<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan mobil Neta di Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mobil-neta-di-cina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Dec 2024 00:03:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan mobil Neta di Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nestapa Penjualan Neta: Baru Laku 535 Unit di Indonesia, Ambrol di Thailand dan Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/nestapa-penjualan-neta-baru-laku-535-unit-di-indonesia-ambrol-di-thailand-dan-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 09:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Thailand PHK karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Net di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjulan mobil Neta di RI]]></category>
		<category><![CDATA[priduksi Neta Auto di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[varian produk mobil Neta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22048</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kabar tak menggembirakan bertubi-tubi mengiringi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kabar tak menggembirakan bertubi-tubi mengiringi kiprah pabrikan mobil listrik asal Shanghai, Republik Rakyat Cina, Neta Auto, di pasar otomotif dunia.</p>
<p>Setelah selama setengah bulan (dua pekan di bulan Oktober 2024) menghentikan produksi mobil di pabrik Tongxiang, Zhejiang, dan bahkan memangkas gaji karyawannya, kini pabrikan yang merupakan bagian dari Hozon Auto itu dikabarkan melakukan rasionalisasi karyawan di Thailand.</p>
<p>Laporan The Nation yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (27/12/2024) menyebut sebanyak 400 karyawan, bakal diberhentikan. Mereka yang diputus hubungan kerjanya itu adalah karyawan di manajemen dan di fasilitas perakitan Bangchan General Assembly, Min Buri, Bangkok.</p>
<p>Langkah ini saat penjualan mobil Neta (yang terdiri dari Neta V, V-II, dan X) terjerembab. Disebutkan, selama Januari – November 2024, Neta Auto Thailand menjual mobil sebanyak 6.534 unit, anjlok 45,8 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<figure id="attachment_19581" aria-describedby="caption-attachment-19581" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-19581" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19581" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Neta &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, platform market intelligence Creden Data menyebut sepanjang tahun 2023 lalu Neta uto di Negeri Gajah Putih itu merugi bersih 1,8 miliar baht. Meski saat itu meraup laba operasional 80,77 juta baht.</p>
<p>Tetapi, kinerja muram tak hanya terjadi di Thailand, karena juga di negeri asalnya Cina. Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (27/12/2024) menunjukkan di kurun waktu yang sama, mobil Neta yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 43.392 unit.</p>
<p>Jumlah tersebut ambrol hingga 56,1 persen dibanding total penjualan ritel pada periode sama di tahun lalu yang sebanyak 98.925 unit. Sedangkan di Indonesia, total penjualan ritel yang dicetak PT Neta Auto Indonesia selama sebelas bulan pertama tahun itu belum sampai 600 unit.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (27/12/2024) menunjukkan, mobil Neta yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) baru sebanyak 535 unit. Artinya rata-rata 48 &#8211; 49 mobil yang dibeli oleh konsumen. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Agustus di Cina: Penjualan Mobil Aion dan Neta ke Dealer Merana</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-agustus-di-cina-penjualan-mobil-aion-dan-neta-ke-dealer-merana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 04:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AION]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Aion di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Aion]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Aion di Cina 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Aion di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[PT Indomobil Energi Baru]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20065</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Padahal, selama periode Januari hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Padahal, selama periode Januari hingga Agustius 2024 itu total mobil (kendaraan penumpang dan komersial) yang terjual ke dealer (<em>wholesales</em>) di Negeri Tirai Bambu itu tercatat masih meningkat.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (13/9/2024) menunjukkan, selama delapan bulan pertama tersebut mobil listrik Aion terlego ke dealer sebanyak 226.805 unit. Jumlah ini ambrol 26,6 persen dibanding total <em>wholesales</em> yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Pada bulan Agustus saja, angka <em>wholesales</em> yang dikemasnya sebanyak 32.649 unit. Jumlah itu anjlok 37,3 persen dibanding angka <em>wholesales</em> yang diseroknya pada bulan yang sama di tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_18226" aria-describedby="caption-attachment-18226" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920.webp"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18226" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920.webp" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920-180x130.webp 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-18226" class="wp-caption-text">Neta S yang dijual di Cina &#8211; dok.Madeinchina.com</figcaption></figure>
<p>Sementara, di saat yang sama, mobil Neta membukukan wholesales sebanyak 47.989 unit. Jumlah itu ambrol 32,3 persen dibanding periode Januari – Agustus 2023.</p>
<p>Sepanjang bulan Agustus saja, jumlah mobil buatan Neta Auto mencetak angka wholesales 7.471 unit. Jumlah ini anjlok 31,2 persen dibanding jumlah yang diraup pada Agustus tahun lalu.</p>
<p>Padahal, di periode tersebut jumlah mobil yang terjual ke dealer di Cina tercatat meningkat. Totalnya 18.766.013 unit, meningkat 3,1 persen dibanding periode sama di tahun 2023. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuartal I 2024 di Cina: Penjualan Ritel Mobil Neta Ambrol 45,6 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kuartal-i-2024-di-cina-penjualan-ritel-mobil-neta-ambrol-456-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2024 04:17:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Neta V]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan Neta V]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Aya di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Neta U]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[perakitan Neta V di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Neta di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil listrik Neta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17807</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Penjualan ritel merupakan potret riil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Penjualan ritel merupakan potret riil dalam penjualan sebuah produk karena dalam penjualan ini penjual benar-benar menjual barangnya ke konsumen.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM), Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA), dan EV-Volume yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Senin (22/4/2024) menunjukkan selama tiga bulan pertama tahun 2024, mobil listrik buatan Neta Auto itu hanya meraup angka penjualan ritel sebanyak 11.868 unit.</p>
<p>Jumlah itu ambrol 45,6 persen dibanding total penjualan ritel yang berhasil diseroknya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Bahkan di bulan Maret saja, angka penjualan ritel yang dicomot mobil Neta hanya sebanyak 1.446 unit. Jumlah tersebut ambrol hingga 82,5 persen dibanding jumlah angka penjualan ritel yang dikemasnya opada Maret 2023.</p>
<figure id="attachment_15000" aria-describedby="caption-attachment-15000" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15000" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Tampilan-bagian-belakang-Neta-AYA-dok.ChinaEVPost-e1698399655644.jpg" alt="" width="700" height="512" /><figcaption id="caption-attachment-15000" class="wp-caption-text">Salah satu mobil buatan Neta Auto, yakni Neta AYA &#8211; dok.ChinaEVPost</figcaption></figure>
<p>Tetapi, ternyata jebloknya penjualan mobil besutan pabrikan anak perusahaan Hozon Auto tak hanya terjadi dalam penjualan ritel, tetapi juga dalam penjualan unit mobil dari pabrik ke dealer (<em>wholesales)</em>. Data berbicara, <em>wholesales</em> yang dibukukan Neta Auto di triwulan pertama 2024 sebanyak 14.969 unit.</p>
<p>Jumlah tersebut anjlok hingga 33,3 persen dibanding <em>wholesales</em> pada periode tiga bulan pertama di tahun 2023. Pada bulan Maret saja, total angka <em>wholesales</em> yang diraup pabrikan Zhejiang, Cina, ini sebanyak 3.920 unit.</p>
<p>Total angka <em>wholesales</em> tersebut anjlok 38,4 persen dibanding total angka <em>wholesales</em> yang diseroknya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sekadar informasi, Neta Auto mulai berjualan di Indonesia pada Oktober 2023 lalu, dan mulai mengirim mobil pesanan konsumen pada November 2023. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (22/4/2024) menunjukkan di periode Januari &#8211; Maret 2024 ini, Neta Auto Indonesia baru membukukan penjualan ritel sebanyak 74 unit. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
