<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>produksi mobil RI 2025 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/produksi-mobil-ri-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Jul 2025 07:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>produksi mobil RI 2025 &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Produksi Mobil RI di Semester I 2025 Merosot, Tiga Faktor Ini Jadi Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/produksi-mobil-ri-di-semester-i-2025-merosot-tiga-faktor-ini-jadi-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 07:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaikindo]]></category>
		<category><![CDATA[harga jual mobil]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil RI 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24924</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Jumlah produksi yang menurun bukan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Jumlah produksi yang menurun bukan hanya disebabkan permintaan konsumen alias penjualan yang melemah, tetapi juga dikarenakn kondisi global – baik ketegangangan geopolitik dan menguatnya niliai tukar dolar – yang membuat biaya impor komponen naik.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (14/7/20250 memperlihatkan di periode Januari – Juni atau semester pertama 2025, total jumlah mobil yang diproduksi pabrikan di Indonesia mencapai 552.509 unit. Jumlah itu merosot alias berkurang 9.437 unit dibanding periode sama di tahun 2024 yang masih sebanyak 561.946 unit.</p>
<p>“Pabrikan memproduksi mobil tentu disesuaikan dengan skala pasar atau besaran potensi permintaan dan permintaan riil dari <em>market</em>. Karena volume produksi tentu harus memenuhi skala keekonomian. Di sisi lain, ternyata permintaan melemah karena daya beli kelas menengah yang memang masih melemah. Ditambah lagi biaya im por komponen dan bahan baku yang naik akibat nilai tukar naik dan hambatan logistik yang bertambah akibat ketegangan gepolitik,” papar pemerhati ekonomi dari SekolaH Bisnis Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu, saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Minggu (14/7/2025).</p>
<figure id="attachment_13499" aria-describedby="caption-attachment-13499" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-13499" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520.jpg" alt="" width="700" height="499" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-300x214.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-696x496.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-589x420.jpg 589w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/Ilustrasi-proses-produksi-Toyota-Yaris-Cross-di-pabrik-PT-TMMIN-yang-ditujukan-untuk-pasar-dalam-negeri-maupun-ekspor-dok.TMMIN_-e1690827797520-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></a><figcaption id="caption-attachment-13499" class="wp-caption-text">Ilustrasi, proses produksi Toyota Yaris Cross di pabrik PT TMMIN &#8211; dok.TMMIN</figcaption></figure>
<p>Lemahnya daya beli terjadi, lanjut Yannes, karena harga jual mobil saban tahun naik rata-rata 7,5 persen untuk penyesuaian inflasi hingga biaya produksi. Pada sisi lain pendapatan masyarakat tetap dan biaya hidup meningkat.</p>
<p>Sekadar informasi, pada periode Januari-Juni 2025, jumlah mobil yang terjual dari pabrik ke dealer (wholesales) sebany374.740 unit. Jumlah ini melorot 8,6 persen dibanding periode sama di tahun lalu yang sebanyak 410.020 unit.</p>
<p>Sementara itu, penjualan mobil dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel di enam bulan pertama 2025 sebanyak 390.467 unit. Jumlah tersebut melorot 9,7 persen dibanding periode enam bulan pertama 2024 yang masih sebanyak 432.453 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil Indonesia di Januari – April Belum Sampai Setengahnya Ekspor Thailand</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-indonesia-di-januari-april-belum-sampai-setengahnya-ekspor-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 08:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil RI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil RI 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=24490</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Padahal, jumlah ekspor mobil dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Padahal, jumlah ekspor mobil dalam wujud utuh (CBU) pada periode empat bulan pertama atau Januari – April 2025 itu menyusut. Sementara di saat yang sama, total jumlah mobil CBU yang diekspor Indonesia masih meningkat.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (30/5/2025) menunjukkan selama catur wulan pertama 2025 itu, jumlah mobil yang diekspor Indonesia ke berbagai negara mencapai 144.796 unit. Total ekspor itu meningkat 4,4 persen dibanding total ekspor pada periode sama tahun lalu yang sebanyak 138.748 unit.</p>
<p>Sementara, total ekspor mobil CBU Thailand di periode Januari – April 2025, seperti terlihat di data Federasi Industri Thailand (FTI) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (30/5/2025), sebanyak 303.881 unit. “Jumlah ekspor itu menyusut 12,07 persen dibanding total ekspor selama Januari – April 2024,” sebut FTI.</p>
<figure id="attachment_20887" aria-describedby="caption-attachment-20887" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Suzuki-New-Carry-dok.PT-SIS-e1729135498135.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-20887" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/10/Suzuki-New-Carry-dok.PT-SIS-e1729135498135.jpg" alt="" width="700" height="496" /></a><figcaption id="caption-attachment-20887" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Suzuki New Carry. Salah satu mobil yang diekspor Indonesia ke Vietnam &#8211; dok.PT SIS</figcaption></figure>
<p>Fakta data ini memperlihatkan, ternyata secara total ekspor mobil CBU Indonesia masih tertinggal jauh Thailand. “Tetapi kalau Indonesia kalah dalam volume ekspor itu wajar, sebab jumlah pabrikan mobil yang beroperasi dan memproduksi mobil untuk ekspor itu lebih banyak dibanding di Indonesia,” ungkap Sekretaris Jenderal Gaikindo, Kukuh Kumara, yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (30/5/2025).</p>
<p>Thailand, kata Kukuh, memang menjadi production and export hub bagi sejumlah pabrikan, karena dinilai lebih menjanjikan untuk itu. “Ini tentu menjadi tantangan bagi Indonesia, untuk menarik pabrikan mobil agar berproduksi dan ekspor di Indonesia. Karena keputusan untuk memproduksi mobil dan mengekspornya itu keputusan prinsipal, itu bagian dari <em>grand strategy</em> mereka,” papar Kukuh. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
