<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suzuki RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/suzuki-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Dec 2022 02:07:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Suzuki RI &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Penjualan Terus Merosot, Suzuki APV Tetap Diproduksi di RI</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/meski-penjualan-terus-merosot-suzuki-apv-tetap-diproduksi-di-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2022 04:37:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga minibus]]></category>
		<category><![CDATA[harga Suzuki APBV]]></category>
		<category><![CDATA[pasar minibus]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Suzuki APV]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Suzuki APV]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Suzuki APV]]></category>
		<category><![CDATA[PT Suzuki Indomobil Sales]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki RI]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Suzuki APV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9974</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski penjualan terus menyusut, ternyata...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski penjualan terus menyusut, ternyata produksi Suzuki APV di Indonesia masih berlangsung.</p>
<p>Seperti diungkap 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, di sela-sela event &#8220;Suzuki Jambore Club 2022&#8221; di Jakarta Timur dan dikutip <em>Mobilitas </em>dari <em>Antaranews.com</em>, Senin (12/12/2022), proses produksi masih dilakukan di pabrik Suzuki di Tambun, Bekasi, Jawa Barat.</p>
<p>Adapun varian yang diproduksi adalah Suzuki APV Arena dan Suzuki APV Luxury. “Suzuki APV masih diproduksi di Tambun (Bekasi),” ujar Donny.</p>
<p>Dia juga memastikan tidak ada rencana dari PT SIS untuk menghentikan produksi maupun penjualan mobil tersebut. “Kami tidak ada rencana <em>discontinue </em>produk tersebut,&#8221; kata Donny.</p>
<p>Meski, fakta berbicara, di pasar minibus Suzuki APV tertinggal jauh oleh pesaing .beratnya dari Daihatsu, yakni Daihatsu GranMax. Selain itu, tren penjualannya juga terus melorot dari tahun ke tahun.</p>
<p>Data penjualan di Gabungan Industri Kendaraan Indonesia (Gaikindo) yang dinukil <em>Mobilitas</em>, Senin (12/12/2022) menunjukkan, pada tahun 2011 masih sebanyak 18.349 unit, tetapi di tahun berikutnya anjlok menjadi 15.333 unit.</p>
<p>Lalu di tahun 2013, ambles lagi menjadi 14.531 unit, dan tahun 2014 ambrol lagi, sehingga totalnya 10.667 unit. Longsornya penjualan berlanjut di 2015, dimana penjualan yang dibukukan cuma 6.727 unit.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-6812" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Suzuki-APV-Arena-dok.Suzuki-Indonesia-e1653881040140.jpg" alt="" width="700" height="498" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Suzuki-APV-Arena-dok.Suzuki-Indonesia-e1653881040140.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Suzuki-APV-Arena-dok.Suzuki-Indonesia-e1653881040140-300x213.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Suzuki-APV-Arena-dok.Suzuki-Indonesia-e1653881040140-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Suzuki-APV-Arena-dok.Suzuki-Indonesia-e1653881040140-696x495.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Suzuki-APV-Arena-dok.Suzuki-Indonesia-e1653881040140-590x420.jpg 590w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Suzuki-APV-Arena-dok.Suzuki-Indonesia-e1653881040140-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Begitu pula di tahun 2016, dengan total penjualan 6.112 unit, dan pada 2017 sebanyak 5.149 unit. Sedihnya, kinerja penjualan tak beranjak naik meski sudah di tahun 2018, dimana total <em>wholesales</em> hanya 3.696 unit.</p>
<p>Kinerja penjualan sedikit menanjak pada 2019 dengan total unit yang terjual 4.269 unit. Namun, ternyata, itu tak bertahan lama karena di tahun berikutnya kembali ambles.</p>
<p>Kini di tahun 2022, dari Januari – Oktober <em>wholesales</em> Suzuki APV masih ambles dibanding periode sama 2021. Bahkan tertinggal jauh oleh minibus Daihatsu GranMax.</p>
<p>Berikut datanya:<br />
Daihatsu GranMax: 13.654 unit (naik 26,2%)<br />
Suzuki APV: 2.572 unit (melorot 6,3%)<br />
Daihatsu Luxio: 1.965 unit (naik 0,5%)<br />
Wuling Formo: 1.119 unit (naik 35,6%)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2022</em>. (Jrr/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sembilan Bulan, 9,2 Juta Motor Terjual di ASEAN</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/sembilan-bulan-92-juta-motor-terjual-di-asean/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2021 03:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AHM]]></category>
		<category><![CDATA[Astra Honda Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Honda ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[Honda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri motor ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasaki RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar motor RI]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor di ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan motor RI]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilitas.id/?p=3705</guid>

					<description><![CDATA[Bangkok, Mobilitas – Industri sepeda motor di wilayah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Mobilitas</strong> – Industri sepeda motor di wilayah Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sepanjang Januari hingga September tahun ini dinilai telah mulai menuju ke pemulihan setelah sepanjang 2020 lalu, lunglai terdampak pandemi Covid-19. Setidaknya, indikasi itu terlihat dari penjualan produk yang meningkat lumayan sepanjang Januari hingga September.</p>
<p>Laman <em>Motorcycle Data</em>, belum lama ini, melaporkan di periode sembilan pertama tahun ini sudah 9,2 juta unit sepeda motor yang terlego di wilayah tersebut. Jumlah itu naik 15,1% dibanding penjualan selama periode sama tahun 2020, tetapi masih ambles 19,1% dibanding sembilan pertama tahun 2019.</p>
<p>“Data ini merupakan angka penjualan di sejumlah negara anggota ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Filipina, Singapura dan Kamboja. Tetapi tidak termasuk Myanmar, Laos, dan Brunei yang hingga tenggat perilisan data belum ada laporan penjualan,” tulis laman tersebut.</p>
<figure id="attachment_3707" aria-describedby="caption-attachment-3707" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3707" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pesepeda-motor-di-jalanan-kota-Hanoi-Vietnam-dok.BestPrice-Travel-e1635386375315.jpg" alt="" width="700" height="497" /><figcaption id="caption-attachment-3707" class="wp-caption-text">Pesepeda motor di jalanan kota Hanoi, Vietnam &#8211; dok.BestPrice Travel</figcaption></figure>
<p>Fakta data juga menunjukkan, di rentang waktu itu, penjualan motor di sejumlah negara yang selama ini menjadi pasar utama di ASEAN tetap ada yang naik dan turun. Tercatat, penjualan di Indonesia – yang merupakan pasar terbesar – naik 33,2%.</p>
<p>Kemudian di Filipina naik 25,9%, Thailand naik 5,1%, Singapura naik 13,9% dan Kamboja naik 5,0%. Sebaliknya, penjualan di Vietnam menyusut 6,8%, dan di Malaysia menciut 2,5%.</p>
<p>Tetapi yang pasti, kinerja penjualan selama sembilan bulan pertama tahun ini jauh di atas rata-rata di wilayah secara kesekuruha. Selama setahun penuh pada 2020 lalu, total penjualan motor di ASEAN hanya sebanyak 10,85 juta unit alias ambles 28,9% dibanding tahun sebelumnya.</p>
<figure id="attachment_3708" aria-describedby="caption-attachment-3708" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3708" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pesepeda-motor-di-jalanan-Manila-Filipina-dok.Manila-Bulletin-e1635386451234.jpg" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-3708" class="wp-caption-text">Pesepeda motor di jalanan Manila, Filipina &#8211; dok.Manila Bulletin</figcaption></figure>
<p>Maklum, penjualan di Indonesia – yang menjadi penyumbang angka penjualan terbanyak – anjlok hingga 43,7%, Filipina merosot 30,1%, Thailand ambles 9,7%, dan Vietnam menyusut 13,6%. Lalu di Malaysia penjualan ambles 8,6%, Kamboja menciut 19,8% dan di Singapura terperosok hingga 41,5%.</p>
<p>Sejumlah kalangan melihat pulihanya pasar sepeda motor di ASEAN tak lepas dari tingginya sarana transportasi yang fleksibel dan murah dari masyarakat. Selain itu, tentu perkembangan ekonomi kawasan yang ditopang oleh sumberdaya yang ada.</p>
<p>Industri Sepeda Motor ASEAN perlahan pulih setelah penurunan terdalam dalam sejarah yang dilaporkan tahun lalu. Tahun ke Tanggal Penjualan September adalah 9,2 juta, naik 15,1% vs 2020 tetapi turun 19,1% vs 2019.</p>
<figure id="attachment_3541" aria-describedby="caption-attachment-3541" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3541" src="https://mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-peluncuran-motor-baru-Honda-di-hajatan-GIIAS-2019-dok.Istimewa.jpg" alt="" width="660" height="485" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-peluncuran-motor-baru-Honda-di-hajatan-GIIAS-2019-dok.Istimewa.jpg 660w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-peluncuran-motor-baru-Honda-di-hajatan-GIIAS-2019-dok.Istimewa-300x220.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-peluncuran-motor-baru-Honda-di-hajatan-GIIAS-2019-dok.Istimewa-150x110.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-peluncuran-motor-baru-Honda-di-hajatan-GIIAS-2019-dok.Istimewa-572x420.jpg 572w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Ilustrasi-peluncuran-motor-baru-Honda-di-hajatan-GIIAS-2019-dok.Istimewa-80x60.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 660px) 100vw, 660px" /><figcaption id="caption-attachment-3541" class="wp-caption-text">Ilustrasi, Honda ADV 150 yang dipasarkan di Indonesia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, kata analis industri di Stock Exchange of Thailand (SET), Paarna Louhasakul Wongraji, merupakan salah satu kawasan ekonomi yang tumbuh cepat. Menurutnya, ini bisa dilihat dari sejumlah indikator seperti tingkat produktifitas penduduk, laju ekonomi secara bulanan, aktifitas pembangunan secara fisik, kondisi sosial dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Bahkan, kawasan ini merupakan salah satu kawasan ekonomi yang paling menarik di dunia,” ujar dia seperti dilansir <em>The Asia Financial</em>, belum lama ini. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
