<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>populasi sepeda motor listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/populasi-sepeda-motor-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Apr 2024 01:28:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>populasi sepeda motor listrik &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mudik Pakai Mobil dan Motor Listrik Aman, PLN Sediakan Ribuan Tempat Cas Baterai</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mudik-pakai-mobil-dan-motor-listrik-aman-pln-sediakan-ribuan-tempat-cas-baterai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 01:27:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah SPKLU di RI]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah SPKLU saat Mudik Lebaran 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik Lebaran 2024]]></category>
		<category><![CDATA[mudik Lebaran dengan mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[mudik Lebaran dengan motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[populasi mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[populasi sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[SPKLU di tol Trans Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[SPKLU di Tol Trans Sumatera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17514</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Selama masa mudik dan balik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Selama masa mudik dan balik Lebaran 2024, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyiagakan 1.124 Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia.</p>
<p>Executive Vice President Komunikasi Korporat &amp; TJSLN PLN, Gregorius Adi Trianto yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (2/4/2024) menyebut SPKLU sebanyak itu disediakan PLN yang bekerjasama dengan sejumlah mitra.</p>
<p>“Selain untuk memberikan kenyamanan bagi para mudik yang menggunakan kendaraan listrik, penyediaan SPKLU ini juga menjadi wujud komitmen kami (PLN) dalam mendukung berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Adi itu.</p>
<p>Bahkan, lanjut Adi, untuk memberikan rasa pasti dan kenyamanan kepada para pengguna kendaraan listrik,- khususnya mobil listrik – di Tanah Air yang rata-rata memiliki daya jangkuan jarak sejauh 300 kilometer (Km) hingga 500 Km.</p>
<figure id="attachment_17516" aria-describedby="caption-attachment-17516" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17516" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/SPKLU-PLN-dok.PT-PLN-Persero-e1712107635682.jpg" alt="" width="700" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/SPKLU-PLN-dok.PT-PLN-Persero-e1712107635682.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/04/SPKLU-PLN-dok.PT-PLN-Persero-e1712107635682-180x130.jpg 180w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-17516" class="wp-caption-text">SPKLU PLN &#8211; dok.PT PLN Persero</figcaption></figure>
<p>“Sehingga, kami penempatan lokasi SPKLU itu kami setting dengan jarak yang aman bagi pengguna mobil listrik. Misalnya, di jalur mudik utama seperti jalan tol Trans Sumatera dan Tol Trans Jawa, kami tambahkan 100 SPKLU untuk menambah SPKLU yang telah ada. Jadi kalau dihitung, jarak antara satu SPKLU satu dengan lainnya, itu rata-rata 23 kilometer,” jelas Adi.</p>
<p>PLN, kata Adi, menempatkan SPKLU di beberapa titik utama sepanjang jalur mudik baik di wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Bahkan di wilayah Nusa Tenggara hingga Papua.</p>
<p>Sedangkan untuk pengguna sepeda motor listrik, perusahaan setrum milik negara ini menyiagakan 9.771 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Selain itu menyiagakan 1.839 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).</p>
<p>“Dan untuk mendukung penyiagaan perangkat pengisian daya listrik maupun penukaran baterai sepeda motor listrik itu, kami juga siagakan 3.504 orang pegawai yang memantau perangkat tersebut selama 24 jam. Sehingga, bagi para pemudik dengan kendaraan listrik tidak perlu ragu, karena aman dan nyaman,” tandas Adi. (Jan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Standarisasi Baterai Bikin Berkendara Motor Listrik Tak Was-was, Ini Sebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/standarisasi-baterai-bikin-berkendara-motor-listrik-tak-was-was-ini-sebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 03:43:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[baterai sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[battery swap motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[harga sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[IMOS 2023]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penukaran baterai listrik]]></category>
		<category><![CDATA[populasi sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik baru]]></category>
		<category><![CDATA[standarisasi motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi motor listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14993</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai dengan akhir September 2023,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai dengan akhir September 2023, total populasi sepeda motor listrik yang telah digunakan masyarakat Indonesia baru 67.000 unit.</p>
<p>Padahal keberadaan kendaraan bermotor roda dua dengan sumber tenaga setrum itu ditargetkan pada 2030 sudah harus sebanyak 13 juta unit. Target itu ditetapkan dalam roadmap Indonesia menuju nol emisi karbon.</p>
<p>Oleh karena itu, seperti diungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, tantangan pelaku industri kendaraan listrik di Indonesia maupun pemerintah adalah bagaimana meyakinkan masyarakat agar mau beralih ke kendaraan ramah lingkungan tersebut.</p>
<p>Selain subsidi pembelian sepeda motor listrik Rp 7 juta per unit dan memperbanyak pabrikan kendaraan listrik yang hadir di Tanah Air berikut stasiun pengecasan baterai, kemudahan menukar baterai yang habis dayanya juga sangat penting dilakukan.Menurut Agus, tantangan bagi produsen sepeda motor listrik saat ini adalah bagaimana bisa melakukan standarisasi baterai.</p>
<p>&#8220;Saya kira itu juga akan membuat masyarakat sebagai calon konsumen bisa lebih nyaman dan percaya (beralih dan menggunakan sepeda motor listrik,” ungkap Agus di sela pembukaan hajatan Indonesia Motorcycle Show (IMOS+) 2023, di ICE Serpong, Tangerang, Rabu (25/10/2023).</p>
<p>Lantas seberapa besar pengaruhnya standarisasi baterai itu kepada minat masyarakat? Menurut pakar teknologi kendaraan listrik Institut Teknologi Bandung (ITB) Agus Purwadi, faktor standarisasi merupakan aspek yang sangat penting dalam menjadikan berkendara kendaraan listrik (baik sepeda motor maupun mobil listrik) semudah dan seaman (dalam proses perjalanan) kendaraan konvensional.</p>
<figure id="attachment_11395" aria-describedby="caption-attachment-11395" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11395" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Sepeda-motor-listrik-Viar-Q1-dok.Istimewa-1-e1679231111546.webp" alt="" width="700" height="517" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Sepeda-motor-listrik-Viar-Q1-dok.Istimewa-1-e1679231111546.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Sepeda-motor-listrik-Viar-Q1-dok.Istimewa-1-e1679231111546-300x222.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Sepeda-motor-listrik-Viar-Q1-dok.Istimewa-1-e1679231111546-150x111.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Sepeda-motor-listrik-Viar-Q1-dok.Istimewa-1-e1679231111546-696x514.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Sepeda-motor-listrik-Viar-Q1-dok.Istimewa-1-e1679231111546-569x420.webp 569w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/03/Sepeda-motor-listrik-Viar-Q1-dok.Istimewa-1-e1679231111546-80x60.webp 80w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11395" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor listrik Viar Q1 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Menurut Agus, jika semua baterai yang digunakan kendaraan listrik itu standar, maka baterai itu bisa saling tukar. Sehingga, ketika daya baterai itu habis maka pengguna sepeda motor listrik bisa langsung menukarnya ke tempat penukaran baterai (<em>battery swapping</em>).</p>
<p>“Artinya, mereka tidak perlu repot harus menunggu lama untuk mengecas baterai. Tetapi cukup menukar seperti orang membeli air mineral galon, ketika isinya habis bisa ditukar langsung. Kemudahan inilah yang akan menjawab kekhawatiran masyarakat soal keterbatasan daya jangkau atau kemampuan menempuh jarak jauh dari kendaraan listrik,” papar Agus saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (27/10/2023).</p>
<p>Terlebih, kata Agus, sampai saat ini faktor harga dan daya jangkau atau daya jelajah dari kendaraan listrik masih menjadikan masyarakat enggan untuk menggunakannya. Mereka beranggapan, motor listrik tidak seperti motor konvensional yang jika kehabisan bahan bakar tinggal mampir ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau bahkan penjual bernsin eceran.</p>
<p>“Jadi selain harga, infrastruktur pengisian daya listrik (tempat pengecasan), maupun layanan purna jual kendaraan, faktor kemudahan menukar baterai juga sangat penting bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Nah, di sinilah pentingnya baterai motor-motor listrik itu distandarkan,” tandas Agus. (Yan/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
