<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan sasis bus &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-sasis-bus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Aug 2023 07:02:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan sasis bus &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Populasi Bus di Indonesia Capai 260 Ribu Lebih, Terbanyak di Wilayah Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/populasi-bus-di-indonesia-capai-260-ribu-lebih-terbanyak-di-wilayah-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 05:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan bus]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[bus Hino]]></category>
		<category><![CDATA[bus Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Volvo]]></category>
		<category><![CDATA[Hino]]></category>
		<category><![CDATA[IPOMI]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah bus di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Karoseri Adiputro]]></category>
		<category><![CDATA[Karoseri Laksana]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[Organda]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sasis bus]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan otobus]]></category>
		<category><![CDATA[populasi bus di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14117</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski begitu, dari jumlah bus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski begitu, dari jumlah bus yang ada ini disebut tidak semuanya beroperasi.</p>
<p>Data Korps Lalu-lintas Polri yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (29/8/2023) menunjukkan hingga akhir Juni 2023, total ppulasi bus di Tanah Air mencapai 260.722 unit. Jumlah ini, disebut sebagai total populasi bus yang ada di delapan pulau.</p>
<p>Kedelapan pulau itu adalah, yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Papua, Maluku, serta Maluku Utara. Sedangkan pulau yang memiliki populasi bus terbanyak adalah pulau Jawa, dengan total 145.047 unit, dengan rincian 41.446 bus berada di Jawa Timur dan 36.633 unit di Jakarta, serta sisanya tersebar di Jawa Barat dan Yogyakarta.</p>
<p>Pulau dengan jumlah bus terbanyak kedua adalah Sumatera. Total jumlah bus yangdimiliki perusahaan maupun lembaga pemerintah di pulau ini mencapai 69.323 unit, disusul Bali dengan 15.106 unit, Kalimantan 13.910 unit, serta Maluku dan Maluku Utara sebanyak 643 unit.</p>
<p>Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda) Aten Aryono yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (29/8/2023) mengatakan, tidak semua dari total populasi bus tersebut beroperasi di jalanan. Baik milik Perusahaan Otobus (PO) sebagai angkutan umum maupun milik lembaga pemerintah maupun swasta yang berfungsi sebagai kendaraan operasional.</p>
<p>“Kalau bicara data, total jumlah itu kan polulasi dari tahun kapan, atau bahkan bisa puluhan tahun lalu sampai sekarang. Nah, tentunya dari jumlah tersebut sudah ada atau bahkan banyak yang tidak terpakai karena faktor usia maupun lainnya,” papar Ateng.</p>
<figure id="attachment_13916" aria-describedby="caption-attachment-13916" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13916" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Bus-bersasis-Scania-yang-dipamerkan-di-hajatan-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-e1692431690416.jpg" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-13916" class="wp-caption-text">Bus garapan karoseri Tentrem bersasis Scania yang dipamerkan di hajatan GIIAS 2023 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Meski begitu, Ateng mengatakan tren pertumbuhan permintaan bus baru di Tanah Air juga berada di tren peningkatan. Hal ini dipengaruh oleh beberapa hal, mulai dari jumlah populasi masyarakat yang meningkat, membaiknya sarana infrastruktur jalan, pertumbuhan ekonomi masyarakat dan berkembangnya daerah, hingga munculnya destinasi wisata.</p>
<p>Konkretnya, semakin bagus perekonomian nasional maka mobilitas (pergerakan dari satu tempat ke tempat lain) masyarakat untuk berbagai keperluan juga meningkat.</p>
<p>&#8220;Baik mobilitas dalam rangka kegiatan ekonomi atau berbisnis maupun dalam rangka sosial yakni silaturahmi dengan keluarga semakin meningkat. Apalagi, jika sarana jalan itu semakin mudah dan banyak daerah yang semakin berkembang (baik jumlah populasi maupun ekonominya),” jelas Ateng.</p>
<p>Sekadar informasi, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (29/8/2023) memperlihatkan sepanjang Januari – Juli tahun ini 2.174 sasis bus terjual dari diler ke konsumen. Jumlah ini meroket 130 persen dibanding periode sama di 2022. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kini Ada 212.409 Bus di RI, Permintaan Unit Baru Masih Tinggi</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kini-ada-212-409-bus-di-ri-permintaan-unit-baru-masih-tinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 12:09:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan bus]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[bus AKAP]]></category>
		<category><![CDATA[bus baru]]></category>
		<category><![CDATA[bus kota]]></category>
		<category><![CDATA[bus Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kariseri Adiputro Wirasejati]]></category>
		<category><![CDATA[karoseri bus]]></category>
		<category><![CDATA[Karoseri Laksana]]></category>
		<category><![CDATA[Karoseri Tentrem]]></category>
		<category><![CDATA[pasar angkutan bus]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sasis bus]]></category>
		<category><![CDATA[populasi bus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8955</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Perusahaan Otobus (PO) Antar Kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Perusahaan Otobus (PO) Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang membuka trayek baru.</p>
<p>Seperti diungkap Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryono, minat masyarakat untuk menggunakan bus sebagai sarana transportasi antar kota masih tinggi.</p>
<p>“Salah satu keunggulan angkutan bus dibanding moda lainnya – seperti kereta api, pesawat terbang, dan kapal – penumpang bisa turun di titik terdekat dekat dari kota tujuannya,” papar Ateng saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (4/9/2022).</p>
<p>Terlebih, membaiknya infrastruktur jalan tol, menjadikan layanan bus semakin membaik. Di sisi lain, PO juga menyajikan banyak pilihan layanan mulai dari bus biasa, hingga double decker.</p>
<p>“Kelas layanannya pun bervariasi. Tampilan, kelengkapan, maupun fitur bus yang digunakan juga semakin beragam. Ini tentu juga menjadi daya tarik tersendiri,” jelas Ateng.</p>
<figure id="attachment_8379" aria-describedby="caption-attachment-8379" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-8379" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Bus-baru-garapan-karoseri-Tentrem-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1662463834712.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Bus-baru-garapan-karoseri-Tentrem-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1662463834712.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Bus-baru-garapan-karoseri-Tentrem-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1662463834712-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Bus-baru-garapan-karoseri-Tentrem-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1662463834712-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Bus-baru-garapan-karoseri-Tentrem-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1662463834712-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Bus-baru-garapan-karoseri-Tentrem-yang-dipamerkan-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1662463834712-583x420.jpg 583w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8379" class="wp-caption-text">Bus baru garapan karoseri Tentrem yang dipamerkan di GIIAS 2022 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Seiring besarnya potensi pasar bus, penjualan sasis bus pun merangkak naik. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (4/10 /2022) menunjukkan di Januari – Agustus, 1.474 sasis bus terjual ke diler (<em>wholesales</em>) dan 1.461 unit ke konsumen (ritel). Keduanya meroket hampir 100% dibanding periode 2021.</p>
<p>Sementara, data Korlantas Polri memperlihatkan, hingga Juni tahun ini total jumlah bus di Tanah Air 212.409 unit. Jumlah ini terdiri dari bus besar dan menengah milik PO, hingga bus kecil milik lembaga pemerintah maupun swasta.</p>
<p>Namun, tidak semua bus itu disebut tidak semuanya dioperasikan karena faktor usia. Meski, di saat yang asama ada tambahan unit baru, baik untuk penggantian unit lama atau peremajaan maupun armada baru di trayek baru.</p>
<p>&#8220;Ini sekaligus menjadi indikasi bahwa pasar angkutan bus masih terus berkembang,” tandas Ateng. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
