<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>teknologi Injeksi mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/teknologi-injeksi-mobil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2023 15:10:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>teknologi Injeksi mobil &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mesin Mobil Keluaran Baru Tak Perlu Dipanasi, Ini Alasannya</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mesin-mobil-keluaran-baru-tak-perlu-dipanasi-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 14:53:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pedia]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja injektor mesin mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Electronic Control Unit]]></category>
		<category><![CDATA[Fungsi ECU]]></category>
		<category><![CDATA[HT]]></category>
		<category><![CDATA[memanasi mesin mobil perlukah?]]></category>
		<category><![CDATA[mesin mobil baru perlu dipanaskan?]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Injeksi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[tips agar kinerja mesin mobil maksimal]]></category>
		<category><![CDATA[Tips merawat mobil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=10606</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Pada dasarnya, agar kinerja mesin...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Pada dasarnya, agar kinerja mesin mobil ideal dibutuhkan suhu kerja yang ideal.</p>
<p>“Syarat seperti itu ada dibutuhkan oleh mobil keluaran lama atau mobil usia tua, maupun mobil keluaran baru. Dengan suhu kerja yang ideal itu maka penampuran bahan bakar, pencampuran udara yang idal untuk proses pembakaran di mesin, kecepatan putaran mesin akan berlangsung dengan optimal atau bahkan sempurna,” papar kepala mekanik Autocar Klinika, Cipondoh, Tangerang, Abdul Wahid, saat ditemui <em>Mobilitas</em>, Kamis (26/1/2023).</p>
<p>Pada mobil lama, sebelum menggunakan teknologi sistem injeksi bahan bakar dan belum menggunakan sistem komputerisasi, semua proses itu dilakukan secara mekanis. Caranya, dengan membuat suhu kerja yang ideal, dengan memanaskan mesin mobil sebelum kendaraan itu digunakan.</p>
<p>“Kalau enggak, maka kerja mesin tidak optimal, tenaga loyo, dan mobil jadi boros BBM. Tetapi, sekarang semua mobil baru telah menggunakan sistem terkomputerisasi yang disebut ECU (Electronic Control Unit). Termasuk sistem injeksinya,” jelas Wahid.</p>
<p>ECU, lanjut Wahid, merupakan komponen yang menjadi sirkuit elektronik dan komponen ini akan mengendalikan aktuator yang mengganti sistem mekanis. ECU itu pula yang menentukan durasi injeksi bahan bakar di injektor.</p>
<figure id="attachment_5851" aria-describedby="caption-attachment-5851" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-5851" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Mesin-Daihatsu-All-New-Xenia-dok.Istimewa-e1645797758162.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-5851" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mesin Daihatsu All New Xenia &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Caranya, peranti itu menetapkan waktu yang tepat pencampuran udara dengan bahan bakar dan disemburkan ke ruang bakar mesin. Begitu pula dengan takaran yang tepat bahan bakar yang disemprotkan ke mesin.</p>
<p>Dengan teknologi ini pula, maka pemilik mobil tidak perlu memanaskan mesin kendaraannya dalam waktu lama. Karena, begitu mesin mobil dinyalakan maka ECU akan bekerja dan suhu kerja ideal mesin pun sudah tercapai dan mobil siap dijalankan dengan performa yang optimal atau maksimal.</p>
<p>&#8220;Sehingga, begitu mesin dinyalakan, dalam waktu dua menit mesin sudah dalam suhu kerja ideal,” tandas Wahid. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
