<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan Scania Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-scania-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Dec 2025 06:28:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan Scania Indonesia &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Pasar Loyo, Penjualan Scania Indonesia di Januari – November 2025 Tetap Menyala</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-pasar-loyo-penjualan-scania-indonesia-di-januari-november-2025-tetap-menyala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 04:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=26629</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski di bulan November saja...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski di bulan November saja penjualan kendaraan niaga Scania (gabungan bus dan truk), baik secara grosir dari pabrik ke dealer alias <em>wholesales</em> maupun secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) ambles, namun di kumulatif Januari – November 2025 masih melonjak.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (23/12/2025) menunjukkan di bulan November 2025 tersebut, jumlah <em>wholesales</em> kendaraan Scania sebanyak 16 unit. Jumlah penjualan grosir kendaraan merek asal Swedia itu ambles hingga 66 persen dibanding total <em>wholesales</em>-nya pada November 2024.</p>
<p>Sementara, di periode Januari hingga November 2025, jumlah penjualan grosir Scania Indonesi mencapai 453 unit. Jumlah tersebut melonjak 20,2 persen dibnding periode sebelas bulan pertama 2024.</p>
<p>Menariknya, ternyata tren serupa juga terjadi dalam penjualan ritel dengan jumlah unit yang terjual juga sama persis. Begitu pun dengn besaran penurunan penjualan di bulan November maupun Januari – November 2025 dibanding periode sama pada tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_14090" aria-describedby="caption-attachment-14090" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Bus-bersasis-Scania-dengan-karoseri-garapan-Laksana-dok.Mobilitas-e1693152583385.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14090" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Bus-bersasis-Scania-dengan-karoseri-garapan-Laksana-dok.Mobilitas-e1693152583385.jpg" alt="" width="700" height="503" /></a><figcaption id="caption-attachment-14090" class="wp-caption-text">Ilustrasi, bus ber-chassis Scania dengan karoseri garapan Laksana &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Di bulan November saja, total penjualan ritel kendaraan Scania juga 16 unit. Jumlah penjualan grosir kendaraan merek asal Swedia itu ambles hingga 66 persen dibanding total <em>wholesales</em>-nya pada November 2024.</p>
<p>Kemudian penjualan ritelnya di rentang waktu Januari – November 2025 juga sama yakni 453 unit. Begitu pun dengan tingkat kenaikannya dibanding periode Januari – November 2025, yaitu 20,2 persen.</p>
<p>Kinerja penjualan Scania ini termasuk luar biasa karena terjadi di kala penjualan truk plus bus di Indonesia – baik <em>wholesales</em> maupun penjualan ritel – pada periode sama merosot. (Swe/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tujuh Bulan Pertama 2024, Penjualan Ritel Scania Anjlok 56 Persen di Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tujuh-bulan-pertama-2024-penjualan-ritel-scania-anjlok-56-persen-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Aug 2024 04:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk Scania]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan alat berat Scania]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Scania Swedia]]></category>
		<category><![CDATA[United Tractor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19809</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Padahal, sepanjang tahun 2023 lalu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Padahal, sepanjang tahun 2023 lalu penjualan merek kendaraan komersial asal Swedia ini masih menanjak dibanding tahun 2022.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (29/8/2024) menunjukkan, pada tahun 2023 itu Scania menyerok angka penjualan ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 715 unit. Jumlah itu terdiri dari 675 unit truk dan 40 unit bus.</p>
<p>Total penjualan ritel tersebut melonjak tinggi dibanding total angka penjualan ritel yang diraup pada tahun sebelumnya, yang sebanyak 233 unit. Tetapi kegemilangan tersebut lenyap di tahun 2024 ini.</p>
<figure id="attachment_17284" aria-describedby="caption-attachment-17284" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ilustrasi-salah-satu-varian-truk-Scania-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1711115377126.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17284" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/03/Ilustrasi-salah-satu-varian-truk-Scania-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Mobilitas-e1711115377126.jpg" alt="" width="700" height="490" /></a><figcaption id="caption-attachment-17284" class="wp-caption-text">Ilustrasi, salah satu varian truk Scania yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, selama periode Januari – Juli 2024, Scania di Indonesia hanya berhasil mendulang angka penjualan ritel sebanyak 229 unit. Jumlah ini anjlok hingga 56 persen dibanding penjualan ritel yang berhasil dicetaknya pada periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Pada bulan Juli saja, angka penjualan ritel yang berhasil dikemas Scania Indonesia hanya 47 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 39 persen dibanding penjualan ritel yang dibukukannya pada bulan yang sama di tahun lalu. (Anp/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saat Merek Lain Berguguran Pada Januari &#8211; Mei, Penjualan Truk Asal Cina Ini Masih Berjaya di RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/saat-merek-lain-berguguran-pada-januari-mei-penjualan-truk-asal-cina-ini-masih-berjaya-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2024 11:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[FAW]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hino di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hino Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi Fuso Januari - Mei 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk di Indonesia Januari - Mei 2024]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk FAW di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk Tata di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan UD Trucks di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT KTB]]></category>
		<category><![CDATA[truk Hino]]></category>
		<category><![CDATA[truk Isuzu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18863</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Fakta menunjukkan, sepanjang lima bulan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Fakta menunjukkan, sepanjang lima bulan pertama (Januari – Mei) 2024 hampir semua pabrikan atau merek yang menjajakan truk di Indonesia penjualan produknya ke konsumen (penjualan ritel) merosot alias berguguran.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (26/6/2024) menunjukkan selama periode Januari – Mei 2024 itu, total penjualan ritel kendaraan niaga (termasuk truk di dalamnya) merek Isuzu sebanyak 11.276 unit. Jumlah ini anjlok 10,3 persen dibanding total angka penjualan ritel yang berhasil diseroknya pada periode sama di periode sama tahun 2023.</p>
<p>Kemudian penjualan kendaraan niaga Mitsubishi Fuso sebanyak 10.702 unit. Total angka penjualan ritel ini melorot 27,9 persen dibanding, jumlah penjualan ritel yang dikatongi merek berlambang tiga berlian ini pada Januari – Mei 2023.</p>
<p>Sementara, penjualan ritel Hino, di kurun waktu itu, sebanyak 8. 186 unit. Jumlah penjualan kendaraan niaga yang dipasarkan PT Hino Motor Sales Indonesia (PT HMSI) ini merosot hingga 24,4 persen dibanding lima bulan pertama 2023.</p>
<p>Sedangkan UD Trucks yang unit kendaraannya dijajakan PT Astra International UD Trucks ini di lima bulan pertama 2024 itu terjual ke konsumen sebanyak 646 unit. Jumlah ini merosot 12,9 persen dibanding Januari – Mei 2023.</p>
<figure id="attachment_18285" aria-describedby="caption-attachment-18285" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Truk-FAW-yang-dijual-di-Indonesia-dok.PT-Gaya-Makmur-e1716043855539.png"><img decoding="async" class="size-full wp-image-18285" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Truk-FAW-yang-dijual-di-Indonesia-dok.PT-Gaya-Makmur-e1716043855539.png" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Truk-FAW-yang-dijual-di-Indonesia-dok.PT-Gaya-Makmur-e1716043855539.png 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/05/Truk-FAW-yang-dijual-di-Indonesia-dok.PT-Gaya-Makmur-e1716043855539-180x130.png 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-18285" class="wp-caption-text">Truk FAW yang dijual di Indonesia &#8211; dok.PT Gaya Makmur Mobil</figcaption></figure>
<p>Merek atau pabrikan lain yang penjualan ritelnya juga ambles adalah Scania. Pabrikan asal Swedia ini di saat yang sama menjual truk ke konsumen Indonesia sebanyak 159 unit, anjlok hingga 56,8 persen dibanding Januari – Mei 2024.</p>
<p>Bahkan, merek asal India yakni Tata Motors, di laporan Gaikindo periode Januari – Mei 2024 tidak tertera lagi. Padahal, di periode Januari –April 2024, Tata Motors masih membukukan penjualan ritel maupun <em>wholesales</em> (dari pabrik ke dealer) sebanyak 1 unit (anjlok 92,3 persen dibanding Januari – April 2023), meski di bulan April nihil alias tidak mencatatkan adanya penjualan.</p>
<p>Tetapi, di tengah kondisi pasar yang lesu itu, pabrikan atau merek asal Republik Rakyat Cina yakni FAW masih membukukan kenaikan penjualan . Fakta data Gaiikindo berbicara, di Januari – Mei 2024 merek ini membukukan <em>wholesales</em> sebanyak 272 unit, naik 16,7 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Adapun penjualan produknya ke konsumen (penjualan ritel) selama lima bulan pertama 2024 itu jumlahnya sama dengan <em>wholesales</em> yakni 272 unit. Bresaran kenaikannya dibanding tahun lalu pun sama yakni 16,7 persen. (Yus/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Maret 2024: Penjualan Truk Tata dan Scania di Indonesia Nelangsa</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-maret-2024-penjualan-truk-tata-dan-scania-di-indonesia-nelangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2024 03:22:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk Scania di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Motors]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Motors Distribusi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania]]></category>
		<category><![CDATA[truk Tata]]></category>
		<category><![CDATA[United Tractors]]></category>
		<category><![CDATA[UT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17724</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pasar truk di Indonesia selama...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pasar truk di Indonesia selama Januari – Maret atau kuartal pertama 2024 ini melemah, terbukti penjualan hampir seluruh pabrikan yang merosot.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (16/4/2024) menunjukkan kondisi muramnya penjualan truk itu tak hanya dialami pabrikan asal Jepang saja. Tetapi juga pabrikan asal Eropa dan Asia khususnya India.</p>
<p>Fakta berbicara, merek atau pabrikan kondang asal Swedia yakni Scania, pada kuartal pertama itu hanya meraup angka penjualan ke diler (<em>wholesales</em>) sebanyak 87 unit. Jumlah ini ambrol hingga 59 persen dibanding total angka <em>wholesales</em> yang berhasil diseroknya selama periode sama di tahun 2023.</p>
<figure id="attachment_14239" aria-describedby="caption-attachment-14239" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14239" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Salah-satu-varian-truk-Tata-Motors-yang-dijual-di-Indonesia-dok.tatamotors.co_.id_-e1693803959136.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-14239" class="wp-caption-text">Salah satu varian truk Tata Motors yang dijual di Indonesia &#8211; dok.tatamotors.co.id</figcaption></figure>
<p>Sementara, total angka penjualan truk Scania ke konsumen (penjualan ritel) pada periode Januari – Maret 2024 itu sama persis dengan total <em>wholesales</em> yang dibukukan. Jumlahnya 87 unit, dan ambrol 59 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Adapun pabrikan asal India, yakni Tata Motors, pada tiga bulan pertama 2024 itu hanya mengemas angka <em>wholesales</em> 1 unit. Jumlah ini ambruk hingga 92,3 persen dibanding tiga bulan pertama 2023.</p>
<p>Angka penjualan ritel merek ini sama persis dengan total penjualan wholesales, yakni 1 unit dan ambrol 92,3 persen. Data Gaikindo itu memperlihatkan penjualan truk Tata hanya terjadi pada bulan Maret yakni 1 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari – Agustus 2023, Penjualan Scania di Indonesia Meroket 334,1 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/januari-agustus-2023-penjualan-scania-di-indonesia-meroket-3341-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Sep 2023 06:41:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[pengguna bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan otobus]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania]]></category>
		<category><![CDATA[United Tractors]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14532</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama Januari hingga Agustus 2022...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama Januari hingga Agustus 2022 lalu, penjualan kendaraan Scania di Indonesia anjlok sangat dalam.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (21/9/2023) menunjukkan, pada delapan bulan pertama 2022 itu, hanya 132 unit kendaraan Scania (gabungan bus dan truk) yang terjual ke konsumen (ritel). Jumlah tersebut anjlok hingga 69,2 persen dibanding total angka penjualan ritel yang berhasil diraupnya selama periode sama di 2021.</p>
<p>Pada bulan Agutus saja, Scania di Indonesia hanya menjual 9 unit kendaraannya ke konsumen. Jumlah tersebut anjlok hingga 74,3 persen dibanding penjualan ritel yang berhasil dicetaknya pada bulan yang sama di 2022.</p>
<p>Namun, kini kondisi telah berubah. Meski penjualan truk berada di tren menurun, namun Scania justeru membukukan angka penjualan yang berlipat.</p>
<p>Total penjualan ritel kumulatif yang dibukukan Scania selama Januari – Agustus tahun ini mencapai 573 unit. Jumlah ini meroket 334,1 persen dibanding total angka penjualan ritel yang diraup selama periode sama di 2022.</p>
<figure id="attachment_7602" aria-describedby="caption-attachment-7602" style="width: 697px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7602" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Truk-buatan-Scania-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1659005062681.jpg" alt="" width="697" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Truk-buatan-Scania-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1659005062681.jpg 697w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Truk-buatan-Scania-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1659005062681-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Truk-buatan-Scania-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1659005062681-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Truk-buatan-Scania-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1659005062681-584x420.jpg 584w" sizes="auto, (max-width: 697px) 100vw, 697px" /><figcaption id="caption-attachment-7602" class="wp-caption-text">Truk buatan Scania yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Selama Agustus saja, jumlah penjualan ritel yang dicetak merek kendaraan komersial bus dan truk asal Swedia ini mencapai 53 unit. Jumlah tersebut meroket 488,9 persen dibanding penjualan ritel di bulan yang sama pada 2022.</p>
<p>Kolega <em>Mobilitas</em> di Organisasi Angkutan Darat (Organda) bidang transportasi bus yang dihubungi di Jakarta, Kamis (21/9/2023) menyebut naiknya penjualan Scania hingga ratusan persen itu dikreanakan pada tahun 2022 lalu turun drastis, yang diduga karena pasokan unit mengalami kendala. Pada saat yang bersamaan permintaan masih ada.</p>
<p>“Dengan kata lain, melonjaknya penjualan Scania yang ada saat ini merupakan pengiriman unit yang sebelumnya tertunda karena mungkin ada kendala. Nah,pada tahun ini pasokan (terutama bus) kembali normal. Kalau, permintaan chassis bus Scania masih kuat, karena chassis bus merek ini menjadi salah satu chassis yang disukai perusahaan otobus,” papar sang kolega. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fuso Masih Juarai Penjualan Kendaraan Niaga di Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/fuso-masih-juarai-penjualan-kendaraan-niaga-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 10:29:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Daimler]]></category>
		<category><![CDATA[bus Hino]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[Fuso Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hino]]></category>
		<category><![CDATA[pasar UD TRucks]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Daimler Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Fuso Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Isuzu]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan UD Trucks]]></category>
		<category><![CDATA[truk baru UD Trucks]]></category>
		<category><![CDATA[truk Daimler]]></category>
		<category><![CDATA[Truk Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[truk Hino]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania di Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6574</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan kendaraan bermotor roda empat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (termasuk kendaraan niaga berupa truk dan bus) sepanjang Januari – Maret atau kuartal pertama di Indonesia tercatat meningkat. Sejumlah pabrikan atau merek membukukan menanjaknya penjualan, khususnya penjualan ke konsumen (ritel).</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Kamis (12/5/2022) menunjukkan, selama tiga bulan pertama itu, total penjualan ritel semua jenis kendaraan roda empat atau lebih mencapai 238.377 unit.</p>
<p>Jumlah ini melonjak 34% dibanding total penjualan ritel yang dibukukan selama periode sama tahun lalu, yang sebanyak 178.452 unit.</p>
<figure id="attachment_635" aria-describedby="caption-attachment-635" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-635" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Truk-Hino-Ranger-bermesin-Common-Rail-dok.Istimewa-e1620371752117.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-635" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk Hino &#8211; dok.Hino</figcaption></figure>
<p>Hampir semua merek membukukan peningkatan penjualan, termasuk di segmen kendaraan niaga. Dan fakta menunjukkan, di segmen ini Mitsubishi Fuso masih merajai penjualan ritel dengan total 8.644 unit atau naik 19,3% dibanding penjualan yang dibukukannya selama kuartal pertama 2021.</p>
<p>Total penjualan merek berlambang tiga berlian tersebut di atas penjualan yang dibukukan oleh Isuzu. Kendaraan niaga Isuzu yang dijajakan oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia itu laku sebanyak 7.126 unit, atau naik 22,3%.</p>
<figure id="attachment_6577" aria-describedby="caption-attachment-6577" style="width: 696px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6577" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871.jpg" alt="" width="696" height="442" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871-300x191.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871-150x95.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Tractor-Head-Isuzu-dok.Istimewa-e1652351316871-661x420.jpg 661w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /><figcaption id="caption-attachment-6577" class="wp-caption-text">Tractor Head Isuzu &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Berikut daftar penjualan ritel kendaraan niaga di Indonesia sepalama kuartal pertama 2022:<br />
Fuso: 8.644 unit (naik 19,3%)<br />
Isuzu: 7.126 unit (naik 22,3%)<br />
Hino: 6.362 unit (naik 46,6%)<br />
UD Trucks: 566 unit (naik 31,9%)<br />
Daimler: 408 unit (naik 48%)<br />
Tata: 62 unit (turun 7,5%)<br />
FAW: 83 unit (naik 151,5%)<br />
Scania: 62 unit (turun 50,8%)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em><br />
<em>Catatan: Perbandingan penjualan dilakukan dengan penjualan ritel selama periode sama tahun 2021</em>. (Fan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Scania Indonesia Ambrol, Minat Perusahaan Bus Susut?</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-scania-indonesia-ambrol-minat-perusahaan-bus-susut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2022 11:18:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania]]></category>
		<category><![CDATA[bus Scania di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Scania]]></category>
		<category><![CDATA[Scania Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[truk Scania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6541</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan kendaraan niaga – baik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan kendaraan niaga – baik bus maupun truk – asal Swedia, Scania di Indonesia sepanjang Januari hingga Maret tahun 2022 ini ambrol sangat dalam. Padahal, di tahun 2020 sepanjang Januari hingga November total penjualan bus dan truk merek ini masih meroket dibanding periode sama tahun sebelumnya.</p>
<p>Data penjualan ke konsumen (ritel) di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Selasa (10/5/2022) menunjukkan selama Januari hingga Maret tahun ini total penjualan ritel Scania sebanyak 62 unit. Jumlah ini ambrol 50,8% dibanding jumlah penjualan ritel yang dikoleksi selama tiga bulan pertama tahun 2021.</p>
<p>Angka penjualan ritel selama tiga bulan pertama di tahun ini dibukukan pada Januari sebanyak 26 unit, Februari 19 unit, dan Maret 17 unit. Namun, fakta data berbicara, selama kurun waktu itu tidak ada penjualan ke diler (<em>wholesales</em>) yang dibukukan.</p>
<figure id="attachment_4598" aria-describedby="caption-attachment-4598" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4598" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Bus-double-decker-milik-PO-Harapan-Jaya-dengan-basis-sasis-Scania-dok.PO-Harapan-Jaya.jpg" alt="" width="1080" height="810" /><figcaption id="caption-attachment-4598" class="wp-caption-text">Bus double decker milik PO Harapan Jaya dengan basis sasis Scania &#8211; dok.PO Harapan Jaya</figcaption></figure>
<p>Data Gaikindo juga memperlihatkan sepanjang Januari hingga November, Scania Indonesia mengantongi angka penjualan ritel sebanyak 531 unit. Jumlah ini meroket 166,8% dibanding jumlah penjualan ritel yang berhasil dikoleksinya selama periode sama tahun 2020.</p>
<p>Maklum, di sebelas bulan pertama tahun 2020 iti, Scania hanya mampu meraup angka penjualan ritel sebanyak 199 unit. Jumlah penjualan ritel itu ambrol sangat dalam dibanding penjualan selama kurun waktu yang sama tahun 2019, meski kala itu cuma 217 unit.</p>
<p>Lantas, apakah penurunan penjualan Scania ini dikarenakan minat Perusahaan Otobus (PO) menyusut untuk menambah armada baru? Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Lesani Kurnia Adnan yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (10/5/2022) menyebut sebenarnya, tidak ada penurunan minat dari PO.</p>
<figure id="attachment_2923" aria-describedby="caption-attachment-2923" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2923" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-truk-berat-buatan-Scania-dok.Scania-e1632377888509.jpg" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-2923" class="wp-caption-text">Ilustrasi, truk berat buatan Scania &#8211; dok.Scania</figcaption></figure>
<p>“Keinginan atau minat dari PO tetap ada, hanya saja mereka melihat situasi saja setelah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) oleh pemerintah bagaimana? Jadi bisa dibilang stagnasi lah. Apakah memberikan dampak yang sangat signifikan ke mobilitas masyarakat. Kita bicaranya secara keseluruhan waktu ya, bukan hanya di masa mudik atau balik lebaran saja. Karena saat PPKM karena alasan pencegahan Covid-19, banyak PO yang skala bisnisnya menurun,” papar dia.</p>
<p>Sedangkan di segmen pasar truk, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, Selasa (10/5/2022) menyebut, secara umum tidak ada penurunan yang signfikan di sektor angkutan truk.</p>
<figure id="attachment_2920" aria-describedby="caption-attachment-2920" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2920" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Tractor-Head-Scania-dok.Reuters-scaled-e1632376988352.jpg" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-2920" class="wp-caption-text">Ilustrasi, salah satu tractor head buatan Scania &#8211; dok.Reuters</figcaption></figure>
<p>“Memang ada di angkutan (termasuk rental truk) untuk sektor pertambangan dan konstruksi. Tetapi, di sisi lain angkutan untuk logistik meningkat. Jadi ada kompensasi, di sektor tambang turun dan konstruksi turun, tapi logistik dan lainnya naik,” kata dia. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
