<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penjualan mobil Thailand &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-mobil-thailand/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Aug 2024 04:46:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Penjualan mobil Thailand &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Produksi Menciut Tapi Target Ekspor Mobil Thailand Tak Surut, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/produksi-menciut-tapi-target-ekspor-mobil-thailand-tak-surut-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 03:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Federasi Industri Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[FTI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19438</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Federasi Otomotif ASEAN (AAF) menyebut...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Federasi Otomotif ASEAN (AAF) menyebut hingga saat ini Thailand merupakan pusat produksi mobil untuk kperluan ekspor ke kawasan regional maupun global bagi sejumlah pabrikan mobil.</p>
<p>Pernyataan Juru Bicara Federasi Industri Thailand (FTI) Divisi Otomotif, Surapong Paisitpattanapong yang dikutip The Bangkok Post dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (5/8/2024) menyebut tahun 2024 ini, selama Januari – Juni, produksi mobil di Thailand sebanyak 761.240 unit. Jumlah ini menyusut 17,39 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>“Penurunan produksi sejalan dengan turunnya penjualan mobil di pasar domestik. Pasar lokal mengalami konstraksi yang cukup besar setelah lembaga keuangan memperketat penyaluran pembiayaan kredit,” ungkap Surapong.</p>
<p>Saat ini, lanjut Surapong, utang rumah tangga telah mencapai titik tertingggi, dimana pinjaman kredit yang ada di rumah tangga telah mencapai 90 persen dari pendapatan (Produk Domestik Bruto rumah tangga). “Ini yang menjadikan lembaga pembiayaan dan bank menolak permohonan kredit pembeli mobil baru,” kata Surapong.</p>
<p>Kini, FTI memangkas target produksi mobil untuk tahun 2024 yakni menjadi 1,7 juta unit dari sebelumnya yang sebanyak 1,9 juta unit. Total penjualan diprediksi hanya 550.000 unit alias merosot dari target sebelumnya yang dipatok 750.000 unit.</p>
<figure id="attachment_15494" aria-describedby="caption-attachment-15494" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Peresmian-jalur-produksi-mobil-Neta-di-pabrik-Neta-Auto-Thailand-dok.Neta-Auto-e1701363957926.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-15494" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Peresmian-jalur-produksi-mobil-Neta-di-pabrik-Neta-Auto-Thailand-dok.Neta-Auto-e1701363957926.jpg" alt="" width="700" height="485" /></a><figcaption id="caption-attachment-15494" class="wp-caption-text">Peresmian mulai produksi mobil Neta di pabrik Neta Auto Thailand &#8211; dok.Neta Auto</figcaption></figure>
<p>Namun, untuk target ekspor ternyata FTI tak mengubahnya, yakni masih sebanyak 1,15 juta unit. Masih tetapnya target ekspor karena ada beberapa pertuimbangan, yakni sejumlah model mobil jenis SUV dan pick up medium masih banyak permintaannya dari negara-negara tujuan ekspor di Asia maupun lainnya.</p>
<p>Selain itu, saat ini Thailand menjadi basis produksi mobil listrik yang diekspor ke sejumlah negara. Sejumlah pabrikan asal Cina seperti Build Your Dreams (BYD), Great Wall Motors, Neta, hingga Morris Garage telah memproduksi mobil listrik baterai (BEV) maupun hybriod di Negeri Gajah Putih itu.</p>
<p>“Meskipun selama semester pertama (Januari &#8211; Juni) ekspor kami turun tipis, namun potensi permintaan impor mobil dari kami masih tingggi. Kami percaya karena merek-merek yang mengekspor juga tengah berekspansi di luar Thailand,” kata Surapong.</p>
<p>Data FTI memperlihatkan selama enam bulan pertama 2024 itu, jumlah mobil yang diekspor Thailand mencapai 519.045 unit. Jumlah ini menyusut 1,8 persen dibanding total ekspor selama periode sama di tahun 2023.  (Tan/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Produksi dan Penjualan Mobil Thailand di Januari- April 2024 Melorot, Ekspor Merosot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/produksi-dan-penjualan-mobil-thailand-di-januari-april-2024-melorot-ekspor-merosot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 May 2024 04:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Daihatsu di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu D-Max]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Suzuki di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Hilux di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18403</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Selama Januari hingga April 2024,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Selama Januari hingga April 2024, produksi mobil di negara itu melorot 17 persen. Sementara penjualan dan ekspor masing-masing merosot hingga 23,9 persen dan 3,7 persen.</p>
<p>Data Federasi Industri Thailand (FTI) kompartemen otomotif yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (25/5/2024) menunjukkan selama empat bulan pertama 2024 itu, jumlah mobil yang diproduksi seluruh pabrikan di Thailand sebanyak 518.790 unit. Jumlah ini melorot 17 persen dibanding total produksi yang tercetak di Thailand selama periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Selama bulan April saja, jumlah mobil yang diproduksi semua pabrikan di Negeri Gajah Putih itu sebanyak 104.667 unit. Jumlah ini merosot 11 persen dibanding jumlah produksi pada bulan yang sama di tahun 2023.</p>
<p>“Melorotnya penjualan ini dikarenakan menysutnya permintaan kendaraan pickup. Ini terjadi karena adanya pengetatan penyaluran kredit oleh lembaga keuangan, dalam rangka mengantisipasi melonjaknya potensi kredit macet,” bunyi keterangan FTI.</p>
<figure id="attachment_11204" aria-describedby="caption-attachment-11204" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11204" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-CR-V-terbaru-atau-generasi-keenam-akan-hadir-di-Thailand-dok.Istimewa-e1678328374561.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-CR-V-terbaru-atau-generasi-keenam-akan-hadir-di-Thailand-dok.Istimewa-e1678328374561.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-CR-V-terbaru-atau-generasi-keenam-akan-hadir-di-Thailand-dok.Istimewa-e1678328374561-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-CR-V-terbaru-atau-generasi-keenam-akan-hadir-di-Thailand-dok.Istimewa-e1678328374561-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-CR-V-terbaru-atau-generasi-keenam-akan-hadir-di-Thailand-dok.Istimewa-e1678328374561-696x500.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Honda-CR-V-terbaru-atau-generasi-keenam-akan-hadir-di-Thailand-dok.Istimewa-e1678328374561-584x420.jpg 584w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11204" class="wp-caption-text">Honda CR-V terbaru atau generasi keenam di Thailand- dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara, jumlah mobil yang terjual selama empat bulan pertama atau catur wulan pertama 2024 itu hanya sebanyak 210.494 unit. Jumlah tersebut ambles 23,9 persen dibanding total jumlah penjualan yang dicetak seluruh pabrikan pada Januari – April 2023.</p>
<p>“Penjualan (empat bulan pertama 2024) ini turun dikarenakan melemahnya permintaan kendaraan pickup (yang merupakan mobil terlaris di Thailand hingga saat ini). Permintaan kendaraan itu menurun karena adanya pengetatan penyaluran pembiayaan kredit dari lembaga keuangan. Mereka (lembaga keuangan) memperketat kredit untuk mengantisipasi potensi terjadinya kredit macet,” bunyi keterangan FTI.</p>
<p>Namun, ternyata tidak hanya penjualan di dalam negeri saja yang merosot, tetapi juga jumlah mobil yang dikirim atau diekspor ke luar negeri. Data FTI memperlihatkan, selama empat bulan pertama 2024 itu mobil yang diekspor Thailand sebanyak 340.685 unit, merosot 3,7 persen dibanding catur wulan pertama 2023. (Fat/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Thailand Jadi Produsen Mobil Terbesar di ASEAN Ungguli RI, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/thailand-jadi-produsen-mobil-terbesar-di-asean-ungguli-ri-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2024 09:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17632</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Banyaknya produk mobil yang diekspor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Banyaknya produk mobil yang diekspor Thailand mempengaruhi jumlah mobil yang diproduksi di Negeri Gajah Putih tersebut.</p>
<p>Data Thailand Automotive Industries Association (TAIA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (8/4/2024) menunjukkan sepanjang tahun 2023 lalu, Thailand mengekspor 1.112.076 mobil ke berbagai negara. Jumlah tersebut menanjak 11,7 persen dibanding tahun 2022.</p>
<p>Dari total mobil yang diekspor negara yang juga berjuluk Siam ini, 1,1 juta unit merupakan mobil konvebsional bermesin pembakaran internal. Sisanya mobil listrik baterai.<br />
Pada saat yang sama, mobil yang diproduksi Thailand mencapai 1.832.111 unit. “Dengan jumlah ini, Thailand menjadi pemimpin dalam produksi mobil di Asia Tenggara. Thailand juga menjadi produsen mobil teresar ke-10 di dunia,” bunyi keterangan TAIA.</p>
<p>TAIA juga menyebut, Thailad memiliki kapasitas produksi mobil sebanyak 1,8 – 1,9 juta unit oer tahun. Jumlah itu jauh di atas kapasitas produksi mobil Indonesia yang sebanyak 1,2 – 1,3 juta unit, dan Malaysia yang hanya 700.000 unit.</p>
<p>Ihwal kapasitas produksi mobil Indonesia, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto menyebut, dari kapasitas produksi yang ada (1,2 – 1,3 juta unit per tahun), yang terpakai baru 1 – 1,1 juta unit.</p>
<figure id="attachment_13499" aria-describedby="caption-attachment-13499" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-13499" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520.jpg" alt="" width="700" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-696x496.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-589x420.jpg 589w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-13499" class="wp-caption-text">Ilustrasi, proses produksi Toyota Yaris Cross di pabrik PT TMMIN &#8211; dok.TMMIN</figcaption></figure>
<p>“Mengapa kita baru manfaatkan segitu? Karena dari sisi pasar dalam negeri kita memang masih segitu, penjualan mobil kita di dalam negeri baru sampai 1 juta unit. Sedangkan ekspor, kita baru mencapai 350.000 – 400.000 unit,” kata Jongkie saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (8/4/2024).</p>
<p>Soal perluasan atau pertambahan volume pasar yang terlihat dari jumlah penjualan, sangat tergantung pada tingkat pendapatan kelas menengah di Indonesia. Padahal, kata dia, Indonesia saat ini mengalami fenomena middle income trap, yakni mandeknya tingkat pendapatan kelas menengah pada besaran tertentu.</p>
<p>“Sedangkan untuk ekspor sangat tergantung kebijakan dan strategi prinsipal. Apakah prinsipal setuju menjadikan merek atau anak industrinya di Indonesia memproduksi mobil ekspor atau tidak, sangat menentukan,” tandas Jongkie.</p>
<p>Sementara, saat ini Thailand sangat gencar melakukan ekspor. Selain itu, banyak pabrikan menjadikan negara itu sebagai basis produksi mobilnya yang ditujukan untuk pasar global alias pasar ekspor. (Udi/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Urusan Ekspor Mobil CBU, Tahun Ini Indonesia Belum Nyampe Setengahnya Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/urusan-ekspor-mobil-cbu-tahun-ini-indonesia-belum-nyampe-setengahnya-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Dec 2023 03:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil CBU]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor mobil RI kalah oleh Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI vs Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[padar mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand basis produksi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand terbanyak ekspor mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15853</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski sepanjang periode Januari hingga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski sepanjang periode Januari hingga November tahun ini ekspor mobil utuh (CBU) di kedua negara tercatat meningkat.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (23/12/2023) menunjukkan total jumlah mobil CBU yang diekspor pabrikan di Indonesia mencapai 469.595 unit. Jumlah ini meningkat 10,6 persen dibanding periode sama di tahun lalu, yang mencapai 423.606 unit.</p>
<p>Sementara, di Thailand, data Federasi Industri Thailand (FTI) Klub Otomotif yang dinukil <em>Mobilitas </em>pada hari yang sama memperlihatkan, selama sebelas bulan pertama itu mobil CBU yang dikirim ke luar negeri mencapai 1.027.234 unit. Jumlah ini meningkat 15,59 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>“Meningkatnya jumlah ekspor mobil CBU ini karena masih kuatnya perekonomian mitra dagang Thailand yaitu negara-negara tujuan ekspor. Mitra dagang itu antara lain Australia, Timur Tengah, Eropa, Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan,” bunyi keterangan FTI.</p>
<figure id="attachment_9456" aria-describedby="caption-attachment-9456" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9456" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Ilustrasi-ekspor-mobil-Thailand-dok.Bangkok-Post-e1667622347523-586x420.jpg 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9456" class="wp-caption-text">Ilustrasi, ekspor mobil Thailand &#8211; dok.Bangkok Post</figcaption></figure>
<p>Ihwal kalah telaknya Indonesia dalam ekspor mobil CBU Thailand yang berpenduduk 71,84 juta jiwa ini, Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (23/12/2023) menyebut karena jumlah pabrikan yang berproduksi di negara itu juga jauh lebih banyak ketimbang di Tanah Air.</p>
<p>“Thailand mempunyai kebijakan yang <em>investment friendly</em> yang lebih besar dibanding Indonesia. Sehingga menjadi basis produksi mobil untuk tujuan ekspor di area kawasan (Asia Tenggara), bahkan global,” papar Jongkie.</p>
<p>Selain itu, keputusan soal ekspor sebuah produk otomotif khususnya mobil juga sangat tergantung pada kebijakan yang ditetapkan oleh prinsipalnya (pabrikan induk pemilik merek). Sebab, hal itu menyangkut <em>grand strategy</em> produksi dan pemasaran produk mereka.</p>
<p>“Jadi peran prinsipal mereka untuk menentukan model-model apa saja yang diproduksi di suatau negara dan apakah diekspor atau tidak juga sangat menentukan,” tandas Jongkie. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menang Jualan di Lokal, Soal Produksi dan Ekspor Mobil Indonesia Dibungkam Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/menang-jualan-di-lokal-soal-produksi-dan-ekspor-mobil-indonesia-dibungkam-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2023 03:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[investasi pabrikan mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[investasi pabrikan mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15082</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Data ASEAN Automotive Federation (AFF)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Data ASEAN Automotive Federation (AFF) menunjukkan sepanjang Januari – September tahun ini total penjualan mobil di Asia Tenggara mencapai 3,22 juta unit.</p>
<p>Data yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (2/11/2023) itu menyebut, dari total penjualan tersebut Indonesia menjadi negara dengan penjualan mobil (di pasar lokal) terbanyak. Totalnya mencapai 755.173 unit (data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo menyebut total penjualan mobil ke diler atau <em>wholesales</em> di periode itu sebanyak 755.173 unit, dan penjualan ke konsumen atau penjualan ritel 746.239 unit).</p>
<p>Pada saat yang sama, total penjualan mobil di Thailand yang merupakan negara dengan penjualan mobil terbanyak kedua di kawasan regional Asia Tenggara (ASEAN) memang tertinggal jauh oleh Indonesia. Jumlah totalnya hanya 586.870 unit.</p>
<p>Maklum, dari jumlah konsumen, Negeri Gajah Putih itu memang jauh lebih sedikit dibanding Indonesia. Thailand berpenduduk 70,18 juta jiwa, sedangkan Indonesia mempunyai penduduk 278,69 juta jiwa.</p>
<p>“Artinya dari sisi potensi pembeli atau konsumen, Indonesia memang jauh lebih besar dibanding Thailand. Tetapi, untuk produksi mobil memang Indonesia kalah banyak, begitu pula dengan ekspor,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (2/11/2023).</p>
<figure id="attachment_11580" aria-describedby="caption-attachment-11580" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11580" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg" alt="" width="700" height="514" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-696x511.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Suzuki-XL7-salah-satu-yang-diekspor-Suzuki-Indonesia-ke-Vietnam-dok.Mobilitas-e1679969264993-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11580" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Suzuki XL7 yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, jika jumlah produksi Thailand lebih besar itu wajar. Sebab,jumlah pabrikan atau merek yang memproduksi mobil produknya di negeri itu memang lebih banyak.</p>
<p>Pabrikan tertarik menjadikan Thailand sebagai basis produksi karena stimulus dan insentif untuk produksi juga jauh lebih menarik. Selain itu kondisi ketenagakerjaan yang dinilai lebih kondusif untuk mendukung produksi.</p>
<p>“Kalau soal ekspor itu juga tergantung pada prinsipal (perusahaan induk) dari pabrikan yang bersangkutan. Karena tidak bisa masing-masing perwakilan pabrikan di suatu negara menentukan sendiri kebijakan ekspornya, karena ini menyangkut strategi global mereka,” jelas Jongkie.</p>
<p>Data Federasi Industri Thailand (FTI) yang disitat <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (2/11/2023) menunjukkan selama sembilan bulan pertama tahun ini, Thailand mengekspor 821.899 mobil. Jumlah itu jauh lebih banyak dibanding ekspor Indonesia yang mencapai 213.901 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unggul di Penjualan, Soal Produksi Mobil  Indonesia Masih Keok oleh Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/unggul-di-penjualan-soal-produksi-mobil-indonesia-masih-keok-oleh-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Aug 2023 12:34:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik mobil di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil RI]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13768</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan mobil di Indonesia lebih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil di Indonesia lebih banyak karena memiliki jumlah penduduk hampir empat kali lipatnya Thailand.</p>
<p>Data ASEAN Automotive Federation (AAF) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (12/8/2023) menunjukkan, sepanjang Januari – Juni tahun ini, total penjualan mobil di Asia Tenggara (ASEAN) sebanyak 1.637.226 unit. Tetapi total penjualan itu hanya dibukukan tujuh negara yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, dan Myanmar.</p>
<p>Dari jumlah itu, Indonesia mencatat penjualan terbanyak, yakni 505.985 unit. Sementara, Thailand sebanyak 406.131 unit dan Malaysia 366.037 unit.</p>
<p>Urutan keempat, Filipina dengan penjualan sebanyak 202.415 unit, dan posisi kelima Vietnam dengan jumlah penjualan 137.327 unit. Sedangkan keenam dan ketujuh ada Singapura dan Myanmar dengan total 17.951 unit dan 1.380 unit.</p>
<p>Adapun untuk produksi, hanya Thailand dan Indonesia yang terbanyak yakni sebanyak 921.512 unit dan 696.845 unit. Artinya, dari segi produktifitas pembuatan mobil, Indonesia memang masih jauh tertinggal dibanding Thailand.</p>
<p>“Karena memang pabrikan yang mendirikan pabrik lalu berproduksi di negara itu juga lebih banyak dibanding Indonesia,” ungkap pengamat industri otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (12/8/2023).</p>
<figure id="attachment_825" aria-describedby="caption-attachment-825" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-825" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-jual-beli-mobil-bekas-dok.Istimewa-via-Vecteezy-e1621069022766.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-825" class="wp-caption-text">Ilustrasi, penjualan mobil &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Menurut dia, mengapa banyak pabrikan yang memilih Negeri Gajah Putih itu sebagai basis produksi dan menjadi pusat untuk kegiatan ekspornya ke kawasan regional (Asia Tenggara) maupun global, karena insentif dan kemudahan yang diberikan pemerintah.</p>
<p>“Kalau kita cermati Board of Investment (Dewan Investasi) Thailand selalu menawarkan insentif-insentif baru. Bahkan <em>roadshow</em> ke berbagai negara yang memiliki pabrikan mobil ternama pun dilakukan. Ini ternyata cukup manjur menarik minat pabrikan,” jelas Yannes.</p>
<p>Selain itu, Thailand memiliki eksosistem industri mobil yang lebih mapan. Jejaring pasokan (<em>supply chain</em>) bahan baku, industri komponen pendukung, hingga jaringan distribusi yang sudah berjalan dengan baik dan lengkap.</p>
<p>Sementara, jika Indonesia unggul di penjualan, itu wajar karena memiliki jumlah penduduk sekitar 275 juta jiwa. Sedangkan Thailand penduduknya hanya 73 juta atau sekitar sepertiga lebih dari jumlah penduduk Indonesia.</p>
<p>Meski begitu, dengan jumlah yang sebanyak itu, ternyata rasio pemilikan mobil di Indonesia masih sangat timpang. Dari riset Organisasi Industri Otomotif Dunia (OICA), rasio kepemilikan mobil di Tanah Air masih 99:1000 orang penduduk. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Mobil Paling Laku di Thailand Saat Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/10-mobil-paling-laku-di-thailand-saat-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 May 2022 09:11:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Isuzu di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris di Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota di Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6840</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Thailand hingga saat ini masih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Thailand hingga saat ini masih tercatat sebagai basis produksi sekaligus eksportir kendaraan bermotor roda empat atau lebih (yang secara umum disebut dengan mobil) terbesar di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>Sedangkan penjualan di pasar domestik (dengan jumlah penduduk sekitar 70 juta jiwa, menurut OECD Perserikatan Bangsa-Bangsa), Negeri Gajah Putih itu hampir menyamai Indonesia (yang berpenduduk sekitar 270 juta jiwa).</p>
<p>Data di Federasi Industri Thailand (FTI) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (31/5/2022) menunjukkan, penjualan mobil di Thailand sepanjang tercatat sebanyak 63.427 unit. Jumlah itu meningkat 9,1 persen dibanding bulan yang sama tahun 2021 lalu.</p>
<figure id="attachment_6843" aria-describedby="caption-attachment-6843" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6843" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-City-H-dok.Istimewa-e1653988175511.png" alt="" width="700" height="509" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-City-H-dok.Istimewa-e1653988175511.png 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-City-H-dok.Istimewa-e1653988175511-300x218.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-City-H-dok.Istimewa-e1653988175511-150x109.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-City-H-dok.Istimewa-e1653988175511-696x506.png 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-City-H-dok.Istimewa-e1653988175511-578x420.png 578w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Honda-City-H-dok.Istimewa-e1653988175511-324x235.png 324w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6843" class="wp-caption-text">Honda City H &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara selama empat bulan pertama atau dari Januari hingga April 2022, total penjualan yang dibukukan seluruh pabrikan di negara itu mencapai 294.616 unit. Jumlah tersebut menanjak 16,8 persen dibanding penjualan yang mereka kantongi selama periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Pada saat yang sama, total produksi mobil di negara yang juga dikenal dengan sebutan Siam itu tercatat sebanyak 597.864 unit. Jumlah ini naik tipis 4,9 persen dibanding empat bulan pertama tahun 2021.</p>
<p>Adapun jumlah mobil yang diekspor pada periode itu mencapai 298.820 unit. Ttal angka ekspor ini menciut 3,9 persen dibanding Januari hingga April 2021, dan yang perlu dicatat mobil yang diekspor itu bukan hanya produksi tahun 2022 saja, tetapi juga yang diproduksi pada kuartal keempat 2021.</p>
<figure id="attachment_6844" aria-describedby="caption-attachment-6844" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6844" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ford-Ranger-salah-satu-dari-10-mobil-terlaris-di-Thailand-saat-ini-dok.Istimewa-e1653988271529.webp" alt="" width="700" height="461" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ford-Ranger-salah-satu-dari-10-mobil-terlaris-di-Thailand-saat-ini-dok.Istimewa-e1653988271529.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ford-Ranger-salah-satu-dari-10-mobil-terlaris-di-Thailand-saat-ini-dok.Istimewa-e1653988271529-300x198.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ford-Ranger-salah-satu-dari-10-mobil-terlaris-di-Thailand-saat-ini-dok.Istimewa-e1653988271529-150x99.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ford-Ranger-salah-satu-dari-10-mobil-terlaris-di-Thailand-saat-ini-dok.Istimewa-e1653988271529-696x458.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ford-Ranger-salah-satu-dari-10-mobil-terlaris-di-Thailand-saat-ini-dok.Istimewa-e1653988271529-638x420.webp 638w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6844" class="wp-caption-text">Ford Ranger, salah satu dari 10 mobil terlaris di Thailand saat ini &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Catatan menarik lain dari data kinerja produksi maupun penjualan mobil di Thailand adalah, mobil yang paling banyak dibeli oleh masyarakat setempat. Ternyata, mobil angkutan penumpang dan sekaligus barang yakni pikap double cabin menjadi kendaraan yang paling diminati.</p>
<p>Berikut 10 mobil yang paling laku di Thailang selama Januari – April 2022:<br />
Isuzu D-Max: 62.270 unit<br />
Toyota Hilux: 53.703 unit<br />
Honda City: 19.798 unit<br />
Toyota Yaris: 11.721 unit<br />
Ford Ranger: 10.795 unit<br />
Toyota Fortuner: 10.533 unit<br />
Mitsubishi Triton: 8.523 unit<br />
Toyota Yaris ATIV:8.407 unit<br />
Isuzu MU-X: 6.430 unit<br />
Toyota Corolla Cross: 7.525 unit<br />
<em>Sumber: Federasi Industri Thailand, 2022</em>. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
