>Sementara, di Indonesia, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (30/4/2023) menunjukkan pada saat yang sama, total <em>wholesales</em> mobil listrik sebanyak 1.780 unit. Jumlah ini sekitar sepersebelas dari total penjualan mobil setrum murni di Thailand. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
