<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan mobil Neta &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mobil-neta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Apr 2025 05:24:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan mobil Neta &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hebat, Penjualan Mobil Neta di RI Kuartal I 2025 Melompat Dua Kali Lipat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hebat-penjualan-mobil-neta-di-ri-kuartal-i-2025-melompat-dua-kali-lipat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 04:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta INdonesia kuartal I 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24006</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil listrik asal Zhejiang,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil listrik asal Zhejiang, Republik Rakyat Cina (Cina), itu mulai menjual produknya di Indonesia pada November 2023. Artinya, tahun 2025 ini merupakan tahun kedu kiprahnya di Indonesia.</p>
<p>Dalam hal penjualan, di tahun 2025, khususnya selama periode Januari – Maret atau kuartal pertama, meski tak sesemarak pabrikan-pabrikan lain yang satu asal (Cina), namun tren penjualan mobil Neta tercatat berada di teritori positif. Ada peningkatan yang lumayan dibanding penjualan selama periode sama di tahun sebelumnya.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (24/4/2025) menunjukkan selama kuartal pertama tahun 2025 Neta Auto melalui PT Neta Auto Indonesia mencatatkan penjualan dari pabrik ke dealer (<em>wholesales)</em> sebanyak 198 unit.</p>
<figure id="attachment_16910" aria-describedby="caption-attachment-16910" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/02/Mobil-listrik-Neta-V-di-gelaran-BCA-Expoversary-2024-yang-berlangsung-di-ICE-BSD-City-Tangerang-29-Februari-3-Maret-2024-dok.PT-NAI-e1709210818590.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-16910" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/02/Mobil-listrik-Neta-V-di-gelaran-BCA-Expoversary-2024-yang-berlangsung-di-ICE-BSD-City-Tangerang-29-Februari-3-Maret-2024-dok.PT-NAI-e1709210818590.jpg" alt="" width="700" height="499" /></a><figcaption id="caption-attachment-16910" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta V di Indonesia- dok.PT NAI</figcaption></figure>
<p>Jumlah <em>wholesales</em> tersebut bertambah banyak alias meningkat 130 unit atau nyaris dua kali lipat dibanding total <em>wholesales</em> yang berhasil dicetaknya pada Januari – Maret 2024. Sebab, sepanjang tiga bulan pertama 2024 tersebut, total penjualan mobil Neta ke dealer di Indonesia baru 69 unit.</p>
<p>Sementara, pada kuartal pertama 2025, total jumlah mobil Neta yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 155 unit. Jumlah ini bertambah banyak 81 unit dibanding total penjualan ritel selama Januari – Maret 2024 yang sebanyak 74 unit, alias dua kali lipat lebih.</p>
<p>Saat ini PT Neta Auto Indonesia menjajakan dua model mobil listrik Neta, yakni Neta V dan Neta X. Kedua model tersebut dirakit di fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang berada di Bekasi, Jawa Barat. (Tan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hentikan Produksi, Penjualan Ritel Neta di Cina Januari – September 2024 Memang Jeblok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hentikan-produksi-penjualan-ritel-neta-di-cina-januari-oktober-2024-memang-jeblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2024 09:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto hentikan produksi]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21263</guid>

					<description><![CDATA[Shanghai, Mobilitas – Pabrikan mobil listrik yang juga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Shanghai, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil listrik yang juga merupakan bagian dari Hozon Auto itu dikabarkan menghentikan sementara kegiatan produksi di pabrik Tongxiang, yang berad di provinsi Zhejiang.</p>
<p>Laporn media lokal DoNews belum lama ini menyebut penghentian produksi dilakukan selama setengah bulan. Selain itu, Neta Auto juga memangkas gaji karyawannya menyusul amblesnya penjualan produk di pasar dalam negeri Cina.</p>
<p>“Pabrik yang berkapasitas produksi 200.000 unit itu merupakan pabrik utama Neta yang memproduksi crossover Neta L,” bunyi laporan tersebut.</p>
<p>Sementara itu, data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (9/11/2024) menunjukkan selama periode Januari – September tahun ini penjualan mobil Neta ke konsumen (penjualan ritel) jeblok. Totalnya hanya 37.110 unit, anjlok 52,7 persen dibanding penjualan ritel periode sama di tahun 2023.</p>
<figure id="attachment_19581" aria-describedby="caption-attachment-19581" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-19581" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Ilustrasi-Neta-merek-mobil-listrik-yang-dimiliki-Neta-Auto-dan-merupakan-bagian-dari-Hozon-Auto-dok.Mobilitas-e1723651020456-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19581" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Neta &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Pada sepuluh bulan pertama itu, Neta L terjual 15.873 unit. Namun ngk penjualan ini belum bisa dibandingkan karena pada periode Januari – September 2023 mobil itu belum dijajakan.</p>
<p>Kemudian Neta X laku sebanyak 12.861 unit, dan ini juga belum bisa dibandingkan karena alasan yang sama dengan Neta L. Lalu, Neta S terlego sebanyak 5.621 unit, anjlok hingga 63,3 persen.</p>
<p>Berikutnya Neta Aya yang terjual 2.079 unit, anjlok 57,4 persen, dan Neta U Pro hanya laku sebanyak 441 unit atau ambrol 98,5 persen. Adapun Neta GT terjual cuma 144 unit, anjlok 98,2 persen. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakta Terkini: Penjualan Ritel Mobil Neta di Cina Januari &#8211; Juli Tahun Ini Ambrol</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/fakta-terkini-penjualan-ritel-mobil-neta-di-cina-januari-juli-tahun-ini-ambrol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 23:45:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Hozon Auto]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Neta di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Neta terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Neta di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19799</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas &#8211; Neta Auto – pabrikan mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> &#8211; Neta Auto – pabrikan mobil listrik yang merupakan anak perusahaan Hozon Auto yang bermarkas di Shanghai, Republik Rakyat Cina – saat ini dikenal sebagai pabrikan yang terus berekspansi di berbagai negara.</p>
<p>Selain di Thailand dan beberapa negara di kawasan Amerika Latin, Neta Auto juga berekspansi ke Indonesia. Beberapa model mobil listrik telah digelontorkan ke pasar Nusantara.</p>
<p>Lantas bagaimana kinerja penjualan mobil listrik Neta Auto di negeri yang juga kampung halamannya sendiri? Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dihimpun dari laporan pabrikan dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (28/8/2024) menunjukkan, sepanjang Januari – Juli 2024, jumlah mobil Neta yang terjual ke dealer (<em>wholesales</em>) 40.519 unit.</p>
<p>Total penjualan grosir alias <em>wholesales</em> itu anjlok 32,4 persen dibanding total wholesales yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2023. Dan ternyata, anjloknya penjualan ini juga terjadi dalam penjualan unit dari dealer ke konsumen (penjualan ritel).</p>
<figure id="attachment_18226" aria-describedby="caption-attachment-18226" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920.webp"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18226" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920.webp" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920-180x130.webp 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-18226" class="wp-caption-text">Neta S yang dijual di Cina &#8211; dok.Madeinchina.com</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, jumlah mobil Neta yang laku terlego ke konsumen (penjualan ritel) di Januari – Juli 2024 itu mencapai 25.271 unit. Jumlah ini ambrol hingga 56,5 persen dibanding total angka penjualan ritel yang dibukukannya pada tujuh bulan pertama 2023.</p>
<p>Berikut data penjualan ritel mobil Neta selama Januari – Juli 2024 dibanding periode sama di tahun 2023. Namun, ada beberapa mobil yang penjualannya belum bisa dibandingkan karena di tahun lalu belum dijual.</p>
<p>Neta L : 9.356 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Neta : 9.617 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Neta S : 4.292 unit (ambrol 65,8 persen)<br />
Neta Aya : 1.475 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Neta V : 68 unit (ambrol 99,7 persen)<br />
Neta U Pro : 337 unit (ambrol 98,8 persen)<br />
Neta GT : 123 unit (ambrol 97,9 persen)<br />
<em>Sumber : CPCA, 2024</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tren Penjualan Mobil Listrik Neta Periode Januari – April Makin Jeblok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tren-penjualan-mobil-listrik-neta-periode-januari-april-makin-jeblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 10:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hozon Auto]]></category>
		<category><![CDATA[kelemahan mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Neta Auto di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18224</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Tak hanya di empat bulan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Tak hanya di empat bulan pertama atau Januari hingga April tahun ini saja, total penjualan mobil Neta anjlok, tetapi juga di periode sama tahun 2023.</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (16/5/2024) memperlihatkan selama Januari – April penjualan kumulatif NETA Auto mencapai 33.451 unit. Jumlah itu anjlok , karena berkurang 3.805 unit dibanding empat bulan pertama di tahun 2023.</p>
<p>Fakta berbicara, di Januari – April 2023 itu, pabrikan yang merupakan anak perusahaan Hozon Auto ini masih menggenggam angka penjualan (di pasar global atau di Cina dan di luar Cina) sebanyak 37.256 unit. Meski total penjualan di periode empat bulan pertama 2023 ini juga merosot 3,49 persen dibanding Januari – April 2022 yang sebanyak 38.965 unit.</p>
<figure id="attachment_18226" aria-describedby="caption-attachment-18226" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-18226" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920.webp" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Neta-S-yang-dijual-di-Cina-dok.Madeinchina.com_-e1715863975920-180x130.webp 180w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-18226" class="wp-caption-text">Neta S yang dijual di Cina &#8211; dok.Madeinchina.com</figcaption></figure>
<p>Artinya, performa penjualan neta Auto di pasar global selama catur wulan pertama 2024 ini makin jeblok. Karena tak hanya mersosot dibanding tahun 202 lalu, tetapi juga jauh lebih sedikit dibanding periode sama di tahun 2022.</p>
<p>Ambrolnya penjualan di Januari – April 2024 ini juga terjadi di negerinya sendiri, Republik Rakyat Cina. Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (16/5/2024) menunjukkan selama periode empat bulan pertama itu, <em>wholesales</em> (penjualan mobil Neta dari pabrik ke dealer) hanya 18.996 unit.</p>
<p>Jumlah tersebut ambrol 42,8 persen dibanding <em>wholesales</em> selama Januari – April 2023. Bahkan, di bulan April saja, ambrolnya penjualan lebih parah yakni 62,7 persen dibanding bulan yang sama di 2023, karena totalnya hanya 4.027 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – November 2023: Penjualan Wuling, Chery, dan Neta di Cina Jeblok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-november-2023-penjualan-wuling-chery-dan-neta-di-cina-jeblok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Dec 2023 14:22:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Auto]]></category>
		<category><![CDATA[Chery Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[kinerja NEta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Wuling di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Chery di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Neta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT SGMW Indobesia]]></category>
		<category><![CDATA[rekam Jejak Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[SGMW Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15800</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Padahal, selama periode sebelas bulan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Padahal, selama periode sebelas bulan pertama itu total jumlah mobil yang terjual di Negeri Tirai Bambu itu meningkat.</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (19/12/2023) menunjukkan selama Januari – November tahun ini, jumlah mobil yang terjual di negara berpenduduk 1,423 miliar jiwa ini mencapai 26.938.000 unit. Jumlah ini meningkat 10,8 persen dibanding periode sama di tahun 2022.</p>
<p>Selama bulan November saja, angka penjualan yang diraup seluruh pabrikan mencapai 2.970.022 unit. Jumlah ini melonjak 27,4 persen dibanding total angka penjualan yang berhasil mereka serok pada bulan yang sama di tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_14467" aria-describedby="caption-attachment-14467" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14467" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Chery-Tiggo-8-di-Cina-dok.Istimewa-via-CarNewsChina-e1694836361959.jpg" alt="" width="700" height="508" /><figcaption id="caption-attachment-14467" class="wp-caption-text">Chery Tiggo 8 Pro Dpi di Cina &#8211; dok.Istimewa via CarNewsChina</figcaption></figure>
<p>“Penjualan pada bulan November melonjak karena sebagian besar pabrikan menggelar program promo dalam rangka Shoping Festival bertajuk 11.11, yang ternyata mendapat respon positif dari konsumen,” bunyi keterangan CAAM.</p>
<p>Kendati begitu, ternyata tidak semua pabrikan mencatatkan kinerja positif dalam penjualan secara kumulatif selama Januari – November. Beberapa dari mereka masih mencatatkan jebloknya penjualan.</p>
<p>Pabrikan itu antara lain Wuling Motors (SGMW) yang mencatatkan total penjualan sebanyak 600.341 unit. Jumlah ini ambles 8 persen dibanding totral angka penjualan yang berhasil dikantonginya pada periode sama di tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_15000" aria-describedby="caption-attachment-15000" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-15000" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Tampilan-bagian-belakang-Neta-AYA-dok.ChinaEVPost-e1698399655644.jpg" alt="" width="700" height="512" /><figcaption id="caption-attachment-15000" class="wp-caption-text">Salah satu mobil buatan Neta Auto, yakni Neta AYA &#8211; dok.ChinaEVPost</figcaption></figure>
<p>Kemudian Chery Automobile yang total penjualannya hanya 440.379 unit. Jumlah ini anjlok hingga 25,9 persen dibanding jumlah yang dikoleksinya selama sebelas bulan pertama 2022.</p>
<p>Lalu, Neta Auto yang membukukan penjualan sebanyak 100.991 unit. Total penjualan ini ambrol hingga 30,1 persen dibanding jumlah penjualan yang berhasil dipetiknya pada kurun waktu yang sama di tahun 2022. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
