<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>populasi truk di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/populasi-truk-di-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2023 03:00:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>populasi truk di RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bukan Jakarta, Kendaraan Bermotor Terbanyak Ada di Jawa Timur</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bukan-jakarta-kendaraan-bermotor-terbanyak-ada-di-jawa-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2023 03:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[harga kendaraan bermotor di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Jumlah kendaraan bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[Jumlah Kendaraan terbanyak ada di Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah mobil terbanyak ada di Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[populasi bus di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Populasi mobil di RI]]></category>
		<category><![CDATA[populasi pick up di RI]]></category>
		<category><![CDATA[populasi truk di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Populazsi Kendaraan di RI]]></category>
		<category><![CDATA[populsi motor di RI]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor terbanyak ada di RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10541</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Jenis kendaraan bermotor (Ranmor) terbanyak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Jenis kendaraan bermotor (Ranmor) terbanyak yang ada di provinsi ini masih sepeda motor.</p>
<p>Data Korps Lalu-lintas Polri yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Senin (23/1/2023) menunjukkan, sampai dengan akhir tahun 2022 lalu, total jumlah kendaraan di Tanah Air telah mencapai 152,51 juta unit. Tiga provinsi tercatat sebagai tempat dengan populasi kendaraan bermotor terbanyak yakni Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.</p>
<p>Total jumlah kendaraan di Jawa Timur hingga akhir 2022 mencapai 24,27 juta unit. Dari jumlah tersebut, 17,82 juta merupakan sepeda motor, 5,66 juta kendaraan penumpang atau mobil, dan 731.789 unit kendaraan angkutan barang.</p>
<figure id="attachment_7528" aria-describedby="caption-attachment-7528" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-7528" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Seorang-anak-yang-tengah-dibonceng-dengan-sepeda-motor-dok.AHM_.jpg-e1658635630502.jpeg" alt="" width="700" height="510" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Seorang-anak-yang-tengah-dibonceng-dengan-sepeda-motor-dok.AHM_.jpg-e1658635630502.jpeg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Seorang-anak-yang-tengah-dibonceng-dengan-sepeda-motor-dok.AHM_.jpg-e1658635630502-300x219.jpeg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Seorang-anak-yang-tengah-dibonceng-dengan-sepeda-motor-dok.AHM_.jpg-e1658635630502-150x109.jpeg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Seorang-anak-yang-tengah-dibonceng-dengan-sepeda-motor-dok.AHM_.jpg-e1658635630502-696x507.jpeg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Seorang-anak-yang-tengah-dibonceng-dengan-sepeda-motor-dok.AHM_.jpg-e1658635630502-576x420.jpeg 576w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Seorang-anak-yang-tengah-dibonceng-dengan-sepeda-motor-dok.AHM_.jpg-e1658635630502-324x235.jpeg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-7528" class="wp-caption-text">Ilustrasi, seorang anak yang tengah dibonceng dengan sepeda motor &#8211; dok.AHM</figcaption></figure>
<p>Selain itu, ada 26.183 unit bus. Dan sisanya, yakni 774 unit merupakan kendaraan angkutan khusus seperti ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, dan lain-lain.</p>
<p>Sementara, total kendaraan bermotor di Jakarta pada saat yang sama, tercatat sebanyak 21,65 juta unit. Sedangkan di Jawa Tengah 19,90 juta unit.</p>
<p>Adapun provinsi pemilik populasi kendaraan bermotor paling sedikit di Indonesia adalah Maluku Utara. Jumlahnya hanya 332.693 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Segini Populasi Truk hingga Bus di RI, Banyak yang Sudah Tua</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/segini-populasi-truk-hingga-bus-di-ri-banyak-yang-sudah-tua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 May 2021 09:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[busa bekas]]></category>
		<category><![CDATA[harga bus bekas]]></category>
		<category><![CDATA[harga truk]]></category>
		<category><![CDATA[harga truk baru]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan komersial]]></category>
		<category><![CDATA[operasional truk]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bus bekas]]></category>
		<category><![CDATA[pasar truk]]></category>
		<category><![CDATA[pembatasan usia bus]]></category>
		<category><![CDATA[pembatasan usia truk]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan bus bekas]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan bus usia tua]]></category>
		<category><![CDATA[populasi truk di RI]]></category>
		<category><![CDATA[truk baru]]></category>
		<category><![CDATA[truk bekas]]></category>
		<category><![CDATA[truk di RI]]></category>
		<category><![CDATA[truk usia tua]]></category>
		<category><![CDATA[usia truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=803</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga tahun 2020 lalu, jumlah kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang merupakan angkutan barang mencapai 5 juta lebih, dan bus 231 ribu lebih. Namun, dari jumlah itu ternyata yang berusia tua.</p>
<p>Data BPS menunjukkan, akhir tahun 2019 jumlah angkutan barang – truk dari berbagai kategori, low pikap dan pikap mediu, dan van – mencapai 5.021.888 unit. Jumlah ini hanya setara dengan 3,7% dari total populasi kendaraan bermotor roda empat yang ada di Tanah Air.</p>
<p>Kemudian, di tahun 2020, pertambahan jumlah kendaraan angkutan barang itu tak signifikan karena pandemi Covid-19 yang meremukan ekonomi Indonesia mengakibatkan permintaan kendaraan komersial ini juga menyusut. Sehingga total kendaraan jenis ini bertambah 120.000-an unit, dengan porsi terbanyak kendaraan jenis pikap, van, dan truk.</p>
<p>Adapun total populasi bus hingga 231.569 unit, pada tahun 2020 hanya bertambah 634 unit. Banyaknya perusahaan yang menahan pembelian karena arus kas terdapat pandemi Covid-19, menyebabkan permintaan sasis bus juga turun drastis.</p>
<figure id="attachment_806" aria-describedby="caption-attachment-806" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-806" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="486" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa-300x208.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-Bus-dok.Istimewa-696x483.jpg 696w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-806" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Bus baru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Hal ini berbeda dengan kenaikan dari tahun 2017 ke tahun 2018. Begitu pula dari tahun 2018 ke tahun 2019. Pada saat itu (tahun 2017) jumlah populasi bus sebanyak 213.359 unit, lalu di tahun 2018 sebanyak 222.872 unit, dan di tahun 2019 sebanyak 231.569 unit.</p>
<p>“Tetapi, untuk truk, ternyata dua pertiga dari populasi yang ada saat ini berusia di atas 15 tahun. Dan di antara truk yang sudah di atas 15 tahun itu banyak juga yang sudah berusia tua, dan masih banyak yang dioperasikan,” ujar Direktur Lalu-lintas Jalan, Kementerian Perhubungan, Suharto, dalam sebuah diskusi virtual yang digelar Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPPB) di Jakarta, belum lama ini.</p>
<p>Begitu pula dengan bus. Dan soal keberadaan bus usia tua itu, diakui oleh Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus MUda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan. Tetapi, kata dia, bus-bus usia tua itu umumnya banyak digunakan untuk angkutan karyawan.</p>
<p>Bus usia tua itu dipakai untuk mengangkut karyawan pabrik dengan jarak tempuh yang tidak jauh, dan bukan untuk angkutan umum. &#8220;Karena PO (Perusahaan Otobus) juga pikir-pikir kalau pakai armada usia tua, meski ada juga yang belu bus bekas lalu diganti karoseri, tetapi itu tidak banyak,” kata dia saat dihubungi belum lama ini.</p>
<figure id="attachment_807" aria-describedby="caption-attachment-807" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-807" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="700" height="473" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa-300x203.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa-150x101.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bus-baru-dok.Istimewa-696x470.jpg 696w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-807" class="wp-caption-text">Bus baru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Karya Sumadi, mengakui masih adanya truk-truk usia tua di atas 15 tahun yang wira-wiri di jalan. Menurut dia, itu terjadi karena di Indonesia belum ada aturan yang tegas-tegas membatasi usia truk.</p>
<p>“Kita belum mengenal pembatasan usia truk, kalau untuk pembatasan usia bus sudah, bus pariwisata maksimal 15 tahun, sedangkan bus reguler itu 25 tahun,” kata dia belum lama ini. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
