<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Stellantis &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/stellantis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Feb 2026 06:53:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Stellantis &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Jeep di Dunia pada 2025 Naik 1 Persen, Ini Model Terlarisnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-jeep-di-dunia-pada-2025-naik-1-persen-ini-model-terlarisnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 05:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Jeep Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil JEEP]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Jeep]]></category>
		<category><![CDATA[Stellantis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27139</guid>

					<description><![CDATA[Amsterdam, Mobilitas – Penjualan mobil merek kondang asal Amerika...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Amsterdam, Mobilitas</strong> – Penjualan mobil merek kondang asal Amerika Serikat- yakni Jeep – di pasar dunia (Amerika Serikat dan negara-negara lainnya) sepanjang tahun 2025 tercatat meningkat dibanding tahun sebelumnya. Meski peningkatan tersebut kurang dari 1 persen.</p>
<p>Data laporan keuangan Stellantis (induk Jeep, berkantor di Amsterdam, Belanda) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (28/2/2026) menunjukkan di tahun 2025 itu, jumlah mobil Jeep – yang merupakan SUV – terjual 593.401 unit di dunia. Sementara pada tahun sebelumnya, laku sebanyak 587.725 unit.</p>
<p>&#8220;Turunnya penjualan ini salah satunya dikarenakan terganggunya rantai pasok. Perusahaan menghadapi tarif 25 persen untuk impor dari Kanada dan Meksiko (yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump),&#8221; bunyi keterangan laporan keuangan tersebut.</p>
<figure id="attachment_19745" aria-describedby="caption-attachment-19745" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Logo-Jeep-dok.Larry-Miller-Colorado-Jeep-e1772261544490.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-19745" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/08/Logo-Jeep-dok.Larry-Miller-Colorado-Jeep-e1772261544490.jpg" alt="" width="700" height="504" /></a><figcaption id="caption-attachment-19745" class="wp-caption-text">Logo Jeep &#8211; dok.Larry Miller Colorado Jeep</figcaption></figure>
<p>Dijelaskan, di tahun 2025 itu, model penyumbang penjualan Jeep terbanyak adalah Jeep Wrangler yang terlego sebanyak 167.322 unit (naik 11 persen) dan Jeep Gladiator yang terjual sebanyak 56.790 unit (naik 35 persen). Sementara Jeep Grand Wagoneer penjualannya anjlok 35 persen menjadi 56.790 unit.</p>
<p>Penjualan Jeep mencapai puncaknya pada tahun 2016. Saat itu sebanyak 1,41 juta unit lebih mobil Jeep terjual di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun 2025 Masuk RI, Ternyata Begini Penjualan Ritel Leapmotor di Cina Saat Ini</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tahun-2025-masuk-ri-ternyata-begini-penjualan-ritel-leapmotor-di-cina-saat-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 09:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Leapmotor]]></category>
		<category><![CDATA[Leapmotor diageni Indomobil]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Leapmotor]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Leapmotor]]></category>
		<category><![CDATA[PT Indomobil National Distributor]]></category>
		<category><![CDATA[Stellantis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=22028</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Leapmotor, perusahaan rintisan pembut mobil...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Leapmotor, perusahaan rintisan pembut mobil listrik asal Hangzhou, Republik Rakyat Cina (Cina) dikabarkan bakal memulai kiprahnya di pasar Indonesia pada tahun 2025 nanti.</p>
<p>Masuknya pabrikan yang berdiri sejak 2015 itu menggandeng Indomobil Group. Maklum, perusahaan yang sahamnya sebagian besar sahamnya dimiliki keluarga Anthony Salim itu saat menjadi mitra bisnis Stellantis Group (dengan memasarkan produk pabrikan pendiri Stellantis, antara lain Citroen, Jeep, dan lainnya).</p>
<p>Sedangkan Stellantis sendiri, pada tahun 2023 telah mengkuisisi 20 persen sahm Leapmotor. Stellantis tak hanya berbagi teknologi tetapi juga memasarkan produk Leapmotor di sejumlah kawasan, mulai di Asia (di luar Cina), hingga Eropa.</p>
<p>Kini, di negerinya sendiri (Cina) Leapmotor telah menjajakan lima model mobil. Mereka adalah Leapmotor C11, Leapmotor C10, Leapmotor T03, Leapmotor C16, dan Leapmotor C01.</p>
<p>Sedangkan kabar bakal masuknya Leapmotor diungkap Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor (Perusahaan Indomobil yang mengageni merek-merek dibawah Stellantis di Tanah Air), Tan Kim Piauw. “Iya, itu (Leapmotor) nanti diumumkan (pada) tahun depan (tahun 2025) ya,” ujar Tan di sela sebuah acara merek Citroen.</p>
<figure id="attachment_15440" aria-describedby="caption-attachment-15440" style="width: 721px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Leapmotor-C10-yang-gambar-desainnya-dipatenkan-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1701094333921.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15440" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/11/Leapmotor-C10-yang-gambar-desainnya-dipatenkan-di-Indonesia-dok.Istimewa-e1701094333921.jpg" alt="" width="721" height="500" /></a><figcaption id="caption-attachment-15440" class="wp-caption-text">Leapmotor C10 yang gambar desainnya dipatenkan di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Kabar ini menjadi penguat informasi yang beredar sebelumnya. Saat itu terkuat kabar desain Leapmotor C10 telah didaftarkan hak patennya di Indonesia. Hak paten desain mobil itu terdaftar di Direktorat Jenderal Hak atas Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM (saat itu).</p>
<p>Lantas bagaimana sejatinya kinerja penjualan Leapmotor, khususnya di Cina di tahun 2024 ini? Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (26/12/2024) menunjukkan, selama Januari – November 2024, Leapmotor berhasil menjul mobilnya ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 212.448 unit.</p>
<p>Jumlah penjualan ritel itu meroket hingga 92,2 persen dibanding Januari – November 2023. Fakta berbicara, dari lima model mobil yang dijual dua diantaranya penjualan ritelnya menanjak, satu merosot, dan dua masih belum bisa dibandingkan karena baru dijual, Mereka adalah:</p>
<p>Leapmotor C11 : 71.032 unit (naik 9 persen)<br />
Leapmotor C10 : 42.370 unit (baru)<br />
Leapmotor T03 : 53.546 unit (meroket 105,5 persen)<br />
Leapmotor C16 : 22.421 unit (baru)<br />
Leapmotor C01 : 16.078 unit (merosot 11 persen)<br />
<em>Sumber: CAAM, 2024</em>. (Del/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berhenti Jualan di RI, Ternyata Penjualan Peugeot Moncer di Negeri Sendiri</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/berhenti-jualan-di-ri-ternyata-penjualan-peugeot-moncer-di-negeri-sendiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 09:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Peugeot]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Peugeot di RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Peugeotr di Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Peugeot]]></category>
		<category><![CDATA[Peugeot Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PT AStra International Peugeot]]></category>
		<category><![CDATA[Stellantis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=18170</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Seperti diketahui PT Astra International...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Seperti diketahui PT Astra International Peugeot (AIP) menyatakan penghentian penjualan mobil Peugeot di Indonesia merupakan permintaan dari Stellantis (perusahaan induk yang dibentuk oleh Fiat-Chrysler bersama Peugeot, Citroen, dan lainnya).</p>
<p>Namun, ternyata di negaranya yakni Prancis, penjualan mobil Peugeot terbukti masih moncer. Meski tak melonjak atau menanjak.</p>
<p>Data La Plateforme automobile atau Asosiasi Otomotif Prancis (PFA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Senin (13/5/2024) menunjukkan sepanjang Januari – April 2024, mobil berlambang singa mengaum itu terjual sebanyak 88.056 unit. Jumlah ini meningkat 2,8 persen dibanding penjualan selama periode sama di tahun lalu.</p>
<figure id="attachment_2853" aria-describedby="caption-attachment-2853" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2853" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/09/Ilustrasi-logo-Peugeot-dok.Istimewa-via-Ruetir-e1632024791437.jpg" alt="" width="700" height="498" /><figcaption id="caption-attachment-2853" class="wp-caption-text">Ilustrasi, logo Peugeot &#8211; dok.Istimewa via Ruetir</figcaption></figure>
<p>Selama bulan April saja, Peugeot meraup angka penjualan sebanyak 20.035 unit. Total angka penjualan ini naik 5,5 persen dibanding angka penjualan yang diseroknya pada bulan yang sama di tahun 2023.</p>
<p>Sekadar informasi, data PFA juga menyebut selama empat bulan pertama 2024, jumlah mobil (seluruh model dan jenis maupun kategori) yang terjual di Prancis mencapai 591.880 unit. Jumlah ini meningkat 6,9 persen dibanding periode sama pada tahun lalu. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternyata, Januari – Maret 2024 Citroen Baru Menjual 72 Mobil di Indonesia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ternyata-januari-maret-2024-citroen-baru-menjual-72-mobil-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 00:51:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Citroen]]></category>
		<category><![CDATA[Citroen Indomobil]]></category>
		<category><![CDATA[Citroen Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Citroen di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Citroen di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Citroen di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Stellantis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17757</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil asal Prancis Automobiles...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pabrikan mobil asal Prancis Automobiles Citroen kembali beroperasi di Indonesia (setelah sejak tahun 1994 meninggalkan Indonesia) pada akhir tahun 2022 lalu.</p>
<p>Namun, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (18/4/2024) menunjukkan pabrikan yang di Indonesia menggandeng Indomobil Group itu tak serta merta langsung menjajakan mobilnya di awal 2023.</p>
<p>“Ini bisa dilihat dari belum adanya laporan penjualan ke Gaikindo. Dan karenanya, penjualan selama Januari – Maret atau kuartal pertama tahun 2024 ini belum bisa dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab, statusnya baru berjualan sehingga belum ada perbandingan data kinerja,” ungkap salah seorang pengurus Gaikindo yang dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (18/4/2024).</p>
<p>Data berbicara, selama kuartal pertama 2024 itu Citroen Indonesia menjual mobil dari pabrik ke dealer (<em>wholesales</em>) sebanyak 121 unit. Dari wholesales sebanyak itu, 50 unit diantaranya terjadi pada bulan Maret.</p>
<figure id="attachment_13788" aria-describedby="caption-attachment-13788" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-13788" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/New-Citroen-C3-di-GIIAS-2023-dok.Mobilitas-e1691975786378.jpg" alt="" width="700" height="499" /><figcaption id="caption-attachment-13788" class="wp-caption-text">New Citroen C3 di GIIAS 2023 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, di saat yang sama, total jumlah mobil yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) sebanyak 72 unit. Dari jumlah itu, 37 unit diantaranya terjual pada bulan Maret.</p>
<p>Semua unit mobil yang terjual masih diimpor secara utuh oleh Citroen Indonesia. Meski demikian, seperti diungkap Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Rachmat Kaimuddin, Citroen akan merakit mobil listriknya di Indonesia.</p>
<p>“Informasi yang disampaikan ke kami, pada Juli tahun ini (tahun 2024) Citroen sudah berproduksi merakit mobil listrik di Indonesia,” ucap Kaimuddin kepada awak media di Jakarta, beluma lama ini. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia, Tujuh Pabrikan Penguasa Pasar Mobil Listrik Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ini-dia-tujuh-pabrikan-penguasa-pasar-mobil-listrik-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2022 01:53:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BMW]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Nio]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik paling laku]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Peugeot]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan penguasa mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil listrik Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[produsen mobil listrik terbesar dunia]]></category>
		<category><![CDATA[SAIC]]></category>
		<category><![CDATA[Stellantis]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Volkswagen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=5801</guid>

					<description><![CDATA[Singapura, Mobilitas – Perusahaan analis pasar teknologi global...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Singapura, Mobilitas</strong> – Perusahaan analis pasar teknologi global yang berkantor pusat di Singapura, Canalys, baru-baru ini merilis hasil risetnya tentang pasar mobil listrik dunia. Mobil listrik yang diteliti perusahaan yang berdiri sejak tahun 1998 ini meliputi mobil listrik murni atau berbasis baterai (BEV), Plug-in hybrid (PHEV) dan hybrid (HEV).</p>
<p>Data Canalys yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Rabu (23/2/2022) menunjukkan sepanjang tahun 2021 kemarin total penjualan mobil listrik di dunia mencapai sekitar 6,5 juta unit. Penjualan mobil setrum itu, disebut totalnya setara dengan 9% dari total penjualan seluruh mobil (baik konvensional maupun listrik) di seluruh dunia.</p>
<p>“Jumlah penjualan mobil listrik ini naik 109% dibanding penjualan yang dibukukan industri selama tahun 2020,” bunyi keterangan Canalys.</p>
<p>Menariknya, 85% dari total penjualan kendaraan listrik tersebut berada di Republik Rakyat Cina (Cina) dan Eropa. Di Cina, jumlahnya mencapai 3,2 juta unit (atau sekitar 60% lebih), dan 2 juta lebih banyak dibanding yang terjual pada tahun 2020 di negeri tersebut.</p>
<figure id="attachment_5040" aria-describedby="caption-attachment-5040" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5040" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Tesla-Model-Y-yang-juga-diproduksi-di-pabrik-Shanghai-Cina-dok.InsideEVs-e1641958861374.jpg" alt="" width="700" height="507" /><figcaption id="caption-attachment-5040" class="wp-caption-text">Tesla Model Y yang juga diproduksi di pabrik Shanghai, Cina &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>“Maraknya penjualan mobil listrik di Cina dikarenakan banyak model baru diluncurkan. Hampir setiap bulan diluncurkan mobil listrik baru di setiap segmen, mulai dari mobil kecil yang murah. city car hingga sedan dan SUV kelas premium,” kata analis utama Canalys, Jason Low.</p>
<p>Menurut dia, 15% dari total jumlah mobil yang dijual di Cina merupakan mobil listrik. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari jumlah yang dijual selama tahun 2020. “Dan ini masih ada peluang untuk terus bertambah di tahun 2022 dan tahun-tahun setelahnya,” ujar Jason.</p>
<p>Wuling Hongguang Mini EV masih masih menjadi mobil setrum terlaris di Negeri Panda itu. Sementara Tesla Model Y berada di urutan kedua, dan menyalip saudaranya, Tesla Model 3 yang berada di posisi ketiga.</p>
<figure id="attachment_4532" aria-describedby="caption-attachment-4532" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4532" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/12/Wuling-Honguang-Mini-EV-dok.Chinapev-e1639816920310.webp" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-4532" class="wp-caption-text">Wuling Honguang Mini EV &#8211; dok.Chinapev</figcaption></figure>
<p><strong>Persaingan makin ketat</strong><br />
Namun persaingan di pasar mobil listrik Cina semakin ketat setelah BYD menggenjot produksi varian produknya mulai dari listrik murni (BEV) maupun PHEV dan HEV. Terlebih, langkah agresif juga dilakukan sejumlah merek lokal seperti Aion, Changan, Chery, Li Xiang, Ora, Roewe, dan Xpeng.</p>
<p>Ketatnya persaingan juga terjadi di Eropa, karena produsen mobil konvensional juga menggelontorkan mobil-mobil setrum buatannya menyusul semakin ketatnya aturan tingkat emisi di wilayah itu yang dirilis negara-negara anggota Uni Eropa maupun di luar perhimpunan tersebut. Di benua Eropa, sedikitnya 2,3 juta mobil listrik terjual sepanjang tahun 2021 dan porsinya mencapai 19% dari total penjualan mobil.</p>
<figure id="attachment_5803" aria-describedby="caption-attachment-5803" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5803" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Mobil-listrik-VW-di-Cina-dok.China-Daily-e1645581169151.jpg" alt="" width="700" height="513" /><figcaption id="caption-attachment-5803" class="wp-caption-text">Mobil listrik VW di Cina &#8211; dok.China Daily</figcaption></figure>
<p>Tesla Model 3 menjadi mobil listrik terlaris di Eropa pada tahun itu. Meski dari sisi pabrikan, Volkswagen Group menjadi produsen kendaraan listrik terbesar karena membukukan penjualan model gabungan dari merek-merek yang berada di bawah payung grupnya, yakni Audi, Skoda, dan VW.</p>
<p>Sedangkan secara global, ada tujuh pabrikan terbesar alias penguasa pasar (berdasar pangsa pasar yang mereka cengkeram) selama tahun 2021. Mereka adalah: Tesla (pangsa pasar 14%), Volkswagen (pangsa pasar 12%).</p>
<figure id="attachment_1085" aria-describedby="caption-attachment-1085" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1085" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/05/Hyundai-Ioniq-5-dok.Auto-data-e1622118183198.jpg" alt="" width="700" height="494" /><figcaption id="caption-attachment-1085" class="wp-caption-text">Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 &#8211; dok.Auto-data</figcaption></figure>
<p>Ketiga, SAIC Motor (termasuk di dalamnya ada konsorsium dengan GM dan Wuling atau Wuling Motors, dengan pangsa pasar 11%). Keempat, BYD ( pangsa pasar 9%), Stellantis (pangsa pasar 6%), BMW (pangsa pasar 5,06%) dan Hyundai Motor (pangsa pasar 5%). (Vto/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
