<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>spesifikasi Toyota Sienta &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/spesifikasi-toyota-sienta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Dec 2022 04:03:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>spesifikasi Toyota Sienta &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Baru Laku 88 Unit, Penjualan Toyota Sienta Jeblos hingga 89,1%</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/baru-laku-88-unit-penjualan-toyota-sienta-jeblos-hingga-891/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2022 04:02:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[kredit Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10164</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan Sienta di Indonesia masih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan Sienta di Indonesia masih merana, meski begitu masih terus bertahan.</p>
<p>Data penjualan terkini di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Senin (26/12/2022) menunjukkan sepanjang Januari – November penjualan Toyota Sienta ke diler (<em>wholesales</em>) hanya 88 unit. Jumlah ini ambrol 89,1% dibanding jumlah yang diraupnya selama periode sama tahun lalu.</p>
<p>Selama bulan November saja, total penjualannya hanya 23 unit, alias ambles 28,1% dibanding bulan yang sama tahun lalu. Namun, angka ini jauh lebih bagus dibanding November 2021.</p>
<p>Bahkan, penjualan di bulan November itu jauh lebih bagus dibanding bulan sebelumnya. Sebab, selama Oktober, Toyota Sienta hanya laku 3 unit.</p>
<p>Sehingga, total penjualan selama Januari – Oktober totalnya hanya 65 unit. Jumlah itu ambrol 91,7% dibanding periode sama di tahun lalu.</p>
<p>Namun, rontoknya penjualan Toyota Sienta itu tak terjadi hanya di tahun ini saja. Tahun-tahun sebelumnya pun penjualannya sudah merana.</p>
<figure id="attachment_1310" aria-describedby="caption-attachment-1310" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1310" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/06/Formasi-jok-Toyota-Sienta-dok.Toyota-e1622894112410.jpg" alt="" width="700" height="495" /><figcaption id="caption-attachment-1310" class="wp-caption-text">Formasi jok Toyota Sienta &#8211; dok.Toyota</figcaption></figure>
<p>Data Gaikindo memperlihatkan pada tahun 2016 atau saat pertama diluncurkan di Tanah Air, mobil ini terjual ke diler sebanyak 17.931 unit. Namun, tahun berikutnya, melorot tinggal 14.968 unit.</p>
<p>Bahkan di tahun 2019 <em>wholesales</em> yang dicatatkannya ambrol sangat dalam, cuma 5.113 unit. Begitu pun pada tahun 2019 dan 2020, yang sebanyak 1.030 unit dan 393 unit.</p>
<p>Tetapi pada tahun 2021, distribusi ke diler MPV ini meningkat, seiring dengan berlakunya kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) Ditanggung Pemerintah (diskon tarif PPnBM). Meski belum mampu membalik keadaan seperti saat pertama diluncurkan, karena cuma 841 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ngenes, Januari &#8211; Agustus Cuma 51 Toyota Sienta yang Terjual ke Diler</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ngenes-januari-agustus-cuma-51-toyota-sienta-yang-terjual-ke-diler/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2022 09:10:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[harga Toyota Sienta 2022]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Toyota]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Astra Motor]]></category>
		<category><![CDATA[PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[TAM]]></category>
		<category><![CDATA[TMMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta]]></category>
		<category><![CDATA[Toyota Sienta Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=8773</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Penjualan Toyota Sienta di Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Penjualan Toyota Sienta di Indonesia kian mengenaskan dari tahun ke tahun.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Minggu (25/9/2022) menunjukkan di periode Januari hingga Agustus tahun ini, total penjualan Toyota Sienta ke diler (<em>wholesales</em>) hanya 51 unit. Jumlah ini ambrol 92,6% dibanding total <em>wholesales </em>yang dikantongi Sienta selama periode sama di 2021.</p>
<p>Bahkan, ambrolnya <em>wholesales</em> lebih parah di bulan Agustus. Pasalnya, di bulan kedelapan tersebut, cuma 16 unit Sienta yang digotong ke diler alias ambrol 91,1% dibanding wholesales yang dikleksi pada bulan yang sama di 2021.</p>
<p>Merananya penjualan Toyota Sienta ke diler sejatinya tak hanya terjadi kali ini saja. Bahkan, tren penjualannya terus merosot dari tahun ke tahun.</p>
<figure id="attachment_6339" aria-describedby="caption-attachment-6339" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-6339" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Toyota-Sienta-dok.Istimewa-e1650975805778.webp" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-6339" class="wp-caption-text">Toyota Sienta di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Fakta data berbicara, di tahun 2016, <em>wholesales</em> mobil ini masih sebanyak 17.931 unit, tetapi tahun berikut merosot menjadi 14.968 unit. Tahun 2018, <em>wholesales</em> Sienta mulai ambrol sangat dalam yakni menjadi 5.113 unit.</p>
<p>Ambrolnya penjualan ke diler semakin menjadi di tahun 2019 dan 2020, dimana masing-masing tahun hanya 1.030 unit dan 393 unit. Tetapi, di tahun 2021 – yakni ketika pemerintah memberikan relaksasi tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) – <em>wholesales</em> Toyota Sienta sedikit membaik dibanding tahun 2020, karena menyentuh angka 841 unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
