<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perawatan AC Mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/perawatan-ac-mobil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Sep 2024 08:14:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>perawatan AC Mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AC Diaktifkan Bikin Mobil Boros BBM? Ternyata Begini Faktanya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ac-diaktifkan-bikin-mobil-boros-bbm-ternyata-begini-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[AC aktif mengapa BBM mobil boros]]></category>
		<category><![CDATA[AC mobil]]></category>
		<category><![CDATA[AC mobil aktif konsumsi BBM boros]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi BBM mobil]]></category>
		<category><![CDATA[pedia]]></category>
		<category><![CDATA[pengaruh penggunaan AC ke konsumsi BBM mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab mobil boros BBM]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan AC Mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19884</guid>

					<description><![CDATA[Tangerang, Mobilitas – Sampai saat ini masih banyak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Mobilitas</strong> – Sampai saat ini masih banyak orang yang beranggapan menyalakan perangkat pendingin ruang (AC) mobil tidak akan menambah borosnya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan.</p>
<p>Tetapi, tidak sedikit pula yang berpendapat sebaliknya yaitu penggunaan AC pada mobil bakal menguras BBM lebih banyak. Sebab, kata mereka, perangkat tersebut beroperasi memerlukan energi lebih banyak mobil, sehingga beban mobil (untuk memasok arus listrik ke AC) juga semakin besar.</p>
<p>Walhasil, kebutuhan BBM untuk menopang kerja ekstra keras mobil juga lebih banyak. Dari sinilah penyebab mobil lebih boros BBM itu terjadi.</p>
<p>“Ya sebenarnya prinsip kerja AC mobil juga sama seperti AC yang digunakan di rumah, dimana semakin dingin tingkat suhu yang diinginkan tentu kebutuhan energinya juga semakin besar,” ungkap pemilik Mahkota Raya AC &amp; Battery, Aryadi Ruslim, saat ditemui <em>Mobilitas</em> di Jalan Maulana Hasannudin, Poris, Cipondoh, Tangerang, Selasa (3/9/2024).</p>
<figure id="attachment_14709" aria-describedby="caption-attachment-14709" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Mengatur-tingkat-kesejukan-suhu-AC-mobil-dok.Storables-e1696648355107.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14709" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Mengatur-tingkat-kesejukan-suhu-AC-mobil-dok.Storables-e1696648355107.jpg" alt="" width="700" height="518" /></a><figcaption id="caption-attachment-14709" class="wp-caption-text">Mengatur tingkat kesejukan suhu AC mobil &#8211; dok.Storables</figcaption></figure>
<p>Dengan contoh ini, lanjut Aryadi, bisa disimpulkan penggunaan AC mobil memang menyedot energi sehingga membutuhkan dukungan BBM juga untuk menghasilkan energi itu.</p>
<p>“Tetapi, untuk tingkatan energi (dan BBM) yang dibutuhkan tentu tertentu setelan tingkat suhu yang disetel oleh pengguna mobi. Tentu semakin dingin suhu udara ruang dari AC, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk menghasilkannya. Konsumsi BBM pun semakin besar, dan sebaliknya,” jelas pria yang telah lebih dari 25 tahun membuka usaha perawatan dan servis AC mobil tersebut.</p>
<p>Dengan bukti seperti itu, maka pendapatan pengoperasi AC pada mobil juga berpengaruh terhadap konsumsi BBM, bukanlah mitos belaka. Namun, sebuah fakta.</p>
<p>“Tetapi yang perlu dicatat adalah, seberapa besar konsumsi BBM atau seberapa boros konsumsi BBM mobil karena AC itu, hal ini tergantung setelan suhu dan seberapa berat AC bekerja,” tandas Aryadi. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siap Mudik Tapi AC Mobil Tidak Dingin? Belum Tentu Karena Freon</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/siap-mudik-tapi-ac-mobil-tidak-dingin-belum-tentu-karena-freon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Apr 2023 16:09:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[AC mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Air Contioner]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab AC mobil tak dingin]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan AC Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan AC mobil]]></category>
		<category><![CDATA[servis AC mobil]]></category>
		<category><![CDATA[tips berkendara saat mudik lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[tips mudik lebaran aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11845</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selain kondisi mesin, rem, dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selain kondisi mesin, rem, dan ban, kondisi pendingin ruang (AC) juga wajib disiapkan sebelum berangkat mudik dengan mobil pribadi.</p>
<p>Sebab, di tengah perjalanan menempuh jarak jauh AC menjadi sarana vital untuk tetap menjaga kenyamanan berkendara bersama keluarga. Terlebih di bulan April sampai akhir masa lebaran nanti, merupakan masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.</p>
<p>“Suhu yang terik atau panas sekali sering terjadi. Sehingga, keberadaan AC yang mampu bekerja secara maksimal sangat dibutuhkan,” ujar pemilik Dynamic Air Contioner Specialist, Utomo, saat ditemui <em>Mobilitas</em>, di Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu (9/4/2023).</p>
<p>Menurut Utomo, banyak pemilik mobil yang mengeluhkan AC mobilnya tetap tidak bisa menghasilkan hembusan udara dingin meski telah ditambah freon. “Keluhan seperti ini sering diungkapkan pemilik mobil. Pasahal, AC tidak dingin belum tentu karena freon. Tetapi, bisa saja karena hal lain yang sebenarnya cukup mudah pemecahannya,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_1073" aria-describedby="caption-attachment-1073" style="width: 695px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1073" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Filter-AC-mobil-dok.Hansel-Auto-Group-e1622088206600.jpg" alt="" width="695" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Filter-AC-mobil-dok.Hansel-Auto-Group-e1622088206600.jpg 695w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Filter-AC-mobil-dok.Hansel-Auto-Group-e1622088206600-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Filter-AC-mobil-dok.Hansel-Auto-Group-e1622088206600-150x109.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Filter-AC-mobil-dok.Hansel-Auto-Group-e1622088206600-580x420.jpg 580w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Filter-AC-mobil-dok.Hansel-Auto-Group-e1622088206600-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 695px) 100vw, 695px" /><figcaption id="caption-attachment-1073" class="wp-caption-text">Filter AC mobil &#8211; dok.Hansel Auto Group</figcaption></figure>
<p>Salah satu masalah yang kerap terjadi tetapi luput dari perhartian orang adalah, karena filter AC yang tidak pernah dibersihkan. Atau, sudah sangat kotor dan waktunya ganti tetapi tidak diganti, sehingga embusan udara dingin dari AC tersumbat kotoran.</p>
<p>“Padahal, filter ini harganya cukup terjangkau sekitar Rp 60.000-an. Makanya, kalau filter itu sudah digunakan sampai perjalanan yang ditempuh mobil sudah 10.000 kilometer harus diganti. Sebelum itu bisa saja dibersihakna, tetapi maksimal dua kali,” saran Utomo.</p>
<p>Selain filter, biang masalah AC tidak dingin adalah evaporator dan blower yang kotor. Sekadar informasi, evaporator AC mobil berfungsi menyerap udara panas yang ada di dalam kendaraan untuk kemudian dihembuskan menjadi udara dingin.</p>
<p>“Jadi kalau evaporator kotor, ya tentu saja tidak bisa berfungsi. Makanya, udara yang dihasilkan AC tidak dingin. Begitu juga dengan blower. Karena itu kalau kotor segera bersihkan, tetapi kalau sudah rusak ya harus diganti,” tandas Utomo. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
