<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TAILG &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/tailg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Mar 2026 09:16:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>TAILG &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Produsen Motor Listrik Asal Shenzhen TAILG Gedor Pasar Indonesia, Ini Langkahnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/produsen-motor-listrik-asal-shenzhen-tailg-gedor-pasar-indonesia-ini-langkahnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 05:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik TAILG]]></category>
		<category><![CDATA[Polytron]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[TAILG]]></category>
		<category><![CDATA[TAILG Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27357</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Produsen sepeda motor listrik asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Produsen sepeda motor listrik asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina – TAILG – telah berekspansi ke Indonesia.</p>
<p>Pabrikan yang perwakilannya kini berkantor di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan, itu bahkan berniat memperkenalkan sejumlah model di Indonesia. Bahkan akan membangun pabrik perakitan di Tangerang.</p>
<p>Dalam keterangan resminya yang dinukil <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (28/3/2026) Presiden Divisi Internasional TAILG, Chen Yingsheng, Indonesia merupakan pasar sepeda motor yang menjanjikan di dunia. Negara ini memiliki jumlah populasi sepeda motor lebih dari 125 juta unit dan penjualan saban tahun mencapai lebih dari 6 juta unit.</p>
<p>Dengan kata lain, lanjut Chen, Indonesia menjadi pasar kunci dalam strategi global perusahaan. “Indonesia adalah salah satu pasar roda dua terbesar dan menjadi fokus utama kami untuk pengembangan jangka panjang di Asia Tenggara,” kata dia.</p>
<figure id="attachment_22984" aria-describedby="caption-attachment-22984" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Sepeda-motor-listrik-buatan-Polytron-Fox-yang-dipmaerkan-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1740141233734.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22984" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Sepeda-motor-listrik-buatan-Polytron-Fox-yang-dipmaerkan-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1740141233734.jpg" alt="" width="700" height="496" /></a><figcaption id="caption-attachment-22984" class="wp-caption-text">Ilustrasi, sepeda motor listrik buatan Polytron, Fox &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Kini TAILG tengah memperkuat fondasi operasionalnya di Indonesia. Langkh itu dimulai dari pembangunan jaringan distribusi, penguatan merek, hingga peningkatan sistem ritel.</p>
<p>Sekadar informasi sepanjang tahun 2025 kemarin, penjualan sepeda motor listrik di Indonesia pada 2025 sebanyak 55.059 unit (berdasarkan data SRUT Kemenhub). Jumlah tersebut anjlok hingga 28,6 persen dibanding penjualan sepanjang tahun 2024 yang mencapai 77.078 unit.</p>
<p>Anjloknya penjualan disebabkan oleh tidak adanya kelanjutan subsidi pemerintah, membuat konsumen menahan pembelian. Di tahun tersebut Polytron mendominasi penjualan hingga merebut pangsa pasar 60 persen. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
