<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>recall mobil Mercedes-Benz &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/recall-mobil-mercedes-benz/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Jun 2024 07:44:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>recall mobil Mercedes-Benz &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ribuan Mercedes-Benz EQE dan EQS Di-recall di Australia, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ribuan-mercedes-benz-eqe-dan-eqs-di-recall-di-australia-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2024 04:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz EQE]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz EQE di-recall di Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz EQS]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz EQS di-recall di Australia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[recall mobil Mercedes-Benz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18851</guid>

					<description><![CDATA[Sidney, Mobilitas – Mercedes-Benz di Negeri Kanguru itu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sidney, Mobilitas</strong> – Mercedes-Benz di Negeri Kanguru itu menyebut total dua mobil listrik itu yang ditarik (<em>recall</em>) untuk perbaikan mencapai 1.465 unit.</p>
<p>Keterangan resmi Mercedes-Benz di situs resmi pemerintah Australia, Vehiclerecalls, yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (26/6/2024) menyebut dua varian mobil listrik yang di-recall itu merupakan model tahun 2023.</p>
<p>“Ada kesalahan dalam perangkat lunak (software) Sistem Manajemen Baterai. Kesalahan ini menyebabkan terjadinya penonaktifan baterai bertegangan tinggi,” bunyi keterangan itu.</p>
<p>Jika hal itu terjadi, maka mobil akan kehilangan daya dan mati secara tiba-tiba saat dikemudikan. Walhasil, mobil berpotensi mengalami kecelakaan, yang mengakibatkan cidera bahkan kematian.</p>
<figure id="attachment_18854" aria-describedby="caption-attachment-18854" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Mercedes-Benz-EQE-Model-2023-dok.CNET_-e1719387834946.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-18854" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/06/Mercedes-Benz-EQE-Model-2023-dok.CNET_-e1719387834946.webp" alt="" width="700" height="494" /></a><figcaption id="caption-attachment-18854" class="wp-caption-text">Mercedes-Benz EQE Model 2023 &#8211; dok.CNET</figcaption></figure>
<p>Berkaitan dengan masalah ini, pabrikan asal Jerman itu meminta pemilik mobil untuk segera menghubungi dealer resmi untuk mendapatkan layanan perbaikan. Mercedes-Benz di negara itu memastyikan layanan itu diberikan secara gratis.</p>
<p>Sekadar informasi, Mercedes-Benz merupakan salah satu pabrikan pemain di pasar mobil listrik Australia yang cukup besar penjualannya. Data Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (26/6/2024) menunjukkan, sepanjang tahun 2023 lalu, Mercedes-Benz melego 2.520 unit mobil listrik.</p>
<p>Total penjuan itu antara lain dibukukan oleh Mercedes-Benz EQA sebanyak 1.196 unit, Mercedes-Benz EQE 252 unit, Mercedes-Benz EQE sebanyak 437 unit, dan Mercedes-Benz EQC sebanyak 323 unit. Kemudian disusul Mercedes-Benz EQE yang sebanyak 252 unit, dan Mercedes-Benz EQS sebanyak 60 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mercedes Recall Ratusan Ribu SUV di AS, Gegara Transmisi dan Rem Bermasalah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mercedes-recall-ratusan-ribu-suv-di-as-gegara-transmisi-dan-rem-bermasalah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Feb 2024 06:05:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz GLE 450]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz GLS 450]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[recall]]></category>
		<category><![CDATA[recall mobil Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[SUV Mercedes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=16900</guid>

					<description><![CDATA[Washington, Mobilitas – Mobil yang ditarik (recall) adalah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington, Mobilitas</strong> – Mobil yang ditarik (<em>recall</em>) adalah Mercedes-Benz GLE 450 dan GLS 450 yang merupakan model buatan tahun 2020 – 2023.</p>
<p>Keterangan resmi Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) dalam situs resminya yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Kamis (29/2/2024) menyebut jumlah total Mercedes-Benz GLE 450 yang di-<em>recall</em> mencapai 32.308 unit. Mobil ini ditengarai mengalami masalah pada sistem transmisi yang tiba-tiba loss atau kehilangan daya.</p>
<p>Dalam laporannya ke NHTSA, Mercedes-Benz menyatakan masalah tersebut mulai terendus pada Maret 2022, meski belum bisa diidentifikasi akar masalahnya. Setelah Mei 2023 dilakukan investigasi mendalam, akhirnya ditemukan petunjuk bahwa ketika pengemudi mobil tersebut memindahkan gigi transmisi dari tujuh ke enam, ternyata posisi gigi tidak berpindah.</p>
<p>Lebih dari itu, mesin mobil justeru mati. Sehingga, dikhawatirkan terjadi tabrak dari belakang oleh kendaraan lain. Meski, sejatinya pengemudi bisa langsung menyalakan lagi mesin mobil dengan cepat.</p>
<figure id="attachment_16902" aria-describedby="caption-attachment-16902" style="width: 706px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16902" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/02/Mercedes-Benz-GLS-450-model-2023-dok.Istimewa-e1709186698497.jpg" alt="" width="706" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-16902" class="wp-caption-text">Mercedes-Benz GLS 450 model 2023 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Sementara, SUV Mercedes-Benz GLS 450 yang ditarik jumlahnya mencapai 72.763 unit. Mobil ini ditengarai mengalami masalah pada pedal rem, sehingga ketika pengemudi melakukan pengereman ternyata mobil masih melaju kencang.</p>
<p>“Akibat dua masalah tersebut, mobil berpotensi mengalami kecelakaan dan membahayakan bagi pengemudi mobil maupun orang lain di sekelilingnya,. Jumlah mobil yang di-<em>recall</em> secara keseluruhan 105.071 unit,” bunyi pernyataan NHTSA.</p>
<p>Namun, lembaga itu menyebut hingga kini tidak ada laporan yang menyatakan telah terjadi kecelakaan akibat permasalahan tersebut. Meecedes-Benz di Negeri Paman Sam itu juga berjanji akan melakukan perbaikan perangkat lunak di sistem transmisi, serta sistem pada pedal rem mulai 16 April nanti.</p>
<p>Perbaikan dilakukan tanpa memungut biaya dari pemilik mobil. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
