<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penjualan sepeda motor listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/penjualan-sepeda-motor-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Sep 2025 14:37:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>penjualan sepeda motor listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Sepeda Motor Listrik Tahun Ini Diprediksi Anjlok 60 -70 Persen, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-sepeda-motor-listrik-tahun-ini-diprediksi-anjlok-60-70-persen-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 07:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25704</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kalangan industri sepeda motor bersumber...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kalangan industri sepeda motor bersumber tenaga dari setrum itu menyebut tidak jelasnya kelanjutan subsidi motor listrik setelah tahun lalu mendapat diskon jor-joran.</p>
<p>Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (22/9/2025) menyebut, pada semester pertama (Januari &#8211; Juni) 2025 penjualan sepeda motor listrik di Tanah Air merosot 20 – 40 persen. &#8220;Totalnya sekitar 11.000–12.000 unit,&#8221; ujar Budi.</p>
<p>Menurut mantan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub itu, ada keraguan dari masyarakat untuk membeli seped motor listrik pada saat ini. Sebab mereka menunggu kabar subsidi pembelian yang berlaku seperti tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Masyarakat sudah tahu, sehingga mereka menunggu kepastian kelanjutan subsidi tersebut. Tetapi karena sampai bulan kesembilan ini tidak terjadi sehingga kemungkinan penjualan tahun ini bisa turun 60 – 70 persen dibanding tahun lalu,&#8221; kata Budi.</p>
<figure id="attachment_11011" aria-describedby="caption-attachment-11011" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11011" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-586x420.jpg 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-11011" class="wp-caption-text">Salah satu merek sepeda motor listrik, Yadea &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Dengan kata lain, jika di tahun lalu penjualan mencapai 70 ribu unit, maka tahun ini diperkirakan hanya sekitar 30 &#8211; 25 ribu unit. &#8220;Tentu ini akan berdampak pada produksi tahun berikutnya,&#8221; tandas Budi.</p>
<p>Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyebut soal harga bukanlah satu-satunya dan yang utama menyebabkan orang enggan membeli sepeda motor listrik. Pertimbangan jarak tempuh kendaraan, infrastruktur pengisian daya baterai, layanan jika terjadi kerusakan, hingga nilai jual kembali menjadikan penyebab keengganan tersebut.</p>
<p>&#8220;Terlebih soal kebiasan dalam melakukan perjalanan. Orang Indonesia yang kerap mampir-mampir sehingga pikir-pikir kalau pakai motor listrik khususnya kalau daya baterai habis, ini juga berepengaruh,&#8221; papar Ketua Masyarakat Trnsportasi Indobesi saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (22/9/2025).</p>
<p>Satu hal lagi yang juga menjadikan masyarakat banyak enggan untuk beralih dari motor konvensional adalah sensasi yang menurut mereka tidak ada di motor listrik, yakni raungan khas mesin. Selain itu, banyak orang yang mengaku masih sreg jika menggunakan motor konvensional. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Pastikan Subsidi Motor Listrik Berlanjut, Aismoli Minta Cepat Direalisasi Karena Alasan Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pemerintah-pastikan-subsidi-motor-listrik-berlanjut-aismoli-minta-cepat-direalisasi-karena-alasan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 10:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Aismoli]]></category>
		<category><![CDATA[ASosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PPN Motor Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi motor listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22682</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Mobilitas &#8211; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto subsidi pembelian motor listrik sebesar Rp 7 juta per unit tahun ini tetap ada. Namun, untuk realisasinya masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) diterbitkan.</p>
<p>“Untuk subsidi (pembelian sepeda motor listrik) harusnya tetap (ada). Mulai (direalisasikan) segera, begitu PMK keluar,” ungkap Airlangga saat ditemui media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2025).</p>
<p>Bahkan, lanjut politisi Partai Golkar itu, insentif yang diberikan oleh pemerintah untuk sepeda motor bersumber tenaga dari setrum itu tidak hanya subsidi pembelian senilai Rp 7 juta saja. Tetapi, juga bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) alias PPN-nya yang sebesar 12 persen Ditanggung Pemerintah (DTP).</p>
<p>“Iya, termasuk PPN-nya DTP,” tandas Airlangga.</p>
<figure id="attachment_11011" aria-describedby="caption-attachment-11011" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11011" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Sepeda-motor-listrik-Yadea-di-IIMS-2023-dok.Mobilitas-e1677252484722-586x420.jpg 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-11011" class="wp-caption-text">Salah satu merek sepeda motor listrik yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik (Aismoli) Budi Setyadi yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (7/2/2025) mengatakan, pihaknya menghargai insentif yang diberikan oleh pemerintah itu. “Tetapi yang sangat mendesak saat ini adalah, segera direalisasikannya insentif tersebut,” kata Budi.</p>
<p>Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan itu menyebut saat ini pabrikan motor listrik dan dealer kelimpungan. Sebab, stok produk saat ini menumpuk di gudang karena penjualan masih sangat lambat disebabkan calon pembeli yang masih menunggu kabar soal subsidi seperti tahun lalu.</p>
<p>“Masyarakat banyak yang mengatakan menungggu ada tidak subsidi. Padahal, pabrikan motor listrik banyak yang meningkatkan produksi setelah di tahun 2024 lalu permintaan meningkat yang dipicu oleh adanya subsidi. Jadi, kami meminta kebijakan subsidi itu  segera diberlakukan. Sehingga ada kepastian,” tandas Budi. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Per 26 Agustus, Motor Listrik Bersubsidi yang Terjual Sudah 30.066 Unit</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/per-26-agustus-motor-listrik-bersubsidi-yang-terjual-sudah-30-066-unit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah pengguna sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[merek sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik bersubsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19777</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski demikian, penjualan sepeda motor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski demikian, penjualan sepeda motor bertenaga dari setrum yang diberi subsidi atau potongan harga Rp 7 juta itu diyakini bakal mencapai target atau bahkan lebih.</p>
<p>Pasalnya, seperti yang tertera di sius resmi Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (SISAPIRa) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (26/8/2024) menunjukkan, sepanjang Januari &#8211; Juli 2024, hingga pukul 14.30 WIB, jumlah sepeda motor listrik bersubsidi yang telah diboyong ke rumah oleh konsumen telah mencapai 30.066 unit.</p>
<p>Sementara, 4.300 unit masih dalam status terverifikasi, dan 20.299 unit dalam proses pendaftaran.</p>
<p>“Jadi dari data ini, dalam waktu empat bulan yang tersisa di tahun 2024 ini (yakni September – Desember) semua jumlah itu akan terselesaikan. Artinya penjualan sepeda motor listrik bersubsidi akan melampuai target yang telah ditetapkan,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setyadi saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (26/8/2024).</p>
<figure id="attachment_17934" aria-describedby="caption-attachment-17934" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Sepeda-motor-listrik-Keeway-yang-dipmaerkan-di-PEVS-2024-dok.Mobilitas-e1714397234124.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-17934" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/Sepeda-motor-listrik-Keeway-yang-dipmaerkan-di-PEVS-2024-dok.Mobilitas-e1714397234124.jpg" alt="" width="700" height="496" /></a><figcaption id="caption-attachment-17934" class="wp-caption-text">Sepeda motor listrik Keeway &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Budi menyebut sedikitnya ada tiga penyebab animo masyarakat untuk membeli dan menggunakan sepeda motor listrik meningkat. Pertama, kalkulasi biaya perawatan dan operasional sepeda motor ini lebih murah dibanding sepeda motor konvensional.</p>
<p>“Biaya penggantian suku cadang terutama oli, dan servis lebih murah. Begitu pula dengan biaya energi (yakni penggunaan daya listrik) dibanding dengan harga bahan bakar minyak sepeda motor konvensional,” papar Budi.</p>
<p>Kedua, semakin banyaknya Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (DJEBTKE) Kementerian ESDM menyebut sampai akhir Juli 2024, sudah ada 1.810 SPKLU di Tanah Air, dan 1.882 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).</p>
<p>Ketiga, semakin mekuasnya jaringan penjualan dan layanan purna jual yang dibangun oleh pabrikan atau merek sepeda motor listrik di Tanah Air. “Selain itu, juga banyak model yang ditawarkan dan lembaya pembiayaan juga mulai banyak yang melayani kredit sepeda motor listrik,” ujar Budi. (Tom/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pameran PEVS 2024 Digelar di JIExpo: Sepeda Motor, Mobil, hingga Bus Listrik Disuguhkan</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pameran-pevs-2024-digelar-di-jiexpo-sepeda-motor-mobil-hingga-bus-listrik-disuguhkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 04:23:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal PEVS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi PEVS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pameran kendaraan listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[PEVS]]></category>
		<category><![CDATA[PEVS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[produk di PEVS 2024]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17926</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penyelenggaraan bertajuk Periklindo Electric Vehicles...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penyelenggaraan bertajuk Periklindo Electric Vehicles Show (PEVS) 2024 pada 30 April – 5 Mei 2024 ini dinilai menjadi salah satu akselerator dalam pemasyarakatan kendaraan listrik di Indonesia.</p>
<p>Hal itu diungkap Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Ditjen ILMATE, Kementerian Perindustrian, Hendro Martono, saat dihubungi Mobilitas di Jakarta, Senin (29/4/2024). Dia menyebut, pameran ini menjadi sarana komunikasi nyata dari industri ke masyarakat tentang keunggulan produk mereka, nilai plus teknologi mereka, sampai dengan keuntungan yang diberikan kepada pengunjung pameran.</p>
<p>&#8220;Tentu ini menjadi nilai kelebihan bagi industri maupun masyarakat karena dipertemukan di suatu tempat yang nyaman, dan dalam periode tertentu. Sehingga, diharapkan menjadi cara untuk mengakselerasi pemasyarakatan kendaraan listrik. Apalagi, saat ini pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan ini semakin tumbuh,” papar Hendro.</p>
<figure id="attachment_13740" aria-describedby="caption-attachment-13740" style="width: 698px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13740" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Seres-E1-mobil-listrik-mungil-dari-Dongfeng-Sokon-dok.Mobilitas-e1702440068555.jpg" alt="" width="698" height="507" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Seres-E1-mobil-listrik-mungil-dari-Dongfeng-Sokon-dok.Mobilitas-e1702440068555.jpg 698w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Seres-E1-mobil-listrik-mungil-dari-Dongfeng-Sokon-dok.Mobilitas-e1702440068555-300x218.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Seres-E1-mobil-listrik-mungil-dari-Dongfeng-Sokon-dok.Mobilitas-e1702440068555-120x86.jpg 120w" sizes="auto, (max-width: 698px) 100vw, 698px" /><figcaption id="caption-attachment-13740" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Seres E1, mobil listrik mungil dari Dongfeng Sokon &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, PT Dyandra Promosindo selaku penyelenggara pameran yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta itu menyebut saat ini sudah ada 80 merek kendaraan listrik (mulai dari sepeda motor listrik, mobil listrik, bus, hingga aksesoris) yang menyatakan berpartisipasi di hajatan itu.</p>
<p>Di jajaran kendaraan bermotor listrik roda empat (atau lebih) terdapat merek Hyundai, Neta, Seres, Chery, DFSK, Wuling Motors, Morris Garage, Mobil Anak Bangsa, hingga BMW Astra dan Prestige Motors.</p>
<p>Sedangkan di jajaran kendaraan bermotor listrik roda dua terdapat merek Astra Honda Motor, Gesits, Kymco, Keeway, dan Rakata. Kemudian Volta, V Move, dan ZPT.</p>
<figure id="attachment_14430" aria-describedby="caption-attachment-14430" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14430" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/09/Ilustrasi-pengecasan-daya-baterai-mobil-listrik-dok.Istimewa-e1694589337173.jpg" alt="" width="700" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-14430" class="wp-caption-text">Ilustrasi, pengecasan daya baterai mobil listrik &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, sebelumnya, mengatakan target transaksi di PEVS 2024 ini dipatok Rp 400 miliar.</p>
<p>“Seperti yang disampaikan sebelumnya, Rp 400 miliar. Ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang senilai Rp 375 miliar. Kami optimis ini tercapai karena jumlah brand peserta juga meningkat, animo masyarakat ke kendaraan listrik juga semakin tumbuh. Apalagi produk yang dibawa ke pameran ini juga sangat menarik,” kata Daswar. (Uli/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertambahan Kendaraan Listrik di RI, Tahun Ini Masih Jauh dari Target</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pertambahan-kendaraan-listrik-di-ri-tahun-ini-masih-jauh-dari-target/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2022 08:02:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[harga sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pertambahan kendaraan listrik]]></category>
		<category><![CDATA[SRUT kendaraan listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9419</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai Oktober kendaraan yang mendapat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai Oktober kendaraan yang mendapat Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) baru 31.827 unit.</p>
<p>Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut padahal jumlah SRUT hingga akhir tahun ditargetkan mencapai 100.000 unit. Sementara, sudah 10 bulan (Januari &#8211; Oktober) masih 31.847 unit.</p>
<p>Dari total SRUT yang diterbitkan itu, 24.847 unit sepeda motor dan 6.980 kendaraan roda empat atau lebih.</p>
<p>“Kita terus berupaya mencapainya. Apalagi ada kebijakaan penggunaan kendaraan (listrik) untuk dinas pemerintah, dan konversi dari konvensional ke listrik khususnya motor,” papar Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub, Danto Restyawan, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (3/11/2022).</p>
<p>Bahkan Danto di bulan November ini, karena pemerintah menggunakan 53 bus listrik buatan PT INKA Madiun untuk transportasi di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada pertengahan bulan ini. Selain itu, pemerintah Kota Surabaya dan Bandung juga akan menggunakan bus listrik untuk angkutan umum.</p>
<p>“Penggunaan oleh masyarakat umum, kami yakin juga akan bertambah seiring dengan banyaknya industri produsen yang semakin gencar memasarkan produknya. Saat ini, ada 35 produsem motor listrik (di Tanah Air),” papar Danto.</p>
<p>Hanya, hingga kini ternyata 60% lebih masyarakat Indonesia masih enggan untuk beralih menggunakan kendaraan listrik. Dan baru 28% yang berminat.</p>
<figure id="attachment_8611" aria-describedby="caption-attachment-8611" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8611" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Ilustrasi-sepeda-motor-listrik-Segway-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1663254289371.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Ilustrasi-sepeda-motor-listrik-Segway-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1663254289371.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Ilustrasi-sepeda-motor-listrik-Segway-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1663254289371-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Ilustrasi-sepeda-motor-listrik-Segway-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1663254289371-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Ilustrasi-sepeda-motor-listrik-Segway-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1663254289371-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/09/Ilustrasi-sepeda-motor-listrik-Segway-di-GIIAS-2022-dok.Mobilitas-e1663254289371-583x420.jpg 583w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8611" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor listrik Segway di GIIAS 2022 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>“Hasil survei yang kami lakukan secara random pada 6 – 13 September lalu, menunjukkan seperti itu. Baru 28% dari 1.220 responden yang menyatakan berminat,” kata Direktur Eksekutif Charta Politik, Yunarto Wijaya, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (3/11/2022).</p>
<p>Hasil survei memperlihatkan, 31,8% responden menyatakan harga kendaraan bertenaga setrum itu mahal. Kemudian 28,6% belum yakin dengan cara penggunaan dan teknologinya.</p>
<p>Sementara, 25,6% lainnya menyebut lebih nyaman menggunakan kendaraan konvensional. Sedangkan sisanya mengaku di daerah mereka tidak ada kendaraan setrum, dan tidak tahu. (Jap/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gojek Targetkan Pakai 5.000 Motor Listrik di Tahun Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gojek-targetkan-pakai-5-000-motor-listrik-di-tahun-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2022 12:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[armada motor listrik Gojek]]></category>
		<category><![CDATA[Gojek]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Ojek online]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik Gojek]]></category>
		<category><![CDATA[sistem sewa motor listrik Gojek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=5203</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Berkomitmen mendukung upaya pemerintah mewujudkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Berkomitmen mendukung upaya pemerintah mewujudkan target <em>nett zero emission</em> (NZE) pada 2060, perusahaan teknologi PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek), akan terus berupaya menggunakan sepeda motor listrik bagi para mitra driver-nya. Perusahaan ini bahkan menargetkan sudah mencapai netral karbon &#8211; dalam operasi transportasi online &#8211; pada tahun 2030 nanti.</p>
<p>Untuk mencapai target tersebut, pada tahun ini Gojek mematok target sudah 5.000 sepeda motor bertenaga dari setrum yang digunakan para pengemudi ojek <em>online</em>-nya.</p>
<p>“Sekarang ini kami terus lakukan uji coba., dan melakukan peningkatan secara bertahap. Dan di tahun ini kami targetkan penggunaan (sepeda motor listrik) telah menempuh jarak 1 juta kilometer dengan armada yang digunakan sebanyak 5.000 unit sepeda motor listrik,” papar Head of Global Transport Marketing Gojek, Amanda Parikesit, dalam konferensi pers virtual yang digelar di Jakarta, Selasa (18/1/2022).</p>
<figure id="attachment_4161" aria-describedby="caption-attachment-4161" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4161" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Pengemudi-Gojek-tengah-menjalankan-tugas-melayani-konsumen-dok.Motoris.id_.jpg" alt="" width="700" height="472" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Pengemudi-Gojek-tengah-menjalankan-tugas-melayani-konsumen-dok.Motoris.id_.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Pengemudi-Gojek-tengah-menjalankan-tugas-melayani-konsumen-dok.Motoris.id_-300x202.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Pengemudi-Gojek-tengah-menjalankan-tugas-melayani-konsumen-dok.Motoris.id_-150x101.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Pengemudi-Gojek-tengah-menjalankan-tugas-melayani-konsumen-dok.Motoris.id_-696x469.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Pengemudi-Gojek-tengah-menjalankan-tugas-melayani-konsumen-dok.Motoris.id_-623x420.jpg 623w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-4161" class="wp-caption-text">Pengemudi Gojek tengah menjalankan tugas melayani konsumen &#8211; dok.Motoris.id</figcaption></figure>
<p>Amanda menyebut, sejak tahun 2021 kemarin pihaknya telah menguji coba pengguna sepeda motor sebanyak 500 unit, yang masih dioperasikan di wilayah Jakarta Selatan. Unit sepeda motor tanpa emisi itu digunakan para driver dengan sistem sewa.</p>
<p>Sistem ini disediakan Gojek bekerjasama dengan PT Karya Baru TBS (TBS). Sistem ini juga bisa dimanfaatkan mitra driver aktif yang tertarik untuk mencoba menggunakan motor listrik.</p>
<p>“Mereka bisa langsung ke kantor operasional untuk proses pendaftaran. Untuk biaya sewa kendaraan motor listrik sekitar Rp35.000 – Rp 45.000 per hari,” jelas Amanda.</p>
<figure id="attachment_4160" aria-describedby="caption-attachment-4160" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4160" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Gojek-dok.Istimewa-e1637397440716.jpg" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-4160" class="wp-caption-text">Gojek &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Untuk mendukung operasional para driver yang menggunakan kendaraan itu, lanjut Amanda, Gojek telah menyediakan infrastruktur pendukung, yakni stasiun penukaran baterai. Dengan sistem tukar tersebut, maka ketika baterai motor yang mereka gunakan dayanya telah berkurang atau hampir habis, dapat melakukan penggantian dengan mudah.</p>
<p>“Mereka cukup datang ke stasiun itu untuk menukar dan mengganti baterai yang telah habis dayanya di motor mereka dengan baterai yang terisi penuh di stasiun tersebut. Sehingga para driver tidak perlu menunggu, mereka tetap bisa beroperasi dan bahkan pengguna jasa layanan itu atau penumpang tetap terlayani dengan baik,” tandas Amanda. (Jap/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
