<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>salah injak pedal gas &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/salah-injak-pedal-gas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Oct 2021 03:11:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>salah injak pedal gas &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Supir Salah Injak Pedal Gas Saat Parkir, Lamborghini Ini Nyebur ke Danau</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/supir-salah-injak-pedal-gas-saat-parkir-lamborghini-ini-nyebur-ke-danau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2021 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[celaka saat parkir]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[Lamborghini Huracan]]></category>
		<category><![CDATA[lupa injak pedal gas]]></category>
		<category><![CDATA[parkir mobil]]></category>
		<category><![CDATA[salah injak pedal gas]]></category>
		<category><![CDATA[salah parkir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3590</guid>

					<description><![CDATA[Wina, Mobilitas – Mengemudikan mobil tak cukup hanya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Wina, Mobilitas</strong> – Mengemudikan mobil tak cukup hanya mengandalkan pengalaman atau jam terbang, namun juga konsentrasi dan hari-hati. Karena seseorang yang telah bekasan atau bahkan puluhan tahun pun bisa salah dalam mengoperasikan bagian dari kendaraan itu karena lupa, sehingga berakibat fatal.</p>
<p>Salah satu contoh dari kondisi seperti itu adalah, kejadian yang dialami seorang pengemudi mobil Lamborghini Huracan di kota Mondsee, Austria, pada Selasa (19/10/2021) lalu. Seperti dialporkan laman <em>Jalopnik</em> dan <em>News in-24</em>, belum lama ini, kejadian itu berlangsung pada malam hari waktu setempat, di tanggal tersebut.</p>
<p>“Saat itu di saat waktu makan malam malam. Lamborghini Huracan (tak disebut tahun pembuatan) data ingin parkir di area danau Mondsee. Mobil dikemudikan oleh pria asal Swiss berusia 31 tahun (tak disebutkan namanya) dan seorang penumpang yang juga teman dari pria itu berusia 40 tahun,” bunyi keterangan kepolisian kota Mondsee melalui stasiun televisi lokal Mondsee.</p>
<figure id="attachment_3592" aria-describedby="caption-attachment-3592" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-3592" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Proses-pengangkatan-Lamborghini-dari-danau-Mondsee-dok.AFK-Mondsee-e1635044622155.jpg" alt="" width="700" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-3592" class="wp-caption-text">Proses pengangkatan Lamborghini dari danau Mondsee &#8211; dok.AFK Mondsee</figcaption></figure>
<p>Keterangan resmi aparat menyebut, beberapa saat setelah tiba di danu itu, pengemudi menghentikan mobilnya dan membiarkan penumpangnya untuk turun. Lalu, dia mencoba untuk parkir dengan memutar mobil tersebut.</p>
<p>Namun, pada saat itu, tetiba mobil buatan pabrikan Italia itu melaju kencang, dan menerabas batas daratan dengan danau. Seketika itu pula, mobil pun “byuuuuuurrrr” tercebur ke danau, dan secara perlahan-lahan tenggelam ke dasarnya yang sedalam 15 meter.</p>
<p>Para saksi mata yang berada di area tersebut langsung menelepon polisi dan petugas pemadam kebakaran untuk dilakukan penyelematan. Namun, sebelum para petugas itu tiba, pengemudi itu muncul dan berenang ke arah tepi danau.</p>
<figure id="attachment_3594" aria-describedby="caption-attachment-3594" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3594" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Proses-pengangkatan-Lamborghini-Huracan-yang-tercebur-ke-dasar-danau-Mondsee-dok.AFK-Mondsee-e1635044886144.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-3594" class="wp-caption-text">Proses pengangkatan Lamborghini Huracan yang tercebur ke dasar danau Mondsee &#8211; dok.AFK Mondsee</figcaption></figure>
<p>Dia lalu dilarikan ke rumah sakit Mondsee. Dia mendapatkan perwatan, meski luka yang dideritanya bukan luka serius, karena hanya memar di beberapa bagian tubuh.</p>
<p>Dalam pengakuannya, pengemudi itu mengatakan dirinya tak sadar tiba-tiba menginjak pedal gas mobil itu dengan injakan cukup dalam. Padahal, saat itu dia bermaksud untuk mengerem mobil setelah mendapatkan posisi yang tepat untuk parkir.</p>
<p>Pria tersebut seakan tak sadar dan merasa sudah mengarahkan kakinya ke tempat yang benar, yakni menginjak pedal rem. Yaah, namanya juga tidak fokus atau lupa.</p>
<figure id="attachment_956" aria-describedby="caption-attachment-956" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-956" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-logo-Lamborghini-dok.Istimewa-via-Desertcart-e1621673133833.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-956" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Lamborghini &#8211; dok.Istimewa via Desertcart</figcaption></figure>
<p>Menurut dinas pemadam kebakaran Mondsee, proses evakuasi mobil itu membutuhkan waktu tiga jam. Upaya ini melibatkan tim penyelam dan sejumlah alat berat. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
