<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sedan Toyota Vios &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/sedan-toyota-vios/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Oct 2022 15:07:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>sedan Toyota Vios &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Toyota Akhiri Produksi Vios di Indonesia, Ini Fakta di Baliknya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/toyota-akhiri-produksi-vios-di-indonesia-ini-fakta-di-baliknya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 15:06:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[angsuran kredit Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[dimensi ukuran Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[kredit Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[mesin Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[sedan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota All New Vios]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Vios generasi keempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9095</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – PT Toyota Astra Motor (TAM)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan All New Vios atau Vios generasi keempat yang diproduksi di Thailand.</p>
<p>Soal asal unit dari Thailand itu diakui oleh Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy saat Media Gathering secara virtual di Jakarta, Rabu (12/10/2022). Dia mengakui ada pemindahan proses produksi dari pabrik milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Indonesia, ke Thailand.</p>
<p>“Karena memang ada peningkatan produksi di PT TMMIN khususnya (Toyota) Veloz, jadi Velos baru mendapatkan peningkatan yang cukup tinggi baik domestik maupun ekspor,” ungkap Anton.</p>
<p>Direktur Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam juga mengakui adanya pemindahan proses produksi Vios ke Negeri Gajah Putih itu. Meski tak disebutkan Bob Azam, namun faktanya, pemindahan proses produksi (atau lebih tepatnya) pengembalian proses produksi ke Thailand tersebut sekaligus mengakhiri proses produksi di Indonesia.</p>
<p>Menurut dia, hal itu merupakan bagian dari strategi Toyota Motor Corporation dalam menjalankan bisnis terutama untuk memenuhi permintaan konsumen. “Tentu ini mempertimbangkan berbagai faktor saat menentukan produksi maupun pengembangan model-model baru. Karena sistem produksi global Toyota itu terintegrasi, fleksibel, efisien, dan optimal,” papar dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/10/2022).</p>
<figure id="attachment_9085" aria-describedby="caption-attachment-9085" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-9085" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Toyota-All-New-Vios-mulai-dijual-di-Indonesia-dok.PT-TAM-e1665556746211.jpg" alt="" width="700" height="506" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Toyota-All-New-Vios-mulai-dijual-di-Indonesia-dok.PT-TAM-e1665556746211.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Toyota-All-New-Vios-mulai-dijual-di-Indonesia-dok.PT-TAM-e1665556746211-300x217.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Toyota-All-New-Vios-mulai-dijual-di-Indonesia-dok.PT-TAM-e1665556746211-150x108.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Toyota-All-New-Vios-mulai-dijual-di-Indonesia-dok.PT-TAM-e1665556746211-696x503.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Toyota-All-New-Vios-mulai-dijual-di-Indonesia-dok.PT-TAM-e1665556746211-581x420.jpg 581w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/10/Toyota-All-New-Vios-mulai-dijual-di-Indonesia-dok.PT-TAM-e1665556746211-324x235.jpg 324w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-9085" class="wp-caption-text">Toyota All New Vios mulai dijual di Indonesia &#8211; dok.PT TAM</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, seorang petinggi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (12/10/2022) menyebut pemindahan tempat produksi mobil milik pabrikan merupakan hal yang lumrah. Pasalnya, kebijakan seperti itu tentu dilandasi alasan yang rasional berdasar fakta.</p>
<p>“Itu tidak hanya terjadi di Toyota saja, merek-merek lain juga banyak yang melakukan seperti itu. Terlebih jika kinerja penjualannya tidak memenuhi skala ekonomi, tidak sebanding dengan biaya produksi,” papar dia.</p>
<p>Faktanya, penjualan Toyota Vios yang mulai masuk di Indonesia pada 2003 dan mulai diproduksi di lokal pada 2013 itu terus menurun.</p>
<p>Berikut data penjualan Vios ke diler (<em>wholesales</em>) dari 2003 hingga 2022:<br />
2003: 7.074 unit<br />
2004: 7.906 unit<br />
2005: 4.244 unit<br />
2006: 2.310 unit<br />
2007: 5.074 unit<br />
2008: 6.098 unit<br />
2009: 2.722 unit<br />
2010: 4.305 unit<br />
2011: 2.525 unit<br />
2012: 3.122 unit<br />
2013: 3.115 unit<br />
2014: 2.216 unit<br />
2015: 1.414 unit<br />
2016: 1.077 unit<br />
2017: 746 unit<br />
2018: 703 unit<br />
2019: 502 unit<br />
2020: 309 unit<br />
2021: 1.243 unit (terdongkrak diskon tarif PPnBM)<br />
2022: 151 unit (Januari – Agustus)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Fat/Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delapan Bulan Pertama, Penjualan Vios Masih Jeblos di Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/delapan-bulan-pertama-penjualan-vios-masih-jeblos-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2022 03:29:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[arti kata Vios]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[pengguna Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sedan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[TAM]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toiyota]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Vios]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8776</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sempat moncer di 2021, penjualan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sempat moncer di 2021, penjualan Toyota Vios di Januari – Agustus tahun ini kembali jeblos.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Senin (26/9/2022) menunjukkan, selama delapan bulan pertama itu, total penjualan Toyota Vios ke diler (<em>wholesales</em>) hanya 153 unit. Jumlah itu jeblos 77,6% dibanding jumlah yang berhasil dikantonginya sepanjang periode sama di 2021.</p>
<p>Bahkan, selama Agustus sedan yang dijajakan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) ini <em>wholesales</em>-nya ambrol 94,6% dibanding bulan yang sama di 2021. Totalnya, hanya 14 unit.</p>
<p>Sejatinya penjualan sedan yang hadir di Tanah Air sejak2003 itu sempat moncer. Bahkan, puncaknya terjadi di 2008 dengan penjualan 6.098 unit dan mengungguli sedan sekelasnya, Honda City.</p>
<figure id="attachment_1664" aria-describedby="caption-attachment-1664" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1664" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Interior-Toyota-Vios-dok.Istimewa-e1624375918682.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1664" class="wp-caption-text">Ilustrasi, interior Toyota Vios versi terbaru- dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, setelah itu penjualannya meredup, terutama di 2013 hingga 2020. Meski di 2021 – saat pemerintah mulai memberlakukan relaksasi perpajakan dengan diskon tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) – penjualannya sempat moncer, tetapi di tahun ini kembali terpuruk.</p>
<p>Berikut jejak <em>wholesales</em> Toyota Vios dari 2003 – 2022:<br />
2003: 7.074 unit<br />
2004: 7.906 unit<br />
2005: 4.244 unit<br />
2006: 2.310 unit<br />
2007: 5.074 unit<br />
2008: 6.098 unit<br />
2009: 2.722 unit<br />
2010: 4.305 unit<br />
2011: 2.525 unit<br />
2012: 3.122 unit<br />
2013: 3.115 unit<br />
2014: 2.216 unit<br />
2015: 1.414 unit<br />
2016: 1.077 unit<br />
2017: 746 unit<br />
2018: 703 unit<br />
2019: 502 unit<br />
2020: 309 unit<br />
2021: 1.243 unit<br />
2022: 151 unit (Januari – Agustus)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Bulan Pertama, Penjualan Toyota Sienta dan Vios Kembali Jeblos</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/lima-bulan-pertama-penjualan-toyota-sienta-dan-vios-kembali-jeblos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2022 13:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[Grup Astra]]></category>
		<category><![CDATA[MPV Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[PT TAM]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[sedan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Vios]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=7222</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan baik ke dealer (wholesales)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan baik ke dealer (<em>wholesales</em>) maupun ke konsumen Toyota Vios pada tahun 2021 lalu bergerak di jalur tren positif dan Toyota Sienta cukup terdongkrak dari keterpurukan. Maklum, di tahun itu keduanya mendapatkan fasilitas perpajakan berupa potongan (diskon) tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100 persen.</p>
<p>Suntikan insentif itu terbukti cespleng. Hal itu diakui Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, saat Toyota Media Gathering 2021 yang digelar secara virtual pada 21 Desember 2021. Penjualan Toyota Vios disebut langsung melejit.</p>
<p>“Kalau Vios itu bahkan (kenaikkan penjualannya) 340%, walau volume-nya kecil tapi ini kenaikan yang luar biasa. Jadi dengan adanya insentif ini kami yakin banyak benefit yang kita bisa dapatkan, baik dari industri otomotif, maupun ekonomi secara nasional,&#8221; tandas Anton.</p>
<p>Data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (26/6/2022) menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juli tahun 2021, sedan Toyota ini terjual ke konsumen (ritel) sebanyak 508 unit. Jumlah ini dibukukan pada Januari sebanyak 14 unit, Februari 36 unit, Maret 100 unit, April 147 unit, Mei 108 unit, Juni 16 unit, dan Juli 87 unit.</p>
<figure id="attachment_4319" aria-describedby="caption-attachment-4319" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4319" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Tampilan-bagian-belakang-Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1638424481882.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-4319" class="wp-caption-text">Tampilan bagian belakang Toyota Sienta &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Jumlah penjualan yang digenggam Vios selama tujuh bulan pertama itu sudah jauh melampaui total angka penjualan yang dikoleksi sepanjang tahun 2020. Sebab di sepanjang tahun 2020,jumlah penjualan Toyota Vios hanya 309 unit.</p>
<p>Sementara Toyota Sienta, selama Januari hingga September di tahun itu terjual ke konsumen sebanyak 630 unit. Jumlah ini anjlok cukup dalam dibanding periode sama tahun 2020, yang masih mencapai 729 unit.</p>
<p><strong>Tahun 2022</strong><br />
Sedangkan di tahun 2022 ini, sepanjang Januari hingga Mei, total <em>wholesales</em> yang dibukukan Vios ambles 73,3 persen dibanding <em>wholesales</em> yang dikumpulkannya selama periode sama tahun lalu, yakni 371 unit. Total jumlah <em>wholesales</em> di lima bulan pertama tahun 2022 ini hanya 99 unit.</p>
<p>Pada kurun waktu yang sama, total angka <em>wholesales</em> yang berhasil dikantongi Toyota Sienta hanya 24 unit. Jumlah ini ambrol 92 persen dibanding jumlah yang dikoleksinya selama Januari – Mei 2021, yang sebanyak 301 unit.</p>
<figure id="attachment_308" aria-describedby="caption-attachment-308" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-308" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/04/Ilustrasi-Toyota-Sienta-terbaru-dok.Istimewa-e1619174928449.jpg" alt="" width="700" height="485" /><figcaption id="caption-attachment-308" class="wp-caption-text">Toyota Sienta terbaru &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Penjualan Toyota Sienta di Indonesia memang tercatat tak membanggakan. Fakta berbicara, di tahun 2017 penjualan ritel Sienta masih sebanyak 18.246 unit, tetapi di tahun 2018 anjlok menjadi 5.691 unit. Bahkan di tahun 2019 semakin ambrol, yakni cuma 2.396 unit.</p>
<p>Begitu pun di tahun 2020, penjualan Toyota Sienta semakin surut. Pada tahun itu, MPV berpintu geser Toyota ini hanya laku ke konsumen sebanyak 907 unit. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makin Boncos di Cina, Begini Penjualan Toyota Vios di Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/makin-boncos-di-cina-begini-penjualan-toyota-vios-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2022 13:46:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan TAM]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[sedan Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[sedan Toyota Vios]]></category>
		<category><![CDATA[TAM]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Vios terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=5559</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Toyota Motor Corporation (Toyota) –...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Toyota Motor Corporation (Toyota) – dengan mitra lokalnya, yakni perusahaan milik negara FAW Corporation Group – masih menjajakan small sedan, Toyota Vios di Republik Rakyat Cina (Cina). Namun, sejak tahun 2017 lalu, penjualan sedan tersebut terus merosot alias makin tak laku.</p>
<p>Seperti dilaporkan laman <em>Sino Auto News</em>, sedan yang oleh Toyota juga dijajakan di sejumlah negara (termasuk di Indonesia) itu, di Cina diproduksi Guanghzhou-Toyota dengan GAC Motor. Di Negeri Panda itu, selain versi sedan juga dijajakan versi hatchback.</p>
<p>“Namun di data yang disajikan ini merupakan data penjualan khusus untuk versi sedan, yang ternyata dalam lima tahun terakhir terus mengalami penurunan secara berturut-turut,” tulis media tersebut.</p>
<figure id="attachment_3250" aria-describedby="caption-attachment-3250" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3250" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Toyota-Vios-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="650" height="449" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Toyota-Vios-dok.Istimewa.jpg 650w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Toyota-Vios-dok.Istimewa-300x207.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Toyota-Vios-dok.Istimewa-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Toyota-Vios-dok.Istimewa-218x150.jpg 218w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Toyota-Vios-dok.Istimewa-608x420.jpg 608w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-Toyota-Vios-dok.Istimewa-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px" /><figcaption id="caption-attachment-3250" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Toyota Vios &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data yang disajikan laman <em>Car Sales Base</em> maupun yang dirilis Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) juga menunjukkan fakta serupa, yakni penjualan yang boncos. Data dari dua sumber itu memperlihatkan di tahun 2016, penjualan Toyota Vios di Cina masih sebanyak 117.041 unit.</p>
<p>Namun, di tahun 2017 ambrol menjadi 93.626 unit. Tahun berikutnya, yakni dari tahun 2018 hingga tahun 2021 terus merosot dengan volume penjualan masing-masing tahun 62.731 unit, 58.332 unit, 53.594 unit, dan 52.993 unit.</p>
<p>Sementara itu di Indonesia, setelah sejak tahun 2015 hingga tahun 2020 ambrol, penjualan Toyota Vios yang dijajakan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) melonjak sekitar 400% di tahun 2021. Ini terjadi berkat “suntikan” insentif perpajakan yang berupa diskon tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga 100% yang dinikmatinya sejak Maret hingga akhir Desember 2021.</p>
<figure id="attachment_2695" aria-describedby="caption-attachment-2695" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2695" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Toyota-Vios-yang-dijual-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1629105753630.png" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-2695" class="wp-caption-text">Toyota Vios yang dijual di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Direktur Pemasaran TAM, Anton Jimmi Suwandy saat berbincang secara virtual dalam Toyota Media Gathering 2021 yang digelar 22 Desember 2021, mengakui ketokceran insentif yang diberikan pemerintah itu.</p>
<p>“Dukungan pemerintah tahun ini (tahun 2021) dengan insentif PPnBM, saya rasa sudah sangat terbukti bisa mendukung industri otomotif nasional. Saya juga lihat, data produk-produk yang diberikan insentif PPnBM ini penjualannya sangat melesat naik. Rata-rata kalau Avanza dan Veloz bisa mencapai 70% sampai 80%, Rush 90%. Kalau Vios itu bahkan 340% meskipun secara volume tidak setinggi model lain,” papar Anton.</p>
<figure id="attachment_1849" aria-describedby="caption-attachment-1849" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1849" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Logo-Toyota-dok.Istimewa-via-Car.com_.cy_-e1625032827712.jpg" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-1849" class="wp-caption-text">Logo Toyota &#8211; dok.Istimewa via Car.com.cy</figcaption></figure>
<p><strong>Makin ambrol dari tahun ke tahun</strong><br />
Data yang dhimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Rabu (9/2/2022) menunjukkan, di tahun penjualan sedan Toyota Vios (<em>wholesales</em>) pada tahun 2014 masih sebanyak 20.832 unit. Namun di tahun berikutnya, atau tahun 2015, penjualannya ambrol menjadi 17. 420 unit.</p>
<p>Ternyata ambrolnya penjualan tak berhenti sampai di tahun itu saja. Pada tahun 2016 kembali ambrol menjadi 8.672 unit, tahun 2017 longsor lagi menjadi 746 unit.</p>
<figure id="attachment_2332" aria-describedby="caption-attachment-2332" style="width: 718px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2332" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Vios-dok.Auto2000-1-e1627005920149.png" alt="" width="718" height="482" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Vios-dok.Auto2000-1-e1627005920149.png 718w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Vios-dok.Auto2000-1-e1627005920149-300x201.png 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Vios-dok.Auto2000-1-e1627005920149-150x101.png 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Vios-dok.Auto2000-1-e1627005920149-696x467.png 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Toyota-Vios-dok.Auto2000-1-e1627005920149-626x420.png 626w" sizes="auto, (max-width: 718px) 100vw, 718px" /><figcaption id="caption-attachment-2332" class="wp-caption-text">Toyota Vios &#8211; dok.Auto2000</figcaption></figure>
<p>Bahkan di tiga tahun selanjutnya, terus ambrol secara berturut dan semakin parah. Tahun 2018 penjualan hanya sebanyak 703 unit, tahun 2019 sebanyak 504 unit, dan di tahun berikutnya atau di tahun 2020 penjualan yang dibukukan cuma 309 unit.</p>
<p>Sementara di tahun 2021 – berkat insentif diskon PPnBM – melonjak menjadi 1.243 unit. Tetapi, jumlah ini masih sangat jauh di bawah angka penjualan tahun 2016, apalagi tahun 2014. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
