<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>teknologi mobil Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/teknologi-mobil-cina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jul 2025 05:59:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>teknologi mobil Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil Cina di Pasar Lokal dan Ekspor Selama Semester I 2025 Melonjak</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-cina-di-pasar-lokal-dan-ekspor-selama-semester-i-2025-melonjak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 05:59:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Cina]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=25023</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Namun untuk ekspor dari 20...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Namun untuk ekspor dari 20 model yang dikirim ke berbagai negara di sejumlah belahan dunia, 11 diantaranya merupakan mobil ko0nvensional berbahan bakar bensin. Sementara 9 lainnya merupakan mobil elektrifikasi (baik mobil listrik baterai alias BEV, hybrid, dan plug-in hybrid).</p>
<p>Data Asoasiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Dealer Mobil Cina (CADA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (23/7/2025) menunjukkan sepanjang periode Januari – Juni 2025 jumlah mobil yang terjual dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Republik Rakyat Cina (Cina) sebanyak 10.512.132 unit. Jumlah tersebut melonjak 12,1 persen dibanding total penjualan ritel selama periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Cina yang kini berpenduduk 1,423 miliar jiwa itu, juga mencatatkan apikny aaaaa kinerja ekspor mobil. Tercatat, 3,083 juta unit lebih kendaraan yang dikirim ke luar negeri oleh Negeri Tirai Bambu itu pada paruh pertama tahun 2025. Jumlah tersebut melonjak 10,4 persen dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<figure id="attachment_22878" aria-describedby="caption-attachment-22878" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Pengecasan-baterai-mobil-listrik-dok.amNew-York-e1739773952723.webp"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22878" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Pengecasan-baterai-mobil-listrik-dok.amNew-York-e1739773952723.webp" alt="" width="700" height="493" /></a><figcaption id="caption-attachment-22878" class="wp-caption-text">Pengecasan baterai mobil listrik &#8211; dok.IamNew York</figcaption></figure>
<p>Fakta berbicara, dari total ekspor sebanyak itu, m sih didominasi mobil konvensional. Sebab, total jumlah mobil elektrifikasi – yakni BEV dan plugi-in hybrid- yang diekspor pada periode tersebut hanya 1,06 unit.</p>
<p>Dari jumlah itu 670.000 unit merupakan mobil listrik alias BEV dan 390.000 unit plug-in hybrid. Namun total ekspor dari masing-masing meningkat 40,2 persen dan 210 persen dibanding periode sama di tahun lalu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Ritel Mobil Cina di RI Januari – Februari: Wuling Juara, Chery Meroket 272,4 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/penjualan-ritel-mobil-cina-di-ri-januari-februari-wuling-juara-chery-meroket-2724-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 23:02:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[keungguln mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil CIna terlaris di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina Januari - FEbruari 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Chery 2025]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan ritel Wuling 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Penjuln ritel mobil Cina 2025]]></category>
		<category><![CDATA[PT Chery Sales Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=23509</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Meski total penjualan mobil di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Meski total penjualan mobil di Indonesia dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) selama Januari – Februari 2025 merosot, namun tak sedikit mobil asal Republik Rakyat Cina (Cina) yang menorehkan kinerja positif.</p>
<p>Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitir <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (19/3/2025) menunjukkan sepanjang dua bulan pertama 2025 itu, total penjualan ritel mobil hanya 133.730 unit. Jumlah ini anjlok sekitar 10 persen dibanding total penjualan ritel tahun 2024, yang masih sebanyak 148.857 unit.</p>
<p>Saat ini ada 14 merek mobil asal Cina yang dipasarkan di Indonesia. Dan diantara merek asal Negeri Panda juga ada nama Morris Garage (MG), merek asal Inggris yang sejak tahun 2007 menjadi bagian dari SAIC Motor, grup pabrikan mobil asal Shanghai.</p>
<p>Fakta data juga berbicara, selama Januari – Februari 2025 tersebut mobil merek Wuling masih bercokol di urutan pertama di daftar merek dengan penjualan ke konsumen terbanyak. Meski, kenaikan penjualannya hanya naik 2,2 persen.</p>
<figure id="attachment_22800" aria-describedby="caption-attachment-22800" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Wuling-Cloud-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739530061648.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-22800" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2025/02/Wuling-Cloud-di-IIMS-2025-dok.Mobilitas-e1739530061648.jpg" alt="" width="700" height="497" /></a><figcaption id="caption-attachment-22800" class="wp-caption-text">Wuling Cloud di IIMS 2025 &#8211; dok.Mobilitas</figcaption></figure>
<p>Sementara, merek yang membukukan kenaikan tertinggi adalah Chery. Sebanyak 2.525 mobil Chery yang dipasarkan PT Chery Sales Indonesia laku dibeli konsumen, meroket hingga 272,4 persen dibanding jumlah yang terjual selama dua bulan pertama 2024.</p>
<p>Tetapi, penjualan ritel sejumlah merek belum bisa dibanding dengan periode Januari 2024. Pasalnya, selama dua bulan pertama 2024 tersebut, merek tersebut belum berjualan.</p>
<p>Berikut data penjualan ritel 14 merek mobil asal Cina sepanjang Januari – Februari 2025 dibanding periode sama di tahun 2024.</p>
<p>Wuling : 3.700 unit (naik 2,2 persen)<br />
Chery : 2.525 unit (meroket 272,4 persen)<br />
BYD : 2.493 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Denza: 519 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Morris Garage : 408 unit (naik 15,6 persen)<br />
Aion : 284 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Tank : 118 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
FAW : 116 unit (melejit 146,8 persen)<br />
Neta : 108 unit (melonjak 86,2 persen)<br />
DFSK : 77 unit (anjlok 66,8 persen)<br />
BAIC : 71 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Jetour : 60 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Haval : 28 unit (belum bisa dibandingkan)<br />
Seres : 20 unit (merosot 4,8 persen)<br />
<em>Sumber: Gaikindo, 2025</em>. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Bulan Pertama 2024: Ekspor Mobil Cina Mencuat, Mobil Listrik Melesat</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/tiga-bulan-pertama-2024-ekspor-mobil-cina-mencuat-mobil-listrik-melesat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2024 10:17:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Cina eksportir mobil terbesar dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Cina kalahkan Jepang dalam ekspor mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Cina pasar mobil terbesar dunia]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=17861</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Selama Januari – Maret 2024...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Selama Januari – Maret 2024 ini tersebut, Republik Rakyat Cina (Cina) juga membukukan lonjakan ekspor mobil elektrifikasi (mobil listrik baterai atau BEV dan plug-in hybrid).</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (24/4/2024) menunjukkan selama tiga bulan pertama atau kuartal pertama 2024 itu, total jumlah mobil (baik konvensional maupun listrik) yang diekspor Cina mencapai 1.324.078 unit. Jumlah ini menanjak atau mencuat hingga 33,2 persen dibanding periode sama di tahun 2023.</p>
<p>Dari total mobil yang diekspor tersebut, ternyata 307.093 merupakan mobil elektrifikasi. Jumlah ekspor mobil berteknologi sumber tenaga dari setrum ini melonjak 59,4 persen dibanding total ekspor selama kuartal pertama 2023.</p>
<figure id="attachment_14144" aria-describedby="caption-attachment-14144" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-14144" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/08/ILustrasi-GWM-Tank-300-plug-in-hybrid-di-Cina-dok.Istimewa-via-CarNewsChina-e1693387027127.jpg" alt="" width="700" height="516" /><figcaption id="caption-attachment-14144" class="wp-caption-text">GWM Tank 300 plug-in hybrid, salah satu mobil GWM Cina yang diekspor &#8211; dok.Istimewa via CarNewsChina</figcaption></figure>
<p>Sekadar informasi, data Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unido) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta menunjukkan, pada tahun 2023 Cina menjadi pengekspor mobil terbanyak di dunia. Total jumlah yang dikirim Negeri Tirai Bambu itu mencapai 4,91 juta unit.</p>
<p>Laporan Kyodo News yang disitat <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Rabu (24/4/2024), menyebut Cina di tahun 2023 itu telah mengalahkan Jepang sebagai eksportir mobil terbesar di dunia. Sebab, di tahun tersebut jumlah mobil yang diekspor Jepang sebanyak 4,42 juta unit, meski jumlah itu naik 16 persen dibanding tahun 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wey Ghaosan, MPV Great Wall Motor Ini Mulai Sodok Toyota Alphard</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/wey-ghaosan-mpv-great-wall-motor-ini-mulai-sodok-toyota-alphard/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 12:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Model Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Chery]]></category>
		<category><![CDATA[DFSK]]></category>
		<category><![CDATA[fitur Wey Ghaosan]]></category>
		<category><![CDATA[harga Wey Ghaosan]]></category>
		<category><![CDATA[MPV Great Wall Motor]]></category>
		<category><![CDATA[MPV merek WEy]]></category>
		<category><![CDATA[pesaing Toyota Alphrad dari Cina]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi Wey Ghaosan]]></category>
		<category><![CDATA[WEy Ghaosan]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14899</guid>

					<description><![CDATA[Baoding, Mobilitas – Great Wall Motor (GWM) melalui...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Baoding, Mobilitas</strong> – Great Wall Motor (GWM) melalui salah satu mereknya, yakni Wey, menjual MPV tersebut mulai, Rabu (18/10/2023).</p>
<p>Laporan <em>Xchuxing</em> yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (20/10/2023) menyebut, MPV dengan teknologi sumber tenaga plug-in hybrid (PHEV) itu dibanderol 335.800 yuan – 405.800 yuan. Harga itu setara dengan Rp 728,57 juta – Rp 880,45 juta (kurs 1 yuan = Rp 2.169,66).</p>
<p>“Ada tiga varian dari Wey Gaoshan. Mereka adalah Noble, Flagship, dan Executive. Dan varian Executive merupakan MPV terpanjang di Cina dengan panjang 5.405 milimeter,” bunyi keterangan GWM.</p>
<p>Secara keseluruhan dimensi ukuran dari MPV medium itu, panjangnya 5.045 mm, lebar 1.960 mm, tinggi 1.900, serta jarak sumbu roda 3.085 mm. Namun untuk varian Executive, jarak sumbu rodanya 3.275 mm.</p>
<p>Formasi tempat duduk di MPV ini 2+2+3. Dengan formasi seperti ini, ruang selonjoran di baris kedua yang lapang yakni dengan panjang 1.166 mm.</p>
<figure id="attachment_14901" aria-describedby="caption-attachment-14901" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-14901" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Wey-Ghaosan-resmi-dijual-di-Cina-pada-18-Oktober-2023-dok.Istimewa-e1697818878490.jpg" alt="" width="700" height="504" /><figcaption id="caption-attachment-14901" class="wp-caption-text">Wey Ghaosan resmi dijual di Cina pada 18 Oktober 2023- dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Wey memberinya lemari es yang bisa ditarik keluar dari belakang kursi baris pertama, selain itu terdapat kursi pemijat. Kapasitas bagasinya bahkan mencapai 1.725 liter jika kursi baris ketiga dilipat.</p>
<p>Sementara sumber tenaganya paduan antara mesin bensin 1.5 liter yang diimbuhi turbocahrde dengan motor listrik yang ditempatkan pada garda belakang. Semburan tenaga paduan mesin dan motor listrik itu mencapai 135 kW.</p>
<p>Sedangkan baterai yang digunakan adalah baterai lithium ternary buat Svolt berkapasitas 37,96 kWh yang memungkinkannya berjalan dengan mode listrik saja hingga 175 kilometer.Untuk mengecas daya baterai dari 30 persen ke 80 persen, hanya butuh waktu 26 menit.</p>
<p>Kehadiran Wey Ghaosan ini tentu akan menjadi amunisi tajam bagi Wey untuk menembus pasar dan semakin memupuk suburnya penjualan GWM. Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Jumat (20/10/2023) menunjukkan sepanjang Januari – September tahun ini, Wey membukukan penjualan sebanyak 32.562 unit.</p>
<p>Jumlah penjualan Wey itu meningkat 6,9 persen dibanding sembilan bulan pertama 2022. Dan total penjualan itu mendongkrak total penjualan induknya, yakni GWM, yang pada periode tersebut mencapai 864.045 unit.</p>
<p>Selain dari Wey, penjualan GWM juga berasal dari Haval, Tank, serta Ora. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspor Mobil Cina ke Pasar Dunia Makin Menggila, Meroket 80 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/ekspor-mobil-cina-ke-pasar-dunia-makin-menggila-meroket-80-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jul 2023 07:09:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[GAC Aion]]></category>
		<category><![CDATA[Geely]]></category>
		<category><![CDATA[GWM]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Hozon Auto]]></category>
		<category><![CDATA[keunggulan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Cina di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[moibil listrik asal Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Ora Good Cat]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13042</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Selama Januari hingga Mei tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Selama Januari hingga Mei tahun ini kegiatan pengapalan mobil di sejumlah pelabuhan ekspor di Negeri Tirai Bambu itu meningkat.</p>
<p>Laporan <em>Xinhua</em> belum lama ini, dan dikutip<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Senin (4/7/2023) menyebut di pelabuhan Shanghai saja – yang merupakan pelabuhan untuk produk ekspor terbesar di Cina – selama lima bulan pertama tahun ini kegiatan ekspor melesat.</p>
<p>“Menurut Bea Cukai Shanghai, sepanjang lima bulan pertama 2023 ini, ekspor mobil listrik dari Shanghai melonjak hingga 152,9 persen dibanding tahun lalu,” bunyi laporan itu.</p>
<p>Data Bea Cukai Cina yang dikutip kantor berita itu menunjukkan, sepanjang Januari hingga Mei tahun ini total jumlah mobil yang diekspor Cina ke berbagai negara mencapai 1,93 juta unit. Jumlah tersebut meroket hingga 80 persen dibanding jumlah mobil yang dikirim ke berbagai negara selama lima bulan pertama di 2022.</p>
<figure id="attachment_7511" aria-describedby="caption-attachment-7511" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7511" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365.webp" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-300x215.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-150x108.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-696x499.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-586x420.webp 586w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-7511" class="wp-caption-text">Produksi mobil listrik Tesla di Shanghai, Cina &#8211; dok.Quartz</figcaption></figure>
<p>Menariknya, dari jumlah mobil yang dikirim ke luar negeri itu, 457.000 unit merupakan kendaraan elektrifikasi (NEV) yang terdiri dari mobil hybrid dan listrik baterai (BEV). Jumlah ekspor mobil berteknologi setrum ini meningkat 1,6 kali dibanding jumlah ekspor NEV selama Januari – Mei 2022.</p>
<p>Sementara, Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) memproyeksikan hingga akhir 2023 nanti, total jumlah mobil yang diekspor Cina bisa mencapai 4,5 juta unit. Jumlah ini melampaui total jumlah ekspor Jepang (yang tahun lalu masih bertengger di papan atas daftar eksportir mobil terbanyak di dunia) yang diperkirakan sebanyak 4 juta unit. (Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gila, Cina Kini Siap Jegal Jepang di Pasar Ekspor Mobil Dunia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gila-cina-kini-siap-jegal-jepang-di-pasar-ekspor-mobil-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2022 12:01:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Cina pengekspor mobil terbanyak kedua]]></category>
		<category><![CDATA[ekspansi pabrikan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[fitur mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[kelemahan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[keungggulan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pabrikan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[produksi mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi mobil Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9148</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Selama Januari hingga September tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Selama Januari hingga September tahun ini volume ekspor mobil Cina melejit.</p>
<p>Data Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas,</em> Senin (17/10/2022) menunjukkan selama sembilan bulan pertama itu tital jumlha mobil yang diekspor Republik Rakyat Cina (Cina) mencapai 2,12 juta unit. Jumlah ini melonjak 55% dibanding total eskpor yang dibukukan Negeri Panda selama periode sama di 2021.</p>
<p>Namun, yang menarik adalah Cina sebagai eskportir mobil terbanyak kedua di dunia. Negeri ini sudah membayangi Jepang.</p>
<p>Sebelumnya, Januari – Agustus, Cina menggusur Jerman dari posisi kedua negara pengekspor mobil terbanyak di dunia. Saat itu, Cina mengekspor 1,82 juta mobil, sementara Jerman 1,66 juta mobil.</p>
<p>Sejumlah pabrikan Cina, kini bahkan agresif membuka pasar luar negeri, tak terkecuali di Asia Tenggara. Great Wall Motors, BYD, Neta sejak beberapa waktu lalu mulai menjajajkan produknya di Thailand.</p>
<figure id="attachment_6436" aria-describedby="caption-attachment-6436" style="width: 713px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6436" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614.jpg" alt="" width="713" height="500" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614.jpg 713w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-300x210.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-150x105.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-696x488.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-599x420.jpg 599w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/05/Ilustrasi-mobil-listrik-buatan-Nio-dok.InsideEVs-e1651473938614-100x70.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 713px) 100vw, 713px" /><figcaption id="caption-attachment-6436" class="wp-caption-text">Ilustrasi, mobil listrik buatan Nio &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>Sedangkan pabrikan lain yang memproduksi mobil listrik, seperti Xpeng, Nio, dan beberapa lainnya kini tengah pol-polan memainkan strategi menggempur Eropa.</p>
<p>“Pabrikan Cina terus memainkan strategi harga yang lebih terjangkau dengan kualitas yang bagus dan fitur berteknologi terkini sebagai keunggulan komparatif dan komprtitif di pasar global,” ungkap analis industti bursa saham Shanghai, Robert Liu yang dikutip <em>Asia Business Insight</em></p>
<p>Menurut Liu, dengan jumlah produksi terbanyak di dunia dan pasar yang terbesar sejagat, peluang Cina menjadi pengekspor mobil terbesar di dunia tinggal menunggu waktu.(Din/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
