<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tesla Inc di Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<atom:link href="https://www.mobilitas.id/tag/tesla-inc-di-cina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<description>Media otomotif mobilitas.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Aug 2024 03:51:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2024/09/cropped-favim-80x80.png</url>
	<title>Tesla Inc di Cina &#8211; Mobilitas.id</title>
	<link>https://www.mobilitas.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mobil Listrik Asal Cina Makin Tergencet, Kanada akan Berlakukan Tarif Impor 100 Persen</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-listrik-asal-cina-makin-tergencet-kanada-akan-berlakukan-tarif-impor-100-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor BYD dari Cina]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[Kanada hadang mobil listrik Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Kanada terapkan tarif impor 100 persen mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Cina]]></category>
		<category><![CDATA[tariff Barrier Impor mobil Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla buatan Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=19782</guid>

					<description><![CDATA[Vancouver, Mobilitas &#8211; Setelah 3 Juli lalu Uni...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Vancouver, Mobilitas</strong> &#8211; Setelah 3 Juli lalu Uni Eropa menyatakan penerapan tarif impor mobil listrik asal Cina sebesar 36,3 persen yang menyusul kebijakan Amerika Serikat (yang pada 14 Mei lalu) menerapkan tarif impor 100 persen, kini giliran Kanada.</p>
<p>Laporan Reuters yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (27/8/2024) menyebut pemerintah Kanada telah menetapkan keputusan yang menyatakan bahwa kebijakan tarif impor tersebut mulai berlaku 1 Oktober 2024.</p>
<p>“Kebijakan bea masuk (tarif impor) ini juga berlaku bagi mobil Tesla yang diproduksi di Shanghai (Republik Rakyat Cina),” tulis Reuters.</p>
<p>Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, menyatakan kebijakan penerapan tarif impor sebesar itu merupakan bagian dari upaya untuk menekan impor dari Negeri Tirai Bambu. Dia menduga banjirnya produk impor dari Cina (terutama mobil listrik) ada unsur kesengajaan dari pemerintah setempat (Cina), karena di Cina ada kelebihan produksi.</p>
<figure id="attachment_14643" aria-describedby="caption-attachment-14643" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Tesla-Model-Y-yang-diproduksi-dan-dijual-di-Cina-dok.Istimewa-via-The-Drive-e1696237471643.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-14643" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/10/Tesla-Model-Y-yang-diproduksi-dan-dijual-di-Cina-dok.Istimewa-via-The-Drive-e1696237471643.jpg" alt="" width="700" height="474" /></a><figcaption id="caption-attachment-14643" class="wp-caption-text">Tesla Model Y yang diproduksi di Shanghai, Cina &#8211; dok.Istimewa via The Drive</figcaption></figure>
<p>“Saya pikir semua orang tahu bahwa Cina tidak mempunyai aturan yang asam (soal ekspor impor ini). Tetapi, yang terpenting, kita melakukannya secara selaras dan paralel dengan kondisi ekonomi negara lain di seluruh dunia,” papar Trudeau di sela rapat kabinet, di Halifax, Nova Scotia, Kanada, Senin (26/8/2024).</p>
<p>Data Kementerian Perdagangan Kanada memperlihatkan sepanjang tahun 2023 lalu, total jumlah mobil asal Cina yang masuk ke Kanada mencapai 44.356 unit. Jumlah ini meroket hingga 460 persen dibanding tahun 2022.</p>
<p>Kabarnya, peningkatan tersebut didorong oleh lonjakan impor mobil Tesla yang diproduksi di Shanghai, Cina. Sementara keterangan dalam data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (27/8/2024) menyebut sepanjang tahun 2023 lalu, Tesla Inc di Cina memproduksi mobil listrik (Model 3 dan Model Y) hampir 950.000 unit.</p>
<p>“Dari jumlah produksi itu mayoritas dijual di Cina. Sementara yang diekspor hanya sepertiga dari total produksi. Ekspor mobil tersebut ke Asia, Australia, benua Amerika, dan Eropa ,” bunyi keterangan itu. (Anp/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BYD Penjual Mobil Terbanyak di Cina, Tapi Mobil Terlaris Masih Tesla Model Y</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/byd-penjual-mobil-terbanyak-di-cina-tapi-mobil-terlaris-masih-tesla-model-y/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Dec 2023 06:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BYD]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[BYD di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BYD penuual mobil terbanyak di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil BYD]]></category>
		<category><![CDATA[harga Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[HL]]></category>
		<category><![CDATA[investasi BYD di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil BYD di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik BYD di RI]]></category>
		<category><![CDATA[pasar BYD]]></category>
		<category><![CDATA[produksi BYD di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model Y terlaris di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=15946</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga November 2023...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga November 2023 Build Your Dream (BYD) menjual lebih dari 2 juta mobil ke konsumen (penjualan ritel) di Republik Rakyat Cina (Cina).</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Jumat (29/12/2023) menunjukkan selama sebelas bulan pertama 2023 itu, BYD menjual 2.118.440 mobil buatannya ke konsumen. Total penjualan ritel pabrikan asal Shenzhen, itu melonjak 53,2 persen dibanding periode sama pada tahun lalu.</p>
<p>Selain itu, pabrikan yang didirikan Wang Chuanfu itu bercokol di urutan pertama di dalam daftar pabrikan dengan penjualan mobil terbanyak di Negeri Tirai Bambu. Dia mengunggi Volkswagen yang melego 1.914.244 mobil buatannya, dan Toyota yang menjual 1.471.058 mobilnya ke konsumen.</p>
<p>Namun demikian, ternyata tak serta merta mobil BYD menjadi mobil yang paling laris alias paling banyak dibeli konsumen di Cina. Fakta berbicara, ternyata mobil-mobil pabrikan yang sebagian sahamnya dimiliki investor kondang Warren Buffet itu kalah laris dari mobil listrik buatan Tesla Inc.</p>
<figure id="attachment_12093" aria-describedby="caption-attachment-12093" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-12093" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192.jpg" alt="" width="700" height="495" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192.jpg 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-300x212.jpg 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-150x106.jpg 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-696x492.jpg 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-594x420.jpg 594w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2023/04/Tesla-Model-Y-di-Eropa-dok.Istimewa-e1682061703192-100x70.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-12093" class="wp-caption-text">Tesla Model Y, masih menjadi mobil terlaris di Cina &#8211; dok.Istimewa</figcaption></figure>
<p>Data kedua asosiasi memperlihatkan, Tesla Model Y yang diproduksi Tesla Inc di Shanghai, Cina, itu menjadi mobil paling banyak dipinang konsumen. Total penjualan ritel mobil setrum murni alias mobil listrik murni (BEV) itu mencapai 398.093 unit, melonjak 38,6 persen dibanding Januari – November tahun lalu.</p>
<p>Dia lebih laris dibanding BYD Qin Plus yang terjual 357.674 unit (melonjak 45,4 persen). Tesla Model Y juga lebih unggul dibanding Nissan Sylphy yang laku sebanyak 316.146 unit (merosot 12,8 persen), BYD Song Plus yang terlego 310.992 unit (naik 9,1 persen), dan Volkswagen Lavida yang dibeli konsumen sebanyak 275.130 unit.</p>
<p>Sekadar informasi, sepanjang Januari hingga November tahun ini, jumlah mobil yang terjual ke konsumen (penjualan ritel) di Cina mencapai 18.347.492 unit. Jumlah tersebut meningkat 5,6 persen dibanding total angka penjualan ritel yang dibukukan seluruh pabrikan pada sebelas bulan pertama di tahun lalu. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terjual Hampir 280 Ribu Unit, Tesla Model Y Mobil Terlaris di Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/terjual-hampir-280-ribu-unit-tesla-model-y-mobil-terlaris-di-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Sep 2023 14:25:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harga Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model Y]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=14570</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Republik Rakyat Cina (Cina) saat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Republik Rakyat Cina (Cina) saat ini menjadi pasar mobil terbesar di dunia mengalahkan Amerika Serikat.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Organisasi Industri PBB yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Minggu (24/9/2023) menunjukkan sepanjang Januari – Agustus tahun ini 12.749.353 mobil terjual ke konsumen (penjualan ritel) di negara berpenduduk 1,423 miliar jiwa itu. Jumlah ini naik 2,9 persen dibanding penjualan ritel selama periode sama di 2022.</p>
<p>Total jumlah mobil (kendaraan penumpang dan kendaraan komersial) itu dibukukan oleh 98 pabrikan atau merek, baik merek lokal Cina maupun merek dari luar negeri atau asing. Mereka menjajakan 598 model dengan jumlah tipe mobil lebih dari 1.800 tipe.</p>
<figure id="attachment_7511" aria-describedby="caption-attachment-7511" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-7511" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365.webp" alt="" width="700" height="502" srcset="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365.webp 700w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-300x215.webp 300w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-150x108.webp 150w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-696x499.webp 696w, https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/07/Produksi-mobil-listrik-Tesla-di-Shanghai-Cina-dok.Quartz-e1658550402365-586x420.webp 586w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-7511" class="wp-caption-text">Produksi mobil listrik Tesla di Shanghai, Cina &#8211; dok.Quartz</figcaption></figure>
<p>Menariknya, dari keseluruhan mobil yang terjual itu, mobil listrik merek asal Amerika Serikat yakni Tesla Model Y tercatat sebagai mobil terlaris. Mobil yang diproduksi di pabrik mobil Tesla, di Shanghai itu laku sebanyak 279.488 unit dibeli konsumen selama delapan bulan pertama itu.</p>
<p>Total penjualan ritel Tesla Model Y ini melonjak 60,8 persen dibanding periode sama di 2022. Di kelompok lima besar pabrikan dengan penjualan terbanyak Tesla Model Y mengungguli BYD QinPlus yang terjual sebanyak 260.036 unit.</p>
<p>Dia juga mengalahkan Nissan Sylphy yang laku 221.561 unit, dan BYD Song Plus yang terlego 216.826 unit. Begitu pula dengan VW Lavida yang dipinang konsumen sebanyak 198.360 unit. (Jrr/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Terlaris di Cina Saat Ini: Tesla Model Y Teratas, Wuling Mini EV Terlibas</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-terlaris-di-cina-saat-ini-tesla-model-y-teratas-wuling-mini-ev-terlibas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 04:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Wuling Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model Y]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla terlaris di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Mini EV]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Wuling Motors Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=13228</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Sepanjang Januari hingga Juni tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Sepanjang Januari hingga Juni tahun ini, penjualan mobil di Cina menanjak 9,8 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) dan Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em> di Jakarta, Sabtu (15/7/2023) menunjukkan, selama enam bulan pertama itu 13.239.031 mobil terjual di Negeri Tirai Bambu itu. Rinciannya 11.268.023 mobil penumpang dan 1.971.008 kendaraan komersial.</p>
<p>BYD masih bercokol di urutan teratas di daftar pabrikan dengan penjualan terbanyak, setekah melego 220.600 mobil. Dia disusul Volkswagen yang menjual 192.070 mobil (ambles 16,6 persen dibanding semester I 2022), dan Toyota yang menjual 157.068 mobil (ambles 14,2 persen).</p>
<p>BYD juga jauh mengungguli Honda yang membukukan penjualan sebanyak 112.867 unit (ambles 19,1 persen). Begitu juga terhadap ChangAn yang bertengger di urutan kelima setelah menjual 87.161 mobil (naik 0,9 persen).</p>
<figure id="attachment_6148" aria-describedby="caption-attachment-6148" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-6148" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/04/Tesla-Model-Y-terbaru-di-pasar-Cina-dok.InsideEVs-e1649777670303.jpg" alt="" width="700" height="508" /><figcaption id="caption-attachment-6148" class="wp-caption-text">Tesla Model Y terbaru &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>Fakta menarik dari penjualan mobil di negara dengan jumlah penduduk 1,423 miliar jiwa (menurut PBB dan Worldometers) ini adalah mobil yang paling banyak terjual (terlaris) ternyata mobil listrik. Mobil setrum itu adalah Tesla Model Y, dengan total penjualan 51.471 unit (menyusut 1,3 persen).</p>
<p>Terlaris kedua, BYD Qin Plus yang laku 38.197 unit (meningkat 64,9 persen). Ketiga, Nissan Sylphy yang terjual 29.638 unit (anjlok 35,2 persen).</p>
<p>Sedangkan mobil listrik buatan Wuling Motors (SGMW) yakni mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV, hanya nangkring di urutan ke-40. Penjualannya hanya 13.763 unit, ambrol 65,4 persen dibanding jumlah penjualan yang dibukukannya selama Januari – Juni 2022. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Dua Sistem Ini Error, Tesla Recall 1,1 Juta Mobil di Cina</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/gegara-dua-sistem-ini-error-tesla-recall-11-juta-mobil-di-cina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 May 2023 09:32:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[pasar mobil listrik di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla Model S di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[produksi Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[recall mobil Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model 3 Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model X di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Model Y di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=12367</guid>

					<description><![CDATA[Beijing, Mobilitas – Lembaga Pemerintah Cina untuk Regulasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Beijing, Mobilitas</strong> – Lembaga Pemerintah Cina untuk Regulasi Pasar menyebut, mobil yang ditarik terdiri dari mobil Tesla asal impor maupun buatan lokal Cina.</p>
<p>Seperti dilaporkan People Daily dan SinoAuto, belum lama ini, penarikan (<em>recall</em>) mobil yang ditengarai bermasalah telah berlaku secara efektif pada 29 Mei lalu. “Mobil yang ditarik (<em>recall</em>) terdiri dari Tesla Model S, Tesla Model X, Tesla Model 3 dari impor, maupun Tesla Model 3 dan Model Y yang diproduksi di Gigafactory Shanghai (buatan lokal Cina),” bunyi keterangan lembaga itu.</p>
<p>Hasil penyelidikan lembaga itu menyebut, semua mobil yang masuk dalam daftar recall diketahui mengalami masalah pada sistem informasi yang semestinya tersaji untuk pengguna kendaraan kala mereka mengemudikan mobil tersebut. Karena sistem <em>error</em>, maka pengemudi tidak mengetahui kapan seharusnya melakukan pengereman regeneratif.</p>
<p>Selain itu, pengemudi juga tidak mendapatkan peringatan kapan saatnya tidak menginjak pedal gas dalam-dalam. Bahkan, karena tidak adanya peringatan itu, maka pengemudi akan tetap menginjak pedal gas dalam-dalam.</p>
<figure id="attachment_5676" aria-describedby="caption-attachment-5676" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5676" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/02/Tesla-Model-Y-di-Cina-dok.InsideEVs-e1644901923539.jpg" alt="" width="700" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-5676" class="wp-caption-text">Tesla Model Y &#8211; dok.InsideEVs</figcaption></figure>
<p>“Akibatnya, potensi risiko kecelakaan pun meningkat. Sehingga membahayakan keselamatan diri maupun orang lain di jalan,” sebut Lembaga Regulasi Pasar Cina itu.</p>
<p>Model 3 dan Model Y buatan Cina saat ini menjadi mobil andalan Tesla untuk dijajakan di berbagai belahan dunia, selain di pasar lokal Negeri Tirai Bambu itu. Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, di Jakarta, Sabtu (13/5/2023) menunjukkan, sepanjang 2022 lalu, mobil Tesla buatan pabrik Tesla di Shanghai, Cina, menyumbang 54,1% ke total penjualan.</p>
<p>Pada tahun tersebut, pabrikan mobil listrik besutan Elon Musk ini berhasil melego 1.313.851 mobil listrik di seluruh dunia. Dari jumlah itu, 710.865 unit berasal dari Cina, atau mobil Tesla buatan pabrik Shanghai.</p>
<p>Sedangkan di Januari – Maret 2023 ini, Tesla menjual 137.429 mobil listrik di Cina. Sementara di bulan April, 39.956 mobil Tesla terjual di negeri itu. (Swe/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Tesla Buatan Cina Kian Merajalela di Pasar Asia</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/mobil-tesla-buatan-cina-kian-merajalela-di-pasar-asia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Mar 2023 05:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor mobil Tesla buatan Cina]]></category>
		<category><![CDATA[harga mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Tesla di RI]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[mobil Tesla terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[pasar Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla di RI]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=11442</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Mobilitas – Mobil listrik asal Amerika Serikat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Mobilitas</strong> – Mobil listrik asal Amerika Serikat yang diproduksi di Gigafactory Shanghai ini selain diekspor ke Erpa juga ke Asia.</p>
<p>Sejumlah negara di kawasan Asia telah dikirimi mobil Tesla – khususnya Tesla Model 3 dan Model Y – buatan Cina ini, antara lain Korea Selatan, Jepang, India, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Jumlah unit yang diekspor terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya negara-negara di kawasan Asia yang dirangsek Tesla Inc.</p>
<p>Analis industri di Bursa Saham Hong Kong, Raymond Tsai, yang dikutip Asia Business Insight, belum lama ini mengatakan ekspansi Tesla di Asia terus berlangsung dengan pembukaan kantor operasional dan diler baru di berbagai negara dengan Cina (Shanghai) sebagai pusat produksi. Pada saat yang sama, Tesla juga memainkan strategi penurunan harga di Cina dan negara lainnya.</p>
<p>“Ternyata ini cukup efektif menyiasati ketatnya persaingan di pasar. Jika Tesla menerapkan kebijakan di negara-negara tertentu diberi hak untuk merakit dengan mengimpor mobil secara terurai (CKD) akan membuat harga lebih kompetitif. Apalagi banyak negara-negara di Asia yang membebaskan bea impor untuk kendaraan listrik yang dirakit di dalam negeri mereka,” papar Tsai.</p>
<p>Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip<em> Mobilitas</em> di Jakarta, Selasa (21/3/2023) menunjukkan sepanjang 2021 sebanyak 157.112 mobil Tesla buatan Cina yang diekspor ke Eropa dan Asia. Kemudian di tahun berikutnya melonjak menjadi 271.095 unit.</p>
<figure id="attachment_4903" aria-describedby="caption-attachment-4903" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4903" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2022/01/Diler-Tesla-di-Korea-Selatan-dok.Forbes-e1641461264718.jpg" alt="" width="700" height="506" /><figcaption id="caption-attachment-4903" class="wp-caption-text">ILustrasi, sebuah showroom Tesla di Korea &#8211; dok.Forbes</figcaption></figure>
<p>Sementara di tahun 2023 ini, total mobil setrum Tesla yang dikirim ke luar negeri telah mencapai 73.794 unit. Rinciannya di Januari sebanyak 33.315 unit dan selama Februari 40.479 unit.</p>
<p>Menariknya, porsi penyerapan mobil Tesla asal Cina yang diekspor itu di Asia terus bertambah. Data memperlihatkan, jika di 2021 masih 12,05%, pada 2022 menjadi 21,03%.</p>
<p>Adapun di Indonesia, Tesla Inc hingga kini masih santer disebut bakal berinvestasi di Indonesia, meski belum dipastikan apakah investasi tersebut membangun pabrik perakitan mobil atau lainnya. Tetapi, yang pasti, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut saat ini proses pembahasan soal investasi dengan Tesla mengalami kemajuan.</p>
<p>Hanya, Luhut belum bisa membocorkan isi pembahasan yang telah dicapai karena terikat dengan perjanjian bersama Tesla, Non-Disclosure Agreement (NDA).</p>
<p>“Tetapi bisa saya bisa katakan ada kemajuan yang sangat maju. Belum bisa dikatakan karena saya masih terikat pada NDA,” kata Luhut di sela Konferensi Pers insentif KBLBB di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Senin (20/3/2023). (Yus/Aa)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Power Steering Bermasalah, Puluhan Ribu Mobil Tesla Di-recall</title>
		<link>https://www.mobilitas.id/power-steering-bermasalah-puluhan-ribu-mobil-tesla-di-recall/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arif Arianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2022 02:50:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mobility]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik Tesla di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan mobil Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[power steering mobil Tesla rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla Inc di Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla recall Model S]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla recall Model X]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mobilitas.id/?p=9501</guid>

					<description><![CDATA[Washinghton, Mobilitas – Tesla menarik (recall) Model S...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washinghton, Mobilitas</strong> – Tesla menarik (<em>recall</em>) Model S dan Model S tahun 2017 – 2021 karena power steering bermasalah.</p>
<p>Seperti dilaporkan <em>Reuters</em>, Selasa (8/11/2022) pengumuman Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat menyebut power steering mobil-mobil itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya ketika mobil melibas jalanan bergelombang atau saat melindas lubang. Total mobil yang diatrik itu 40.000 unit.</p>
<p>“Akibat tidak berfungsinya power steering ini, membutuhkan tenaga ekstra untuk mengendalikan setir, terutama saat kecepatan rendah. Walhasil, meningkatkan risiko kecelakaan,” bunyi keterangan NHTSA.</p>
<p>Terkait dengan masalah itu, pada 11 Oktober lalu, Tesla telah melakukan pembaruan perangkat lunak over the air. Pemabruan itu dimaksudkan untuk meng-kalibrasi ulang sitem pendeteksi bantuan torsi yang membantu kemudi.</p>
<p>Tesla juga mengakui adanya 314 keluhan terkait dengan masalah tersebut, terutama di Amerika Serikat. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan yang menyebut telah terjadi kecelakaan akibat masalah tersebut.</p>
<p>Tesla mengaku, per1 November kemarin, sudah 97% dari total kendaraan yang ditarik telah melakukan install ulang sistem perangkat lunak terkait dengan power steering itu. Sisanya, diperkirakan bakal menyelesaikan penginstallan pada bulan ini juga.</p>
<figure id="attachment_2487" aria-describedby="caption-attachment-2487" style="width: 700px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2487" src="https://www.mobilitas.id/wp-content/uploads/2021/08/Tesla-Model-3-yang-diproduksi-di-pabrik-Tesla-Shanghai-Cina-dok.Asia-Financial-News-e1627969743689.jpg" alt="" width="700" height="493" /><figcaption id="caption-attachment-2487" class="wp-caption-text">Tesla Model 3 buatan pabrik Tesla Shanghai, Cina &#8211; dok.Reuters</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, terkait dengan penjualan mobil listrik murni (BEV), Tesla tercatat masih yang terbanyak di dunia. Data EV Market Review yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Rabu (9/11/2022) memperlihatkan, pada Januari – September tahun ini pabrikan besutan Elon Musk itu melego 908.573 mobil buatannya.</p>
<p>Tesla hingga Oktober tahun ini juga berhasil menggenjot penjualan mobilnya yang dibuat di pabrik Shanghai, Cina. Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip <em>Mobilitas</em>, Rabu (9/11/2022) memperlihatkan selama Januari – Oktober, total mobil Tesla buatan pabrik Shanghai terjual sebanyak 554.778 unit.</p>
<p>Jumlah itu melonjak 59% dibanding penjualan selama periode sama di 2021. Dan dari jumlah itu, 219.427 unit atau 40%-nya diekspor ke berbagai negara. (Din/Aa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
