<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penjualan Neta2026 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-neta2026/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 15:54:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Penjualan Neta2026 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Neta Indonesia Masih Merana, Penjualan Ritelnya di Januari &#8211; April 2026 Makin Anjlok</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/neta-indonesia-masih-merana-penjualan-ritelnya-di-januari-april-2026-makin-anjlok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 02:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hozon Auto]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Neta]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Neta2026]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27912</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sebelumnya pada tahun 2025 selama...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sebelumnya pada tahun 2025 selama setahun penuh (Januari hingga Desember), total penjualan mobil listrik Neta baik secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) anjlok dibanding tahun 2024. Meski grosir dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) masih naik, meski sangat tipis.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (17/5/2026) memperlihatkan selama tahun 2025, total <em>wholesales</em> mobil Neta di Indonesia sebanyak 657 unit. Jumlah tersebut naik alias bertambah banyak hanya 50 unit dibanding tahun 2024 yang sebanyak 607 unit.</p>
<p>Namun penjualan ritelnya, ternyata anjlok cukup parah. Sebab, di tahun 2025 tersebut total penjuan ritel mobil listrik asal Shanghai, Republik Rakyat Cina yang di Indonesia diageni PT Neta Auto Indonesia sebanyak 406 unit, padahal di tahun 2024 masih sebanyak 570 unit.</p>
<figure id="attachment_14035" aria-describedby="caption-attachment-14035" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Neta-V-yang-diluncurkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1705929780991.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14035" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Neta-V-yang-diluncurkan-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-1-e1705929780991.jpg" alt="" width="700" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-14035" class="wp-caption-text">Neta V saat diperkenalkan di GIIAS 2023 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara di tahun 2026 ini – pada periode Januari hingga April – Neta Auto yang masuk pasar Indonesia sejak Agustus 2023 itu hanya meraup angka <em>wholesales</em> sebanyak 59 unit. Jumlah tersebut anjlok 76,4 persen dibanding total <em>wholesales</em> yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2025.</p>
<p>Sedangkan total penjualan eceran atau penjualan ritel yang dicetaknya selama empat bulan pertama 2026 itu, sebanyak 92 unit. Total penjualan eceran tersebut anjlok hingga 55,1 persen dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2025.</p>
<p>Pada bulan April saja, Neta Indonesia hanya mengemas angka <em>wholesales</em> sebanyak 12 unit, anjlok 76,9 persen dibanding bulan yang sama di tahun 2025. Kemudian total penjualan ritel yang dibukukannya di bulan keempat 2026 itu hanya 17 unit, anjlok 66 persen dibanding April 2025. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
