<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>recall mobil Mercy &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/recall-mobil-mercy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jun 2022 15:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>recall mobil Mercy &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mercedes-Benz akan Recall Hampir Sejuta Mobil, Ini Gegaranya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mercedes-benz-akan-recall-hampir-sejuta-mobil-ini-gegaranya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2022 14:54:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Mercede-Benz GL]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz ML]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz R-Class]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Recall Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[recall mobil Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[SUV Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[SUV Mercy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6904</guid>

					<description><![CDATA[Stuttgart, Mobilitas – Mercedes-Benz (Mercy) menyatakan akan menarik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Stuttgart, Mobilitas</strong> – Mercedes-Benz (Mercy) menyatakan akan menarik (recall) 993.407 mobil yang ada di berbagai negara karena mobil-mobil itu ditengarai berpotensi mengalami masalah pada sistem pengeremannya. Meski belum menyebutkan jadwal penarikan, namun pabrikan mobil asal Jerman itu menyatakan secepatnya.</p>
<p>Pengumuman Otoritas Transportasi Federal Jerman (KBA) yang dilansir <em>The Guardian</em>, Minggu (5/6/2022) menyebut mobil yang ditarik itu terdiri dari SUV Mercedes-Benz ML, Mercedes-Benz GL, serta minivan Mercedes-Benz R-Class. “Mobil yang masuk dalam daftar penarikan tersebut merupakan model yang diproduksi pada tahun 2004 hingga tahun 2015,” bunyi pengumuman KBA.</p>
<p>Dari total mobil yang akan ditarik tersebut hanya 70.000 unit yang berada di Jerman. Selebihnya, tersebar di berbagai negara, baik di Eropa, Amerika, Asia, dan lainnya.</p>
<p>“Karat pada booster rem dalam kasus terburuk dapat menyebabkan hubungan antara pedal rem dengan sistem pengereman terputus. Akibatnya, rem tidak berfungsi,” sebut KBA.</p>
<figure id="attachment_6905" aria-describedby="caption-attachment-6905" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6905" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-Mercedes-Benz-GL450-4MATIC-2015-dok.Car-and-Driver-e1654440444256.jpg" alt="" width="700" height="503" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-Mercedes-Benz-GL450-4MATIC-2015-dok.Car-and-Driver-e1654440444256.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-Mercedes-Benz-GL450-4MATIC-2015-dok.Car-and-Driver-e1654440444256-300x216.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-Mercedes-Benz-GL450-4MATIC-2015-dok.Car-and-Driver-e1654440444256-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-Mercedes-Benz-GL450-4MATIC-2015-dok.Car-and-Driver-e1654440444256-696x500.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/06/Ilustrasi-Mercedes-Benz-GL450-4MATIC-2015-dok.Car-and-Driver-e1654440444256-584x420.jpg 584w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-6905" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Mercedes-Benz GL450 4MATIC 2015 &#8211; dok.Car and Driver</figcaption></figure>
<p>Pernyataan itu juga diamini Mercy. Pabrikan bahkan mengatakan, langkah penarikan model-model itu dilakukan dari hasil analisa terhadap kendaraan tertentu yang telah diisolasi.</p>
<p>Mercedes menyatakan korosi pada booster rem itu merupakan kasus yang sangat jarang terjadi, namun hal itu saat ini telah menjadi kenyataan. “Akibatnya, mungkin manuver pengereman yang sangat kuat dapat menyebabkan koneksi antara pedal rem dan sisitem rem akan gagal berfungsi,” sebut pabrikan itu.</p>
<p>Belum ada kepastian informasi apakah di Indonesia juga ada di antara unit-unit yang akan di-recall itu. Meski, data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (5/6/2022) menyebut, Mercedes-Benz di Indonesia memasarkan sejumlah SUV GL, mereka adalah Mercedes-Benz GLA, GLB, GLC, GLE, dan GLS.</p>
<figure id="attachment_1691" aria-describedby="caption-attachment-1691" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1691" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Peluncuran-Mercedes-Benz-GLA-versi-terbaru-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1624518059452.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-1691" class="wp-caption-text">Peluncuran Mercedes-Benz GLA versi terbaru di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, sejak tahun 2013 lalu, Mercedes-Benz GLA telah dirakit di pabrik milik Mercedes-Benz Indonesia di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Data memperlihatkan selama Januari – April tahun ini, penjualan ke dealer (<em>wholesales</em>) Mercedes-Benz GLA sebanyak 54 unit atau naik 350 persen dibanding periode sama tahun 2021.</p>
<p>Kemudian Mercedes-Benz GLC sebanyak 146 unit atau naik 210,6 persen dibanding Januari &#8211; April 2021. Lalu, Mercedes-Benz GLS sebanyak 50 unit alias susut 3,8 persen. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mercedes Pusing: Mau Recall 800 Ribu Mobil, Stok Komponen Kosong</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mercedes-pusing-mau-recall-800-ribu-mobil-stok-komponen-kosong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2022 00:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[800.000 mobil Merceds rawan terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[Daimler]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[mobil diesel Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Mercy rawan terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[penarikan mobil Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[radiator mobil Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[recall mobil Mercy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4918</guid>

					<description><![CDATA[Berlin, Mobilitas – Pabrikan mobil mewah Mercedes-Benz dikabarkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berlin, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil mewah Mercedes-Benz dikabarkan telah mengirim surat kepada pemilik mobil diesel produksi Januari 2017 dan Oktober 2021 yang dibuatnya untuk waspada karena mobil tersebut rawan terbakar, sehingga perlu ditarik (<em>recall</em>). Gegaranya, pompa coolant radiator mobil tersebut diketahui bocor dan berpotensi memicu kebakaran.</p>
<p>Seperti diwartakan <em>Reuters</em>, Rabu (15/1/2022) kabar ini pertamakali diungkap surat kabar Jerman <em>Bild</em> pada Selasa (4/1/2022). “Ratusan ribu mobil Mercedes yang diproduksi antara Januari 2017 dan Oktober 2021 itu mungkin memiliki pompa pendingin (radiator) yang bocor. Dalam kasus yang jarang terjadi, ini dapat menyebabkan naiknya suhu yang sangat tinggi secara drastis, sehingga meningkatkan risiko kebakaran,” tulis media itu.</p>
<p>Bild dalam beritanya itu juga menyertakan surat yang dikirim Mercedes ke pemilik mobil yang terkena dampak tersebut. Menurut <em>Reuters</em>, perusahaan Jerman telah mengkonfirmasi surat itu asli dan juru bicara Mercedes-Benz juga mengkonfirmasi masalah tersebut.</p>
<figure id="attachment_4920" aria-describedby="caption-attachment-4920" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4920" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Ilustrasi-Mercedes-Benz-GLS-2021-dok.Istimewa-e1641514573656.png" alt="" width="700" height="492" /><figcaption id="caption-attachment-4920" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Mercedes-Benz GLS 2021 &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Kendaraan (mobil) yang mengalami masalah ini harus dikendarai dengan cara yang sangat hati-hati dan penggunaan sebaiknya dikurangi seminimal mungkin,” demikian bagian dari isi surat tersebut.</p>
<p>Jumlah mobil yang harus ditarik sebanyak itu, mungkin bagi Mercedes bukanlah perkara serius dibanding jumlah produksi dan populasi mobil yang ada, bahkan dibanding keuntungan yang diraup pabrikan. Namun, persoalan tak sesederhana yang dikira karena sukucadang atau komponen untuk penggantian bagi mobil yang bermasalah itu, hingga saat ini tidak ada.</p>
<p>Mengutip beberapa sumber <em>Bild</em> menyebut pembuat mobil tidak memiliki suku cadang yang dibutuhkan untuk penggantian dan tidak dapat segera memulai penarikan, karena gangguan terkait virus pandemi corona di jaringan pemasok. Sehingga, proses penarikan baru akan dilakukan setelah komponen tersedia, itu pun tidak jelas kapan mulai dilakukan.</p>
<figure id="attachment_3445" aria-describedby="caption-attachment-3445" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3445" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-emblem-Mercedes-Benz-dok.Boston.com_-e1634544028933.jpg" alt="" width="700" height="509" /><figcaption id="caption-attachment-3445" class="wp-caption-text">Ilustrasi, emblem Mercedes-Benz &#8211; dok.Boston.com</figcaption></figure>
<p>Adapun mobil yang ditengarai mengalami masalah ini adalah Mercedes-Benz GLE/GLS model tertentu, C-Class, E-Class, S- Class, GLC, CLS, dan G-Class. Semua mobil yang bermasalah itu bermesin diesel. (Fan/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rawan Terbakar, Hampir 20.000 Mobil Listrik Mercy EQC Di-recall</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/rawan-terbakar-hampir-20-000-mobil-listrik-mercy-eqc-di-recall/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 12:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz EQC]]></category>
		<category><![CDATA[Mercy EQS]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[recall mobil Mercy]]></category>
		<category><![CDATA[sedan listrik Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil listrik Mercy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3986</guid>

					<description><![CDATA[Flensburg, Mobilitas – Produsen mobil kondang asal Jerman,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Flensburg, Mobilitas</strong> – Produsen mobil kondang asal Jerman, Mercedes-Benz (Mercy), dikabarkan akan menarik (<em>recall</em>) hampir 20.000 mobil listrik Mercedes-Benz EQC yang kini telah berada di berbagai negara. Pasalnya, mobil tersebut ditengarai rawan terbakar karena air dapat masuk ke kontrol power steering sehingga kemungkinan terjadinya hubungan arus pendek (korsleting) juga tinggi.</p>
<p>Seperti dilaporkan laman <em>Electrive</em> dan <em>Carscoops</em>, Senin (8/11/2021), informasi itu terungkap dari pernyataan yang dirilis Otoritas Transportasi Federal Jerman (Kraftfahrt-Bundesamt atau KBA). Lembaga itu menyatakan, pihaknya memberikan pengumuman penarikan setelah sebelumnya melakukan investigasi.</p>
<p>Hanya, tidak disebutkan secara jelas apakah Mercy mengetahui atau mendapatkan keluhan dari pemilik mobil yang mengalami masalah masuknya air ke kontrol power steering mobilnya. Tetapi disebutkan bahwa total mobil yang dutarik mencapai 19.253 unit.</p>
<figure id="attachment_3988" aria-describedby="caption-attachment-3988" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3988" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Tampilan-bagian-belakang-Mercedes-Benz-EQC-dok.Istimewa-via-Carscoops-e1636375852993.jpg" alt="" width="700" height="502" /><figcaption id="caption-attachment-3988" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Mercedes Benz EQC &#8211; dok.Istimewa via Carscoops</figcaption></figure>
<p>“Dari jumlah itu, 3.073 unit berada di Jerman,” bunyi pernyataan tersebut.</p>
<p>Meski penyebab air bisa masuk ke area kontrol power steering itu belum diketahui secara pasti, namun Mercy mengatakan dilernya akan melakukan pemeriksaan terhadap kabel. Bahkan akan melakukan perbaikan jika diperlukan.</p>
<p>Penarikan mobil bersumber tenaga dari setrum – Mercy EQC – ini bukanlah kali pertama. Pada November 2020 lalu, SUV tersebut juga di-recall karena ditengarai mengalami kerusakan rangkaian kabel (wiring harness) yang dapat menyebabkan sistem power steering gagal berfungsi, dan bahkan berpotensi memicu kebakaran.</p>
<p>Mobil ini pertama kali diluncurkan pada musim gugur 2018 dan dan Mercedes-Benz berniat memboyong ke Amerika Serikat pada awal tahun 2020 lalu untuk menyodok Tesla Model X. Namun, anak perusahaan Dailmer AG itu menunda peluncurannya hingga batas waktu yang belum ditentukan.</p>
<figure id="attachment_3989" aria-describedby="caption-attachment-3989" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3989" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/11/Mobil-listrik-Mercedes-Benz-EQC-tengah-mengisi-daya-baterai-dok.Istimewa-via-Carscoops-e1636375949552.jpg" alt="" width="700" height="490" /><figcaption id="caption-attachment-3989" class="wp-caption-text">Mobil listrik Mercedes-Benz EQC tengah mengisi daya baterai &#8211; dok.Istimewa via Carscoops</figcaption></figure>
<p>Sebagai gantinya, Mercy menyorongkan sedan listrik Mercedes-Benz EQS. Sedan ini menjadi alternatif pilihan selain Mercy S-Class konvensional bagi konsumen Negeri Paman Sam itu.</p>
<p>SUV listrik Mercy EQC yang dijual di pasar saat ini mengusung paket baterai 80 kWh dan motor listrik ganda. Semburan tenaga yang dihasilkan mencapai 402 hp dengan torsi maksimal 760 Nm. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
