<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>taksi Green SM &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/taksi-green-sm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2026 07:01:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>taksi Green SM &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Buntut Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo DPR Minta Izin Taksi Green SM Dicabut, Padahal Andalan VinFast</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/buntut-kecelakaan-krl-vs-ka-argo-bromo-dpr-minta-izin-taksi-green-sm-dicabut-padahal-andalan-vinfast/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 04:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Vinfast]]></category>
		<category><![CDATA[Pham Nhat Vuong]]></category>
		<category><![CDATA[taksi Green SM]]></category>
		<category><![CDATA[VinFast]]></category>
		<category><![CDATA[Vingroup]]></category>
		<category><![CDATA[Xanh SM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27714</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Kecelakaan tertabraknya KRL Commuterline oleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Kecelakaan tertabraknya KRL Commuterline oleh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) lalu, berbuntut panjang.</p>
<p>Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Kawendra Lukistian meminta Kementerian Perhubungan dan pihak yang terkait untuk mencabut izin taksi Green SM, karena menjadi pemicu awal rangkaian kecelakaan.</p>
<p>“Taksi hijau Green SM sebagai pemicu awal. Ini bukan sekadar insiden tunggal, sudah beberapa kali terhenti di perlintasan kereta api dan banyak aduan masyarakat terkait taksi ini. Jadi ini untuk memberi pelajaran kepada operator taksi manapun dan atau siapa saja agar tidak ceroboh,” ujar Kawendra saat dihubungi <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Kamis (30/4/2026).</p>
<p>Dia menyebut kecelakaan itu menimbulkan kerugian besar, dimana 16 korban meninggal dan puluhan lainnya luka-luka. Selain itu, puluhan perjalan kereta api jarak jauh dibatalkan.</p>
<p>“Memang, saat ini sedang dilakukan investigasi penyebab kecelakaan. Meski pengemudi taksi mengaku mobil terkunci tidak bisa dinyalakan. Tetapi untuk memberikan sanksi setimpal, izin taksi itu dicabut agar semua siapa saja tidak main-main, tidak asal dalam membuka layanan taksi,” tandas Kawendra.</p>
<figure id="attachment_3430" aria-describedby="caption-attachment-3430" style="width: 624px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pham-Nhat-Vuong-memulai-bisnis-dari-jualan-mie-instan-dok.Istimewa-via-CafeLand-e1634517212567.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-3430" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pham-Nhat-Vuong-memulai-bisnis-dari-jualan-mie-instan-dok.Istimewa-via-CafeLand-e1634517212567.jpg" alt="" width="624" height="447" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pham-Nhat-Vuong-memulai-bisnis-dari-jualan-mie-instan-dok.Istimewa-via-CafeLand-e1634517212567.jpg 624w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pham-Nhat-Vuong-memulai-bisnis-dari-jualan-mie-instan-dok.Istimewa-via-CafeLand-e1634517212567-300x215.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pham-Nhat-Vuong-memulai-bisnis-dari-jualan-mie-instan-dok.Istimewa-via-CafeLand-e1634517212567-150x107.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/10/Pham-Nhat-Vuong-memulai-bisnis-dari-jualan-mie-instan-dok.Istimewa-via-CafeLand-e1634517212567-586x420.jpg 586w" sizes="(max-width: 624px) 100vw, 624px" /></a><figcaption id="caption-attachment-3430" class="wp-caption-text">Pham Nhat Vuong, memulai bisnis dari jualan mie instan &#8211; dok.Istimewa via CafeLand</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, Green SM (atau Xanh SM) adalah perusahaan layanan taksi asal Vietnam, bagian dari Vingroup (VinFast) yang dimiliki oleh konglomerat yang juga orang terkaya di Asia Tenggara, Pham Nhat Vuong.</p>
<p>Sebelumnya laporan Majalah Forbes yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (6/4/2026) menyebut Pham Nhat Vuong di tahun 2026 atau per Minggu (5/4/2026) memiliki kekayaan senilai US$24,5 miliar atau sekitar Rp414,05 triliun. Di Asia Tenggara, Pham menjadi orang terkaya nomor satu. Dia mengalahkan konglomerat Indonesia pemilik Barito Pacific Group, Prajogo Pangestu yang berkekayaan US$18,6 miliar atau sekitar Rp314,34 triliun.</p>
<p>Adapun taksi Xanh SM hingga saat ini masih menjadi penyerap mobil VinFast terbanyak. Data Asosiasi Pabrikan Mobil Vietnam (VAMA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> menunjukkan sepanjang tahun 2025 lalu, VinFast menjual 196.919 mobil listrik. Dari total penjualan itu, 60 persennya merupakan mobil untuk taksi Xanh SM miliknya.</p>
<p>Sedangkan di tahun 2026 ini, seperti dilaporkan Business Times, VinFast mematok target penjualan global sebanyak 300.000 unit, dimana 200.000 unit di pasar lokal Vietnam dan 100.000 unit di luar negeri. “Perusahaan ini juga mengandalkan anak perusahaan taksi dan layanan transportasi daringnya, Green SM, sebagai penggerak utama ekspansinya ke pasar global,” tulis media itu mengutip VinFast. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Listrik Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta Api? Ini Kemungkinan Penyebabnya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-listrik-tiba-tiba-mati-di-perlintasan-kereta-api-ini-kemungkinan-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 09:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[baterai mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[sistem manajemen baterai]]></category>
		<category><![CDATA[taksi Green SM]]></category>
		<category><![CDATA[taksi VinFast]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=27709</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Banyak pendapat dan perkiraan penyebab...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Banyak pendapat dan perkiraan penyebab mobil listrik yang juga armada taksi Green SM mogok di perlintasan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).</p>
<p>Mobil tersebut tertemper KRL Commuter Line dan berujung kecelakaan maut KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun tersebut yang mengakibatkan belasan korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka. Dugaan spekulatif yang mencuat menyebut kemungkinan besar mobil listrik itu mogok alias mati mendadak karena terpapar elektromagnetik di sekitar area perlintasan kereta.</p>
<p>Namun pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menepis dugaan seperti itu. Sebab, kata Ynnes, mobil listrik modern telah memiliki ketahanan tinggi terhadap gangguan elektromagnetik,</p>
<p>“Mobil listrik produksi sekarang ini, dirancang dengan pelindung interferensi elektromagnetik. Dan hasil rancangan itu juga sudah diuji berkali-kali terhadap paparan gelombang elektromagnetik. Setelah semuanya aman baru dipasarkan. Jadi sangat konyol jika pabrikan memproduksi mobil listrik tanpa uji ini kemudian langsunga menjualnya,” papar Yannes saat dihubungi <em>Mobilitas</em> dari Jakarta, Rabu (30/4/2026).</p>
<figure id="attachment_15653" aria-describedby="caption-attachment-15653" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Ilustrasi-perlintasan-kereta-api-dok.Istimewa-via-Djoko-Setijowarno-e1702270163775.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-15653" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/12/Ilustrasi-perlintasan-kereta-api-dok.Istimewa-via-Djoko-Setijowarno-e1702270163775.jpg" alt="" width="700" height="506" /></a><figcaption id="caption-attachment-15653" class="wp-caption-text">Ilustrasi, perlintasan kereta api &#8211; dok.Istimewa via Djoko Setijowarno</figcaption></figure>
<p>Lebih dari itu, sambung Yannes, gelombang dan medan elektromagnetik yang dihasilkan rel kereta api juga terlalu lemah untuk mempengaruhi sistem kelistrikan kendaraan. Bai kendaraan listrik maupun kendaraan bermesin konvensional.</p>
<p>Menurut Yannes, kemungkinan besar yang masuk akal terkait mobil listrik mati mendadak di sekitar rel kereta api ada beberapa kemungkinan. Pertama, karena baterai tegangan rendah 12 volt (aki) sudah lemah yang menjadikan proses booting sistem utama terganggu, sementara ban telah menyangkut di rel kereta butuh dorongan segera.</p>
<p>Kemungkinan kedua, sistem sensor yang terganggu setelah mobil digunakan terus menerus dan terjadi getaran selama perjalanan, akibatnya fitur keamanan seperti immobilizer tiba-tiba aktif begitu ban mobil melindas rel dan mobil terhentak. Mobil pun mati mendadak, karena seluruh sistem kendaraan terkunci.</p>
<p>Kemungkinan ketiga karena sistem manajemen baterai (BMS) bermasalah. BMS salah membaca arus listrik atau kapasitas daya baterai yang tersisa. Akibatnya, sistem di mobil mematikan kendaraan alias tiba-tiba mogok, kebetulan mobil tengah melintasi rel. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
