<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>permintaan bus di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/permintaan-bus-di-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Dec 2024 05:44:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>permintaan bus di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Populasi Bus di RI Kini Capai 287 Ribu, Jumlah Bus AKAP dan Pariwisata Terus Tumbuh</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/populasi-bus-di-ri-kini-capai-287-ribu-jumlah-bus-akap-dan-pariwisata-terus-tumbuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 04:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[bus AKAP]]></category>
		<category><![CDATA[bus AKDP]]></category>
		<category><![CDATA[bus Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah bus di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan bus di RI]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan bus di RI]]></category>
		<category><![CDATA[populasi bus di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=21653</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pertumbuhan jumlah bus Antar Kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pertumbuhan jumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan bus Pariwisata semkin cepat terjdi setelah tahun 2020 seiring dengan membaiknya infrastruktur, perkembangan wilayah, hingga gaya hidup masyarakat.</p>
<p>Data Korps Lalu-lintas (Korlantas) Polri yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (5/12/2024) menunjukkan sampai dengan Agustus 2024, total jumlah bus yang tercatat di Indonesia mencapai 285.957 unit.</p>
<p>“Tetapi, yang msih aktif beroperasi tentunya tidak sebanyak itu. Kan data itu mencatat dari puluhan tahun lalu, yang mana banyak dari bus tersebut yang sudah tidak dioperasikan karena berbagai alasan,” ungkap Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan, yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (5/12/2024).</p>
<p>Menurut Lesani, jika jumlah bus sampai Agustus 2024 itu ditambah penjualan bus baru selama September hingga Oktober maka total jumlah bus di Indonesia saat ini telah mencapai 287 ribu, bahkan lebih. “Karena, penjualan sasis bus (dari dealer) ke konsumen (penjualan ritel) sampai Oktober tahun ini juga masih tumbuh,” kata di.</p>
<p>Faktanya, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (5/12/2024) memperlihatkan, sepanjang Januari – Oktober 2024, penjualan ritel sasis bus mencapai 4.921 unit.</p>
<figure id="attachment_19381" aria-describedby="caption-attachment-19381" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Prototipe-bus-berchassis-Fuso-Canter-FE84G-BC-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721972649799.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-19381" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Prototipe-bus-berchassis-Fuso-Canter-FE84G-BC-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721972649799.jpg" alt="" width="700" height="501" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Prototipe-bus-berchassis-Fuso-Canter-FE84G-BC-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721972649799.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/07/Prototipe-bus-berchassis-Fuso-Canter-FE84G-BC-di-GIIAS-2024-dok.Mobilitas-e1721972649799-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-19381" class="wp-caption-text">Ilustrasi, prototipe bus PO Bagong bersasis Fuso Canter FE84G BC &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Jumlah tersebut menanjak 17 persen dibanding total penjualan ritel yang dibukukan sasis bus dari berbagai merek di periode Januari – Oktober 2024.</p>
<p>Permintaan sasis bus baru, kata Lesani, yang terbanyak berasal dari sektor angkutan umum atau Perusahaan Otobus (PO). Bus tersebut untuk melayani trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), maupun layanan angkutan pariwisata.</p>
<p>“Pembangunan infrastruktur jalan baik jalan tol maupun non tol dalam sepuluh tahun terakhir telah memicu kembalinya minat masyarakat untuk menggunakan angkutan bus dalam bermobilitas atau bepergian. Apalagi, dengan terkoneksinya akses jalan itu menjadikan wilayah semakin terbuka, sehingga perkembangan wilayah juga terjadi. Itu juga berpengaruh ke tingkat frekuensi mobilitas masyarakat,” papar Lesani.</p>
<p>Faktor lainnya adalah perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadikan kegiatan rekreasi sebagai bagian dari agenda kegiatan tahunan mereka. Terlebih dengan maraknya informasi di berbagai platform media sosial yang turut memantik minat orang plesiran ke destinasi wisata.</p>
<p>“Gaya hidup masyarakat ini ikut mendorong permintaan jasa angkutan wisata. Sehingga tidak sedikit PO yang melayani angkutan pariwisata menambah unit armadanya,” tandas Lesani. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Truk dan Bus Melonjak di RI, Ini Pabrikan yang Merajai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-truk-dan-bus-melonjak-di-ri-ini-pabrikan-yang-merajai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2022 04:31:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Adiputro]]></category>
		<category><![CDATA[bus terlaris di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Fuso]]></category>
		<category><![CDATA[harga truk di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hino]]></category>
		<category><![CDATA[karoseri bus]]></category>
		<category><![CDATA[karoseri paling banyak diminati]]></category>
		<category><![CDATA[Laksana]]></category>
		<category><![CDATA[Morodadi]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bus RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan bus]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan truk]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan bus di RI]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan truk di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tentrem]]></category>
		<category><![CDATA[truk terlaris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9258</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan kendaraan komersial (pikap, bus,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan kendaraan komersial (pikap, bus, hingga truk) sepanjang Januari – September meningkat.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Selasa (25/10/2022) menunjukkan sepanjang sembilan bulan pertama itu 182.261 kendaraan komersial terjual ke diler (<em>wholesales</em>). Jumlah itu meningkat 16,5% dibanding total penjualan yang dibukukan pabrikan selama periode sama di 2021 lalu.</p>
<p>Jumlah itu terdiri dari pikap yang terjual sebanyak 103.484 unit, naik 4% secara tahunan. Kemudian pikap double cabin 13.468 unit atau melonjak 52%. Lalu truk 63.531 unit atau melonjak 34% dan bus terjual 1.778 unit, meroket 108%.</p>
<p>Menurut Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, penjualan kendaraan komersial memiliki korelasi yang kuat dengan kondisi ekonomi nasional. Membaiknya kondisi ekonomi akan memicu permintaan, karena sektor bisnis operasional produktifnya meningkat.</p>
<p>“Nah, kalau kita lihat di semester pertama kan pertumbuhan ekonomi kita 5,44% dan di kuartal ketiga prediksi Bu Menteri Keuangan kan 5,5%. Artinya pertumbuhan ekonomi menguat. Kemudian, tingkat mobilitas juga meningkat sehingga memicu kebutuhan kendaraan angkutan seperti bus,” papar dia saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Selasa (25/10/2022).</p>
<figure id="attachment_8956" aria-describedby="caption-attachment-8956" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-8956" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Bus-bersasis-Hino-dengan-balutan-karoseri-Adiputro-Wirasejati-milik-PO-Sumex-97-dok.HMSI_-e1664885324879.jpg" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Bus-bersasis-Hino-dengan-balutan-karoseri-Adiputro-Wirasejati-milik-PO-Sumex-97-dok.HMSI_-e1664885324879.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Bus-bersasis-Hino-dengan-balutan-karoseri-Adiputro-Wirasejati-milik-PO-Sumex-97-dok.HMSI_-e1664885324879-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Bus-bersasis-Hino-dengan-balutan-karoseri-Adiputro-Wirasejati-milik-PO-Sumex-97-dok.HMSI_-e1664885324879-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Bus-bersasis-Hino-dengan-balutan-karoseri-Adiputro-Wirasejati-milik-PO-Sumex-97-dok.HMSI_-e1664885324879-696x499.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Bus-bersasis-Hino-dengan-balutan-karoseri-Adiputro-Wirasejati-milik-PO-Sumex-97-dok.HMSI_-e1664885324879-586x420.jpg 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-8956" class="wp-caption-text">Bus bersasis Hino dengan balutan karoseri Adiputro Wirasejati milik PO Sumex 97 &#8211; dok.HMSI</figcaption></figure>
<p>Fakta menarik dari data ini adalah, melonjaknya penjualan truk dan bus. Bahkan, tidak hanya ke diler (<em>wholesales</em>) tetapi juga ke konsumen (ritel), meski ada juga pabrikan atau merek yang mencatatkan anjloknya penjualan.</p>
<p>Berikut, fakta kinerja penjualan ritel pabrikan truk dan bus selama sembilan bulan pertama tahun ini dibanding periode sama di 2021 lalu:<br />
Fuso: 27.307 unit (naik 22,1%)<br />
Isuzu: 23.949 unit (naik 30,1%)<br />
Hino: 20.528 unit (naik 56,3%)<br />
UD Trucks: 1.407 unit (meroket 583%)<br />
Tata Motor: 190 unit (merosot 9,5%)<br />
FAW: 155 unit (naik 23%)<br />
Scania: 152 unit (ambrol 67,7%)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
