<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>produksi Hyundai &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/produksi-hyundai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Oct 2023 10:22:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>produksi Hyundai &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>September 2023, Penjualan Mobil Hyundai di Indonesia Ambrol</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/september-2023-penjualan-mobil-hyundai-di-indonesia-ambrol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 07:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Creta]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 5]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 6]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Kona Electric]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Corporation]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Stargazer]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Staria]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14897</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas –  Selama Januari hingga September tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> –  Selama Januari hingga September tahun ini Hyundai sudah berada di fase normal setelah mengalami euforia luar biasa.</p>
<p>Fakta data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (20/10/2023) menunjukkan sepanjang bulan September tahun ini total angka penjualan mobil ke diler (<em>wholesales</em>) yang diraup Hyundai hanya 3.103 unit. Jumlah ini anjlok hingga 35,7 persen dibanding jumlah <em>wholesales</em> yang diraupnya pada bulan yang sama di 2022.</p>
<p>Pada saat yang sama, jumlah penjualan mobil Hyundai dari diler ke konsumen (penjualan ritel) hanya sebanyak 3.103 unit. Jumlah itu ambrol hingga 39,5 persen dibanding total angka penjualan ritel yang dibukukannya pada September 2022.</p>
<p>Dengan total tambahan penjualan pada bulan kesembilan itu, total kumulatif angka <em>wholesales</em> yang dikoleksi Hyundai Motors Indonesia (HMID) selama sembilan bulan pertama tahun ini sebanyak 26.512 unit. Jumlah ini hanya meningkat 8,8 persen dibanding total angka <em>wholesales</em> yang berhasil diseroknya pada periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Sedangkan total angka penjualan ritel yang berhasil diraup HMID selama Januari – September tahun ini sebanyak 26.818 unit. Jumlah ini meningkat 31,3 persen.</p>
<p>Sekadar informasi – data Gaikindo memperlihatkan – selama sembilan bulan pertama tahun 2022 lalu, HMID mengantongi angka <em>wholesales</em> sebanyak 22.351 unit. Jumlah ini meroket hingga 1.107 persen dibanding <em>wholesales</em> di kurun waktu yang sama pada 2022.</p>
<figure id="attachment_13860" aria-describedby="caption-attachment-13860" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13860" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Hyundai-Stargazer-X-dok.HMID_-e1692240030679.jpg" alt="" width="700" height="510" /><figcaption id="caption-attachment-13860" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Hyundai Stargazer X &#8211; dok.HMID</figcaption></figure>
<p>Sementara, total angka penjualan ritel Hyundai di sembilan bulan pertama 2022 mencapai 20.425 unit. Jumlah ini meroket 883,9% dibanding jumlah penjualan ritel yang diukir selama sembilan bulan pertama 2021.</p>
<p>Menanggapi fakta ini, seorang pejabat di Kementerian Perindustrian yang dihubungi <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (20/10/2023) menilai sepanjang 2022, merupakan waktu peralihan dari Hyundai Motors lama di Indonesia ke Hyundai Motors yang baru.</p>
<p>Sejak saat itu, lanjut sang pejabat, keterlibatan prinsipal Hyundai Motors Korea begitu kuat dengan investasi langsung membangun pabrik plus memproduksi model-model baru seperti Hyundai Creta, Hyundai Stargazer, serta mobil listrik Ioniq.</p>
<p>Kehadiran model-model produksi lokal itu menjadikan ada kondisi semacam euforia, terlebih promosi juga gencar. Sekarang setelah satu tahun masa euforia itu, kata dia, Hyundai sudah menapak di kondisi yang sebenarnya, kondisi normal.</p>
<p>&#8220;Lalu, apakah eforia itu mulai surut? Tentu tidak bisa hanya dilihat sekarang dengan serta merta. Yang pasti, sekarang persaingan yang sebenarnyalah yang dihadapi Hyundai,” jelas dia. (San/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan RI, Penjual Mobil Hyundai Terbanyak di ASEAN Masih Vietnam</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/bukan-ri-penjual-mobil-hyundai-terbanyak-di-asean-masih-vietnam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2023 04:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12756</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sampai dengan akhir April 2023,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sampai dengan akhir April 2023, penjualan mobil Hyundai di Vietnam masih terbanyak di Asia Tenggara.</p>
<p>Laporan <em>Asia Business Insigsht</em> yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (11/6/2023) menyebut di negara berpenduduk 97,45 juta jiwa itu, Hyundai mulai menggarap pasar pada 2009. Pabrikan asal Korea Selatan itu berkongsi dengan perusahaan loal Thanh Cong Group mendirikan pabrik dan sekaligus membangun jaringan penjualan.</p>
<p>Sementara, di Indonesia, Hyundai mulai masuk pada tahun 1995 dengan diageni oleh PT Citra Mobil nasional. Kerjasama tersebut kemudian mendirikan pabrik di Bekasi, dengan kapasitas produksi 10.000 unit per tahun.</p>
<p>Namun, dalam perjalanannya, ternyata penjualan mobil asal Negeri Ginseng itu tak sedashyat mobil buatan pabrikan Jepang. Bahkan, citra merek mobil buatan pabrikan terbesar di Korea Selatan itu belum sekuat mobil besutan pabrikan asal Jepang.</p>
<p>Singkat cerita, kondisi mulai berubah sejak 2019, karena pada 26 November di tahun itu Hyundai Motor Company meneken nota kesepahaman kerjasama dengan pemerintah Indonesia. Kedua belah pihak sepakat membangun pabrik di Bekasi, yang sekaligus menjadi pusat produksi pertama di Asia Tenggara.</p>
<figure id="attachment_10868" aria-describedby="caption-attachment-10868" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-10868" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ilustrasi-logo-Hyundai-di-grille-sebuah-mobil-dok.Motor-Trend-e1676374988528.webp" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ilustrasi-logo-Hyundai-di-grille-sebuah-mobil-dok.Motor-Trend-e1676374988528.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ilustrasi-logo-Hyundai-di-grille-sebuah-mobil-dok.Motor-Trend-e1676374988528-300x215.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ilustrasi-logo-Hyundai-di-grille-sebuah-mobil-dok.Motor-Trend-e1676374988528-150x108.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ilustrasi-logo-Hyundai-di-grille-sebuah-mobil-dok.Motor-Trend-e1676374988528-696x499.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/02/Ilustrasi-logo-Hyundai-di-grille-sebuah-mobil-dok.Motor-Trend-e1676374988528-586x420.webp 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-10868" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Hyundai &#8211; dok.Motor Trend</figcaption></figure>
<p>Pabrik ini dibangun dengan investasi senilai US$ 1,55 miliar dengan masa pengucuran hingga 2030 sejalan dengan pengembangan yang terus dilakukan Hyundai. Belum lama ini, PT Hyundai Motor Indonesia mengklaim pihaknya telah mempunyai 123 diler di 35 kota di Tanah Air.</p>
<p>Namun untuk penjualan produk, sampai dengan Januari hingga April tahun ini, Hyundai di Vietnam masih membukukan penjualan lebih banyak ketimbang Indonesia. Data Federasi Industri Otomotif Asia Tenggara (AAIF) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (11/6/2023) menunjukkan sepanjang 2021 total jumlah mobil Hyundai yang terjual di Vietnam mencapai 69.800 unit.</p>
<p>Kemudian di tahun berikutnya (2022) meningkat menjadi 81.600 unit. Lalu di Januari hingga April 2023 sebanyak 19.328 unit (merosot 24,6 persen dibanding periode sama 2022).</p>
<p>Sedangkan di Indonesia, selama 2021 jumlah mobil Hyundai yang terjual masih sebanyak 3.164 unit, dan meroket di tahun 2022 menjadi 32.030 unit. Sementara, di Januari hingga April tahun ini sebanyak 16.672 unit. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dites Euro NCAP, Keamanan Hyundai Ioniq 6 Lebihi Tesla Model S</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/dites-euro-ncap-keamanan-hyundai-ioniq-6-lebihi-tesla-model-s/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2022 11:03:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga Hyundai Ioniq 6]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Ioniq 6]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai Ioniq 6]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9681</guid>

					<description><![CDATA[Leuven, Mobilitas – Saat uji tabrak Euro New...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Leuven, Mobilitas</strong> – Saat uji tabrak Euro New Car Assesment Programme (Euro NCAP) meraih peringkat lima bintang.</p>
<p>Seperti dirilis dalam situs resmi lembaga asal Leuven, Belgia, yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (20/11/2022), proses uji tabrak itu dilakukan pada akhir Oktober lalu. Dalam uji ini ada empat aspek yang dinilai, yaitu keselamatan penumpang dewasa, keselamatan anak-anak di kursi belakang, fitur bantuan keselamatan, serta keamanan bagi pejalan kaki dan pesepeda di jalan.</p>
<p>Hasilnya, dia menyabet skor 97% untuk perlindungan penumpang dewasa dan 87% untuk penumpang anak-anak, lalu fitur bantuan keamanan 90%, dan aspek keselamatan terhadap pejalan kaki 66%.</p>
<p>“Untuk perlindungan penumpang dewasa, Hyundai Ioniq 6 lebih baik dari Tesla Model S yang skornya 94%, dan setara dengan skor keamanan Tesla Model Y yang juga 97%,” tulis media InsideEVs yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (20/11/2022).</p>
<figure id="attachment_9627" aria-describedby="caption-attachment-9627" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-9627" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Ioniq-6-First-EDition-dok.Istimewa-e1668575607605.jpg" alt="" width="700" height="504" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Ioniq-6-First-EDition-dok.Istimewa-e1668575607605.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Ioniq-6-First-EDition-dok.Istimewa-e1668575607605-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Ioniq-6-First-EDition-dok.Istimewa-e1668575607605-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Ioniq-6-First-EDition-dok.Istimewa-e1668575607605-696x501.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/11/Tampilan-bagian-belakang-Hyundai-Ioniq-6-First-EDition-dok.Istimewa-e1668575607605-583x420.jpg 583w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9627" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Hyundai Ioniq 6 First Edition &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Begitu pun dengan perlindungan penumpang anak-anak. Meski, soal perangkat atau fitur bantuan keamanan 8 poin di bawah prosensate yang dimiliki oleh mobil besutan Tesla.</p>
<p>Hasil uji tabrak itu juga lebih baik dibanding skor yang diraih oleh mobil listrik Hyundai Group (Hyundai dan Kia) lainnya.</p>
<p>Sekadar informasi, saat ini peminat Hyundai Ioniq 6 di Eropa sangat tinggi. Terbukti 2.500 unit edisi perdana terjual habis dalam waktu kurang dari 24 jam. Penjualan dilakukan di Jerman, Inggris, Prancis, Norwegia, dan Belanda. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Recall 2,4 Juta Mobil, Laba Hyundai Merosot</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-recall-24-juta-mobil-laba-hyundai-merosot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2022 23:44:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mesin Theta 2 Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hytundai]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[recall mobil Hyundai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9273</guid>

					<description><![CDATA[Seoul, Mobilitas – Penarikan (recall) mobil sebanyak itu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Seoul, Mobilitas</strong> – Penarikan (<em>recall</em>) mobil sebanyak itu mengharuskan Hyundai menyisihkan anggaran hampir US$ 1 miliar.</p>
<p>Keterangan resmi Hyundai yang dirilis situs resminya pada Senin (24/10/2022) lalu menyebut 2,4 juta mobil yang di-<em>recall</em> itu tersediri dari Hyundai Sonata, Hyundai Tucson, dan Hyundai Santa Fe yang menggunakan mesin Theta. Mesin di model-model lawas itu mengalami masalah.</p>
<p>Laman  <em>The Detroit Daily,</em> Selasa (25/10/2022) melaporkan penarikan mobil yang bermasalah itu terjadi sejak tahun 2017 lalu. Unit yang ditarik tersebar mulai di Amerika Serikat, Australia, dan sejumlah negara lainnya.</p>
<p>“Mobil yang ditarik adalah model 2014 – 2018. Termasuk Kia Sportage dan Kia K900,” tulis media itu.</p>
<p>Hyundai menyebut pendapatan perusahaan naik 30,6% menjadi 37,7 triliun won pada kuartal ketiga (Juli – September) tahun ini. Moncernya pendapatan seiring dengan larisnya mobil listrik Hyundai yang terjual sebanyak 52.000 unit atau naik 27% dibanding 2021.</p>
<figure id="attachment_9274" aria-describedby="caption-attachment-9274" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-9274" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Tucson-2018-dok.Istimewa-e1666741385104.webp" alt="" width="700" height="512" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Tucson-2018-dok.Istimewa-e1666741385104.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Tucson-2018-dok.Istimewa-e1666741385104-300x219.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Tucson-2018-dok.Istimewa-e1666741385104-150x110.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Tucson-2018-dok.Istimewa-e1666741385104-696x509.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Tucson-2018-dok.Istimewa-e1666741385104-574x420.webp 574w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Hyundai-Tucson-2018-dok.Istimewa-e1666741385104-80x60.webp 80w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9274" class="wp-caption-text">Hyundai Tucson 2018 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, karena harus menyisihkan anggaran untuk biaya <em>recall </em>mobil bermasalah, maka laba operasi perusahaan menyusut 3,4% menjadi 1,6 triliun won atau sekitar US$ 1,1 miliar. Lalu labar bersih merosot 5,1% menjadi 1,4 triliun won.</p>
<p>Sementara data internal Hyundai yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Rabu (26/10/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – September tahun ini, penjualan mobil Hyundai di dunia merosot 1,0%. Total penjualan menjadi 2.901.535 unit dari 2.930.087 unit di tahun lalu.  (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternyata, di Jerman Hyundai Lebih Laku Ketimbang Toyota</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-di-jerman-hyundai-lebih-laku-ketimbang-toyota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 May 2022 05:09:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[HMID]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai motor]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor di Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[TAM]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6606</guid>

					<description><![CDATA[Munich, Mobilitas &#8211; Penjualan mobil baru di Jerman...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Munich, Mobilitas</strong> &#8211; Penjualan mobil baru di Jerman sekali lagi terhambat oleh kelangkaan suku cadang dan masalah logistik akibat krisis Covid-19 dan invasi Ukraina oleh Rusia. Penurunan yang curam terjadi selama bulan April. Hal itu terjadi terkait dengan kondisi pasokan komponen dan logistik akibat imbas invasi Rusia ke Ukraina.</p>
<p>Data di Kraftfahrt-Bundersamt (KBA) alias Otoritas Transportasi Federal Jerman yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Senin (16/5/2022), menunjukkan selama bulan keempat itu total penjualan mobil di Negeri Panzer itu sebanyak 180.264 unit. Jumlah itu anjlok itu, 21,5% dibanding bulan yang sama tahun lalu.</p>
<p>Data KBA juga menyebut secara kumulatif Januari hingga April tahun ini sebanyak 806.218 unit. Jumlah ini juga merosot, bahkan mencapai 9% dibanding empat bulan pertama tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_6609" aria-describedby="caption-attachment-6609" style="width: 706px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6609" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Hytundai-IONIQ-5-di-Jerman-dok.Cision-News-1-e1652677589502.jpg" alt="" width="706" height="496" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Hytundai-IONIQ-5-di-Jerman-dok.Cision-News-1-e1652677589502.jpg 706w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Hytundai-IONIQ-5-di-Jerman-dok.Cision-News-1-e1652677589502-300x211.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Hytundai-IONIQ-5-di-Jerman-dok.Cision-News-1-e1652677589502-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Hytundai-IONIQ-5-di-Jerman-dok.Cision-News-1-e1652677589502-696x489.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Hytundai-IONIQ-5-di-Jerman-dok.Cision-News-1-e1652677589502-598x420.jpg 598w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Hytundai-IONIQ-5-di-Jerman-dok.Cision-News-1-e1652677589502-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 706px) 100vw, 706px" /><figcaption id="caption-attachment-6609" class="wp-caption-text">Hyundai IONIQ 5 jadi mobil terbaik di Jerman &#8211; dok.Cision News</figcaption></figure>
<p>Ada 10 pabrikan atau merek yang menguasai pasar Jerman di rentang waktu Januari hingga April tersebut. Sebagian besar merupakan merek lokal Jerman, lalu satu merek asal Amerika Serikat (Ford) dan satu merek dari Prancis (Renault).</p>
<p>Ada dua merek atau pabrikan dari Asia yakni dari Jepang (Toyota) dan dari Korea Selatan (Hyundai). Namun, dari volume ternyata Hyundai jauh lebih unggul atau lebih laku ketimbang Toyota.</p>
<p>Bahkan, selisih jumlah penjualannya cukup jauh, Toyota menjual mobil sebanyak 24.445 unit dan Hyundai sebanyak 30.755 unit (6.310 unit). Sehingga mengantarkan Toyota hanya menapak urutan ke-10 dalam daftar merek terlaris di Jerman pada periode itu, dan Hyundai berada di urutan kedelepan.</p>
<figure id="attachment_6610" aria-describedby="caption-attachment-6610" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6610" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-Toyota-dok.Gettyimages-e1652677714536.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-6610" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota &#8211; dok.Getty Images</figcaption></figure>
<p>Berikut daftar 10 merek paling laris di Jerman sepanjang Januari – April 2022 (berdasar total mobil yang terjual):<br />
Volkswagen: 141.073 unit<br />
Mercedes-Benz: 74.073 unit<br />
Audi: 67.332 unit<br />
BMW: 66.772 unit<br />
Skoda: 46.253 unit<br />
Opel: 44.241 unit<br />
Ford: 40.037 unit<br />
Hyundai: 30.755 unit<br />
Renault: 25.122 unit<br />
Toyota: 24.445 unit<br />
<em>Sumber: KBA, 2022</em>. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hyundai Staria Siap Menyerang, Alphard Masih Kuasai Pasar</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/hyundai-staria-siap-menyerang-alphard-masih-kuasai-pasar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2021 10:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[harga MPV Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai Staria]]></category>
		<category><![CDATA[MPV baru Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Hyundai di RI]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran Hyundai Staria]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Hyundai Staria]]></category>
		<category><![CDATA[pesaing Hyundai Staria]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Hyundai Staria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2666</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas &#8211; PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> &#8211; PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan akan menggelontorkan Multipurpose Vehicle (MPV) baru bernama Hyundai Staria di Indonesia pada Jumat (20/8/2021) pekan depan. Kehadiran MPV yang diluncurkan secara virtual itu, akan menambahkan “panasnya” persaingan di pasar MPV.</p>
<p>Pengumuman tak secara langsung ini terungkap dari undangan peluncuran yang disampaikan HMID yang diterima <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (13/8/2021). “Melalui semangat berinovasi dan mendengar segala aspirasi, Hyundai akan memperluas kualitas melalui ruang baru untuk Anda terus melaju dan bertumbuh,” sebut HMID dalam akun instagram resmi.</p>
<p>Sebelumnya, pada 9 Juli lalu, Hyundai Staria telah secara resmi diluncurkan di Thailand. Di Negeri Gajah Putih itu, menyuguhkannya dalam dua varian yakni Hyundai Staria S AT dan Hyundai Staria SEL AT, dengan banderol 1.729.000 baht atau sekitar Rp 745, 3 juta dan 1.999.000 atau sekitar Rp 861,75 juta (kurs 1 baht = Rp 431,09).</p>
<figure id="attachment_2668" aria-describedby="caption-attachment-2668" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2668" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Kabin-Hyundai-Staria-yang-terkesan-sangat-lapang-dok.Istimewa-e1628939497681.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-2668" class="wp-caption-text">Kabin Hyundai Staria yang terkesan sangat lapang &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Jika melihat besaran garganya, patut diduga, MPV anyar ini bukanlah MPV kelas medium apalagi lebih bawah. Dia diperkirakan berada di posisi Toyota Alphard (luxury MPV alias MPV Mewah), atau minimal MPV High sekelas Toyota Voxy.</p>
<p>Apakah benar demikian? Tentu harus menunggu pernyataan resmi HMID menempatkannya di segmen pasar yang mana.</p>
<p>Untuk model yang dijajakan di Thailand, Staria dibekali mesin diesel 2.199 cc empat silinder segaris turbocharger dan intercooler. Semburan tenaganya mencapai 175 hp pada 3.800 rpm dengan torsi maksimum 431 Nm di 1.500 hingga 2.500 rpm yang disalurkan ke roda menggunakan transmisi otomatis delapan tingkat percepatan.</p>
<p>Jika benar diposisikan pada segmen pasar luxury, maka dia harus berhadapan dan siap menyerang Toyota Alphard. Sementara, hingga tahun ini, selama Januari hingga Juli, MPV ini masih digdaya menguasai pasar di segmennya.</p>
<figure id="attachment_1790" aria-describedby="caption-attachment-1790" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1790" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Toyota-Alphard-terbaru-dok.Istimewa-e1624851167615.png" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-1790" class="wp-caption-text">Toyota Alphard terbaru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data terkini yang dihimpun <em>Mobilitas</em> dari laporan penjualan unit ke konsumen (ritel), sepanjang Januari hingga Juli tahun ini, Toyota Alphard terjual sebanyak 1.368 unit.</p>
<p>Dengan penjualan sebanyak ini, dia menguasai pangsa pasar sebesar 86,6%, dan di Juli saja terlego 217 uinit dan mencengkeram pangsa pasar 93,3%.</p>
<figure id="attachment_1164" aria-describedby="caption-attachment-1164" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1164" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Interior-Toyota-Alphard-terbaru-yang-ada-di-pasar-Indonesia-saat-ini-dok.Istimewa-e1622341148778.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1164" class="wp-caption-text">Interior Toyota Alphard terbaru yang ada di pasar Indonesia saat ini &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta data juga menunjukkan total penjualan ritel Toyota Alphard selama tujuh bulan pertama itu dikoleksi dari penjualan Januari sebanyak 93 unit, Februari 132 unit, Maret 59, dan April sebanyak 187 unit. Lalu dari penjualan di bulan Mei 237 unit, Juni 443 unit, dan Juli 217 unit. (Vto/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
