<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>semikonduktor &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/semikonduktor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Sep 2021 06:57:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>semikonduktor &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pasokan Chip Langka, Inden Mobil Mercy Setahun Lebih</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/pasokan-chip-langka-inden-mobil-mercy-setahun-lebih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2021 07:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[chip mobil]]></category>
		<category><![CDATA[kelangkaan chip]]></category>
		<category><![CDATA[kelangkaan semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[masa inden Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan chip]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Mercedes-Benz]]></category>
		<category><![CDATA[semikonduktor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=2945</guid>

					<description><![CDATA[Berlin, Mobilitas – Kelangkaan pasokan semikonduktor (chip) di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Berlin, Mobilitas</strong> – Kelangkaan pasokan semikonduktor (chip) di dunia telah membawa dampak bagi produsen mobil berbagai merek dari berbagai negara, termasuk merek ondang asal Jerman, Mercedes-Benz.</p>
<p>Gegara tersendatnya pasokan komponen itu, produksi terganggu, sehingga masa tunggu konsumen untuk mendapatkan mobil pesanannya juga molor.</p>
<p>Seperti dilaporkan <em>Reuters</em>, Sabtu (25/9/2021), dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman, <em>Frankfurter Allgemeine Zeitung</em>, pada Jumat (24/9/2021) kemarin, Chief Executive Officer Daimler (induk Mercedes-Benz), Ola Kallenius, menyebut masa tunggu konsumen mencapai satu tahun lebih.</p>
<figure id="attachment_2948" aria-describedby="caption-attachment-2948" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2948" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Produksi-Mercedes-Benz-S-Class-2021-di-Jerman-dok.Youtube-e1632552955722.jpg" alt="" width="700" height="475" /><figcaption id="caption-attachment-2948" class="wp-caption-text">Produksi Mercedes-Benz S-Class 2021 di Jerman &#8211; dok.Youtube</figcaption></figure>
<p>“Permintaan sangat besar di Mercedes-Benz, tetapi pada saat yang sama, ada keterbatasan yang parah (dalam produksi),” kata dia.</p>
<p>Bahkan, untuk beberapa model, waktu tunggu lebih lama dari yang semestinya. “Sehingga dalam beberapa kasus (masa tunggu konsumen terhadap model yang diinginkan) lebih dari satu tahun,” kata dia.</p>
<p>Kaellenius kembali memperkirakan masalah pasokan chip yang mengganggu produsen mobil di seluruh dunia akan berlanjut hingga tahun 2023. Hal ini, lanjut Kallenius, dikarenakan dua hal atau dua faktor.</p>
<figure id="attachment_2121" aria-describedby="caption-attachment-2121" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2121" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/07/Proses-produksi-mobil-Mercedes-Benz-dok.Youtube-e1625978169855.jpg" alt="" width="700" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-2121" class="wp-caption-text">Proses produksi mobil Mercedes-Benz &#8211; dok.Youtube</figcaption></figure>
<p>Pertama, faktor struktural produksi di produsen komponen itu. Kedua, masih adanya penguncian wilayah di sejumlah negara termasuk negara pemasok utama chip, karena masih adanya pandemi Covid-19. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitsubishi RI Klaim Tak Terdampak Serius Kelangkaan Chip</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mitsubishi-ri-klaim-tak-terdampak-serius-kelangkaan-chip/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2021 01:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[chip mobil]]></category>
		<category><![CDATA[harga Mitsubishi Xpander Cross]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Motors Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[Mitsubishi Xpander Cross]]></category>
		<category><![CDATA[MMKSI]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan chip]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Mitsubishi Xpander Cross]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Xpander]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Xpander Cross]]></category>
		<category><![CDATA[semikonduktor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=1205</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – President Director PT Mitsubishi Motors...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura menegaskan krisis cip atau chip semikonduktor yang kini tengah melanda dunia hanya berdampak terbatas terhadap pabrik di Mitsubishi Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan penjualan mobil Mitsubishi di Indonesia dipastikan berjalan seperti biasa.</p>
<p>“Kami ingin mengkonfirmasi berita yang beredar saat ini terkait kelangkaan komponen semikonduktor, memiliki dampak yang terbatas terhadap pasar Indonesia,” ujar Nakamura dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Senin (31/5/2021).</p>
<p>Menurut Nakamura, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) secara global telah melakukan berbagai upaya dan persiapan dalam rangka mengamankan produksi dan pasokan unit di Indonesia. “Sehingga kami pastikan bahwa aktivitas penjualan MMKSI tetap berjalan seperti biasa,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_1208" aria-describedby="caption-attachment-1208" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1208" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_.jpg 640w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_-300x200.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_-150x100.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Kegiatan-produksi-mobil-di-pabrik-Mitsubishi-Indonesia-dok.MMKSI_-630x420.jpg 630w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-1208" class="wp-caption-text">Kegiatan produksi mobil di pabrik Mitsubishi Indonesia &#8211; dok.MMKSI</figcaption></figure>
<p>Sebelumnya, Jumat (21/5/2021) <em>Reuters</em> melaporkan MMC akan mengurangi produksi di lima pabrik di Jepang, Thailand, dan Indonesia. Pasalnya, pasokan chip semikonduktor akan berdampak terhadap kapasitas produksi 30.000 unit kendaraan.</p>
<p><strong>Penjualan terus melorot</strong><br />
Data yang dihimpun Mobilitas dari catatan penjualan yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di rentang empat bulan pertama yakni dari Januari hingga April tahun 2021 ini, total penjualan ke konsumen (ritel) yang dibukukan Mitsubishi hanya 31.561 unit.</p>
<p>Jumlah ini menurun dibanding penjualan ritel selama periode sama tahun 2020 yang masih sebanyak 34.400 unit. Artinya di catur wulan pertama tahun ini penjualan ritel merek berlambang tiga berlian ini menyusut hingga 2.839 unit.</p>
<figure id="attachment_763" aria-describedby="caption-attachment-763" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-763" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Mitsubishi-Xpander-Cross-dok.Istimewa-e1620799793448.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-763" class="wp-caption-text">Mitsubishi Xpander Cross &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Namun, amblesnya penjualan ritel Mitsubishi tak hanya terjadi di tahun 2021, tetapi juga di waktu sebelumnya. Penjualan ritel di rentang januari – April 2020 pun, juga ambles dibanding periode sama tahun 2019 yang saat itu mencapai 44.658 unit.</p>
<p>Padahal, penjualan selama empat bulan pertama tahun itu juga sudah ambles dibanding penjualan ritel yang dicatatkan kurun waktu yang sama tahun 2018. Saat itu, angka penjualan ritel yang dikoleksi Mitsubishi Motors Indonesia mencapai 51.180 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelangkaan Semikonduktor dan Ambyarnya Produksi Mobil Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/kelangkaan-semikonduktor-dan-ambyarnya-produksi-mobil-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2021 01:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[chip]]></category>
		<category><![CDATA[cip]]></category>
		<category><![CDATA[dampak semikonduktor ke produksi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[ECU]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[kegunaan semi konduktor]]></category>
		<category><![CDATA[kelangakaan semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[komputer mobil]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik mobil berhenti karena semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[semikonduktor]]></category>
		<category><![CDATA[semikonduktor dan industri mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=1105</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Sejak awal 2021 lalu, kabar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Sejak awal 2021 lalu, kabar tentang kelangkaan semikonduktor yang merupakan komponen penting dalam perangkat elektronik telah nyaring terdengar di berbagai belahan dunia. Para industrialis berteriak lantang meminta agar pabrikan-pabrikan dunia bertemu dan membahas kondisi ini untuk mencari solusi.</p>
<p>Persoalan semakin gawat karena kelangkaan pasokan tak hanya terjadi di industri produk elektronik rumah tangga saja, tetapi juga telah dirasakan oleh produsen mobil. Maklum, sejak badai pandemi Covid-19 menerjang dunia – yang disusul kebijakan pembatasan sosial serta anjuran bekerja dari rumah – permintaan semikonduktor untuk peralatan elektronik melonjak.</p>
<p>Maklum, di tengah kondisi seperti itu permintan dan penggunaan perangkat elektronik seperti komputer meja, laptop. smartphone, konsol permainan, microwave, lemari es, dan lainnya juga melonjak.</p>
<figure id="attachment_1108" aria-describedby="caption-attachment-1108" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1108" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Semikonduktor-atau-cip-dok.MoneyWeek-e1622174794903.jpg" alt="" width="700" height="496" /><figcaption id="caption-attachment-1108" class="wp-caption-text">Semikonduktor atau cip &#8211; dok.MoneyWeek</figcaption></figure>
<p>Pasokan semikondutor seret setelah transportasi global untuk kegiatan ekspor dan impor terganggu akibat terjangan badai Pandemi Covid-19.</p>
<p>Kondisi semakin parah ketika – awal tahun 2021 – produsem semikonduktor Asahi Kasei Microdevices, yang selama ini mensuplai semikonduktor ke industri otomotif, terbakar. Tak pelak, produsen mobil dunia pun kelabakan.</p>
<p><strong>Buka tutup produksi</strong><br />
Pabrikan mobil asal Jepang, Eropa, Amerika Serikat, hingga Korea Selatan memainkan strategi setop sementara produksi. Harapannya, stok semikonduktor mereka bisa diatur penggunaannya sesuai dengan skala prioritas produksi sesuai dengan permintaan pasar.</p>
<p>Pada sisi lain, dengan jurus pilah-pilih produksi ini, diharapkan denyut produksi pabrikan bertahan hingga semikonduktor mengalir deras kembali. Hanya, jurus itu ternyata tak tokcer, bahkan kembang-kempis produksi masih terus terjadi hingga tahun 2021 ini.</p>
<p>Bahkan, lembaga riset dan konsultan yang berbasis di London, Inggris – HIS Markit – yang dikutip <em>Reuters</em> memperkirakan sepanjang kuartal pertama 2021, sebanyak 1,3 juta mobil lenyap tak jadi diproduksi akibat langkanya semikonduktor. Kebakaran Asahi Kasei Microdevices yang selama ini menyuplai 30% kebutuhan industri mobil dunia, sangat terasa akibatnya.</p>
<figure id="attachment_1107" aria-describedby="caption-attachment-1107" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1107" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Ilustrasi-produksi-mobil-dok.Bloomberg-e1622174645765.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1107" class="wp-caption-text">Ilustrasi, produksi mobil &#8211; dok.Bloomberg</figcaption></figure>
<p>Kondisi semakin runyam, setelah Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) mengurangi pasokannya ke industri otomotif karena berbagai faktor. Padahal, seperti dilaporkan lembaga riset TrendForce – perusahaan riset dan konsultan yang berbasis di Taiwan – TSMC selama ini menguasai 52,7% pasar semikonduktor dunia.</p>
<p>Sementara, kabar terakhir yang dilansir <em>Nikkei</em>, Rabu (26/5/2021), menyebut TSMC saat ini menghadapi kesulitan akibat delapan masalah. Masalah-masalah itu adalah kekurangan air, kekurangan listrik, meningkatnya infeksi Covid-19 di Taiwan dan di basis produksinya perusahaan yang berada di luar negeri.</p>
<p>Masalah lainnya kekurangan vaksin untuk vaksinasi masyarakat dan pekerja TSMC. Lalu kekurangan komponen, kekurangan tenaga kerja, serta masalah biaya produksi karena melonjaknya biaya transportasi akibat kekurangan peti kemas di berbagai belahan dunia.</p>
<figure id="attachment_1109" aria-describedby="caption-attachment-1109" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1109" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Produksi-mobil-Toyota-Yaris-di-Jepang-dok.Toyota-via-Nikkei-e1622175052739.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-1109" class="wp-caption-text">ILustrasi, produksi mobil Toyota Yaris di Jepang &#8211; dok.Toyota via Nikkei</figcaption></figure>
<p><strong>Apa itu semikonduktor</strong><br />
Banyak publik yang mempertanyakan apa fungsi semikonduktor bagi mobil sehingga kelangkaanya mampu mengguncang industri mobil dunia? Semi konduktor atau insulator peranti yang berfungsi menghantarkan listrik sebagian sehingga disebut semikonduktor.</p>
<p>Perangkat ini digunakan sebagai chip peralatan elektronik termasuk komputer (ECU) mobil yang menjadi otak operasional dari serangkaian fitur mobil. Semikonduktor terbuat dari elemen murni seperti karbon, germanium, silikon, hingga senyawa galium arsenida.</p>
<p>Kita tahu, fungsi komputer mobil sangat penting karena menggantikan sistem mekanis dengan sistem elektris.</p>
<figure id="attachment_1110" aria-describedby="caption-attachment-1110" style="width: 704px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1110" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bagian-bagian-mobil-yang-tergantung-pada-semikonduktor-dok.Autocar-Professional-e1622175160303.jpg" alt="" width="704" height="490" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bagian-bagian-mobil-yang-tergantung-pada-semikonduktor-dok.Autocar-Professional-e1622175160303.jpg 704w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bagian-bagian-mobil-yang-tergantung-pada-semikonduktor-dok.Autocar-Professional-e1622175160303-300x209.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bagian-bagian-mobil-yang-tergantung-pada-semikonduktor-dok.Autocar-Professional-e1622175160303-150x104.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bagian-bagian-mobil-yang-tergantung-pada-semikonduktor-dok.Autocar-Professional-e1622175160303-696x484.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bagian-bagian-mobil-yang-tergantung-pada-semikonduktor-dok.Autocar-Professional-e1622175160303-603x420.jpg 603w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Bagian-bagian-mobil-yang-tergantung-pada-semikonduktor-dok.Autocar-Professional-e1622175160303-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 704px) 100vw, 704px" /><figcaption id="caption-attachment-1110" class="wp-caption-text">Bagian-bagian mobil yang tergantung pada semikonduktor &#8211; dok.Autocar Professional</figcaption></figure>
<p>Oleh karena itu, tanpa semikonduktor rangkaian komponen komputer mobil tak bisa dirakit. Artinya fungsi semikonduktor sangat vital bagi mobil modern.</p>
<p>Terlebih, fitur keselamatan dan keamanan mobil saat ini bekerja secara elektris, mulai dari sensor sabuk pengaman, airbag, anti-lock braking system, sistem otonom, hingga kamera parkir. Begitu pula dengan sistem kendali suspensi, sistem transmisi, bahkan sistem manajemen mesin., dan sebagainya. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
