<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>radiator mobil Mercedes &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/radiator-mobil-mercedes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Jan 2022 06:35:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>radiator mobil Mercedes &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mercedes Pusing: Mau Recall 800 Ribu Mobil, Stok Komponen Kosong</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mercedes-pusing-mau-recall-800-ribu-mobil-stok-komponen-kosong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2022 00:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[800.000 mobil Merceds rawan terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[Daimler]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[mobil diesel Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Mercy rawan terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[penarikan mobil Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[radiator mobil Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[recall mobil Mercy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4918</guid>

					<description><![CDATA[Berlin, Mobilitas – Pabrikan mobil mewah Mercedes-Benz dikabarkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berlin, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil mewah Mercedes-Benz dikabarkan telah mengirim surat kepada pemilik mobil diesel produksi Januari 2017 dan Oktober 2021 yang dibuatnya untuk waspada karena mobil tersebut rawan terbakar, sehingga perlu ditarik (<em>recall</em>). Gegaranya, pompa coolant radiator mobil tersebut diketahui bocor dan berpotensi memicu kebakaran.</p>
<p>Seperti diwartakan <em>Reuters</em>, Rabu (15/1/2022) kabar ini pertamakali diungkap surat kabar Jerman <em>Bild</em> pada Selasa (4/1/2022). “Ratusan ribu mobil Mercedes yang diproduksi antara Januari 2017 dan Oktober 2021 itu mungkin memiliki pompa pendingin (radiator) yang bocor. Dalam kasus yang jarang terjadi, ini dapat menyebabkan naiknya suhu yang sangat tinggi secara drastis, sehingga meningkatkan risiko kebakaran,” tulis media itu.</p>
<p>Bild dalam beritanya itu juga menyertakan surat yang dikirim Mercedes ke pemilik mobil yang terkena dampak tersebut. Menurut <em>Reuters</em>, perusahaan Jerman telah mengkonfirmasi surat itu asli dan juru bicara Mercedes-Benz juga mengkonfirmasi masalah tersebut.</p>
<figure id="attachment_4920" aria-describedby="caption-attachment-4920" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4920" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Ilustrasi-Mercedes-Benz-GLS-2021-dok.Istimewa-e1641514573656.png" alt="" width="700" height="492" /><figcaption id="caption-attachment-4920" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Mercedes-Benz GLS 2021 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Kendaraan (mobil) yang mengalami masalah ini harus dikendarai dengan cara yang sangat hati-hati dan penggunaan sebaiknya dikurangi seminimal mungkin,” demikian bagian dari isi surat tersebut.</p>
<p>Jumlah mobil yang harus ditarik sebanyak itu, mungkin bagi Mercedes bukanlah perkara serius dibanding jumlah produksi dan populasi mobil yang ada, bahkan dibanding keuntungan yang diraup pabrikan. Namun, persoalan tak sesederhana yang dikira karena sukucadang atau komponen untuk penggantian bagi mobil yang bermasalah itu, hingga saat ini tidak ada.</p>
<p>Mengutip beberapa sumber <em>Bild</em> menyebut pembuat mobil tidak memiliki suku cadang yang dibutuhkan untuk penggantian dan tidak dapat segera memulai penarikan, karena gangguan terkait virus pandemi corona di jaringan pemasok. Sehingga, proses penarikan baru akan dilakukan setelah komponen tersedia, itu pun tidak jelas kapan mulai dilakukan.</p>
<figure id="attachment_3445" aria-describedby="caption-attachment-3445" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3445" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-emblem-Mercedes-Benz-dok.Boston.com_-e1634544028933.jpg" alt="" width="700" height="509" /><figcaption id="caption-attachment-3445" class="wp-caption-text">Ilustrasi, emblem Mercedes-Benz &#8211; dok.Boston.com</figcaption></figure>
<p>Adapun mobil yang ditengarai mengalami masalah ini adalah Mercedes-Benz GLE/GLS model tertentu, C-Class, E-Class, S- Class, GLC, CLS, dan G-Class. Semua mobil yang bermasalah itu bermesin diesel. (Fan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
