<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>roda mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/roda-mobil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 May 2022 15:22:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>roda mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Agar Mobil Tetap Nyaman Usai Mudik Lebaran, Periksa Bagian Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/agar-mobil-tetap-nyaman-usai-mudik-lebaran-periksa-bagian-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 May 2022 12:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[ban oblak]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[kampas rem]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan mobil usai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[rem mobil]]></category>
		<category><![CDATA[roda mobil]]></category>
		<category><![CDATA[suspensi mobil usai mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Tiups]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=6448</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Perjalanan mudik dan balik lebaran...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Perjalanan mudik dan balik lebaran – khususnya yang menempuh jarak jauh – pastinya melewati berbagai karakter dan kondisi jalan. Agar mobil tetap nyaman dan aman digunakan seusai mudik itu, sebaikya diperiksa bagian yang yang ada padanya mulai dari roda (pelek dan ban) serta sistem suspensi, serta pengereman.</p>
<p>“Oleh karena itu, setelah selesai perjalanan menuju kampung halaman dan kembali lagi ke tempat tinggal seperti di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) idealnya semua bagian mobil diperiksa (jika mobil telah berusia di atas lima tahun). Tetapi, minimal dua bagian itu, roda dan bagian kaki-kaki,” ujar Mekanik Senior bengkel mobil Bandar Pelumas, Jalan KH Hasyim Asyari, Cipondoh, Tangerang, Muhammad Fajri, saat dihubungi <em>Mobilitas</em>, Rabu (4/5/2022).</p>
<p>Roda dan suspensi perlu diperiksa karena keduanya memiliki tugas berat selama perjalanan. Ban dan pelek menahan beban mobil plus muatan yang dibawa pengguna mobil, dengan melalui berbagai kondisi jalan, mulai dari jalanan kasar, berlubang, berkerikil, berbatu dan lainnya.</p>
<figure id="attachment_6327" aria-describedby="caption-attachment-6327" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6327" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Spooring-roda-mobil-dok.Istimewa-e1650953035559.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6327" class="wp-caption-text">Mengecek ban mobil yang oblak bisa diketahui bagian sistem suspensi bermasalah &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>“Khawatirnya, ketika perjalanan dengan jumlah penumpang penuh plus muatan barang yang banyak, tekanan angin ban ternyata kurang dari ukuran strandar pabrikan. Nah, jika dalam kondisi seperti itu mobil melibas lubang yang cukup dalam dan lebar, potensi ram kawat penyusun struktur ban pun bisa terjadi. Akibatnya ban benjol dan rawan pecah,” papar Fakri.</p>
<p>Kerusakkan lainnya bisa menimpa pelek, terutama jika diamer atau ukuran ring pelek besar dan menggunakan ban berprofil tipis. Pada saat melibas lubang yang dalam dan lebar dengan kecepatan cukup tinggi, maka pelek seperti dibenturkan ke benda keras.</p>
<p>“Keretakkan pada pelek pun tidak mustahil terjadi. Minimal bagian pelek yang membentur lubang dengan keras itu sedikit bengok atau istilah umumnya peyang. Sehingga potensi bocor halus pun terjadi,” jelas Fajari.</p>
<figure id="attachment_6450" aria-describedby="caption-attachment-6450" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6450" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Bsuhing-roda-mobil-bagian-belakang-dok.Mobilitas-scaled-e1651666229222.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-6450" class="wp-caption-text">Bushing roda mobil bagian belakang &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Masalah juga rentan terjadi pada bagian sistem suspensi setelah mobil diajak berjalanan jauh oleh pemiliknya. Masalah bisa menimpa mulai dari ball joint, karet stabilizer, karet-karet bushing, long tie-rod end, bahkan shockbreaker.</p>
<p>Tanda-tanda masalah pada bagian itu bisa diketahui dengan melihat adanya rembesan oli pada badan sokbreker. Selain itu, ban oblak.</p>
<p>Untuk mengetes ban oblak atau tidak, caranya dongkrak mobil. Lalu, guncang ban itu (dengan memenang bagian pinggir kanan dan kiri) ke arah depan dan keluar.</p>
<figure id="attachment_6451" aria-describedby="caption-attachment-6451" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6451" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Kampas-rem-mobil-yang-baru-dok.Mobilitas-scaled-e1651666358946.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-6451" class="wp-caption-text">Kampas rem mobil yang baru &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>&#8220;Jika terasa seperti bergoyang-goyang tidak rapat, berrarti ada bagian dari sistem suspensi yang bermasalah. Untuk memastikan sebaiknya diperiksakan ke bengkel,” saran Fajri.</p>
<p>Sementara untuk bagian pengereman, periksa bagian yang paling rentan bermasalah, yakni kampas rem. Terutama bagi mobil yang saat akan mudik belum berganti kampas rem. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trik Mudah Cegah Bearing Roda Mobil Bermasalah</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/trik-mudah-cegah-bearing-roda-mobil-bermasalah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2021 04:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[bearing]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi baeraing]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[menjaga bearing]]></category>
		<category><![CDATA[merawat baeraing]]></category>
		<category><![CDATA[merawat bearing]]></category>
		<category><![CDATA[produksi bearing]]></category>
		<category><![CDATA[roda mobil]]></category>
		<category><![CDATA[sistem kerja bearing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=4707</guid>

					<description><![CDATA[Tangerang, Mobilitas &#8211; Namanya nyaris tidak dikenali oleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Mobilitas</strong> &#8211; Namanya nyaris tidak dikenali oleh orang pada umumnya atau bahkan oleh pemilik mobil, namun peran dan fungsi bearing (atau laker di roda) bagi mobil sangatlah penting atau vital. Maklum, komponen ini letaknya berada di dalam as roda yang tertutup oleh komponen lain.</p>
<p>Namun, yang pasti, tanpa peranti itu roda tak akan bisa berputar pada porosnya dengan lancar dan sempurna karena tak bergesekan dengan rumah roda. Dengan kata lain, bearing – yang berbentuk bulat dan terbuat dari baja itu &#8211; menjadi bantalan sekaligus “medium” bagi pergerakan roda dengan lancar.</p>
<p>Sehingga kenyamanan sebuah mobil pun tak tercipta. Lebih dari itu – meskipun bearing telah terpasang &#8211; namun bearing mengalami masalah, kestabilan putaran roda pun bisa terganggu. Walhasil keamanan berkendara pun menjadi taruhannya.</p>
<figure id="attachment_4710" aria-describedby="caption-attachment-4710" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4710" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Bearing-roda-mobil-dok.CariD_.com_-e1640664956167.jpg" alt="" width="700" height="535" /><figcaption id="caption-attachment-4710" class="wp-caption-text">Bearing roda mobil &#8211; dok.CariD.com</figcaption></figure>
<p>“Karena letaknya yang berada di bagian dalam dari poros atau as roda itulah banyak orang yang melupakan keberadaan dan perawatannya. Bahkan bagi merek yang paham fungsi dan peran bearing atau laker ini pun sering terlena dengan menganggap laker akan aman-aman saja karena posisinya yang terutup oleh komponen lain. Padahal, tidak selalu demikian,” ujar Mekanik Senior Oto Mekanika Tangerang, Pujianto, saat ditemui<em> Mobilitas</em> di jalan Hasyim Ashari, Cipondoh, Tangerang, Selasa (28/12/2021).</p>
<p>Pria yang akrab disapa dengan Antok ini menyebut ada sejumlah masalah yang bisa dialami komponen tersebut. Mulai dari karat yang menggerogoti bagian-bagian pendukungnya sehingga memunculkan decitan bunyi hingga gerakan putarnya tak lancar.</p>
<p>“Karat bisa terjadi karena air yang masuk ke dalam bagian bearing ini. Dan khususnya air hujan yang memiliki tingkat keasaman tinggi plus beraneka kotoran dari jalan cepat bereaksi kimiawi karena suhu bearing juga memanas ketika mobil berjalan, dan menimbulkan karat. Karat ini menggerogoti grease atau gemuk di gotri dan bagian lainnya dari bearing. Hilangnya pelumas itu menyebabkan suara decit yang nyaring, bahkan baeraing cepat panas dan rusak,” papar Antok.</p>
<figure id="attachment_4711" aria-describedby="caption-attachment-4711" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4711" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Infografis-fungsi-dan-perang-bearing-di-roda-sebuah-mobil-dok.Auto-Parts-Manufactures-in-China-Rydw-Ronyu.jpg" alt="" width="700" height="422" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Infografis-fungsi-dan-perang-bearing-di-roda-sebuah-mobil-dok.Auto-Parts-Manufactures-in-China-Rydw-Ronyu.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Infografis-fungsi-dan-perang-bearing-di-roda-sebuah-mobil-dok.Auto-Parts-Manufactures-in-China-Rydw-Ronyu-300x181.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Infografis-fungsi-dan-perang-bearing-di-roda-sebuah-mobil-dok.Auto-Parts-Manufactures-in-China-Rydw-Ronyu-150x90.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Infografis-fungsi-dan-perang-bearing-di-roda-sebuah-mobil-dok.Auto-Parts-Manufactures-in-China-Rydw-Ronyu-696x420.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Infografis-fungsi-dan-perang-bearing-di-roda-sebuah-mobil-dok.Auto-Parts-Manufactures-in-China-Rydw-Ronyu-697x420.jpg 697w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-4711" class="wp-caption-text">Infografis fungsi dan perang bearing di roda sebuah mobil &#8211; dok.Auto Parts Manufactures in China Rydw-Ronyu</figcaption></figure>
<p>Masalah lain yang kerap terjadi tetapi tanpa disadari adalah rusak atau ausnya bagian-bagian baeraing terutama gotri dan pinggiran bearing karena mobil kerap melibas lubang besar di jalanan. Meski terbuat dari baja dan tak akan pecah namun, karena benturan-benturan keras itu bisa menyebabkan gotri pecah.</p>
<p>“Kalau pun tidak pecah bagian beraing ini bisa goyah karena kerapatannya berubah yang dikarenakan benturan demi benturan keras yang dialaminya. Ini bisa menjadikan bearing oblak. Kalau sudah begitu, di bagian roda muncul seuara mendengung yang keras. Bahkan kestabilan roda terganggu. Tentu membahayakan bagi keselamatan berkendara,” jelas Antok.</p>
<figure id="attachment_4712" aria-describedby="caption-attachment-4712" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4712" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Membongkar-bearing-roda-mobil-dok.Classic-Sports-Car-e1640665283490.png" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-4712" class="wp-caption-text">Membongkar bearing roda mobil &#8211; dok.Classic &amp; Sports Car</figcaption></figure>
<p>Oleh karena itu, pria yang sudah 26 tahun menjadi mekanik ini memberikan tips untuk menjaga agar bearing roda mobil tetap terjawaga keawetannya.</p>
<p><strong>Pertama, jika mobil habis digunakan melibas jalanan tergenang air hujan yang lumayan tinggi segera dicuci</strong>. Minimal menyemprot bagian roda. “Karena air hujan yang bersifat asam bercampur dengan kotoran yang ada di jalan cepat berekasi kimiawi dan menimbulkan karat pada bagian bearing,” saran Antok.</p>
<p><strong>Kedua, dalam kondisi biasa hindari mobil melibas lubang besar di jalan</strong>. Sebab, ini akan menyebabbkan bearing dan bagian-bagian seperti dipukul atau dibanting dengan keras dan menjadikan kerapatan bagian-bagiannya berubah.</p>
<figure id="attachment_4708" aria-describedby="caption-attachment-4708" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4708" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Bearing-roda-mobil-dok.Auto-Wranglers-e1640664768691.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-4708" class="wp-caption-text">Mengecek kondisi bearing roda mobil &#8211; dok.Auto Wranglers</figcaption></figure>
<p><strong>Ketiga, periksa bearing setiap mobil telah menempuh jarak sejauh 50.000 kilometer</strong>. Jika telah aus, segera ganti karena akan menimbulkan masalah yang merembet di roda dan berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan berkendara. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
