<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan motor Januari &#8211; November 2024 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-motor-januari-november-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Dec 2024 12:37:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan motor Januari &#8211; November 2024 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Daya Beli Masih Lemah, Penjualan Motor Januari &#8211; November 2024 Cukup Cerah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-daya-beli-masih-lemah-penjualan-motor-januari-november-2024-cukup-cerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 06:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[motor Honda]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Kawasaki]]></category>
		<category><![CDATA[motor Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[motor terlaris di RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[motor TVS]]></category>
		<category><![CDATA[motor Yamaha]]></category>
		<category><![CDATA[pasar sepeda motor RI 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor Januari - November 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21747</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Karena daya beli melemah, banyak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; Karena daya beli melemah, banyak masayarakat kelas menengah serta kelompok yang berada persis di bawahnya menunda membeli mobil dan memilih untuk membeli sepeda motor.</p>
<p>Pembelian sepeda motor itu dilakukan untuk menghemat biaya transportasi, karena ongkos operasional kendaraan bermotor roda dua ini lebih hemat dibanding mobil.</p>
<p>“Karena daya beli kelas menengah ke bawah ini masih melemah, terutama dikarenakan biaya hidup yang mahal tetapi pendapatan tetap. Harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak, daging memberi tekanankepada mereka,” ungkap Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (10/12/2024).</p>
<p>Dalam kondisi seperti itu, masyarakat kelas menengah – terlebih kelompok yang berada di bawahnya – tidak berpikir untukmembeli barang tersier seperti kendaraanbermotor yang tidak sangat dibutuhkan. Hal ini terbukti dari data Mandiri Spending Index (MSI) yang dirilis Mandiri Institute.</p>
<figure id="attachment_11054" aria-describedby="caption-attachment-11054" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11054" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693.jpg" alt="" width="700" height="505" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-696x502.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-582x420.jpg 582w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Honda-PCX-160-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677493173693-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-11054" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor Honda &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Pembelanjaan terbesar masyarakat kelas menengah dan yang terbesar sejak Januari 2023 hingga November adalah barang konsumsi sehari-hari. Yakni ada kenaikan porsinya dari 31,1 persen menjadi 42,7 persen,” ujar Andry.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, pada hari yang sama, mengakui memang ada penurunan permintaanmotor dari kelompok kelas menengah pemula dan bawah. Namun, dia juga membenarkan temuan Andry Asmoro yang menyebut tak sedikit masyarakat kelas menengah yang beralih ke sepeda motor.</p>
<p>“Sehingga, di segmen kelas bawah ada penurunan, tergantikan oleh kelas menengah yang beralih ke sepeda motor. Sehingga, penjualan total sepeda motor sampai November masih di tren positif, atau naik,” ujar Sigit.</p>
<p>Data AISI yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (10/12/2024) menunjukkan selama periode Januari – November 2024, jumlah sepeda motor yang terjual di Tanah Air mencapai 5.929.830 unit. Jumlah ini naik tipis 2 persen dibanding periode sama di tahun lalu, yang sebanyak 5.809.959 unit. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
