<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan ritel Neta di Cina 2024 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-ritel-neta-di-cina-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Sep 2024 13:40:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan ritel Neta di Cina 2024 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Neta Babak Belur di Cina, Penjualan Ritel Selama Januari – Agustus Ambrol 56 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/neta-babak-belur-di-cina-penjualan-ritel-selama-januari-agustus-ambrol-56-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 11:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terlaris Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Neta Auto]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Neta Auto di Cina 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Neta di Cina 2024]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Neta di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Neta di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT Neta Auto Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=20366</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Sepanjang periode Januari – Agustus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Sepanjang periode Januari – Agustus 2024 itu, total penjualn mobil Neta di negeri sendiri (Cina) baik dari pabrik ke dealer (<em>wholesles</em>) maupun dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) ambrol.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dihimpun dari semua pabrikan dan dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (27/9/2024) menunjukkan sepanjang delapan bulan pertama 2024 itu, Neta Auto hanya membukukan angka <em>wholesales</em> sebanyak 47.991 unit. Jumlah ini anjlok 32,3 persen dibanding total <em>wholesales</em> yang dicetaknya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Sementara, angka penjualan ritel yang berhasil diraupnya – di periode Januari hingga Agustus 2024 itu – sebanyak 30.323 unit. Jumlah ini ambrol hingga 56,1 persen dibanding dengan total angka penjualan ritel yang berhasil diseroknya pada delapan bulan pertama 2023.</p>
<figure id="attachment_17808" aria-describedby="caption-attachment-17808" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Mobil-listrik-Neta-V-di-Cina-dok.Istimewa-e1713759387926.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17808" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Mobil-listrik-Neta-V-di-Cina-dok.Istimewa-e1713759387926.webp" alt="" width="700" height="488" /></a><figcaption id="caption-attachment-17808" class="wp-caption-text">Mobil listrik Neta V di Cina &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, sejumlah mobil kondang adalan Neta Auto, penjualan ritelnya rontok di kurun waktu tersebut. Tercatat, Neta S hanya mendulang angka penjualan ritel sebanyak 4.783 unit, ambrol 64,5 persen dibanding Janurai – Agustus tahun lalu.</p>
<p>Kemudian, Neta Aya terjual sebanyak 1.487 unit (ambrol 42 persen), Neta U Pro terlego 418 unit (ambrol 98,5 persen), dan Neta GT laku sebanyak 131 unit (ambrol 98,2 persen. Model lain yang penjualannya juga terpuruk adalah Neta V, yakni hanya 91 unit atau ambrol 99,6 persen.</p>
<p>Sekadar informasi, sejumlah model mobil listrik Neta telah dijajakan di Indonesia melalui PT Neta Auto Indonesia. Pabrikan mobil yang merupakan bagian dari Hozon Auto ini bahkan juga merakit beberapa model mobilnya di Indonesia. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
